BLOGSHOP KOMPASIANA : SEMANGAT BELAJAR YANG TANPA BATAS

Blogshop Kompasiana yang diselenggarakan untuk ketiga kalinya Hari Sabtu (8/8) bertempat di ruang training Gedung Kompas Gramedia Unit II Lantai 5 menyisakan kesan yang sangat mendalam buat saya. Ditengah hiruk pikuk berita penggerebekan teroris di berbagai media dan juga suara berisik dari ruang sebelahnya yang tengah direnovasi, kegiatan yang menghadirkan saya dan Mas Iskandar Zulkarnaen sebagai pembawa materi tersebut dan dihadiri oleh 14 orang peserta, terasa begitu istimewa.

Ketika saya tiba diruangan training sekitar pukul 09.30 pagi, seorang pria yang saya taksir berusia kurang lebih sama dengan ayah saya telah duduk di kursi peserta dan langsung menyapa saya dengan hangat. Nama beliau Pak Anwari. Hanya kami berdua saja diruang tersebut, sementara diluar ada dua orang staf dari Kompasiana yang bertugas di meja registrasi.

Kami langsung bercakap akrab tentang banyak hal sambil menunggu peserta lain berdatangan.

“Umur saya ini sudah 71 tahun mas dan punya cucu 6. Saya sudah lama tinggal di Canada. Kebetulan saya ini hobi menulis dan beberapa tulisan saya pernah dimuat di media lokal disana. Saya kepingin sekali memperdalam ilmu menulis dan ngeblog melalui blogshop ini,” kata Pak Anwari dengan sorot mata berbinar.

Luar biasa!. Bagi saya, Pak Anwari telah menunjukkan sebuah contoh nyata betapa semangat belajar yang menyala tak dibatasi usia. Sungguh saya kagum dan menaruh hormat, bahwa di usia sebaya dengan ayah saya di Makassar, Pak Anwari masih memelihara spirit untuk terus menimba ilmu.

Ketika peserta lain berdatangan, diantara beberapa wajah-wajah muda, ternyata ada pula Pak Rio, Dosen Teknik Elektro ITB yang jauh-jauh datang dari Bandung untuk mengikuti blogshop.

“Saya kepingin belajar ngeblog, apalagi mahasiswa-mahasiswa saya sudah banyak yang ngeblog. Masa’ dosennya tidak ngeblog juga?” seloroh Pak Rio saat kami bercakap di sela-sela jam istirahat. Beliau juga menyatakan antusias untuk membantu jika sekiranya Kompasiana berminat untuk melaksanakan roadshow blogshop di Bandung.

Dalam acara blogshop Kompasiana ini, saya berkesempatan untuk memberikan materi seputar pengenalan, perkembangan dan manfaat yang diperoleh dari aktifitas blogging. Saya menguraikan beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk memulai aktifitas blog serta membangkitkan motivasi untuk secara konsisten mengisi dan merawat blog sembari tetap menjalin networking dengan blogger atau jaringan sosial lainnya.

Setelah saya menyampaikan materi, giliran mas Iskandar Zulkarnaen, admin Kompasiana, tampil membawakan materi “Kiat Menulis Cepat dan Efektif di Blog”. Pada kesempatan itu, saya terkejut ketika Mas Iskandar menyebutkan diantara para peserta Blogshop ada Agung, pria muda berusia 27 tahun yang tuna rungu/tuna wicara yang juga ingin menimba ilmu dalam hal menulis dan Blogging.

Agung, sosok tampan berkacamata mirip Afghan itu tersenyum ramah dan malu-malu kepada kami semua. Ia datang pada ajang blogshop Kompasiana bersama Ibu Endang, pendamping yang membimbingnya untuk ngeblog dan sahabatnya Alberta. Menurut Bu Endang, pada awalnya Agung bermaksud belajar soal internet marketing namun, menurut beliau, dengan belajar menulis lebih dulu dan mengungkapkan pikiran, perasaan serta aspirasi melalui ngeblog menjadi sebuah awal yang baik buat Agung.

Saat latihan menulis cepat, bersama Yulyanto, rekan blogger Kompasiana yang hadir dalam acara tersebut, saya melihat, Agung mengetik dengan lancar diatas laptop BenQ yang dimilikinya. Ia sangat antusias. Saya kembali memendam keharuan. Ini sebuah inspirasi dan motivasi berharga buat kita semua, bahwa dibalik keterbatasan yang dimilikinya, Agung memiliki semangat belajar, semangat untuk maju. Saya kagum dan juga menaruh hormat pada sosok muda dan penuh vitalitas ini.

Di akhir acara, setelah saya memandu cara penulisan dan log-in di Kompasiana dan mendengarkan testimoni singkat dari Yulyanto, saya berkesempatan menganugerahkan buku blog “Prithamori” yang kebetulan saya miliki lebih di rumah sebagai hadiah dan kenang-kenangan buat Agung. Sebentuk wujud penghargaan dan apresiasi kami semua untuk semangat Agung yang tetap memelihara bara semangat di dada dibalik keterbatasan yang dimilikinya. Dari balik kacamatanya, ada sorot optimis disana saat saya menjabat erat tangannya ketika menyerahkan sertifikat Blogshop Kompasiana. Ia mengangguk-angguk kencang saat saya mengatakan. “Terus belajar dan menulis ya Gung!”.

Blogshop Kompasiana kali ini membuat saya belajar banyak hal. Tentang spirit yang terus menyala. Tentang semangat yang menembus batas.

Bravo Kompasiana! 

Related Posts
IDUL FITRI DAN “PENGGELEDAHAN DIRI”
dul Fitri bagi saya adalah sebuah “jalan” untuk penggeledahan diri. Introspeksi, melihat lebih dalam sejauh mana saya memaknai hari kemenangan itu dalam nuansa perenungan tentang kualitas ibadah yang saya lakoni ...
Posting Terkait
MENIKMATI SENSASI CERITA ESTAFET
Akhirnya, Cerita Estafet (Cerfet) "SELEBRITKU PULANGLAH!" (selanjutnya disebut SP) yang pernah ditayangkan di komunitas Blogger Blogfam telah terbit dan mengorbit di situs Evolitera, menyusul e-book Kumpulan Cerpen dan Puisi saya ...
Posting Terkait
ASURANSI BUMIPUTERA, UNTUK MASA DEPAN YANG CERAH DAN MENJANJIKAN
akassar 1989 “Ayo ikut!,” kata ayah seraya menggamit tangan saya untuk berjalan dibelakangnya. Saya yang masih kebingungan saat ini sedang berada dimana tak bisa berkata apa-apa. Hanya mengikuti petunjuk ayah dengan ...
Posting Terkait
JOKOWI : DENGAN 10 PEMUDA TERBAIK, SIAP “MENGGUNCANG” JAKARTA
inggu siang (10/6) dengan kilau mentari yang tidak terlalu terik, saya tiba di Gelanggang Olahraga Jakarta Timur di Jalan Otista. Saya mendapat undangan menjadi salah satu narasumber dalam  talkshow "Kaum ...
Posting Terkait
TAMAN LAUT DI RAJA AMPAT
Photo credits - Gunawan Wicaksono/Tempo Siapa bilang di tanah Papua tidak ada objek pariwisata bahari yang memukau? Selama ini Papua lebih dikenal dengan eksotisme kebudayaannya yang sederhana serta sumber daya alamnya ...
Posting Terkait
BERKUNJUNG DAN BERDISKUSI DI KANTOR UC WE-MEDIA
uaca di Jakarta terlihat begitu "ramah" saat saya memasuki lobi DBS Bank Tower Ciputra World kawasan Mega Kuningan, Kamis (27/7) siang. Setelah menukar kartu identitas dengan ID Card khusus, saya ...
Posting Terkait
PERESMIAN GEDUNG KELAS BARU PROGRAM CSR PT.CAMERON SERVICES INTERNATIONAL DI SD KARANGBARU 06
atahari bersinar cerah, Jum'at (8/1) ketika rombongan kami dari PT Cameron Services International tiba di SDN Karangbaru 06 Cikarang. Wajah-wajah sumringah dari guru, murid dan orangtua murid menyongsong kehadiran ...
Posting Terkait
BARISAN KENANGAN BERSAMA SKM “CHANNEL 9”
undel Surat Kabar Mahasiswa "Channel 9" saya terima dengan penuh haru dari sahabat saya, Nasrun.A.Samaun yang saat ini bekerja di Dinas Pertambangan dan Energi Propinsi Maluku Utara dan kebetulan sedang ...
Posting Terkait
CHAU, THANKS!
Namanya Andi Ahmad Makkasau. Dia kawan masa kecil sekaligus kawan "masa besar" saya. Kami sama-sama pernah satu kelas di kelas 6 SD Negeri 1 Kabupaten Maros, Sulawesi-Selatan. Saya memanggilnya dengan nama ...
Posting Terkait
Hari ini sebuah kabar duka menyesakkan tiba dari saudara-saudara kita yang berada di daerah Situ Gintung, Cireundue, Tangerang. Pukul 05.00 tadi pagi (Jum'at, 27/2) tanggul Situ Gintung jebol yang mengakibatkan ...
Posting Terkait
IDUL FITRI DAN “PENGGELEDAHAN DIRI”
MENIKMATI SENSASI CERITA ESTAFET
ASURANSI BUMIPUTERA, UNTUK MASA DEPAN YANG CERAH DAN
JOKOWI : DENGAN 10 PEMUDA TERBAIK, SIAP “MENGGUNCANG”
TAMAN LAUT DI RAJA AMPAT
BERKUNJUNG DAN BERDISKUSI DI KANTOR UC WE-MEDIA
PERESMIAN GEDUNG KELAS BARU PROGRAM CSR PT.CAMERON SERVICES
BARISAN KENANGAN BERSAMA SKM “CHANNEL 9”
CHAU, THANKS!
TURUT PRIHATIN DAN BERDUKA : TRAGEDI SITU GINTUNG

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *