beraksi-di-acara-2.jpgberaksi-di-acara-2.jpgPESAWAT Lion Air seri terbaru yang saya tumpangi mendarat mulus di bandara Hasanuddin Makassar tepat pukul 11.45 WITA pada Hari Sabtu,24 November 2007. Saya segera berkemas dan menyiapkan barang yang saya bawa dari Cikarang berupa satu buah ransel dan sebuah tas berlabel sebuah perusahaan penerbangan nasional yang berisi oleh-oleh dari Cikarang dan tanaman aglonema pesanan ayah dan ibu saya yang memang hobby berkebun. Kedatangan saya adalah dalam rangka menghadiri Talk Show Blog : Voice of Freedom yang diselenggarakan oleh Komunitas Blogger Makassar tanggal 25 November 2007 di MTC Karebosi dimana saya menjadi salah satu pembicaranya.

Diruang penjemputan, ayah saya, adik Ipar saya Iwan (adik saya Tri Wahyuni Gobel yang bekerja di BNI ’46 Makassar sedang ada acara kantor di Bili’-Bili’) serta dua keponakan saya Yusril (7 tahun) dan Yayan (1 tahun) sudah siap menyongsong kedatangan saya. Dengan menumpang mobil Peugeot 206 milik Iwan, kami langsung meluncur menuju kerumah di Bumi Antang Permai. Sebelumnya, kami mampir sebentar membeli coto Makassar di sebuah warung di dekat Kampus UNHAS Tamalanrea. Maklumlah, saya betul-betul kelaparan apalagi selama perjalanan udara Jakarta-Makassar hanya mendapatkan satu buah Aqua gelas saja dari pesawat yang saya naiki. Tidak ada Roti, apalagi Nasi Goreng seperti yang saya harapkan sebelumnya (saya sempat berfikir bahwa ini memang sebuah bentuk penghematan sangat radikal demi “menebus” harga tiket pesawat yang “murah”). Sampai segitunya ya?.

Usai membongkar oleh-oleh, menyantap Coto Makassar dan sholat Dhuhur, Pukul 13.30 WITA saya langsung pamit menuju ke kampus Universitas Hasanuddin mendatangi Penerbitan Kampus “Identitas” tempat saya pernah menorehkan kiprah disana. Kampus yang terakhir saya datangi tahun 1996 ini betul-betul telah banyak berubah.

di-identitas-1.jpg 

Bercengkrama Diruang redaksi identitas Unhas

Diruang redaksi Penerbitan Kampus “Identitas” saya disambut hangat oleh sejumlah kru penerbitan kampus tertua di kawasan timur Indonesia ini (tahun 2007 sudah memasuki usia ke 33 tahun). Ismawan, Redaktur Pelaksana Identitas sibuk memperkenalkan kepada saya–mantan redaktur pelaksana suratkabar kampus itu tahun 1992-1993–para aktivis pers mahasiswa yang energik dan penuh semangat itu. Ingatan saya lantas terlontar pada aktifitas saya 15 tahun silam ketika saya masih seperti mereka. Penuh semangat dan vitalitas. Sungguh sebuah kenangan indah tak terlupakan.

Sembari beramah tamah (juga bercanda) saya disuguhi hidangan barongko’ hidangan khas Makassar yang terbuat dari pisang. Tentu selain itu hidangan makanan modern seperti kue bolu dan brownies. Wah, saya diperlakukan seperti seorang “tamu istimewa” disana.

Ditemani Nona dan Ismawan, dua kru Identitas, saya berjalan-jalan ke kampus Fakultas Teknik Unhas tempat saya menempuh pendidikan dulu. Suasana begitu sepi karena hari Sabtu tidak ada aktifitas perkuliahan. Satu hal yang sangat berkesan bagi saya adalah, dibeberapa sudut kampus terlihat sejumlah mahasiswa sibuk menulis di laptop dan mengakses internet. Rupanya di kampus UNHAS area “hot-spot” sudah tersedia gratis sehingga siapapun bisa menikmati fasilitas koneksi ke internet. Sungguh sebuah “lompatan” begitu dramatis dibanding zaman saya masih mahasiswa dulu 15 tahun silam.

Saya sempat mampir di sekretariat Senat Mahasiswa Fakultas Teknik UNHAS yang disatukan bersama dengan sekretariat Himpunan Mahasiswa, SKM Channel 9 dan Creater di gedung POMD Fak.Teknik. Sayang, saya tidak sempat ketemu pengurusnya yang ketika itu sibuk dengan prosesi Bina Akrab Mahasiswa Baru Angkatan 2007.

Dengan menumpang taksi BOSOWA, saya meluncur menuju MTC Karebosi tempat acara dilaksanakan untuk mengikuti “technical meeting” bersama panitia. Disana, saya mengobrol dan berdiskusi dengan pembicara yang lain, yakni Bung Budi Putra serta Kak Hasymi Ibrahim. Ipul, moderator acara talk-show ikut nimbrung dalam diskusi kami. Sungguh sebuah diskusi yang hangat dan mencerdaskan. Kami juga menyaksikan hiruk pikuk kesibukan panitia dari komunitas blogger Makassar mempersiapkan acara ini. Sementara itu, diluar, hujan deras mengguyur kota Makassar.

bersama-morning-1.jpg

Saya bersama rekan Morning (paling kiri) ditemani Bung Sapta Asmal (kawan saya yg kini menjadi dosen di Teknik Mesin UNHAS)

Pukul 19.30 malam, kawan saya, Ahmad Dg Empo, yang juga menjabat sebagai kepala laboratorium di Politeknik UNHAS menjemput saya untuk bersama-sama menengok teman kami seangkatan, Morning.R.Paembonan, yang menderita lumpuh pasca kecelakaan dashyat yang dialaminya (saya akan buat posting khusus untuk itu).

Pukul 22.30 WITA, saya sampai kembali ke rumah ayah bunda di Antang. Saya merasa betul-betul bersalah, karena kedatangan saya sekedar hanya “singgah” dan pergi meninggalkan mereka yang tentu saja sudah memendam rindu pada anak tertuanya yang kebetulan tidak sempat pulang lebaran lalu . Tak ayal, malam itu saya meluangkan kesempatan untuk bercengkrama dengan kedua orang tua saya tercinta (sambil menonton seleksi Asian Idol di RCTI) juga sembari membongkar-bongkar album foto-foto lama saya yang beberapa diantaranya sudah mulai rusak.

Pukul 07.30 pagi, Minggu 25 November 2007, adik ipar saya Iwan dan anaknya, Yayan datang menjemput saya. Peugeot 206 tahun 2006 berwarna biru itupun meluncur mulus langsung menuju Pantai Losari. Suasana pagi di pantai yang menjadi ikon Makassar itu sungguh sangat eksotis pasca program revitalisasinya. Saya menyempatkan diri mengambil foto di Pelataran Bahari Pantai Losari Makassar bersama Yayan dan ayahnya.

bersama-yayan-1.jpg 

bersama-yayan-2.jpg

Iwan lalu mengantar saya ke Hotel Banua tempat dimana Bung Budi Putra menginap. Tak lama kemudian datang bung Irwan Firdaus Uno, pengusaha muda Makassar yang pernah saya buatkan blognya. Bersama Budi Putra, kami lalu berbincang akrab sambil minum kopi di salah satu gerai Dunkin’ Donuts.

Pak Irwan Uno lalu mengantar kami berdua ke lokasi acara di MTC Karebosi tempat lokasi acara “Blog:Voice of Freedom”. Kesan saya, acara yang dikelola secara profesional oleh Komunitas Blogger Makassar ini sungguh sangat luar biasa. Atensi peserta yang mencapai 300 orang merupakan bukti bahwa acara ini benar-benar menarik minat pengunjung untuk menghadirinya. Liputan acara bisa dibaca disini dan disini.

talkshow-3.jpg 

Tidak hanya acara itu yang membuat saya surprise luar biasa. Banyak kawan-kawan kuliah dulu ikut datang. “Saya penasaran melihat bagaimana wajah temanku setelah 13 tahun tidak bertemu. Apalagi setelah saya baca iklannya di Harian Fajar Makassar, anda menjadi salah satu pembicaranya,”kata Amrizal Alamsyah, kawan kuliah saya di Teknik Mesin UNHAS yang kini berbisnis Virgin Coconut Oil (VCO) di Makassar seraya menepuk pundak saya hangat. Adik-adik saya dari redaksi penerbitan kampus “Identitas” UNHAS juga datang termasuk mantan “bos” saya disana dulu Pak Dahlan Abubakar.

Saya makin girang saat ketemu M.Irdan AB, kawan masa kecil saya yang ikut datang menghadiri acara. Meski datang menjelang acara berakhir, kehadiran Irdan yang baru tiba dari tugasnya sebagai konsultan di Sengkang sungguh sangat saya hargai. Setelah pamit dengan para panitia dan peserta, Irdan mengantar saya kerumah di Antang dengan mobil Mitsubishi Kuda-nya. Hujan gerimis mengiringi perjalanan kami ke Antang.

Paman saya, Miki Igirisa bersama istri dan anak beliau mengantar saya ke bandara Hasanuddin bersama mobil Toyota Kijangnya. Saya tiba di Bandara tepat pkl.19.00 agar sempat mengejar pesawat yang direncanakan take-off pkl.19.45 WITA. Sayang sekali, mungkin karena cuaca buruk, pesawat saya terlambat berangkat hingga pkl.20.30 malam. Sambil menunggu, saya menyempatkan makan dua buah gogos (sejenis lemper khas makassar) plus teh manis di salah satu cafe diruang tunggu. Tak dinyana tiba-tiba handphone saya berbunyi. Kawan saya di PK Identitas dulu, Fajar, yang kini menjadi staf Humas Unhas dan berdomisili di Maros datang membawakan 20 buah barongko’ (makanan khas makassar dari pisang) untuk saya bawa ke Jakarta. Wah..ini makanan kesukaan saya. Thanks ya Fajar.

bersama-irdan.jpg 

Berfoto bersama rekan masa kecil saya di Maros, M.Irdan AB

Pesawat saya ke Jakarta akhirnya lepas landas pukul 21.00 WITA, menembus malam dan gerimis di Makassar dan saya tiba selamat di Jakarta Pkl.22.30 WITA.

Sungguh sebuah perjalanan yang mengesankan ke Makassar. 

Related Posts
WORKSHOP CARA CEPAT MEMBANGUN TOKO ONLINE
Tiga Komunitas Online Cikarang yaitu Komunitas Blogger Cikarang, Cikarang Online dan Komunitas Bisnis Cimart, kembali berkolaborasi dengan menggelar workshop Cara Cepat Membangun Toko Online yang akan diselenggarakan pada hari Sabtu, ...
Posting Terkait
HARI INI, 40 TAHUN..
Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, ...
Posting Terkait
WISATA BAHARI & FIELD TRIP “MENGENAL SULSEL BERSAMA ONLINERS”
Paraikatte sekalian, Ingin belajar tentang ekosistem laut? Ingin melihat kehidupan nelayan dari dekat? Menikmati sunrise di pantai? Mengunjungi hutan mangrove? Belajar tentang pengolahan sampah dan bagaimana menggunakan teknologi tepat lingkungan? Yuk ikutan ...
Posting Terkait
KEGANTENGAN IDENTIK DENGAN KEMENANGAN?
SUNGGUH menarik mencermati hasil quick-count Pilkada Jawa Barat 2008 kali ini. Pasangan HADE (Ahmad Heryawan dan Dede Yusuf) yang menurut analisa sejumlah kalangan tidak diunggulkan untuk memenangkan Pilkada Jawa Barat ...
Posting Terkait
PENGALAMAN BERKURBAN (2) : ANTARA SAPI,PARTISIPASI DAN MUTILASI
Dua tahun silam, sama seperti pernah saya ceritakan disini, hari ini Rabu (17/11) tepat di Hari Raya Idul Adha 1431 H saya kembali berpartisipasi berpatungan bersama 6 orang warga RT ...
Posting Terkait
RIZKY, FUTSAL DAN GELIAT KENANGAN MASA SILAM
Mulai Hari Minggu (5/12), anak pertama saya Rizky yang baru merayakan ulang tahunnya ke 8 tanggal 25 November 2010, ikut aktif dalam latihan Futsal yang diadakan khusus untuk kelas II ...
Posting Terkait
KETIKA POTENSI ITU “MENETAS” DI “IDENTITAS”
  Saya menyampaikan kata Sambutan sebagai Redaktur Pelaksana "identitas" pada acara ramah tamah HUT Identitas ke 18 di kediaman Rektor UNHAS Prof.DR.Basri Hasanuddin, 16 Januari 1992   TAK pernah sekalipun terlintas dalam benak ...
Posting Terkait
MERETAS JALAN SUKSES BERSAMA INDOSAT MOBILE
Saya sungguh beruntung mendapatkan kesempatan untuk hadir pada acara peluncuran Indosat Mobile dua pekan silam bertempat di Pacific Ballroom 1 The Ritz Carlton Jakarta mewakili IDBlognetwork. Sejumlah blogger yang saya ...
Posting Terkait
KUNJUNGAN SINGKAT KE MAKASSAR
um'at malam (23/12), saat saya bersama istri dan anak-anak tengah menyantap hidangan ala Sunda di Rumah Makan "Dapur Coet" sekedar merayakan hasil Ujian Akhir Rizky dan Alya yang memuaskan, tiba-tiba ...
Posting Terkait
PAWAI TAKBIRAN, SYAWALAN DAN ALYA HILANG!
Hari Selasa (30/9), sehari setelah kami sekeluarga tiba di Yogya, kesibukan sekaligus kehebohan melanda rumah ayah/ibu mertua saya di Yogya yang berlokasi di dusun Kuncen, Tegaltirto Kecamatan Berbah Kabupaten Sleman yang ...
Posting Terkait
WORKSHOP CARA CEPAT MEMBANGUN TOKO ONLINE
HARI INI, 40 TAHUN..
WISATA BAHARI & FIELD TRIP “MENGENAL SULSEL BERSAMA
KEGANTENGAN IDENTIK DENGAN KEMENANGAN?
PENGALAMAN BERKURBAN (2) : ANTARA SAPI,PARTISIPASI DAN MUTILASI
RIZKY, FUTSAL DAN GELIAT KENANGAN MASA SILAM
KETIKA POTENSI ITU “MENETAS” DI “IDENTITAS”
MERETAS JALAN SUKSES BERSAMA INDOSAT MOBILE
KUNJUNGAN SINGKAT KE MAKASSAR
PAWAI TAKBIRAN, SYAWALAN DAN ALYA HILANG!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

November 2007
M T W T F S S
« Oct   Dec »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Profil di LinkedIn

Arsip

My Karaoke @ SoundCloud

Kicauanku di Twitter

Iklan

Creative Commons License

Lisensi Creative Commons
ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 3.0 Tanpa Adaptasi. Silakan anda mengambil atau mengutip sebagian maupun seluruh isi blog ini asalkan jangan lupa mencantumkan sumber asli tulisannya. Terimakasih atas pengertian anda

Recent Comments

    My Instagram

    Good Reads Book Shelf

    Amril's books

    Nge-blog Dengan Hati
    3 of 5 stars
    Blogisme ala Ndoro Kakung Judul Buku : Ngeblog Dengan Hati Penulis : Wicaksono “Ndoro Kakung” Editor : Windy Ariestanty Penerbit : Gagas Media, Terbitan : Cetakan pertama, 2009 Jumlah Halaman : 142 Di ranah blog Indonesia, nama N...

    goodreads.com

    Page Rank Checker

    Free Page Rank Tool Pagerankchecker.com — Check your Pagerank Website reputation
    Alexa rank,Pagerank and website worth
    Powered by WebStatsDomain
    Blog

    Live Traffic Feed

    badge