CINTA DAN JALAN PULANG TAK BERTEPI – SABERIN BAGIAN KEDUA

Sebuah Diary tua bersampul biru. Lelaki itu memandang lekat sampul catatan hariannya yang telah usang dengan lidah kelu. Setiap kali, saat membuka lembar demi lembar Diary tersebut, sontak seluruh tubuhnya bergetar hebat. Barisan-barisan kenangan seperti melintas cepat dihadapannya. Berpendar-pendar riuh, kadang cemerlang, kadang kelam dan membuat batinnya ngilu seketika. Tapi ia

Read more