BLOGISME ALA NDORO KAKUNG

Judul Buku : Ngeblog Dengan Hati

Penulis : Wicaksono “Ndoro Kakung”

Editor : Windy Ariestanty

Penerbit : Gagas Media,

Terbitan : Cetakan pertama, 2009

Jumlah Halaman : 142

Di ranah blog Indonesia, nama Ndoro Kakung sudah tak asing lagi. Kiprah Mas Wicaksono–sosok yang berada dibalik Ndoro Kakung–di blogsphere yang dimulai tahun 2005 saat membuka blognya pertama kali di www.pecasndahe.blogdrive.com sebelum kemudian pindah dan menyewa hosting sendiri di www.ndorokakung.com, memang cukup fenomenal.

Sebagai salah satu pembaca fanatik di blognya sekarang, saya senantiasa memperoleh pencerahan dan hal-hal baru yang diracik secara menarik dan bernas dari jurnalis senior Koran Tempo ini.

Ndoro (selanjutnya saya panggil demikian di tulisan ini) dengan gaya bahasanya yang khas : renyah, lugas, sarat humor dan informatif secara cerdas memotret fenomena kehidupan dan keseharian melalui sentuhan hati melalui blognya.

Isu-isu urban, relasi sosial bahkan trend politik tanah air terkini disajikan melalui tulisan yang berkarakter kepada seluruh pembaca blognya tanpa kesan menggurui. Ndoro mengandaikan blog adalah Laboratorium ide dimana gagasan diasah dan diuji pada tahap yang paling awal. Saat merancang sebuah posting, tidak sekedar menggali ide belaka namun juga mereka-reka bagaimana hasil dan dampaknya setelah diterbitkan. Posting tersebut ibarat “proyek”, ajang ujicoba eksperimen sosial. Ngeblog juga sebuah upaya melatih kepekaan.

Setelah membeli melalui situs toko buku online Kutukutubuku dot com beberapa waktu lalu, dalam waktu singkat saya berhasil “melahap” habis buku mungil namun “berdaya kejut” hebat ini. Dibagi menjadi 4 tema besar yakni “Blog dan Blogger”, “Etika dan Hukum”, “Rahasia uang dan Kemashyuran”, serta “Laku Moral dan Teknologi”, Ndoro telah menghasilkan semacam “buku pintar” panduan praktis menjadi blogger dengan menyajikan sejumlah tulisan menarik terkait aktifitas ngeblog. Tak salah bila pada akhir kata pengantarnya Ndoro menyatakan Buku ini adalah salah satu cara menularkan semangat dan dorongan untuk berekspresi –dalam bentuk tulisan, grafis, foto, video–melalui blog. Saya menyebutnya Blogisme, demikian kata mantan Ketua Panitia Pesta Blogger 2008 tersebut.

Ya, Blogisme. Ketika menelusuri lembar demi lembar buku ini “isme” blog yang dituturkan Ndoro menjelma menjadi berbagai kiat dan trik praktis ngeblog. Di buku ini kita bisa membaca mulai dari Apa yang mesti dihindari oleh Blogger Pemula, Bagaimana agar tak bosan ngeblog, Menjaring uang lewat blog, etika dan “ranjau-ranjau” hukum di ranah digital atau bagaimana membuat posting yang “nendang”, Tak lupa pula pada beberapa tulisan ada dialog-dialog segar, lucu tapi bermanfaat antara Ndoro dan Mat Blogger, “kawan imajinasi”-nya yang menjadi mitra diskusi soal ngeblog. Sosok Mat Blogger digambarkan sebagai orang yang memiliki minat besar untuk ngeblog, spontan, lugas dan penuh rasa ingin tahu yang tinggi juga kadang-kadang sok tahu. Dialog-dialog keduanya yang menyingkap hal-hal menarik di dunia blogsphere menjadi salah satu kekuatan dan ciri khas buku ini. Tidak hanya itu, pada beberapa artikel pula, Ndoro menyajikan sejumlah tip yang tertera di bagian akhir. Pada tulisan soal “Perlukah Blog fokus” misalnya, dibagian bawahnya ada Tips “Ide Bergelantungan di Udara, Petik Saja”. Atau pada tulisan”Top 100 dan Zona Kenyamanan” dibagian bawahnya ada Tips “Mengukur Peringkat Blog” atau pada tulisan “Blog Hosting” dipasang pula Tips “Memilih Blog Hosting”. Ini menjadi pelengkap yang berharga dan membuat apa yang ditampilkan di buku ini kian kaya.

“Benang Merah” yang bisa saya tarik dari buku ini adalah, Ndoro secara tegas, baik secara implisit maupun eksplisit, menyatakan bahwa Konten atau isi adalah inti kekuatan dari blog. Sentuhan hati melalui isi tulisan pada posting-posting di blog, sesederhana atau secanggih apapun bentuk blognya menjadi daya tarik sebuah blog. Namun, kata Ndoro seperti yang diungkap di bagian belakang buku ini,” Mengisi blog bukan seperti ikut lomba lari jarak pendek; melejit begitu bendera start dikibaskan untuk berhenti segera dalam tempo singkat. Mengelola blog itu ibarat lari maraton, mungkin lebih jauh lagi. Begitu mulai, kita tak perlu bergegas. Atur kecepatan dan napas, juga irama. Perjalanan begitu panjang. Kita tak perlu buru-buru berhenti.”

Tak perlulah buru-buru kepingin terkenal atau buru-buru mau eksis sebagai seleblog, bila kita mengabaikan faktor utama yakni mengisi konten blog dengan tulisan yang menarik dan bermanfaat. Dan untuk mencapai itu memerlukan proses belajar yang panjang dan tidak dicapai dalam waktu sekejap saja.

“Dengan membuat sendiri setiap posting, mengumpulkan setiap remah ide menjadi bangunan utuh, kita bisa belajar banyak tentang proses. Proses memberi kita kesalahan, dan pelajaran. Ia menempa kita menjadi seorang blogger yang lebih baik, lebih baik lagi, dan lebih baik lagi”, demikian ungkap Ndoro dalam buku setebal 142 halaman yang diterbitkan pertama kali oleh Gagas Media ini.

Dewi”Dee” Lestari sang penulis Supernova dan Rectoverso menguatkan “pesan” diatas dalam testimoni dihalaman belakang buku ini. “Tulisan-tulisan Ndoro Kakung ini membuka mata bahwa kualitas blog tidak semata-mata ditentukan oleh senioritas usia blog, berapa banyak pengikut, dan berapa banyak pengiklan, melainkan selalu kembali pada kepiawaian sang blogger dibaliknya untuk merajut informasi yang berguna, sudut bercerita yang menarik, orisinalitas berfikir, kejernihan berbahasa, takaran antara humor dan keseriusan yang pas, serta semangat untuk berbagi”.

Saya memberi aksentuasi khusus pada bagian akhir kutipan Dewi diatas : “Semangat untuk Berbagi”. Ya, spirit berbagi dengan sentuhan hati yang ditularkan melalui blog merupakan sebuah gairah untuk menghasilkan sesuatu yang berbeda. Di tengah sikap kapitalis yang kian marak, ada anggapan skeptis bahwa ngeblog dengan hati sungguh sebuah tindakan melankolis. Namun, seperti kata Windy Ariestanti editor buku ini pada kata pengantarnya, Di antara ribuan buku yang terbit, atau blog yang dibuat setiap harinya, justru hati yang memiliki passion lah yang memberikan kekhasan pada karya kita.

Jadi siapkah sampeyan ngeblog dengan hati?


 

Related Posts
BUKU KOLABORASI PERDANA KOMUNITAS BLOGGER MAKASSAR, ANGING MAMMIRI
Inilah cover buku perdana hasil kolaborasi karya Komunitas Blogger Makassar, Anging Mammiri bekerjasama dengan Penerbit Gradien Mediatama. Buku ini berisi kompilasi 15 cerpen pengalaman gokil terpilih hasil seleksi dari tim ...
Posting Terkait
1. Selamat Datang Komunitas Blogger Bengawan! Jagad blogosfer Indonesia kian semarak dengan hadirnya Komunitas Blogger Solo dan Sekitarnya, Bengawan. Peresmian komunitas ini diselenggarakan secara meriah Sabtu malam lalu (21/2) bertempat di ...
Posting Terkait
MENAKAR POTENSI JOKOWI & JUSUF KALLA
Judul Buku : 9 Alasan Memilih Joko (Presiden-Wakil Presiden 2014) Penulis: Ahmad Bahar Penerbit : Solusi Publishing 2014 Editor : R.Toto Sugiharto Jumlah halaman : 397 engambilan nomor urut Capres/Cawapres sudah dilaksanakan , Sabtu (31/5) ...
Posting Terkait
FILM COBOY JUNIOR : TENTANG JADI YANG TERBAIK DAN DEMAM UNYU-UNYU
eusai mengikuti hari terakhir ujian kenaikan kelas, Sabtu (8/6) saya menunaikan "janji" kepada kedua anak saya, Rizky dan Alya, untuk menonton film Coboy Junior di XXI Mall Lippo Cikarang. Yang ...
Posting Terkait
MENERANGI KOTA, MEMPERSEMBAHKAN SEMANGAT DAN SUKACITA
aat mengunjungi Bali untuk pertama kalinya pada bulan Februari tahun lalu dalam acara Employee Gathering kantor, saya senantiasa terpikat pada pemandangan malam kota ini. Saya masih ingat betul ketika itu, ...
Posting Terkait
GULLIVERS TRAVELS : RAKSASA CENTIL DI NEGERI LILIPUT
ebuah motivasi romantik menjadi alasan saya untuk penasaran menonton film Gulliver’s Travel ini tanpa perlu membaca resensi filmnya lebih dulu di beberapa media, seperti biasa. Kisah Gulliver di Negeri Liliput ...
Posting Terkait
KABAR TAK BIASA, TAPI LUAR BIASA, ALA ORANG BIASA
Judul Buku : Makassar Di Panyingkul (Pilihan Kabar Orang Biasa 2006-2007) Pengantar : Nirwan Ahmad Arsuka Penerbit : Panyingkul, Cetakan Pertama, Juli 2007 Penyunting : Lily Yulianti Farid dan Farid Ma'ruf Ibrahim Halaman : ...
Posting Terkait
BUKU “CELOTEHAN LINDA” : SENTILAN HUMANIS & MEMORI KEHIDUPAN DALAM CATATAN
Judul Buku : Celotehan Linda (Jurnalis, Penulis, Humanis) Penerbit : Kaki Langit Kencana, 2012 Penulis : Linda Djalil Kata Pengantar : Bondan Winarno Halaman : xvii + 426 Halaman Cetakan ...
Posting Terkait
MISSION IMPOSSIBLE 4 (GHOST PROTOCOL) : SPEKTAKULER & MENEGANGKAN !
inggu (18/12), bersama istri tercinta, saya berkesempatan menonton film Mission Impossible IV (Ghost Protocol) di Studio 1 Blitz Megaplex Pacific Place. Hari itu, kedua anak kami sedang mengikuti outing ...
Posting Terkait
FILM INSIDE OUT : MENCERMATI “TINGKAH” LIMA TIPE PERASAAN
ari Sabtu (29/8) bersama si sulung Rizky, saya menonton film "Inside Out" di Studio 2 Cinemaxx Orange County Cikarang. Kebetulan disaat yang sama, istri dan putri bungsu saya Alya mengikuti ...
Posting Terkait
BUKU KOLABORASI PERDANA KOMUNITAS BLOGGER MAKASSAR, ANGING MAMMIRI
YANG “MELENGKING”DARI BLOGWALKING (30)
MENAKAR POTENSI JOKOWI & JUSUF KALLA
FILM COBOY JUNIOR : TENTANG JADI YANG TERBAIK
MENERANGI KOTA, MEMPERSEMBAHKAN SEMANGAT DAN SUKACITA
GULLIVERS TRAVELS : RAKSASA CENTIL DI NEGERI LILIPUT
KABAR TAK BIASA, TAPI LUAR BIASA, ALA ORANG
BUKU “CELOTEHAN LINDA” : SENTILAN HUMANIS & MEMORI
MISSION IMPOSSIBLE 4 (GHOST PROTOCOL) : SPEKTAKULER &
FILM INSIDE OUT : MENCERMATI “TINGKAH” LIMA TIPE

5 comments

  1. jadi pengen beli bukunya…
    tp ntar deh.. kelarin ujian semester dulu br bisa bebas baca sana-sini…

    oya, salam kenal mas…
    kpn2 klw sempat dtg ke blog aku ya…
    gratis kok, gag bayar,.. tiap hari jg boleh..
    hehehhe….
    ^_^ peace…!!

  2. “mengisi konten blog dengan tulisan yang menarik dan bermanfaat”
    saya suka dengan kalimat itu … tetapi biarlah waktu dan pengalaman mengajarkannya …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *