PUISI : LURUH DALAM TEDUH MAGHFIRAH-MU

Ya Allah,

Pada Teduh MaghfirahMU

Aku luluh terharu dalam sujud panjang

Mengharap ampunan dan RidhaMU yang tak bertepi

Pada bentang cakrawala, lengkung bianglala, bening kilau embun direrumputan

bahkan pada jernih airmataku

yang menitik pelan diujung sajadah di akhir Tahajjud

kuasaMU melingkupi semesta dengan segenap kasih

merangkum segala definisi cinta hingga yang tak terkatakan sekalipun

Aku luruh pada TeduhMU, Ya Allah..

yang rindang menaungi dalam dekap sejuk erat

seraya melantunkan doa lirih dan mengagungkan nama suciMU

bergema panjang di sanubari hingga ke lereng langit dan palung lautan terdalam

menegakkan Kemuliaan dan kebesaranMU dengan tahlil dan tahmid

mengantar segala asa dan cita-cita penuh tawadhu’

ke tahtaMU yang tak terbatas, meliputi bumi dan langit

dengan bibir bergetar dan tangis tertahan,

dari hambaMU yang dhaif dan penuh khilaf,

Ampuni aku Ya Allah, dan biarkan aku luruh dalam teduh MaghfirahMU

disetiap desah nafas dan ucap syukur atas karuniaMU yang tak akan putus

 

Related Posts
NARASI KERESAHAN YANG LUGAS DAN PUITIS ALA LINDA DJALIL
Judul Buku : Cintaku Lewat Kripik Balado Penulis : Linda Djalil Prolog : Putu Wijaya Epilog : Jodhi Yudono Penerbit : Penerbit Buku Kompas , Juni 2011 Halaman : xii + 244 Halaman Ukuran : 14 ...
Posting Terkait
PUISI : TITIAN KENANGAN, PADA LANGIT HATI
Sekeping Pilu yang kau tambatkan di dermaga jiwa Adalah rekaman sebait sajak dan jejak tertatih tentang perjalanan tentang luka, tentang segenap rasa yang berkecamuk di tiap lamunan "Seharusnya," katamu,"meraihmu adalah niscaya dan mendekapmu dalam ...
Posting Terkait
PUISI : WAKTU YANG BERDERAK RIUH BERSAMAKU
Ada begitu banyak jejak terpacak yang tertinggal di belakang Bersama berjuta kenangan, kisah-kisah lama dan deretan musim yang luruh dengan serpihan hikmah dan kiprah Meniti segalanya ibarat mengarungi petualangan dengan ujung yang kadang ...
Posting Terkait
PUISI : SENANDUNG SEKEPING KEHENINGAN
    Kita tak akan pernah bisa menyepuh ulang segala impian dan kenangan yang meranggas perlahan di ringkih hati lalu menyemai harap, segalanya akan kembali seperti semula "Karena apa yang tertinggal," katamu,"seperti sisa jejak kaki di ...
Posting Terkait
PUISI : MENGHAYATI BENING NUANSAMU
Adakah kerlip bintang di langit dan spektrum cahayanya yang berkilau menerangi jernih bola matamu adalah tanda harapan masih terbersit disana? Setelah luka kehilangan itu perlahan pudar jejaknya dan kita kembali mengais-ngais remah-remah kenangan yang tersisa lalu menyatukannya kembali ...
Posting Terkait
PUISI : PADA PENGHUJUNG TITIAN RINDU
Langit senja ini seakan merenda batas cakrawala dengan rona merah jambu serupa ranum pipimu yang diterpa bias cerah cahaya fajar Pada titian rindu dimana kaki kita gamang menapak kamu acapkali berkata dengan mata berbinar,"Di ...
Posting Terkait
UNTUK SEPOTONG SENJA DI AKHIR TAHUN
Dalam Diam, kau termangu Sepotong senja dibatas cakrawala memaku pandangmu "Di akhir tahun, selalu ada rindu yang luluh disana, sejak dulu" katamu, pilu Terlampau cepat waktu berderak hingga setiap momen tak sempat kau bekukan dalam ...
Posting Terkait
PUISI : MENGENANG NAMAMU PADA LIRIH DESAU ANGIN
  Dalam banyak kisah, kita selalu percaya bahagia selalu ada di penghujung hilirnya sementara duka dan tangis hanyalah ornamen pelengkap yang kerap melekat ringkih di sepanjang perjalanan lalu akan luruh satu-satu meninggalkan jejak kelam dibelakang Saat ...
Posting Terkait
PUISI : MENGENANGMU, PADA KELAM LANGIT DESEMBER
ita, pada suatu waktu, pernah berbincang tentang tanda-tanda tentang deras hujan yang kerap menghisap segala mimpi indahmu pada rinainya dan membiarkanmu menggigil memeluk nestapa yang tertinggal dengan nafas tersengal tentang geliat rindu yang ...
Posting Terkait
SAJAK UNTUK LELAKI TEGAR DARI BATUSITANDUK
: untuk almarhum Maksum.A.Kararok  Kita telah mengurai malam, mempelajari makna yang ada di baliknya dengan hati riang Kita juga telah menelaah setiap siang bersama teriknya yang membakar tubuh bersama sungging senyuman Kita telah ...
Posting Terkait
NARASI KERESAHAN YANG LUGAS DAN PUITIS ALA LINDA
PUISI : TITIAN KENANGAN, PADA LANGIT HATI
PUISI : WAKTU YANG BERDERAK RIUH BERSAMAKU
PUISI : SENANDUNG SEKEPING KEHENINGAN
PUISI : MENGHAYATI BENING NUANSAMU
PUISI : PADA PENGHUJUNG TITIAN RINDU
UNTUK SEPOTONG SENJA DI AKHIR TAHUN
PUISI : MENGENANG NAMAMU PADA LIRIH DESAU ANGIN
PUISI : MENGENANGMU, PADA KELAM LANGIT DESEMBER
SAJAK UNTUK LELAKI TEGAR DARI BATUSITANDUK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *