MERINDUKANMU, IBU…

“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu bapaknya ; ibunya yang telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah dan menyapihnya dalam dua tahun..” (QS Lukman 31:14) Dalam perjalanan naik bis tadi pagi, batin saya mendadak disentak keharuan teramat dalam. Di hadapan saya, nampak seorang ibu muda

Read more

CIMART MULAI MENGGELIAT

Tadi pagi saya dan si sulung Rizky membeli beras di toko Cimart, yang dikelola secara swadaya oleh sejumlah calon-calon wirausaha yang berada disekitar perumahan Cikarang Baru Kota Jababeka. Inisiatif pendirian usaha bersama Cimart berawal dari komunikasi dan interaksi yang intens antara anggota mailing list Cikarang Baru. Bentuk partisipasinya adalah berupa

Read more

NARSIS (5) : TAKDIR CINTA

erempuan Wangi Bunga itu mengerjapkan mata, ia lalu membaca kembali baris-baris kalimat pada emailnya yang sudah siap dikirim ditemani lantunan lagu “Takdir Cinta” yang dinyanyikan oleh Rossa. Hatinya mendadak bimbang. Juga pedih. Daeng Bening Langit yang baik, Kahlil Gibran pernah berkata, Keindahan adalah kehidupan itu sendiri. Keindahan adalah keabadian yang

Read more

CERPEN : PENSIUNAN

Pengantar Cerpen dibawah ini saya tulis untuk menyongsong masa pensiun ayah saya dan dimuat 15 tahun silam di Harian Fajar Makassar edisi Minggu 24 April 1994. Selamat membaca.. ———- HIDUP tanpa sempat berbuat dan bekerja apa-apa memang teramat membosankan. Semua serba salah dan menjenuhkan. Lalu aku harus bilang apa ?.

Read more

“DUSUN VIRTUAL” BAGI PENGGIAT KOMPASIANA

Sekitar dua minggu silam, saya berinisiatif membangun portal komunitas penggiat (Penulis, Komentator, dan Pembaca) Kompasiana di www.kompasiana.ning.com yang bertagline “Rumah Sehat untuk Semua”. Saya memanfaatkan situs gratisan di www.ning.com untuk membangun jejaring ini dengan tujuan menjadi sebuah “dusun virtual” bagi para penggiat Kompasiana untuk lebih dalam berinteraksi dan berkomunikasi satu

Read more

NARSIS (4) : M.F.E.O

M.F.E.O 4 huruf tersebut selalu tertera di akhir email lelaki itu. Juga ketika mereka mengakhiri percakapan chatting didunia maya. Made For Each Other, bisik lirih perempuan hening malam sembari menyunggingkan senyum. Matanya menerawang menatap langit langit kamar dan mengenang bagaimana pertama kali kalimat tersebut mewarnai harinya. “Pernah nonton film Sleepless in

Read more
1 2