mefriendmattwordcampPukul 08.15 pagi, Sabtu (17/1) saya sudah tiba di halaman Erasmus Huis Jl.HR.Rasuna Said Kuningan, Jakarta Selatan. Pusat Kebudayaan yang dikelola oleh Kedubes Belanda itu masih relatif sepi. Beberapa orang nampak berdiri didepan pintu masuk. Dari kejauhan, saya dipanggil mendekat oleh Pitra dan Mas Nukman Luthfie yang sedang duduk-duduk di tenda kecil tepat didepan kantin. Saya mendekat kesana dan menjabat tangan Pitra dan Mas Nukman. Kami lalu ngobrol tentang banyak hal terutama yang berkaitan dengan acara yang kami hadiri sekarang yaitu Wordcamp Indonesia yang merupakan kesempatan ketiga di Asia Tenggara setelah sebelumnya diadakan di Filipina dan Thailand..

Tak lama kemudian, rombongan komunitas blogger Makassar Anging Mammiri tiba. Mereka adalah Rara, Mus, Ntan, Anhie, dan Ina. Mereka saya panggil juga mendekat untuk gabung bersama kami. Sebungkus Kacang Disco Makassar ukuran 1 kg oleh-oleh dari Makassar dikeluarkan dari tas Anhie dan diserahkan pada saya. Wah..Alhamdulillah, dapat oleh-oleh kegemaran saya. Mus, Ina, Anhie dan Ntan memang baru tiba tadi malam dari Makassar, mereka dijemput oleh Rara yang sudah tiba lebih dulu di Bandara dan kini menginap di rumah Rara di Bintaro.

Pukul 08.30, kami mendekat ke arah pintu masuk Erasmus Huis. Disana, saya dan kawan-kawan Angingmammiri berkenalan dengan Simon Lim, blogger asal Kuala Lumpur yang khusus datang menghadiri even Wordcamp. Ia ternyata langsung mengenali Rara, yang konon ia tahu dari Facebook dan Plurk. Rara langsung melongo takjub.Ternyata ia begitu populer di dua jejaring sosial itu. Perbincangan berlangsung akrab dengan Simon. Ia menyatakan di Malaysia, tidak ada sebuah komunitas blogger yang khusus menghimpun blogger-blogger baik itu karena kesamaan visi & misi atau latar belakang daerah. “Lebih individualistis dan disana lebih banyak mengandalkan blog sebagai ladang untuk mencari uang,”demikian katanya.

Beberapa saat kemudian, kami masuk ke area Wordcamp yang terletak di lantai Erasmus Huis. Setelah melakukan registrasi dan mendapatkan goodie bag, saya kemudian bersilaturrahmi dengan beberapa rekan blogger yang saya kenal seperti Mas Wicaksono “Ndoro Kakung”, Enda Nasution, Mas Kuncoro, dll. Bersama kawan-kawan blogger Makassar, saya lalu menemui Matt Mullenweg sang penemu WordPress yang sedang ngobrol dibelakang. Setelah memperkenalkan diri dan memberikan kartu nama, kami lalu berfoto bersama.

me-at-wordcampAM

 

Setelah prosesi pembukaan yang dilakukan oleh Valent Mustamin sang ketua Panitia Wordcamp Indonesia serta pengantar dari Matt Mullenweg satu diantara 25 orang paling berpengaruh di dunia web , dilanjutkan dengan sesi talkshow yang dibawakan oleh Nanda Ivens Digital Director dari IndoPacific Edelman bertajuk “Digital Influence”. Sangat menarik, Nanda menguraikan revolusi dan perbandingan antara web 1.0, web 2.0 hingga apa saja yang mungkin terjadi pada web.3.0. Nanda menyajikan sebuah fakta menarik yang menunjukkan betapa spektakulernya perkembangan dunia internet di Indonesia. Sang ibu yang telah berusia 66 tahun ternyata menggunakan Facebook-nya sebagai sarana arisan bersama kawan-kawannya.

Sambil menunggu makan siang, dilakukan sesi sharing dan open forum. Komunitas Angingmammiri, melalui ketuanya, Rara memaparkan profil dan kegiatan yang sudah dilakukan komunitas blogger yang berbasis di Makassar dan telah memiliki anggota 900 orang itu. Pada kesempatan berikutnya, Christian Sugiono, sang bintang sinetron yang sedang naik daun dan kebetulan juga seorang blogger didaulat untuk memberikan komentarnya. Christian menyatakan kehadirannya pada acara Wordcamp terlepas dari kapasitasnya sebagai artis. “Saya datang kesini sebagai blogger dan pecinta dunia IT,” katanya sembari memamerkan senyum. Pacar Titi Kamal itu juga menyatakan keinginannya untuk ngeblog tidak semata-mata bertujuan untuk menyalurkan ide dan ekspresinya namun

me-with-simonlim-wordcamp

ia mendayagunakan blognya sebagai sarana klarifikasi atas isyu-isyu kurang sedap yang kerap dihembuskan media padanya.

“Jadi, kalau mau tahu segala sesuatu tentang saya, jujur dan apa adanya datang saja ke blog saya,” kata Christian yang berjanji akan membalas langsung setiap komentar yang masuk ke blognya, jika tidak sedang sibuk. Ia juga akan menghimbau kawan-kawan artis lainnya untuk ngeblog “lebih intens, serius dan mendalam” tidak sekedar menginformasikan”ah..capek banget abis syuting” atau “wow..dapat order jadi bintang iklan”.

Usai makan siang dan sholat Dhuhur, dilanjutkan dengan sesi yang paling ditunggu-tunggu yakni pemaparan materi dari Matt, yang bernama asli Matthew Charles Mullenweg, sang perintis awal layanan blog engine wordpress.

Pemuda “brondong” ganteng dan imut kelahiran Houston,11 Januari 1984 menjelaskan dengan sistematis periode-periode penting saat ia pertama kali menggagas blog engine terpopuler di dunia ini. Ia memulainya dengan proyek yang dinamakannya sebagai B2 untuk kemudian bertransformasi menjadi WordPress. Matt juga memaparkan sejumlah tampilan-tampilan jadul WordPress saat-saat awal hingga versi terbaru WP 2.70. Ia menyatakan, setelah melakukan inovasi dengan kemampuan melakukan instalasi plug-in di WP 2.70 langsung dari Dashboard, di WP 2.8 nanti akan ditambahkan kemampuan menambahkan Theme langsung dari Dashboard. Matt juga menyatakan sedang dalam tahap pengembangan WordPress untuk penggguna Blackberry.

 

Kepiawian Matt dalam membawakan materi sangat enak dinikmati, ia begitu ramah dan sangat interaktif menyajikannya. Hal menarik yang bisa saya tangkap adalah, Matt sangat memperhatikan Indonesia sebagai salah satu pengguna paling potensial dari WordPress.

Ia menyodorkan fakta bahwa setelah Spanyol, Bahasa Indonesia adalah Bahasa yang menempati urutan ketiga yang paling banyak digunakan dalam posting-posting WordPress. Indonesia pun adalah negara kedua terbesar di dunia yang pertumbuhannya paling cepat dalam penggunaan engine blog itu. Dalam 6 bulan terakhir tercatat 143.108 pengguna baru WordPress dari Indonesia dan telah ada 117.601.633 kunjungan melalui 40 kota di Indonesia.

wordcamp-056-800x600


Di akhir sesi ini, Matt lalu memaparkan spirit WordPress yang membawa semangat “Freedom” atau kebebasan.

Poin-poinnya adalah:

0. The freedom to run the program, for any purpose.
1. the freedom to study how the program works, and adapt it to your needs.
2. The freedom to resdistribute copies so you can help your neighbour.
3. The freedom to improve the program, and release your improvements (and modified versions in general) to the public, so that the whole community benefits.

Sesi tanyajawabpun berlangsung seru dan interaktif. Matt sempat takjub pada kemampuan bahasa Inggris para peserta Wordcamp yang mengajukan pertanyaan. “Padahal saya sudah mempersiapkan waktu 40 jam lho belajar bahasa Indonesia sedikit-sedikit,” selorohnya jenaka.

Dari sekian banyak pertanyaan yang masuk, saya melihat ada satu poin penting dalam ngeblog menurut Matt. Ia menyatakan, lebih setuju pada penggunaan WordPress yang dikembangkannya untuk dioptimalkan secara khusus pada kemampuan blogging dan tidak semata untuk mencari uang.

Hari ini (Minggu,18/1) Matt akan tampil lagi dalam sesi forum diskusi. Saya juga rencananya akan tampil dalam sesi talkshow. Laporan selanjutnya akan saya tulis menyusul…

Catatan:

Sebagian foto saya “culik” dari blog Rara, karena kamera saya rusak 

Related Posts
BLOGGER MAKASSAR DAN KEMENTERIAN LUAR NEGERI RI MENGGELAR SEMINAR SOSIALISASI PENGEMBANGAN ASEAN
Pada Konperensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-17 ASEAN di Hanoi tanggal 30 Oktober 2010, Indonesia secara resmi menerima jabatan keketuaan ASEAN dari Vietnam. Dengan resminya jabatan keketuaan dipegang Indonesia maka sosok ...
Posting Terkait
PENGALAMAN MENCONTRENG DI PILPRES 2009: ASTAGA, MASIH JADI BRONDONG LAGI !
Hari Kamis pagi (8/7), bersama"pasukan" rumah, saya bersiap menuju Tempat Pemungutan Suara yang terletak dibelakang rumah kami. Lapangan bulutangkis yang berada tepat didepan Mushalla Al-Ishlah RT 02 "disulap" menjadi arena ...
Posting Terkait
BERSEPEDA DENGAN (SEPENUH) HATI
agi saya, aktifitas bersepeda bukan hanya merupakan sebuah kegiatan yang tidak hanya memiliki keuntungan bagi kesehatan namun lebih dari itu : sebuah romansa kenangan senantiasa menyertainya. Waktu masih bersekolah di ...
Posting Terkait
PUISI : ZIARAH PADA KELAM KENANGAN
Kita telah begitu lama mencumbu sunyi seraya menyaksikan pucuk-pucuk pohon trembesi di boulevard meliuk pelan diterpa angin pada batangnya yang kokoh kita menyandarkan harapan bermimpi keajaiban akan terjadi, memagut segala asa yang terbang dan ...
Posting Terkait
LELAKI YANG SELALU MENCATAT KENANGAN
“Jangan lupa kirimkan Papa buku diary kosong yang baru untuk tahun depan ya, Nak” Kalimat itu kerap diucapkan oleh ayahanda tercinta saya, Karim Van Gobel, setiap akhir tahun menjelang. Hanya sebuah ...
Posting Terkait
THERE’S SOMETHING PINKY IN MY HEART
Saya dan Rahman bernyanyi duet dalam acara perpisahan SMPN 2 Maros, Juli 1986 "ADA bagian merah jambu yang romantis dalam hatimu, pik" ,ujar kawan saya di SMP Negeri 2 Maros, Abdul Rahman pelan ...
Posting Terkait
MEMAKNAI SAKIT SEBAGAI BERKAH DAN PERINGATAN
"Sudah sebelas tahun menikah, baru kali ini lho Papa dirawat di Rumah Sakit,"kata istri saya sembari geleng-geleng kepala keheranan. Saya hanya tersenyum tipis. Rasa sakit pada perut bawah sebelah kiri ...
Posting Terkait
SUKSES, PENYELENGGARAAN KONSER AMAL DI CIKARANG
Cuaca begitu bersahabat di hari Minggu (25/4) saat saya dan si sulung Rizky tiba di area penyelenggaraan Konser Amal Cikarang tepatnya di depan JM Music School Ruko Pavilion Niaga Jl.Tarum ...
Posting Terkait
BLOGSHOP KOMPASIANA : SEMANGAT BELAJAR YANG TANPA BATAS
Blogshop Kompasiana yang diselenggarakan untuk ketiga kalinya Hari Sabtu (8/8) bertempat di ruang training Gedung Kompas Gramedia Unit II Lantai 5 menyisakan kesan yang sangat mendalam buat saya. Ditengah hiruk ...
Posting Terkait
MAS JONRU, TERIMAKASIH…
Pagi ini, saat membuka halaman profil Facebook saya, pandangan mata mendadak terpaku pada dua buah foto yang men-"tag" nama saya. Dari sahabat blogger dan juga penulis hebat yang saya kagumi, ...
Posting Terkait
BLOGGER MAKASSAR DAN KEMENTERIAN LUAR NEGERI RI MENGGELAR
PENGALAMAN MENCONTRENG DI PILPRES 2009: ASTAGA, MASIH JADI
BERSEPEDA DENGAN (SEPENUH) HATI
PUISI : ZIARAH PADA KELAM KENANGAN
LELAKI YANG SELALU MENCATAT KENANGAN
THERE’S SOMETHING PINKY IN MY HEART
MEMAKNAI SAKIT SEBAGAI BERKAH DAN PERINGATAN
SUKSES, PENYELENGGARAAN KONSER AMAL DI CIKARANG
BLOGSHOP KOMPASIANA : SEMANGAT BELAJAR YANG TANPA BATAS
MAS JONRU, TERIMAKASIH…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

January 2009
M T W T F S S
« Dec   Feb »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Profil di LinkedIn

Arsip

My Karaoke @ SoundCloud

Kicauanku di Twitter

Creative Commons License

Lisensi Creative Commons
ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 3.0 Tanpa Adaptasi. Silakan anda mengambil atau mengutip sebagian maupun seluruh isi blog ini asalkan jangan lupa mencantumkan sumber asli tulisannya. Terimakasih atas pengertian anda

Recent Comments

    My Instagram

    Good Reads Book Shelf

    Amril's books

    Nge-blog Dengan Hati
    3 of 5 stars
    Blogisme ala Ndoro Kakung Judul Buku : Ngeblog Dengan Hati Penulis : Wicaksono “Ndoro Kakung” Editor : Windy Ariestanty Penerbit : Gagas Media, Terbitan : Cetakan pertama, 2009 Jumlah Halaman : 142 Di ranah blog Indonesia, nama N...

    goodreads.com

    Page Rank Checker

    Free Page Rank Tool Pagerankchecker.com — Check your Pagerank Website reputation
    Alexa rank,Pagerank and website worth
    Powered by WebStatsDomain
    Blog

    Live Traffic Feed