MEMPERKENALKAN : SI ACI & MEJA KERJA SAYA

mejakerjaku-2.JPG

Foto diatas adalah meja kerja saya dirumah bersama si Aci, nama laptop kesayangan (Acer Aspire 4715Z) yang saya beli tahun lalu. Disampingnya ada Printer Canon Pixma IP1700, Majalah Tempo edisi terbaru, buku “Cherish Every Moment” karya Arvan Pradiansyah serta buku kumpulan kisah Hikmah Republika “Adakah Allah Selalu Di Hatimu”serta segelas kopi yang hampir habis. Sebuah modem Wimode CDMA tertancap disisi kiri si Aci yang menjadi andalan utama saya berselancar di dunia maya. Hingga kini, saya masih menunggu kedatangan si Deli (Dell Inspiron Mini 9) hadiah Door Prize dari Dell yang saya peroleh secara simbolis tanggal 16 Desember lalu Bila si Deli datang, maka ia akan menemani saya dan si Aci di meja ini, mencumbui malam.  Namun karena bentuknya yang ringkas dan kecil, saya berencana akan terus membawa si Deli didalam tas ransel kemana saja. Dan si Aci tetap setia menunggui meja tersebut.

Meja kerja saya ini terletak dikamar berukuran 4 x 3 meter persegi, milik anak pertama saya, Rizky. Karena kami sekeluarga tidur sama-sama di kamar yang satu lagi disebelahnya, kamar ini kosong dan selain dimanfaatkan sebagai tempat kerja saya serta ruang belajar Rizky, juga berfungsi sebagai mushala mini tempat kami sekeluarga sholat berjamaah dan diwaktu siang, usai Alya pulang sekolah menjadi tempatnya bermain boneka.Di kamar ini terletak sebuah lemari pakaian Rizky, Komputer Desktop (“warisan” dari kantor yang sudah dipenuhi game interaktif kegemaran Rizky)  serta sebuah box plastik berisi boneka-boneka Alya.

Saya kerap menggunakan meja kerja ini usai sholat malam menjelang dini hari dimana biasanya ide-ide datang dengan derasnya serta minim gangguan anak-anak yang sudah lelap tertidur. Kadang-kadang saya menggunakannya di pagi atau sore hari disaat libur. Namun sangat rawan gangguan dari Alya yang selalu naik ke punggung ketika ayahnya sedang asyik mengetik.

Biasanya, saya lebih memilih membuka jendela yang berada disisi kiri ketimbang menyalakan AC. Rasanya sejuk menikmati semilir angin malam yang berdesir lembut. Sesuatu yang sudah saya akrabi bila begadang saat masih jadi mahasiswa dulu. Meski memang terkadang ada sedikit kekhawatiran bila sedang asyik mengetik, ada “mbakyu kunti (lanak)” ikut nyolek dari belakang sambil senyum ganjen “Ikutan dong jadi bintang tamunya Saberin”…hehehe :D. Sambil mengetik saya selalu ditemani lagu-lagu favorit saya dari grup musik terkenal dari masa lalu seperti Chicago, Queen, Fire House, Roxette, dll melalui speaker laptop si Aci yang diputar pelan.

Nah, inilah sekilas info tentang ruang kerja saya yang sederhana… 

Related Posts
CATATAN DARI MAKASSAR : BLOGSHOP YANG RAMAI DAN HEBOH
Kamis (27/8) pagi, suasana ruang Digital Library gedung Perpustakaan Unhas Makassar Lantai 3 terlihat ramai. Hari ini adalah pelaksanaan Blogshop Pesta Blogger 2009 yang merupakan rangkaian Roadshow 10 Kota ...
Posting Terkait
SPIRIT KEHANGATAN DARI POTRET KELUARGA
Malam kian tua. Sudah pukul 23.30 saat itu. Dalam kesenyapan, diruang tamu, ayah menemani saya yang tengah resah karena menunggu bagasi tertinggal di Jakarta ketika pulang ke Makassar tahun silam. Kami ...
Posting Terkait
TOLOOONG…ANAK SAYA TAKUT NAIK PESAWAT TERBANG!
SAYA tidak tahu, apakah anak saya telah mengalami sebuah indoktrinasi sistematis dari Mr.T tokoh bertubuh kekar yang--ironisnya-- takut naik pesawat, sampai-sampai sang rekan Murdock mesti membiusnya dulu sebelum dibawa terbang ...
Posting Terkait
WISATA BUDAYA MADURA (3) : KEHEBOHAN PAGELARAN SENI TARI TOPENG DI TENGAH SAWAH
enja melingkupi ibukota Kabupaten Sumenep saat rombongan Cultural Trip Potret Mahakarya tiba. Bis yang membawa kami memasuki halaman hotel C1 tempat kami kelak akan menginap. Saya menyempatkan diri meluruskan pinggang ...
Posting Terkait
Warung Baskom alias Bakso Komplit di Sampa'an, Yogya
Hari Sabtu (11/9), merupakan hari yang sangat ditunggu-tunggu oleh kedua anak saya, Rizky dan Alya. Ya, saya memang sudah berjanji pada mereka, saat di Yogya, kami akan mengunjungi Kids Fun, sebuah ...
Posting Terkait
Ronda Malam yang saya laksanakan kemarin malam (21/3) sungguh menyisakan kesan tersendiri dalam batin. Setiap malam minggu, 2 bulan sekali, saya mendapat jatah giliran ronda di wilayah RT tempat saya ...
Posting Terkait
SURAT DARI ORCHARD (4)
Para peserta dan guru training berfoto bersama di hari terakhir acara Tanpa terasa, hari Jum'at (3/7), sampailah pada hari terakhir pelaksanaan training di NOV Singapura.Walau suasana terlihat lebih santai karena kami ...
Posting Terkait
PERAMPOKAN BERSENJATA API DI CIKARANG
Jendela rumah Pak Hamam yang dirusak kawanan perampok Sebuah dering telepon mengejutkan saya pagi ini. Dari Guntur, kawan saya yang kerap bareng naik bis ke Jakarta. Ia menyatakan sedang berada di ...
Posting Terkait
Alm.Papa Gode' (paling kanan) dan Mama Kuni' (paling kiri) mengapit saya dan istri dalam acara pernikahan saya, April 1999
Hari ini, tepat sepuluh tahun silam, Paman saya tercinta dan juga adalah adik kedua dari ayah saya, Ridwan Gobel berpulang ke Rahmatullah. Beliau meninggal dunia pukul 01.30 di Balikpapan karena ...
Posting Terkait
MENYONGSONG (DENGAN SEDIH) PENUTUPAN LAYANAN BLOG MULTIPLY
erus terang saya sangat kaget saat membaca berita ini.  Per 1 Desember 2012, Multiply akan menutup layanan blog dan jejaring sosialnya . Dalam suratnya, Stefan Magdalinski, sang CEO menulis disini : Seperti Anda ...
Posting Terkait
CATATAN DARI MAKASSAR : BLOGSHOP YANG RAMAI DAN
SPIRIT KEHANGATAN DARI POTRET KELUARGA
TOLOOONG…ANAK SAYA TAKUT NAIK PESAWAT TERBANG!
WISATA BUDAYA MADURA (3) : KEHEBOHAN PAGELARAN SENI
KISAH MUDIK 2010 (4) : MENYANTAP BASKOM SEBELUM
SEBUAH “ROMANSA” BERHARGA DARI RONDA
SURAT DARI ORCHARD (4)
PERAMPOKAN BERSENJATA API DI CIKARANG
“UNFORGETABLE” PAPA GODE’
MENYONGSONG (DENGAN SEDIH) PENUTUPAN LAYANAN BLOG MULTIPLY

2 comments

  1. saya, sewaktu remaja (he3), sering memimpikan dapat hadiah undian. namun sampai hari ini saya kemudian menutup pintu utk segala macam undian.
    saya berprasangka buruk kalau yang demikian adalah permainan para pengundi!
    tp untuk keberuntungan de-bat, saya sedemikian, mencoba berdamai dengan ucapan selamat!

    –Terimakasih atas ucapan Selamatnya De-Rus. Saya juga sebetulnya tidak banyak berharap dapat hadiah undian, tapi ternyata Rezeki larinya tidak kemana. Tetap jatuh ke haribaan daeng battala 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *