Here you Leave Today

And Enter the World of Yesterday, Tomorrow and Fantasy

Demikian tulisan yang tertera pada gerbang masuk Hongkong Disneyland. Dan ungkapan yang disampaikan pada tulisan itu menemukan pembenaran ketika kita memasuki wahana-wahana di kawasan yang mulai buka pukul 10.00 pagi ini.  Imaji kita seakan diantar pada lanskap romansa masa lalu, kegemilangan masa depan, dan keceriaan tak bertepi sepanjang kita berada di Hongkong Disneyland.

Masa kini, sejenak ditinggalkan dibelakang 🙂

Saya sangat terkesan ketika menikmati pertunjukan film 4D The Mickey’s Philharmagic seusai kami menonton parade di hari pertama, Jum’at (18/3). Pengunjung yang ingin menikmati sajian film 4D ini rupanya cukup banyak, antriannya sangat panjang. Setelah menerima kacamata khusus 4D kamipun masuk ruangan.

Bioskop 4D ini cukup luas dan kira-kira bisa menampung 500-an orang sekaligus. Kami duduk dengan sudut pandang terbaik.

Pertunjukan dimulai. Saya mulai merasakan sensasi luar biasa menikmati sajian aksi Donald Bebek dan Mickey Mouse mempersiapkan peralatan orkestranya. Hiruk pikuk hingga melibatkan berbagai tokoh-tokoh fenomenal film Disney seperti Aladin dan putri Jasmin, Lion King, dan lain-lain.

Begitu hidup pertunjukan ini, seakan-akan kami masuk ke dalam keruwetan Donald Bebek yang menggelikan dan usil. Saya sempat terkejut ketika adegan Donald tercebur ke air, ternyata ada air pula mendadak menyemprot ke arah saya. Seluruh bioskop terasa heboh oleh tawa penonton menyaksikan aksi kocak yang tersaji seakan begitu dekat dengan kenyataan.

Pementasan opera ala Broadway “The Golden Mickey” juga tak kalah mengesankan. Hampir seluruh karakter film Disney hadir dalam pementasan spektakuler ini.  Walau sang pembawa acara mengantarkannya dalam bahasa cina, translasi dalam bahasa Inggris juga disertakan pada layar sebelah kiri dan kanan.

Saya sungguh menikmati tarian serta atraksi memukau dari berbagai karakter terkenal seperti Tarzan, Lion King,Lilo & Stitch, Toy Story, The Beauty and The Beast yang berpadu dalam simponi gerak dan lagu sangat harmonis. Para pemeran tokoh-tokoh tadi begitu menjiwai dan sepenuh hati memainkan peran masing-masing. Acara berakhir sangat mengesankan dengan ditandai pita-pita kertas berwarna-warni metalik jatuh dari langit teater.

Sebuah petualangan menegangkan dan hingga kini masih terbayang-bayang dibenak saya adalah ketika naik wahana “Space Mountain” di zona Tomorrow Land. Dari luar saya tak menduga sama sekali ini adalah Roller Coaster Indoor dengan lanskap ala luar angkasa. Saat duduk di kursi bersama “penumpang” yang lain kami pelan-pelan dibawa pada nuansa gelap seperti menuju antariksa.Ketika “kendaraan” kami naik ke puncak saya baru yakin ini adalah sebuah roller coaster saat kecepatan bertambah secara signifikan.

Kami meluncur kencang dan meliuk-liuk bersama gelap suasana serta kerlip bintang disekeliling kami.

Saya berteriak sekeras-kerasnya hingga suara terasa serak untuk mencairkan ketegangan yang menghimpit batin. Badan saya seperti terbanting-banting mengikuti irama liukan roller coaster, tapi saya menikmatinya dibarengi teriakan membahana.

Ketika akhirnya kami sampai dan turun dari “kendaraan”, rasa puas dan lega terpancar. Saat kami keluar, saya sempat tersentak kaget karena ternyata ekspresi kami ketika menaiki roller coaster Space Mountain dipotret tanpa kami sadari. Saya tertawa menyaksikan raut wajah saya yang pucat menegangkan sembari berteriak dalam foto itu.

Saya pun berkesempatan masuk ke wahana Buzz Lightyear Astro Blaster, sebuah tempat yang menyajikan petualangan ruang angkasa laksana karakter terkenal dari film “Toy Story” Buzz Lightyear. Saya dan Mas Setyo duduk di sebuah kendaraan yang dapat berputar hingga 360 derajat melalui tombol khusus serta dilengkapi dengan “senjata laser” untuk membidik sasaran sepanjang wahana Astro Blaster.

Sangat seru karena kita mesti tepat menembak titik merah yang disediakan agar “musuh” kita itu jatuh atau rubuh. Terkadang agak susah karena sasarannya juga bergerak pelan sementara kendaraan yang ditumpangi terus maju kedepan. Diselingi suasana luar angkasa yang mengagumkan, permainan Buzz Lightyear ini sangat menghibur.

Seusai bermain di wahana tersebut saya berkesempatan untuk berfoto bersama sang jagoan “Buzz Light Year” dengan gaya yang heboh dan fenomenal.

Hidangan makanan yang disajikan oleh cafe di dalam kawasan Hongkong Disneyland sangat nikmat dan lezat. Pada hari pertama (Jum’at, 18/3)  kami makan malam di Plaza Inn Restourant Zona Fantasy yang bernuansa etnik China dan di hari kedua (Sabtu, 19/3) kami menikmati “romantic dinner” di Corner Cafe Zona Mainstreet USA.

Saat santap malam di Plaza Inn kami merasakan sensasi masakan oriental yang diletakkan diatas meja bulat berputar, mulai dari Sup Kepiting hingga steak abalon. Serta tentu saja Nasi Goreng ala Oriental.

Sementara di Corner Cafe nuansa menu ala Western begitu kental memanjakan lidah kami. Di tengah cuaca dingin yang memeluk tubuh, pilihan makanan hangat dan pedas menjadi alternatif terbaik untuk mengisi perut yang kelaparan. Dan, di kedua Cafe ini kami menemukannya

Keterangan :

Foto-foto koleksi Priyadi dan  saya

 

Related Posts
‘BEHIND THE SCENE” HONGKONG DISNEYLAND BLOGGER TOUR (Bagian Pertama)
Sudah lewat 2 pekan berlalu sejak kepulangan saya dari Hongkong Disneyland yang di-inisiasi oleh IDBlognetwork. Ada berjuta kenangan yang tak terlupakan seumur hidup selama perjalanan kami, 6 orang blogger Indonesia ...
Posting Terkait
MELANCONG KE HONGKONG (3): KERAMAHAN ORIENTAL YANG MENYENANGKAN
Keramahan para karyawan kawasan Hongkong Disneyland mulai dari petugas hotel, pemandu wisata kami  sampai penjaga toko souvenir sungguh sangat mengesankan. Saat kami sarapan secara prasmanan di Enchanted Garden Hotel Disneyland pada ...
Posting Terkait
“BEHIND THE SCENE” HONGKONG DISNEYLAND BLOGGER TOUR (Bagian Ketiga)
  Pada hari ketiga yang merupakan hari terakhir kami berada di Hongkong, sebuah julukan baru disematkan pada Jauhari saat kami semua tengah makan pagi bersama di Chef Mickey Cafe Hotel Hollywood ...
Posting Terkait
“BEHIND THE SCENE”HONGKONG DISNEYLAND BLOGGER TOUR (Bagian Kedua)
Penataan eksterior Taman Disney Hongkong sungguh sangat memukau. Tentu termasuk pula beberapa patung-patung bernuansa karakter Disney yang berada pada sisi-sisi 4 Zona berbeda ditempat tersebut. Ternyata, patung-patung itu menarik minat blogger-blogger ...
Posting Terkait
Berfoto dulu sebelum berangkat ke Hongkong
  Hari Kamis sore 17 Maret 2011, kegairahan saya untuk "menjemput impian" jalan-jalan ke Hongkong Disneyland begitu membuncah. Sebuah impian yang sesungguhnya dapat terwujud secara tak terduga berkat aktifitas dan konsistensi ...
Posting Terkait
MELANCONG KE HONGKONG (1) : PESONA FANTASI MERAYAKAN 5 TAHUN HONGKONG DISNEYLAND
Pesawat yang kami tumpangi mendarat mulus di Hongkong International Airport, Jum'at pagi (18/3). Dengan penuh semangat, saya bersama kawan-kawan blogger IDBlognetwork : Priyadi Iman Nurcahyo, Nuruddin Jauhari, Setyo Budianto, Isnuansa ...
Posting Terkait
‘BEHIND THE SCENE” HONGKONG DISNEYLAND BLOGGER TOUR (Bagian
MELANCONG KE HONGKONG (3): KERAMAHAN ORIENTAL YANG MENYENANGKAN
“BEHIND THE SCENE” HONGKONG DISNEYLAND BLOGGER TOUR (Bagian
“BEHIND THE SCENE”HONGKONG DISNEYLAND BLOGGER TOUR (Bagian Kedua)
MENJEMPUT IMPIAN KE HONGKONG DISNEYLAND
MELANCONG KE HONGKONG (1) : PESONA FANTASI MERAYAKAN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

June 2011
M T W T F S S
« May   Jul »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Profil di LinkedIn

Arsip

My Karaoke @ SoundCloud

Kicauanku di Twitter

Iklan

Creative Commons License

Lisensi Creative Commons
ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 3.0 Tanpa Adaptasi. Silakan anda mengambil atau mengutip sebagian maupun seluruh isi blog ini asalkan jangan lupa mencantumkan sumber asli tulisannya. Terimakasih atas pengertian anda

Recent Comments

    My Instagram

    Good Reads Book Shelf

    Amril's books

    Nge-blog Dengan Hati
    3 of 5 stars
    Blogisme ala Ndoro Kakung Judul Buku : Ngeblog Dengan Hati Penulis : Wicaksono “Ndoro Kakung” Editor : Windy Ariestanty Penerbit : Gagas Media, Terbitan : Cetakan pertama, 2009 Jumlah Halaman : 142 Di ranah blog Indonesia, nama N...

    goodreads.com

    Page Rank Checker

    Free Page Rank Tool Pagerankchecker.com — Check your Pagerank Website reputation
    Alexa rank,Pagerank and website worth
    Powered by WebStatsDomain
    Blog

    Live Traffic Feed

    badge