PENINGKATAN KEAMANAN LINGKUNGAN PASCA TETANGGA KECURIAN

Aksi Kriminalitas Pencurian di wilayah perumahan Cikarang Baru makin nekad dan kian intens saja. Saya pernah menayangkan disini soal perampokan yang menggunakan senjata api dan terjadi hampir 2 tahun silam. Setelah itu rangkaian peristiwa kejahatan terus terjadi dan yang paling terakhir adalah di bulan puasa lalu, tepatnya Rabu 25 Agustus 2010 ketika terjadi perampasan sepeda motor Mio di sore hari saat lalu lintas sedang ramai dimana sang perampok dengan nekad menodongkan pistol ke arah korban.

Dan Hari  Minggu (19/9), rumah tetangga saya, Pak Nanang Zaenal Alimin yang berlokasi di Jalan Antilop V Blok H 3 No.120 mengalami musibah pencurian. Maling menyatroni rumah yang berjarak kurang lebih 20 meter dari rumah saya itu ketika Pak Nanang sekeluarga sedang bepergian keluar rumah.

Saat tiba kembali dirumah, sekitar pukul 15.00, Pak Nanang kaget saat mendapati pintu pagar rumah depan sudah dalam kondisi tidak tergembok, sementara ia yakin bahwa sebelum pergi sudah menguncinya dengan gembok besar.

Penasaran, Pak Nanang masuk lewat pintu dapur dan melihat instalasi pintu sudah dalam keadaan dirusak paksa. Seperti dicongkel dengan sebuah alat.

Sesampai didalam rumah, Pak Nanang melihat TV 29″ sudah lenyap, Komputer juga demikian (meski printernya masih ada). Ketika masuk ke kamar tidur, kondisi lemari sudah dalam kondisi berantakan. Perhiasan, Laptop, Handycam bahkan alat Nebulizer untuk sang anak juga telah raib.  Yang cukup mengherankan, sang pencuri tetap membiarkan Yamaha Mio yang parkir didapur tidak diambil tapi hanya bergeser sedikit untuk jalan bagi pencuri.

Saya yang tengah terbaring sakit karena flu dan pilek berat sangat terkejut mendengar berita tersebut. Saya lantas menuju lokasi kejadian yang berselang 5 rumah dari rumah saya. Aksi pencurian ini sungguh membuat kami prihatin dan gregetan. Betapa tidak?. Ketika intensitas keamanan ditingkatkan selama mudik lebaran dilingkungan kami, justru pencurian terjadi ketika hampir semua warga sudah datang kembali dari kampung.

Kawasan kami di Jalan Antilop V Blok H 3 memang sudah dibuatkan gerbang pagar tersendiri di kedua ujungnya. Di ujung yang berbatasan langsung dengan aliran sub Kalimalang, sengaja ditutup permanen, jadi hanya ada satu akses saja untuk masuk. Dari 34 rumah yang masing-masing saling berhadapan,  sejak akhir tahun 2007, kami bergotong royong dengan dana swadaya membangun gerbang pagar berupa “cluster” itu untuk lebih meningkatkan keamanan lingkungan. Setiap bulan kami pun membayar Satpam yang hanya berjaga dimalam hari saja.

Ketika peristiwa pencurian terjadi di rumah Pak Nanang, situasi memang sangat sepi. Kami sekeluarga sedang bercengkrama dirumah. Sekitar pukul 11.00, Saya sempat keluar sebentar membelikan bakso gerobok dorong langganan buat si bungsu Alya yang kebetulan lewat didepan rumah. Tidak ada hal yang mencurigakan tapi memang situasi kawasan kami relatif sunyi, namun saya tak terlalu khawatir karena saya melihat ada Pak Uki, yang juga Satpam malam kami dan memiliki profesi sebagai tukang ojek sedang mangkal di posnya.

Kejadian pencurian diperkirakan terjadi sekitar pukul 12.30-13.00. Saat itu, Pak Uki memang kembali kerumahnya untuk makan siang. Tetangga sebelah rumah pak Nanang, konon sempat melihat dari jendela Mobil Xenia Silver parkir didepan rumah Pak Nanang, namun ia tak curiga karena menganggap itu mobil adalah mobil Pak Nanang (yang memang berwarna sama).  Di sekitar jam yang sama, dari dapur, istri saya melihat mobil yang berwarna sama mundur ke arah gerbang untuk keluar.

Pasca kejadian, pengurus RT, Security Kawasan Perumahan Kota Jababeka Cikarang Baru dan aparat Kepolisian mendatangi rumah Pak Nanang melakukan olah TKP. Malam harinya, kami, warga Jl Antilop V Blok H 3 melakukan rapat mendadak dirumah Pak H.Djunaedi untuk melakukan konsolidasi internal agar kejadian serupa tak terulang kembali. Salah satu hasil keputusan rapat malam itu adalah menambah petugas keamanan di lingkungan kami yang juga akan berjaga di siang hari, tentu dengan konsekuensi menambah biaya keamanan rutin bulanan.

Kejadian ini merupakan sebuah pelajaran berharga buat kami dan kita semua. Turut prihatin buat keluarga Pak Nanang dan semoga kejadian serupa tidak terulang kembali dimasa datang. 

Related Posts
PENGALAMAN BERKURBAN: ANTARA SAPI, PARTISIPASI DAN MUTILASI
Usai sholat Idul Adha bersama seluruh keluarga di lapangan Mesjid Al-Madani Perumahan Cikarang Baru, Senin (8/12) saya bergegas menuju area tempat penyembelihan hewan kurban dibelakang rumah yang dilaksanakan oleh pengurus ...
Posting Terkait
Kenanganlah yang akan menuntun kita berjalan kedepan meski ia selalu tertegun melihat kita menjauh meninggalkannya dan tak sekalipun marah jika kita datang lagi mengusiknya. Kenangan, sahabat sejati. Kenangan, kekasih sejati -- ...
Posting Terkait
BLOGILICIOUS GORONTALO YANG SENSASIONAL !
elalu ada hal-hal menarik dibalik setiap penyelenggaraan Blogilicious. Termasuk ketika saya menjadi narasumber dalam acara seminar dan workshop blog yang dilaksanakan di aula Universitas Negeri Gorontalo pekan lalu tanggal 15-16 ...
Posting Terkait
CATATAN KECIL PERINGATAN 9 TAHUN USIA PERNIKAHAN
"Jika kamu sudah yakin, jalanilah. Segera lamar calon pendamping hidupmu itu di Yogya. Jangan kamu tunda-tunda lagi. Insya Allah, kami, orangtuamu akan merestui keinginanmu, nak. Tetapkan niat, jangan ragu-ragu. Soal ...
Posting Terkait
CATATAN DARI HALAL BI HALAL KOMUNITAS TDA & BLOGGER BEKASI
Sabtu pagi (31/8), sekitar pukul 10.15, saya tiba di Nic's Cafe Bekasi bersama-sama dengan juragan Netcomm Computer Pak Darmawan Syaefullah alias Pak Wawan. Kami memang janjian berangkat bareng dari Cikarang, ...
Posting Terkait
KETIKA PARA BLOGGER INDONESIA BERTEMU
Wimar Witoelar sedang diwawancara di sela-sela Pesta Blogger 2007. Foto: Koleksi Wimar Witoelar/Flickr. Blitz Megaplex yang berlokasi di Lantai 8 Grand Indonesia, Jakarta, pada Sabtu 27 Oktober 2007 mendadak gegap gempita dikerubuti ...
Posting Terkait
MENGENANG TANTE TIA, KEMBANG DI PEKARANGAN DAN KUE TITIPAN UNTUK SANG CUCU
abar duka yang tiba di pagi nan teduh, Kamis (5/10) sungguh membuat hati saya terguncang hebat dan nyaris tak percaya. Tante Tia, istri tercinta dari paman saya Miki Igirisa (adik ...
Posting Terkait
Ustadz Syuhada Memimpin Pengajian
abtu malam, 9 April 2011, bertepatan dengan perayaan ulang tahun saya ke 41, kami sekeluarga berinisiatif melaksanakan pengajian/pembacaan surat Yaasin di rumah sebagai wujud rasa syukur, selain atas bertambahnya usia ...
Posting Terkait
DARI TEMU BLOGGER ABN, KOMPAS DAN ANCOL : UPAYA MEMBANGUN SINERGI
Sambutan dari Pak Budi Karya (Direktur Utama Ancol) didampingi Pak Taufik Mihardja (Executive Director Kompas-Gramedia) dalam Diskusi antara blogger Asia Blogging Network, Kompas dot com dan Managemen Ancol, Jum'at (11/7) SMS ...
Posting Terkait
Alm.Papa Gode' (paling kanan) dan Mama Kuni' (paling kiri) mengapit saya dan istri dalam acara pernikahan saya, April 1999
Hari ini, tepat sepuluh tahun silam, Paman saya tercinta dan juga adalah adik kedua dari ayah saya, Ridwan Gobel berpulang ke Rahmatullah. Beliau meninggal dunia pukul 01.30 di Balikpapan karena ...
Posting Terkait
PENGALAMAN BERKURBAN: ANTARA SAPI, PARTISIPASI DAN MUTILASI
MEMAKNAI KENANGAN, MENGHARGAI KEHIDUPAN
BLOGILICIOUS GORONTALO YANG SENSASIONAL !
CATATAN KECIL PERINGATAN 9 TAHUN USIA PERNIKAHAN
CATATAN DARI HALAL BI HALAL KOMUNITAS TDA &
KETIKA PARA BLOGGER INDONESIA BERTEMU
MENGENANG TANTE TIA, KEMBANG DI PEKARANGAN DAN KUE
KEJUJURAN KUNCI KEBAHAGIAAN RUMAH TANGGA
DARI TEMU BLOGGER ABN, KOMPAS DAN ANCOL :
“UNFORGETABLE” PAPA GODE’

Related Posts

5 thoughts on “PENINGKATAN KEAMANAN LINGKUNGAN PASCA TETANGGA KECURIAN

  1. wah gawat juga ya mas…
    padahal rumah di sekitar mas Amril kan cuma beberapa buah dan dikerangkeng seperti itu
    masih bisa juga kecolongan

    salam prihatin

  2. banyak kejadian pencurian rumah kosong di cikarang baru ini yang tidak ter-expost di masyarakat dan hanya dijadikan buah bibir saja dilingkungan rumah tinggal kita masing-masing, bisa jadi keenganan korban untuk melapor ke pihak keamanan/Polisi yg barang kali hanya bikin nambahin repot saja dalam BAP.

    Turut Prihatin dan WASAPALAH !!!

  3. Turut Prihatin pa atas kejadian mungkin intinya harus menambah silaturahmi antar tetangga untuk saling lebih kenal dan dekat lagi dan lebih waspada , kejadian ini pernah terjadi saat ade ipar saya kehilangan motor beat nya depan rumah saya padahal di depan rumah tetangga sedang berkumpul dan beranggapan itu anggota keluarga saya juga :), dan saya tanya ke scurity dia lagi keliling patroli mungkin maling sama scurity main kucing2an he..he.. jadi mungkin tambah penjaga kemanan bukan permanent solusi

    salam silaturahmi

  4. Memang yang ditunggu para bromocorah itu adalah saat kita lengah. Jadi mari kita terus waspada dan secure keadaan tempat tinggal. Selamat ied 1431 H. maaf lahir dan batin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

14 + eighteen =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.