W.S. RENDRA TELAH TIADA…

Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Roji’un

Budayawan Terkemuka negeri ini dan juga penyair idola saya, WS Rendra, meninggal dunia tadi malam (Kamis,6/8) pukul 22.00. Seperti diberitakan oleh Detik dot com budayawan yang dikenal sebagai si”burung merak” dan bernama asli Willibrordus Surendra Broto Rendra atau Wahyu Sulaiman Rendra dan lahir di Solo, Jawa Tengah, 7 November 1935 ini, wafat di RS Mitra Keluarga Depok pukul 22.00.

Jenazah akan dimakamkan usai sholat Jum’at (7/8) hari ini.

Selamat Jalan Mas Rendra

Semoga Allah SWT menerima segala amal baiknya dan dilapangkan jalan menuju hadiratNYA.

Amin..

Saya ingin mengutip sebuah sajak indah dari beliau:

Notabene : Aku Kangen

Lunglai ganas karena bahagia dan sedih

Indah dan gigih cinta kita di dunia yang fana

Nyawamu dan nyawaku dijodohkan di langit

Dan anak kita akan lahir di cakrawala

Ada pun mata kita akan terus bertatapan hingga berabad-abad lamanya

Juwitaku yang cakep meskipun tanpa dandadan

Untukmu hidupku terbuka

Warna-warna kehidupan berpendar-pendar menakjubkan

Isyarat-isyarat getaran ajaib menggerakkan penaku

Tanpa sekejap pun luput dari kenangan padamu

Aku bergerak menulis pamflet, mempertahankan kehidupan

Jakarta, Kotabumi, 24 Maret 1978

Potret Pembangunan dalam Puisi 

Related Posts
TABUNGAN EMAS DI PEGADAIAN, INISIATIF CERDAS MENITI MASA DEPAN
etelah mengikuti Road Blog Makassar tanggal 30 April 2016 silam yang diadakan oleh Excite Indonesia dimana saya bertindak sebagai moderator dan salah satu pembicaranya adalah Pak Nuril Islamiyah Kepala Pegadaian ...
Posting Terkait
BERSIAP KE MAROS, 1-2 SEPTEMBER 2012
aya melewatkan sebagian besar masa kecil saya di kota mungil ini. Kabupaten Maros, sebuah wilayah yang terletak lebih kurang 30 km dari ibukota Propinsi Sulawesi Selatan, Makassar, menjadi saksi kehidupan ...
Posting Terkait
KERJA KERAS DENGAN ENERGI KITA, DARI BANGSA SENDIRI
Dalam sebuah rekaman wawancara bersama sebuah TV swasta bersama Almarhum K.H.Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, sang mantan Presiden Republik Indonesia keempat yang wafat tanggal 30 Desember 2009 lalu itu ...
Posting Terkait
AMPROKAN BLOGGER 2010 (8) : TEGAKKAN KOMITMEN UNTUK E-GOVERNMENT
Seusai Makan Siang dan Sholat Ashar, Acara Seminar sesi kedua Amprokan Blogger 2010 Minggu (7/3) dilanjutkan kembali. Sebelum memasuki acara inti, lebih dulu diperkenalkan gerakan SEBUAI (Sejuta Buku untuk Anak ...
Posting Terkait
KOPDAR KOMPASIANA BERHADIAH KOMPAS PHONE
Dikutip dari sini Kopi darat kecil-kecilan yang lebih tepat disebut silaturahmi rencananya digelar pada Hari Minggu, 14 Juni 2009, mulai pukul 14.00 WIB, di acara Indonesian Celluar Show (ICS) di JHCC, ...
Posting Terkait
SATU JAM SAJA, MATIKAN LAMPUMU! (JAKARTA EARTH HOUR, 2009)
  Pada tanggal 31 Maret 2007, satu kota , bekerja sama dengan World wildlife fund mengambil tindakan untuk mengatasi global warming. Earth hour 2007 telah mempersatukan orang-orang yang peduli akan masa depan ...
Posting Terkait
AYAHMU BULAN, ENGKAU MATAHARI : KISAH PEREMPUAN DALAM NARASI YANG MENGGETARKAN
Judul : Ayahmu Bulan, Engkau Matahari (Kumpulan Cerpen) Karya : Lily Yulianti Farid Cetakan : Pertama,Juli 2012 Halaman : 255 halaman Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama ISBN : 978-979-22-8708-0 enang sekali saat menerima buku ini ...
Posting Terkait
BLOGSHOP KOMPASIANA : SEMANGAT BELAJAR YANG TANPA BATAS
Blogshop Kompasiana yang diselenggarakan untuk ketiga kalinya Hari Sabtu (8/8) bertempat di ruang training Gedung Kompas Gramedia Unit II Lantai 5 menyisakan kesan yang sangat mendalam buat saya. Ditengah hiruk ...
Posting Terkait
VIDEO KALEIDOSKOP AKHIR TAHUN 2019
Kenanganlah yang akan menuntun kita berjalan kedepan meski ia selalu tertegun melihat kita menjauh meninggalkannya dan tak sekalipun marah jika kita datang lagi mengusiknya. Kenangan, sahabat sejati. Kenangan, kekasih sejati — ...
Posting Terkait
DUKA CITA MENDALAM UNTUK KORBAN GEMPA DI SUMATERA BARAT
Sedih sekali hati ini saat menyaksikan tayangan televisi yang menampilkan sejumlah kota di Sumatera Barat luluh lantak akibat gempa dashyat yang melanda kemarin sore (30/09).Reruntuhan bangunan, anak-anak yang menangis ketakutan dan ...
Posting Terkait
TABUNGAN EMAS DI PEGADAIAN, INISIATIF CERDAS MENITI MASA
BERSIAP KE MAROS, 1-2 SEPTEMBER 2012
KERJA KERAS DENGAN ENERGI KITA, DARI BANGSA SENDIRI
AMPROKAN BLOGGER 2010 (8) : TEGAKKAN KOMITMEN UNTUK
KOPDAR KOMPASIANA BERHADIAH KOMPAS PHONE
SATU JAM SAJA, MATIKAN LAMPUMU! (JAKARTA EARTH HOUR,
AYAHMU BULAN, ENGKAU MATAHARI : KISAH PEREMPUAN DALAM
BLOGSHOP KOMPASIANA : SEMANGAT BELAJAR YANG TANPA BATAS
VIDEO KALEIDOSKOP AKHIR TAHUN 2019
DUKA CITA MENDALAM UNTUK KORBAN GEMPA DI SUMATERA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

six + 4 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.