PERKENALKAN : POLISI LALULINTAS CILIK BERGIGI OMPONG :)

Hari ini, Jum’at (17/7) saya mengantar Rizky ke sekolah dengan seragam polisi lalu lintas. Kebetulan hari ini adalah hari terakhir Masa Orientasi Sekolah (MOS) di SDIT An Nur dan dihari terakhir, para murid baru tersebut diminta berseragam profesi pilihan masing-masing.

Gagah benar penampilannya, meski ketika tertawa menampilkan gigi ompong karena tiga gigi susu depannya sudah tanggal sejak bulan lalu. 

Tapi tak apa, “keompongan” ini tak mengurangi kebanggaan saya padanya : putra lelaki yang menjadi “versi revisi” dari saya. Anggap saja, Amril ver.2.0 

Seragam polisi ini disewa harian dan sejak malam sebelum dia tampil, sudah mematut-matut diri di cermin. “Ganteng ya pak?”, kata “Komisaris Besar”Polisi Rizky sambil berkacak pinggang. Dan saya spontan menyahut,”Iyaa doong, anak Papaaa..!”.  Ah, saya terkenang saat masih SMA dulu tahun 1987 sempat ditugaskan sekolah sebagai Patroli Keamanan Sekolah (PKS) . Walau akhirnya tak jadi polisi beneran (malah jadi tukang insinyur) spirit itu ternyata diwarisi Rizky. Terbukti saat ditanya dia mau pake seragam apa di Hari Jum’at, Rizky yang hobi main games di komputer ini langsung berkata tegas : “Mau jadi Polisi!”.

Pada waktu masih di TK Amanah dulu, Rizky selalu ikut mobil jemputan sekolah dan sejak mulai bersekolah di SD Islam Terpadu An-Nur Cikarang, saya menjadi “tukang ojek” bagi sang putra sulung ini. Selain karena lokasinya dekat rumah, juga bersamaan waktunya dengan saat saya berangkat ke kantor.

Dan begitulah, rutinitas setiap pagi saya di hari kerja akan ditambah dengan  kegiatan harian mengantar Rizky (sementara Alya, karena jadwal masuk sekolahnya lebih siang dan jaraknya lebih dekat lagi dari rumah, maka ia diantar ibunya). 

Tak banyak memang para ayah yang mengantar sang anak kesekolah di SDIT An Nur. Lebih banyak ibu-ibu. Untuk tahap awal, saya mengantar Rizky sampai depan pintu kelasnya (Kelas I B) tapi untuk selanjutnya, cukup hanya di gerbang sekolah. Yang penting, saya berusaha untuk menerapkan konsep “Cinta Yang Menumbuhkan, Cinta Yang Memberdayakan” seperti pernah ayah dan ibu saya lakukan pada anak-anaknya dulu. Semoga segala impian dan cita-citamu tercapai, nak. Insya Allah, ayah dan ibu akan mengawalmu menggapai semuanya.. 

Related Posts
NYANYIAN SUNYI DI KAREBOSI
Pagar seng biru yang "membingkai" Karebosi yang tengah direvitalisasi (foto diambil dari Panyingkul) "KAMU lahir di sana, Nak. Di Rumah Sakit Bersalin Siti Khadijah, tepat didepan lapangan Karebosi," demikian ungkap ibu saya, ...
Posting Terkait
MEMBUKA TAHUN BARU DENGAN BERBAGI DI AKBER BEKASI
ahun 2013, saya buka dengan kegiatan berbagi, di kelas keduabelas Akademi Berbagi (Akber) Bekasi, pagi tadi, Sabtu (5/1) bertempat di Gedung H Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi. Tepat pukul 08.30 ...
Posting Terkait
14 TAHUN YANG SELALU MENGESANKAN BERSAMA XL
ejak tahun 2001 saya telah menjadi pelanggan setia XL. Sebagai pelanggan pasca bayar, saya sangat menikmati beragam kemudahan dan fasilitas yang ditawarkan oleh provider telekomunikasi terkemuka di Indonesia ini. Pada ...
Posting Terkait
CATATAN DARI MAKASSAR : BLOGSHOP YANG RAMAI DAN HEBOH
Kamis (27/8) pagi, suasana ruang Digital Library gedung Perpustakaan Unhas Makassar Lantai 3 terlihat ramai. Hari ini adalah pelaksanaan Blogshop Pesta Blogger 2009 yang merupakan rangkaian Roadshow 10 Kota ...
Posting Terkait
Konvoi Pendemo melewati kawasan Jababeka XVII
emo Buruh yang melanda kawasan Bekasi dan sekitarnya hari ini, Jum'at (27/1) tampaknya berskala lebih besar dari yang terjadi Jum'at lalu (seperti yang sudah saya ceritakan disini ). Seperti dikutip ...
Posting Terkait
CINTA MENGALUN DARI DOA MULUT-MULUT MUNGIL ITU
SAYA selalu merindukan sensasi nikmat itu. Saat mulut-mulut mungil anak saya, Rizky dan Alya, melantunkan do’a keselamatan buat kami, kedua orangtuanya, usai sholat berjamaah. Dengan posisi duduk bersila, Rizky dan ...
Posting Terkait
CERPEN : BADAI DALAM KARUNG
atatan: Cerpen saya ini pernah dimuat di Harian Suara Pembaruan, Minggu, 22 November 1998 dengan judul "Badai". Saya tayangkan kembali diblog ini untuk mendokumentasikannya secara virtual dan agar dinikmati oleh para ...
Posting Terkait
YANG MELENGKING DARI BLOGWALKING (22)
1. Ketika Amril Menjadi Emery Kemampuan "mesin translasi" Google benar-benar luar biasa. Selain melengkapi diri dengan 35 bahasa, mesin ini juga cukup mumpuni untuk menerjemahkan bahasa di blog. Lihatlah, bagaimana Blog ...
Posting Terkait
MONOLOG “MAKKUNRAI” YANG MEMUKAU
MATAHARI sudah turun ke peraduannya saat saya tiba di gerbang Taman Ismail Marzuki (TIM), Senin, 24 Maret 2008 untuk menghadiri Diskusi dengan tema Perkembangan Sastra Kontemporer di Makassar: Menelisik Kumpulan ...
Posting Terkait
“RUMAH TANPA JENDELA” : TENTANG IMPIAN BERSAHAJA DAN KETULUSAN PERSAHABATAN (RE-POST)
Catatan: Tulisan dibawah ini sebelumnya pernah ditayangkan di Yahoo OMG Indonesia pada tanggal 28 Februari 2011 (sayang link-nya sudah tak bisa dibuka lagi  🙁 ). Saya tayangkan ulang kembali disini menyongsong pemutaran ...
Posting Terkait
NYANYIAN SUNYI DI KAREBOSI
MEMBUKA TAHUN BARU DENGAN BERBAGI DI AKBER BEKASI
14 TAHUN YANG SELALU MENGESANKAN BERSAMA XL
CATATAN DARI MAKASSAR : BLOGSHOP YANG RAMAI DAN
DEMO KOLOSAL BURUH BEKASI HARI INI !
CINTA MENGALUN DARI DOA MULUT-MULUT MUNGIL ITU
CERPEN : BADAI DALAM KARUNG
YANG MELENGKING DARI BLOGWALKING (22)
MONOLOG “MAKKUNRAI” YANG MEMUKAU
“RUMAH TANPA JENDELA” : TENTANG IMPIAN BERSAHAJA DAN

Related Posts

One thought on “PERKENALKAN : POLISI LALULINTAS CILIK BERGIGI OMPONG :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nine − one =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.