MENIKMATI MIE CELOR KHAS PALEMBANG

Kunjungan saya ke Palembang akhir pekan silam membawa saya kepada pengalaman baru merasakan kekayaan sajian kuliner kota itu. Tak hanya tekwan dan pempek, tapi juga mi celor yang sangat terkenal kenikmatannya. Yang paling berkesan, saya bisa langsung merasakan cita rasa makanan tersebut di warung legendaris Mie Celor 26 Ilir Haji Syafei.

Meski terlihat sederhana, warung ini adalah tujuan favorit warga Palembang, terutama mereka yang hidup di perantauan. Konon, warung ini juga langganan mantan presiden Megawati Soekarnoputri (yang direkomendasikan Taufik Kiemas yang asli Palembang). Seorang pelayan mengatakan, dulu Megawati kerap memesan mi celor untuk dikirim ke Jakarta.

Sekilas, mi celor terlihat mirip mi telur rebus biasa. Namun kedahsyatannya terletak pada ramuan udang yang diracik dalam kuah. Udang satang yang berukuran besar jadi bahan utama pembuatan kuah mi ini. Tak heran aroma udang terasa kuat saat saya mencicipi rasa kuahnya yang kuning kental.

Kuah mi celor harus dijaga agar tidak terlalu kental supaya kedahsyatan rasanya tetap terjamin.

Bentuk mi celor relatif besar, lurus, dan tidak keriting. Ini berbeda dengan mi bakso yang biasa kita kenal. Seorang kawan saya berkomentar, ia hampir mengira mi celor yang dimakannya adalah spageti. Mi ini paling enak disantap dalam keadaan hangat — saat aroma kuah mi yang berpadu dengan bumbu khas memberi sensasi eksotis tersendiri. 

Related Posts
IDBLOGILICIOUS ROADBLOG, SIAP “MENGGOYANG” SURABAYA
Akhirnya saat itu datang. Besok, Sabtu (14/5) IDBlogilicious Roadblog yang dimotori jaringan blog nusantara yang mengusung konten berkualitas IDBlognetwork akan memulai perjalanannya di kota Surabaya dari rencana 7 kota penyelenggara ...
Posting Terkait
Pertarungan hebat tanpa pertumpahan darah itu akhirnya dilaksanakan kemarin, Minggu, 25 November 2009 bertempat di lantai 2 Rumah Makan Sami Kuring Cikarang. Acara yang digelar oleh Komunitas Blogger Cikarang dan ...
Posting Terkait
Hari ini, Senin 25 Januari 2010, wajah saya yang imut, montok, menggemaskan dan bersahaja itu nongol di iklan Kompasiana di Harian Kompas. Ini adalah kali pertama saya bergaya -- dengan ...
Posting Terkait
Kawan-kawan, Dibawah ini, saya akan menyajikan semacam "kaleidoskop" atau napak tilas perjalanan saya sepanjang melaksanakan aktifitas blogging sepanjang tahun 2009. Sekedar sebuah dokumentasi yang mudah-mudahan tidak sekedar untuk dikenang-kenang tapi juga ...
Posting Terkait
MUSIKALISASI LASKAR PELANGI : TANTANGAN INTERPRETASI & KONSISTENSI
etelah melihat iklan besar rencana pementasan Musikalisasi Laskar Pelangi yang akan dilaksanakan mulai tanggal 17 Desember 2010 sampai 31 Desember 2010 bertempat di Teater Jakarta Taman Ismail Marzuki, di sebuah ...
Posting Terkait
VIDEO BLOGGING SEBUAH PELUANG BARU
aya sangat terkesan dengan aksi Video Blogging yang dilakukan sahabat Kompasiana saya, mas Hazmi Srondol. Pada acara pembukaan Jakarta Art Awards 2012 di North Art Space Pasar Seni Taman Impian Jaya ...
Posting Terkait
DUKA CITA MENDALAM UNTUK KORBAN GEMPA DI SUMATERA BARAT
Sedih sekali hati ini saat menyaksikan tayangan televisi yang menampilkan sejumlah kota di Sumatera Barat luluh lantak akibat gempa dashyat yang melanda kemarin sore (30/09).Reruntuhan bangunan, anak-anak yang menangis ketakutan dan ...
Posting Terkait
UB CIMART : MERETAS JALAN MENUJU PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT
Berawal dari sebuah diskusi intens di mailing list Cikarang Baru, bergulir inisiatif untuk membentuk sebuah wadah bersama yang akan menghimpun dan menerapkan minat kolektif anggotanya untuk berwirausaha. Adalah Pak Afrizal, ...
Posting Terkait
AMPROKAN KOMUNITAS BEKASI : MERETAS JALAN MENUJU SINERGI BERKELANJUTAN
"ebih baik menjadi lilin yang menerangi, dibandingkan hanya mengutuk kegelapan," ujar Wakil Walikota Bekasi Ahmad Syaikhu mengutip ucapan Proklamator Kemerdekaan Indonesia Mohammad Hatta pada kesempatan acara buka puasa bersama sekaligus ...
Posting Terkait
IN MEMORIAM MAKSUM.A.KARAROK : KETEGARAN DAN KONSISTENSI DALAM KESEDERHANAAN
aya tak pernah menduga, pertemuan saya dengannya hari Senin pagi, 13 Februari 2018 silam adalah jumpa terakhir saya dengan, Maksum Achmad Kararok, sahabat seangkatan di Fakultas Teknik Unhas. Malam tadi, ...
Posting Terkait
IDBLOGILICIOUS ROADBLOG, SIAP “MENGGOYANG” SURABAYA
“DUEL MAUT” BERAKHIR BAHAGIA ITU TERJADI DI “PADEPOKAN”
TAMPIL SEBAGAI MODEL IKLAN KOMPASIANA
MY BLOGGING KALEIDOSKOP 2009
MUSIKALISASI LASKAR PELANGI : TANTANGAN INTERPRETASI & KONSISTENSI
VIDEO BLOGGING SEBUAH PELUANG BARU
DUKA CITA MENDALAM UNTUK KORBAN GEMPA DI SUMATERA
UB CIMART : MERETAS JALAN MENUJU PEMBERDAYAAN EKONOMI
AMPROKAN KOMUNITAS BEKASI : MERETAS JALAN MENUJU SINERGI
IN MEMORIAM MAKSUM.A.KARAROK : KETEGARAN DAN KONSISTENSI DALAM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *