PILKADA JAWA BARAT 2008 DAN KAMPANYE VIA WEB 2.0

logo-p11.jpg

HIRUK PIKUK kampanye Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2008 mulai terasa di wilayah sekitar rumah tempat saya tinggal, perumahan Cikarang Baru Kota Jababeka, Cikarang, Kabupaten Bekasi. Kampanye yang dicanangkan sejak tanggal 28 Maret 2008-8 April 2008 ini sudah digelar. Pada tanggal 27 Maret 2008, 3 pasang calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat periode 2008-2013 itu memaparkan visi, misi dan programnya dihadapan DPRD Jawa Barat. Ketiga pasangan calon tersebut masing-masing H. Danny Setiawan dan Mayjen TNI (Purn) Iwan R. Sulandjana (“DA’I”), memaparkan programnya melalui JABAR SUKSES 2013, yang Sejahtera, Unggul, Kondusif, Selaras dan Sauyunan. Sedangkan calon pasangan Agum Gumelar & Nu’man Abdul Hakim (“AMAN”), menyampaikan visi misi dan programnya dengan Mewujudkan Jawa Barat Bersatu untuk Ke Satu ( ngahiji jadi kahiji ) yang kesemuanya itu disampaikan DEMI JAWA BARAT , sesuai dengan slogannya. Calon pasangan lain, H. Ahmad Heryawan – H. Dede Yusuf, (“ HADE “) , menyampaikan visi misi dan programnya, dengan mewujudkan masyarakat Jawa Barat Mandiri, Dinamis dan Sejahtera, untuk HARAPAN BARU JAWA BARAT.

Berbagai macam spanduk, baliho dan poster dari ketiga pasangan calon tersebut terpampang mencolok mulai dari pinggir jalan hingga ke dalam kawasan perumahan. Meriah dan menggoda hati. Terlebih sejumlah slogan-slogan yang unik dan janji-janji bertebaran untuk para pemilih terlihat ramai pada setiap materi kampanye tersebut.

Sejauh ini saya melihat kampanye via dunia maya yang memanfaatkan teknologi internet di era Web 2.0 baru dilakukan oleh pasangan H.Ahmad Heryawan – H.Dede Yusuf lewat situs blog mereka di Hadepisan. Situs ini tidak cuma menayangkan berita-berita kegiatan kampanye pasangan HADE namun juga dukungan, komentar dan aspirasi masyarakat. Sungguh ini sebuah langkah yang cerdas dan taktis, mirip langkah yang dilakukan oleh Barack Obama–calon presiden Amerika–dalam menjalankan strategi kampanyenya. Obama memaksimalkan semua potensi dashyat di dunia web 2.0 untuk mengangkat citranya mulai dari situs pribadi, blog , jejaring sosial di Facebook hingga video di You Tube. Video berupa tayangan Obama menyanyikan lagu “I got a Crush On..” secara lypsinc begitu populer di YouTube. Atau lihatlah bagaimana sang istri tercinta, Michelle, merekam setiap jejak kampanye Obama. Ia merekam di kamera web lalu mengunggahnya ke situs blog sang suami dan menayangkannya secara realtime disana. Tentu ini semua didukung pula oleh kemampuan berkomunikasi Obama yang begitu mumpuni dan santun.

Tak ayal apa yang dilakukan oleh Obama menjadi sebentuk viral marketing yang efektif menjaring pemilih. Jumlah “klik” di pada situsnya di dunia maya menjelma menjadi dukungan penuh untuk memilih calon presiden Amerika yang pernah bersekolah di Indonesia itu, didunia nyata. Tak hanya itu, “klik” didunia maya tersebut ter-“konversi” menjadi sumbangan ribuan dollar untuk kepentingan kampanyenya. Luar biasa!.

Dari tulisan Burhan Sholihin di rubrik khusus i-Tempo Koran Tempo hari ini (4/4) disebutkan, rival Obama, Hillary Clinton justru masih memanfaatkan teknologi web 1.0 yang terkesan ortodoks dan satu arah (dari penerbit ke pembaca), cerminan pribadinya yang efisien. Sangat berbeda dengan strategi kampanye Obama yang memanfaatkan teknologi web 2.0, sejak awal menyadari para pemilihnya adalah kaum belia dengan rentang usia 18-29 tahun dan terdiri dari beragam warna kulit. “Barack Obama adalah tiga hal yang paling anda idam-idamkan sebagai sebuah merek,” kata Keith Reinhard, Chairman Emeritus di DDB Worldwide sebagaimana saya kutip dari tulisan Burhan,”Dia Baru, Berbeda dan Menarik”. Dan Obamaniacs alias pendukung Obama kian terus bertambah dari waktu ke waktu.

Apakah strategi kampanye via web 2.0 yang diterapkan pasangan HADE untuk pilgub Jabar 2008 akan menuai hasil fantastis seperti Obama?. Mari kita lihat efektifitasnya. Menurut hemat saya, langkah HADE berkampanye dengan memanfaatkan web 2.0 di Indonesia merupakan sebuah langkah tangkas dan cerdas memanfaatkan celah ditengah semakin maraknya penggunaan internet di masyarakat Indonesia.

Saya masih menunggu, apakah pasangan DA’I dan AMAN akan melakukan langkah serupa. Dan saya juga masih menanti, apakah pasangan HADE juga akan ber-tebar-pesona-ria di Facebook, Youtube dan Friendster.

Related Posts
IN MEMORIAM NITA FEBRI : SEMANGAT DALAM KETERBATASAN
Tak perlu menunggu kaya.. Tak perlu menjadi hebat Untuk bisa sekedar berbagi.. tebarkan semangat lewat ngeblog! (sumber : Blog Almarhumah Yusnita Febri, 27 Oktober 2011) ari ini, Rabu,16 November 2011, saya menerima ...
Posting Terkait
BARISAN KENANGAN BERSAMA SKM “CHANNEL 9”
undel Surat Kabar Mahasiswa "Channel 9" saya terima dengan penuh haru dari sahabat saya, Nasrun.A.Samaun yang saat ini bekerja di Dinas Pertambangan dan Energi Propinsi Maluku Utara dan kebetulan sedang ...
Posting Terkait
MERAYAKAN KEBERSAMAAN BERSAMA IKA TEKNIK UNHAS (Bagian Kedua)
uaca malam Makassar begitu bersahabat, saat saya tiba di lobi hotel Clarion, Minggu (10/7). Malam itu bertempat di Auditorium Sandeq merupakan acara puncak kegiatan reuni nasional alumni Fakultas Teknik UNHAS ...
Posting Terkait
CATATAN DARI LOKAKARYA ENERGI NASIONAL : KETAHANAN ENERGI UNTUK KEDAULATAN & KEMAKMURAN NEGERI (Bagian Kelima)
antan Wakil Komisaris Utama Pertamina DR.Ir.Umar Said tampil pada kesempatan berikutnya pada sesi pembahasan Hulu Energi. Pak Umar Said membuka pembahasannya dengan pernyataan yang menghentak: "Ketahanan energi dinilai kuat jika, ...
Posting Terkait
AMPROKAN BLOGGER 2010 (7) : EDUKASI DAN PENGALAMAN KUNCI PENERAPAN CYBERCITY
Di Hari terakhir Amprokan Blogger 2010, Minggu (7/3) para peserta terlihat tetap segar dan bersemangat. Rombongan peserta dari komunitas blogger daerah yang menginap di Asrama Haji Bekasi diangkut dengan satu ...
Posting Terkait
MASA DEPAN MOBILITAS DI PERKOTAAN
ebuah study oleh Arthur D Little dan UITP, mengenai masa depan mobilitas di perkotaan yang dilakukan pada 2010 dan 2011, membahas mengenai keadaan ini. Mobilitas perkotaan adalah salah satu tantangan ...
Posting Terkait
WISATA BAHARI & FIELD TRIP “MENGENAL SULSEL BERSAMA ONLINERS”
Paraikatte sekalian, Ingin belajar tentang ekosistem laut? Ingin melihat kehidupan nelayan dari dekat? Menikmati sunrise di pantai? Mengunjungi hutan mangrove? Belajar tentang pengolahan sampah dan bagaimana menggunakan teknologi tepat lingkungan? Yuk ikutan ...
Posting Terkait
SATU TAHUN KOMUNITAS BLOGGER BEKASI : SEBUAH MIMPI YANG MENJADI
Gelap Malam telah melingkupi kawasan pintu Tol Jatibening dan sekitarnya saat saya dan Mas Yulyanto yang mengendarai mobil Isuzu Panther melintasinya. Tak terlalu banyak kendaraan yang melewati pintu tol tersebut ...
Posting Terkait
MEMAKNAI RASA SYUKUR
Di atas bis saat berangkat kerja tadi pagi, saya sempat tersenyum-senyum sendiri membaca kisah berjudul "Bersyukur dan Bersabar" yang ditulis oleh Makmun Nawawi pada buku kompilasi tulisan Hikmah REPUBLIKA bertajuk ...
Posting Terkait
Pesona Parade Lampu yang memukau dalam Symphoni of Light (sumber : www.tourism.gov.hk)
ahabatku yang baik, Bagaimana kabarmu? Semoga tetap sehat ya. Hongkong tak banyak berubah sejak kepergianmu. Gedung-gedung tinggi menjulang bagaikan hutan beton menyelimuti seantero kota masih berdiri kokoh dan nuansa Tiongkok Moderen yang ...
Posting Terkait
IN MEMORIAM NITA FEBRI : SEMANGAT DALAM KETERBATASAN
BARISAN KENANGAN BERSAMA SKM “CHANNEL 9”
MERAYAKAN KEBERSAMAAN BERSAMA IKA TEKNIK UNHAS (Bagian Kedua)
CATATAN DARI LOKAKARYA ENERGI NASIONAL : KETAHANAN ENERGI
AMPROKAN BLOGGER 2010 (7) : EDUKASI DAN PENGALAMAN
MASA DEPAN MOBILITAS DI PERKOTAAN
WISATA BAHARI & FIELD TRIP “MENGENAL SULSEL BERSAMA
SATU TAHUN KOMUNITAS BLOGGER BEKASI : SEBUAH MIMPI
MEMAKNAI RASA SYUKUR
SURAT PANJANG DARI HONGKONG : KEMERIAHAN MUSIM PANAS

5 comments

  1. Hallah.. baru inget euy kalo KTP saya Jawa Barat.. hehe

    Coba itu jangan terlalu membesar2kan Obama.. nanti ada yang girang *lirik Mister BP* hehe

    Saya mah nunggu Daeng Battala jadi gubernur Jabar atau Sulsel saja lah.. hehehe

    –Hahahaha…Obama itu sudah jadi “fenomena dunia yang menakjubkan” berkat ketangkasannya bermain diranah politik
    dengan memanfaatkan jaringan web 2.0. Jadi gubernur? wah…repot pak, mending jadi warga biasa aja, atau
    paling banter jadi komandan regu ronda..hehehe

  2. yah.. tidak dapat menutup mata terhadapnya teknologi toh.. bagus lah, ada kemajuan… =)

    –memang harusnya demikian, calon pemimpin masa kini mesti melek dan tahu perkembangan teknologi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *