AMPROKAN BLOGGER 2010 (2) : KAWALAN POLISI DAN PRASASTI KUSAM TUGU BINA BANGSA

Bis Amprokan Blogger 2010 yang siap digunakan untuk Anjangsana Blogger

Sabtu (6/3) pagi yang cerah. Matahari bersinar terang dan langit terlihat cerah. Sungguh ini sebuah berkah tak terhingga dari sang Maha Pencipta untuk memulai kegiatan Amprokan Blogger 2010. 5 Buah Bis berkapasitas 54 orang telah berjejer rapi di halaman depan Asrama Haji Bekasi saat saya dan Mas Eko Eshape tiba dari Cikarang. Saya melirik jam tangan. Masih pukul 08.15 pagi.

Kami lalu bergegas masuk kedalam asrama haji Bekasi. Disana sudah ada Mas Aris Heru Utomo (Ketua Blogger Bekasi sekaligus Ketua Amprokan Blogger 2010), Mas Vavai, Mas Yulyanto, Bang Komaruddin Ibnu Mikam (sang koordinator transport dan akomodasi), Mas Iran ZJ, Mbak Ratu, Mbak Irma, Mbak Mila. Terlihat Mas Yul dan Mas Irfan sedang sibuk melakukan registrasi peserta. Beberapa diantara peserta memang tidak menginap di Asrama Haji. Ada sebagian yang menginap di sanak saudara di Jakarta/Bekasi atau bahkan ada 4 orang Blogger asal Karawang yang secara nekad (tapi mengharukan) berkonvoi naik sepeda motor dari Karawang Timur ke Bekasi (kurang lebih berjarak 40 km). Deni, salah satu blogger Karawang, mengaku sangat senang datang ke Amprokan Blogger. “Dengan semangat silaturrahmi para blogger, kami semua siap menempuh perjalanan jauh sekalipun”, katanya penuh semangat.

Berfoto bersama sebelum berangkat beranjangsana

Sebelum bis berangkat, ibu Nelly (Kabag Telematika Pemkot Bekasi) –yang juga “dinobatkan” jadi bunda blogger bekasi–datang bersama sejumlah staffnya dengan seragam khas berupa kaos abu-abu. “Bagaimana persiapannya? Sudah siap semua kan’?,” sapa Ibu Nelly hangat. Mas Aris lalu menjelaskan persiapan pemberangkatan.

Blogger yang baru tiba langsung melakukan registrasi di halaman depan Asrama Haji Bekasi. Mereka mendapatkan Kaos Amprokan Blogger 2010 (persembahan Telkom Speedy), Name Tag dan Pin Blogger Bekasi.

Menjelang pukul 09.00 bis sudah siap diberangkatkan ke lokasi pertama kunjungan : Tugu Bina Bangsa. Para peserta bisa melihat nomor bis yang akan diikuti dengan melihat pada Name Tag masing-masing untuk nomor bis yang akan diikutinya. Dan sebagaimana lazimnya para blogger, sebelum berangkat “wajib hukum”-nya berfoto bersama dulu.

Saya sendiri naik di bis 3 bersama-sama panitia lain yakni ;Mas Yul, Bang Komar, Mbak Ajeng dan Mbak Mira. Bis melaju tenang menuju arah keluar Asrama Haji.

Paling depan rombongan bis kami, sebuah mobil polisi dengan sirene meraung-raung mengawal kami. “Luar biasa , Ini baru pertama kali terjadi!,” seru seorang blogger sambil geleng-geleng kepala keheranan. “Kita semua yang hanya seorang blogger biasa, bukan selebriti maupun pejabat atau orang penting, dikawal secara istimewa oleh Polisi. Ini sebentuk penghargaan luar biasa buat Blogger. Keren !. I Betul-betul sejarah yang indah,”ucapnya antusias.

Kami menuju lokasi pertama Tugu Bina Bangsa. Hanya kurang dari 15 menit, kami sudah tiba di lokasi yang bersebelahan letaknya dengan Gelanggang Olahraga Bekasi itu yang konon akan dibangun stadion Olahraga bertaraf Internasional senilai Rp 200 M dan akan selesai tahun 2013.

Tugu Bina Bangsa yang berlokasi di bumi perkemahan Bina Bangsa ini dan dikelilingi oleh pepohonan rindang dan sejuk. Sebuah prasasti kusam berada dibagian depan bertuliskan penggalan bait-bait puisi menggetarkan karya pujangga besar Indonesia, Chairil Anwar berjudul “Krawang Bekasi”.

Kami yang kini terbaring antara Krawang-Bekasi
tidak bisa teriak “Merdeka” dan angkat senjata lagi.
Tapi siapakah yang tidak lagi mendengar deru kami,
terbayang kami maju dan mendegap hati ?

Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak
Kami mati muda. Yang tinggal tulang diliputi debu.
Kenang, kenanglah kami.

Tugu ini memang menggambarkan perjuangan gigih para pejuang Bekasi dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Dan puisi Chairil Anwar merupakan representasi semangat dan perjuangan rakyat mengusir penjajah. Sayang sekali, prasasati yang kusam ini kurang terawat. Tulisan-tulisannya tak terlihat jelas. Kedepan, mudah-mudahan ada upaya Pemkot Bekasi untuk membenahinya.

Bang Komar bertindak sebagai “pemandu wisata” menjelaskan secara rinci mengenai sejarah keberadaan tugu ini.

Tulisan yang kurang jelas pada Prasasti Tugu

Terdapat lima buah pilar besar ditengah kolam, yang menggambarkan 5 Sila dari Pancasila. Konon, bila kondisinya bagus, maka akan memancar 17 air mancur yang merefleksikan tanggal hari ulang tahun Republik Indonesia, 17 Agustus.

Tugu ini memiliki arti penting sebagai sebuah monumen berharga untuk senantiasa mengingat jasa para pahlawan kita yang telah gugur demi membela kemerdekaan.

Usai acara kunjungan singkat ini, dilanjutkan dengan foto bersama para blogger didepan tugu, kemudian, perjalanan dilanjutkan menuju UKM Boneka di Bantar Gebang.

Foto bersama didepan Tugu Bina Bangsa

(Bersambung..) 

Related Posts
AMPROKAN BLOGGER 2010 (3) : NUANSA MERAH MUDA MEREBAK DI BANTAR GEBANG
Bis yang mengangkut peserta Amprokan Blogger bergerak dari Tugu Bina Bangsa menuju UKM (Usaha Kecil Menengah) Boneka di kawasan Bantar Gebang. Lumayan jauh juga, sekitar 15 km dari lokasi kunjungan ...
Posting Terkait
AMPROKAN BLOGGER 2010 (7) : EDUKASI DAN PENGALAMAN KUNCI PENERAPAN CYBERCITY
Di Hari terakhir Amprokan Blogger 2010, Minggu (7/3) para peserta terlihat tetap segar dan bersemangat. Rombongan peserta dari komunitas blogger daerah yang menginap di Asrama Haji Bekasi diangkut dengan satu ...
Posting Terkait
AMPROKAN BLOGGER 2010 (9) : KEMESRAAN INI JANGANLAH CEPAT BERLALU
Waktu berakhirnya acara Amprokan Blogger 2010 datang juga. Menjelang saat ditutupnya acara ini, dilaksanakan pengumuman lomba blog dan foto yang masing-masing dilaksanakan oleh juri kedua lomba tersebut yaitu Mas Antyo Rentjoko ...
Posting Terkait
Pasukan "Mission Impossible" BeBlog (foto by Dodi)
KETIKA pertama kali "ditantang" oleh Walikota Bekasi H.Mochtar Muhammad untuk menggelar kegiatan temu blogger berskala nasional terkait dengan Hari Ulang Tahun Kota Bekasi ketigabelas dalam ajang Kopdar bareng pucuk pimpinan ...
Posting Terkait
AMPROKAN BLOGGER 2010 (5) : MENCINTAI POHON, MENGHARGAI KEHIDUPAN
Semangat para peserta Amprokan Blogger 2010 tak jua sirna saat Panitia mengumumkan perjalanan berikutnya adalah Kota Jababeka Cikarang yang berjarak lebih kurang 30 km dari Bantar Gebang. Waktu sudah menunjukkan ...
Posting Terkait
AMPROKAN BLOGGER 2010 (8) : TEGAKKAN KOMITMEN UNTUK E-GOVERNMENT
Seusai Makan Siang dan Sholat Ashar, Acara Seminar sesi kedua Amprokan Blogger 2010 Minggu (7/3) dilanjutkan kembali. Sebelum memasuki acara inti, lebih dulu diperkenalkan gerakan SEBUAI (Sejuta Buku untuk Anak ...
Posting Terkait
AMPROKAN BLOGGER 2010 (4) : “MENYULAP” SAMPAH MENJADI BERKAH
Tidak jauh dari UKM Boneka adalah lokasi kunjungan para peserta Amprokan Blogger berikutnya, yaitu Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Sumur Batu yang letaknya bersebelahan dengan TPA Bantargebang. Di benak para peserta ...
Posting Terkait
AMPROKAN BLOGGER 2010 (6) : SARASEHAN YANG HEBOH DAN MIDNIGHT TALK SHOW
Pukul 17.30, Sabtu (6/3), Rombongan Amprokan Blogger akhirnya tiba di Pendopo tepat didepan kediaman Walikota Bekasi. Hidangan snack dan curahan hot spot kecepatan tinggi sudah menyambut kedatangan mereka yang terlihat ...
Posting Terkait
AMPROKAN BLOGGER 2010 (3) : NUANSA MERAH MUDA
AMPROKAN BLOGGER 2010 (7) : EDUKASI DAN PENGALAMAN
AMPROKAN BLOGGER 2010 (9) : KEMESRAAN INI JANGANLAH
AMPROKAN BLOGGER 2010 (1) : MEWUJUDKAN SEBUAH “MISSION
AMPROKAN BLOGGER 2010 (5) : MENCINTAI POHON, MENGHARGAI
AMPROKAN BLOGGER 2010 (8) : TEGAKKAN KOMITMEN UNTUK
AMPROKAN BLOGGER 2010 (4) : “MENYULAP” SAMPAH MENJADI
AMPROKAN BLOGGER 2010 (6) : SARASEHAN YANG HEBOH

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *