‘BERAKSI” DI WORLD BOOK DAY INDONESIA 2008

launching22.jpg

USAI menghadiri hajatan sunatan anaknya Pak Ketua RT didekat rumah (sekaligus makan siang gratis 😀 ), Hari Sabtu siang, 26 April 2008, saya bergegas berangkat menuju lokasi acara World Book Day di Museum Bank Mandiri Kota dimana saya menjadi salah satu narasumber dalam launching buku “Makan Tuh Cinta” (MTC) hasil kerjasama komunitas blogfam dan penerbit Gradien-Yogya. Sebelum berangkat, saya mencium pipi kedua anak saya Rizky dan Alya yang sedang lelap tertidur. Pukul 14.00 saya pamit pada istri dan segera memacu sepeda motor Suzuki Shogun sekencang-kencangnya, menuju tempat penitipan motor yang terletak di gerbang depan lokasi perumahan saya di Kota Jababeka-Cikarang. Saya mesti mengejar waktu untuk–paling tidak–tiba di lokasi acara jam 16.00 sore.

Setelah menerima tanda terima penitipan motor dan helm, saya segera menanti bis ke arah Jakarta di pinggir jalan. Hampir setengah jam, belum ada satupun bis yang lewat. Saya makin cemas. Saya lalu saling berkirim SMS dengan Kang Iwok Abqary–salah satu editor “Makan Tuh Cinta” dan juga seorang penulis cerita anak dan remaja produktif–yang berangkat dari rumahnya di Tasikmalaya sejak pagi tadi dan juga sedang dalam perjalanan menuju lokasi acara. Iwok membalas sedang berada diatas angkot dan lagi terkena macet di dekat lokasi acara. Sayapun mengirim SMS ke Indah Juli, Ketua Panitia acara untuk memastikan kedatangan saya. Tak lama kemudian bis 121 jurusan Cikarang-Blok M datang. Saya lalu melompat masuk ke dalam bis. Beruntunglah bis kosong dan saya mendapatkan tempat duduk yang cukup nyaman. Saya melirik arloji. Pukul 14.45. Duh, moga-moga tidak terlambat.

Bis melaju dengan kecepatan konstan. Saya mencoba untuk tenang. Dalam perjalanan, saya berkirim SMS ke Mas Ang Tek Khun salah satu pembicara yang juga adalah CEO Gradien Mediatama, penerbit buku “Makan Tuh Cinta” serta 3 buku karya anggota blogfam lainnya. “Saya juga masih dalam perjalanan ke lokasi, Mas”, demikian balas Mas Khun melalui SMS. Saya tersenyum lega. Pukul 15.45, bis yang saya tumpangi tiba di halte Komdak bawah. Cukup cepat, hanya satu jam. Biasanya, di hari kerja waktu tempuh Cikarang-Komdak mencapai 2 jam karena macet yang begitu panjang. Saya lalu bergegas turun dari bis dan langsung membeli tiket bis Transjakarta yang akan membawa saya ke lokasi acara. Perjalanan dari halte komdak bawah ke depan stasiun Kota cukup lancar. “Sudah dimana nih Pak Amril? Acara sudah mau dimulai,” demikian SMS Mbak Indah Juli yang masuk saat saya baru turun di Kota, halter terakhir bis transjakarta jurusan Blok M-Kota. Saya tersenyum dan membalas SMS tersebut, “Baru turun dari bis, ini lagi jalan kesana”.

Setelah menyusuri jalan bawah tanah yang menghubungkan halte busway ke stasiun Kota dan Pasar Pagi Mangga Dua, saya lalu masuk ke area Museum Bank Mandiri. Sebuah gedung tua peninggalan masa lalu yang lekat dengan ornamen-ornamen khas Barat dan terkesan kuno. Tembok-tembok kusam dan pilar-pilar besar terlihat di gedung bank lama itu. Lokasi acara itu sendiri berada di sisi belakang gedung, saya mesti menaiki lift ke lantai dua. Tiba di lokasi, saya disambut dengan senyum lega oleh jajaran panitia blogfam, Kang Iwok dan Mas Khun yang sudah tiba lebih dulu. “Ih, kamu itu bikin kita deg-degan aja!,” canda Mbak Indah yang masih terlihat kepanikan diwajahnya.

Untung saja giliran kami belum dimulai, karena ketika itu Komunitas Harry Potter sedang melaksanakan acara dipanggung. Kami lalu melakukan briefing singkat. Kang Iwok–yang seharusnya menjadi salah satu pembicara bersama saya dan Mas Khun–didaulat menjadi Pengarah Acara menggantikan Mbak Nunik yang berhalangan hadir. Mas Khun datang membawa 5 goodie bag berisi buku-buku terbitan Gradien yang akan dibagikan kepada pengunjung. Beliau juga membawa 2 X-Banner buku “Makan Tuh Cinta”. Saya bersama Mbak Indah berdiskusi mengenai slide perkenalan komunitas blogfam yang akan saya paparkan nanti di laptopnya. Pada kesempatan itu pula kami menyiapkan “door prize” serta hadiah untuk para pengunjung. Saya mohon pamit sebentar untuk “ganti kostum” dari mengenakan kaos menjadi kemeja batik di Toilet.

Tak lama kemudian, komunitas Harry Potter menuntaskan acaranya. Dengan sigap panitia blogfam bergerak. X-Banner Blogfam dan buku MTC dipasang disamping panggung dan sebuah spanduk bertuliskan “Blogfam Goes to World Book Day 2008” dipajang menyolok di sisi kanan panggung. Saya, Mas Khun serta Kang Iwok menempati kursi yang tersedia diatas panggung. Pengunjung yang datang cukup banyak, sekitar 50-an orang yang memadati kursi-kursi didepan panggung. Lumayanlah, masih jauh lebih banyak dari pengunjung di sesi acara sebelumnya.

Saya diberikan kesempatan pertama untuk menjelaskan sejarah, latar belakang dan kegiatan komunitas blogfam yang kini memasuki usia tahun kelima sejak berdiri tanggal 6 Desember 2003. Saya menjelaskan semuanya berdasarkan slide-slide Power Point yang “dikemudikan” dari laptop Mbak Indah. Tidak hanya itu, saya juga menjelaskan lika-liku serta suka-duka saat menyeleksi karya-karya anggota blogfam hingga menghasilkan buku komedi cinta MTC ini. Cukup sulit bagi kami 3 editor buku tersebut untuk menyeleksi karya-karya terbaik untuk dibukukan. Apalagi definisi “lucu” dan “komedi” berbeda-beda di masing-masing kepala kami bertiga. Bisa jadi cerita yang menurut saya bisa membuat ketawa belum tentu lucu menurut Mas Khun maupun Kang Iwok. Untunglah kami akhirnya bisa menetapkan 15 karya terpilih anggota blogfam dari 33 karya yang masuk untuk dibukukan, setelah melalui prosesi seleksi dan kompromi yang cukup alot. Salah seorang penulis buku ini, Cepi Komara alias Ceko, sempat dimintai “keterangan” soal proses kreatifnya menulis cerita komedi di MTC.

dsc_0135.jpg

Waktu yang disediakan panitia sangat singkat. Hanya 30 menit. Saya sempat keasyikan bercerita sampai kemudian, Kang Iwok sebagai pengarah acara dengan tangkas mengendalikan situasi. Setelah itu giliran Mas Khun memaparkan latar belakangnya memilih Blogfam sebagai partner strategisnya menerbitkan buku. Tema-tema “evergreen” yang tak lekang dimakan waktu, menurut Mas Khun, masih menjadi salah satu daya tarik masyarakat untuk membeli buku. Dan beruntunglah buku MTC, mengusung dua tema “evergreen” sekaligus : Komedi dan Cinta. Tampaknya inilah yang menjadi salah satu keunggulan buku ini hingga laris manis dipasaran.

Usai sesi penjelasan dari saya dan Mas Khun dilanjutkan dengan sesi tanya jawab bersama pengunjung. Ada 5 penanya yang beruntung mendapatkan masing-masing 3 buku MTC dan 2 kaos blogfam. Setelah itu, dilanjutkan dengan sesi kuis yang langsung dipandu oleh Kang Iwok. Pertanyaannya seputar komunitas blogfam. Wah, rupanya, pengunjung yang datang menyimak apa yang sudah saya paparkan sebelumnya. Terbukti dari 5 pertanyaan, semua “disikat” habis oleh 5 pengunjung yang beruntung mendapatkan “goodie bag” dari Gradien Mediatama. Acara peluncuran buku Makan Tuh Cinta ini ditutup dengan penyerahan secara simbolis buku MTC dari Mas Khun mewakili Penerbit Gradien Mediatama kepada saya mewakili komunitas blogfam.

launching4.jpg 

launching5.jpg

Syukur Alhamdulillah, acara peluncuran buku MTC ini berlangsung dengan lancar dan sukses. Kami, tim panitia blogfam bersama Mas Khun masih sempat berfoto bersama didekat panggung dan di stand komunitas blogfam di ajang World Book Day Indonesia. Saya dan kawan-kawan dari blogfam sempat bercengkrama dan bercanda bersama. Sangat berbahagia rasanya bisa berinteraksi secara langsung dan nyata dengan kawan-kawan yang selama ini hanya saling menyapa di dunia maya.

Foto-foto : Diaz Fitra via Blog Iwok

 

Related Posts
Pasukan "Mission Impossible" BeBlog (foto by Dodi)
KETIKA pertama kali "ditantang" oleh Walikota Bekasi H.Mochtar Muhammad untuk menggelar kegiatan temu blogger berskala nasional terkait dengan Hari Ulang Tahun Kota Bekasi ketigabelas dalam ajang Kopdar bareng pucuk pimpinan ...
Posting Terkait
SUKSES, PENYELENGGARAAN PELATIHAN BLOG GURU ANGKATAN KEDUA BLOGGER BEKASI
Ruang Rapat Kantor Pemerintah Kota Bekasi, Minggu 20 November 2011 telah terlihat ramai, ketika saya tiba. Hari itu, saya akan menjadi pembawa materi dalam acara Pelatihan Blog Guru Angkatan Kedua ...
Posting Terkait
TANAMERA COFFEE : CITARASA “MEGAH” & NIKMAT KOPI INDONESIA
ERIMIS siang melanda kawasan Jakarta dan sekitarnya ketika saya tiba di Tanamera Coffee , sebuah kedai kopi yang terletak di Thamrin City Office Park Blok AA 07, tak jauh dari pusat ...
Posting Terkait
Komodo (sumber : Kompas.com)
Menarik sekali membaca blog Mas Priyadi yang membahas soal Fakta-Fakta di Balik New 7 Wonders yang digagas oleh sebuah perusahaan privat di Swiss untuk melakukan pemilihan 7 keajaiban dunia baru ...
Posting Terkait
Saya dan Rizky berfoto bareng di jalan sepi Car Free Day Bekasi
Matahari belum muncul utuh dari langit pagi, Minggu (18/7), ketika saya dan si sulung Rizky serta Mas Eko Eshape berangkat dari Cikarang menuju Bekasi. Hari itu kami bertiga akan menghadiri ...
Posting Terkait
MENYUSURI JEJAK LELUHUR DI GORONTALO : REUNI KELUARGA & JADI KAKEK !
esempatan itu datang setelah 22 tahun berlalu. Kembali mengunjungi kampung halaman kedua orangtua saya di Gorontalo, yang kini telah menjadi Provinsi ke-32 Indonesia sungguh merupakan berkah yang sangat saya syukuri. ...
Posting Terkait
MENIKMATI SEKEPING SURGA DIRUMAH
SAYA selalu menikmati "ritual" harian itu.  Setiap malam di hari kerja, usai pulang kantor, saat membuka pintu pagar rumah, kedua anak saya, Rizky dan Alya datang menyambut kedatangan saya dengan kegembiraan ...
Posting Terkait
MENYIMAK JOKOWI DALAM KONSTELASI PUSARAN PILPRES INDONESIA
Judul Buku : Indonesia Memilih Jokowi Penulis : Bimo Nugroho Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, 2014 Tebal : 236 Halaman ISBN : 978-602-03-0474-8 iruk pikuk kampanye Pilpres Indonesia 2014 sungguh ramai dan semarak. Tak ...
Posting Terkait
XLNETRALLY (1) : PENGALAMAN MENYENANGKAN NIKMATI KERETA BER WI FI PERTAMA DI INDONESIA
ikarang masih dilingkupi kegelapan, Sabtu (23/7) saat mobil yang saya tumpangi meluncur menuju Stasiun Gambir tempat “start” pelaksanaan XLNet Rally. Usai mandi dan sholat Subuh, saya dengan antusias mempersiapkan diri ...
Posting Terkait
#BATIKINDONESIA : MELESTARIKAN KEARIFAN LOKAL DENGAN KAMPANYE KOLABORATIF DIGITAL MULTI ARAH
aya masih selalu terkenang-kenang perjalanan wisata budaya "Mahakarya Indonesia" ke Madura 3 tahun silam. Salah satunya adalah ketika mengunjungi pengrajin batik gentongan Zulfah Batik di Tanjung Bumi, Bangkalan. Waktu itu, ...
Posting Terkait
AMPROKAN BLOGGER 2010 (1) : MEWUJUDKAN SEBUAH “MISSION
SUKSES, PENYELENGGARAAN PELATIHAN BLOG GURU ANGKATAN KEDUA BLOGGER
TANAMERA COFFEE : CITARASA “MEGAH” & NIKMAT KOPI
NEW 7 WONDERS DAN KONTRAVERSI YANG MENYERTAINYA
BUGAR DAN CERIA BERSAMA BLOGGER BEKASI
MENYUSURI JEJAK LELUHUR DI GORONTALO : REUNI KELUARGA
MENIKMATI SEKEPING SURGA DIRUMAH
MENYIMAK JOKOWI DALAM KONSTELASI PUSARAN PILPRES INDONESIA
XLNETRALLY (1) : PENGALAMAN MENYENANGKAN NIKMATI KERETA BER
#BATIKINDONESIA : MELESTARIKAN KEARIFAN LOKAL DENGAN KAMPANYE KOLABORATIF

6 comments

  1. Hore…akhirnya selesai.
    Gara-gara dikasih waktu sedikit, jadi pengen bikin launching ulangan 😀
    Gramedia Depok kata Iwok bagus tuh 🙂

    –Ayo..mari kita bikin launching ulangan, siapa takut? 😀

  2. huhuhuhu…aku ndak mau lagi jadi fotografer….foto2ku dikittt…ga bisa narsis…..

    –Boleh deh nanti kapan-kapan bisa gantian jadi fotografer 😀 Thanks ya Fit, foto2-nya keren-keren lho

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *