AMPROKAN BLOGGER 2011 (5): DISKUSI SANTAI TENTANG KEBEBASAN BEREKSPRESI & PERAN NETIZEN

Malam minggu (17/9) di aula Asrama Haji terlihat begitu romantis. Ada bulan menggantung dan sembunyi malu-malu di balik awan. Saya menyaksikan pemandangan itu dari lantai 2 tempat penyelenggaraan Amprokan Blogger 2011 sembari menikmati santapan makan malam. Seusai sholat maghrib dan membersihkan diri, saya sudah siap memasuki babak berikutnya acara perhelatan akbar blogger Indonesia itu berupa Sarasehan Blogger.

Sebelum acara digelar, sang tuan rumah Blogger Bekasi memberikan hiburan “Live Music” kepada para peserta yang datang satu-satu sambil menikmati hidangan makan malam. Diiringi petikan gitar mas Sheed, beberapa penyanyi dadakan naik ke atas panggung menyumbangkan suaranya. Biar Fals yang penting nekad. Tak ayal, selain saya, tampil pula Pak Dian Kelana menyanyikan lagu-lagu tempo doeloe. “Seperti menyaksikan tembang kenangan ya?”, ujar seorang peserta nyeletuk sambil tertawa.

Acara Sarasehan dalam format informal dan lebih santai ini dimulai pikul 08.30 malam. Dipandu oleh Blogger senior dari Solo, Blontankpoer, sesi ini menghadirkan kembali aktifis Internet Sehat Donny BU dengan pembahasan tentang kebebasan berekspresi di internet serta pemaparan lebih komprehensif tentang “Dokumen Tebet” sebagaimana yang dibahas dalam acara pagi harinya.

“Sama seperti pergaulan nyata pada umumnya, interaksi di internet memerlukan etika yang mesti senantiasa kita–sebagai penggiat online–pertimbangkan. Menggunakan media internet secara bijak dan kreatif akan membuat kita tidak hanya eksis didunia maya namun juga membuat kita lebih yakin pada apa yang kita lakukan,” demikian ujar Donny BU membuka diskusi santai malam itu sambil duduk lesehan diatas panggung..Aktifis Internet Sehat ini juga memaparkan bagaimana peran Netizen dalam era sosial media sebagai penyeimbang berita serta informasi dari Media Mainstream.

Yang menarik adalah diskusi ini menghadirkan pula Akhmad Nasir, aktifis Jalin Merapi yang menguraikan bagaimana mereka menggalang bantuan untuk musibah meletusnya Gunung Merapi di Yogyakarta dengan memanfaatkan teknologi internet dan sosial media. “Kunci kesuksesan kami adalah konsistensi dan kredibilitas. Informasi yang kami sajikan dapat dipertanggungjawabkan serta memiliki akuntabilitas tinggi dan Bantuan yang disalurkan kami laporkan secara transparan. Tak ada yang ditutup-tutupi. Informasi yang kami sajikan berasal langsung  dari lapangan, dengan sumber masyarakat setempat dan jaringan relawan. Masyarakat jadi tahu persis apa yang kami lakukan meski itu melalui update lewat jaringan sosial media,” kata Nasir dengan antusias.

Pada kesempatan yang sama hadir pula ikut sharing Bung Almascatie yang menceritakan bagaimana peran blogger dan netizen sebagai media penyeimbang atas media mainstream. Blogger asal Ambon ini menguraikan pengalamannya ketika terjadi kericuhan Ambon  yang terjadi tak lama sebelum ia berangkat ke Jakarta. Banyak hal-hal yang diberitakan di media secara bombastis ternyata sesungguhnya dilapangan tidak “seseram” yang terjadi di lapangan.

Almas, bersama teman-temannya di Komunitas Blogger Ambon Arumbai, melakukan “live report” dari lokasi kejadian melalui jaringan sosial media dan menjelaskan kejadian sesungguhnya di Ambon. Langsung. Tanpa rekayasa. Masyarakat akhirnya menjadi tahu dan tidak terpancing pada provokasi media yang terkesan melebih-lebihkan suasana. “Apa yang kami sampaikan bisa dipertanggungjawabkan karena kami berada disana, jadi saksi atas kejadian itu. Syukurlah, laporan kami ini mendapat apresiasi karena sedikit banyak telah mencegah timbulnya aksi anarkis yang lebih luas,” katanya bersemangat.

Acara Sarasehan yang berlangsung penuh nuansa kekeluargaan, interaktif dan santai ini berakhir pukul 22.30 malam.

(bersambung) 

Related Posts
AMPROKAN BLOGGER 2011 (4): KECERDASAN EKOLOGIS DALAM PERSPEKTIF KEARIFAN LOKAL
"ari kita berkaca pada diri masing-masing, apakah kita semua sudah memiliki kecerdasan ekologis?" Sebuah pertanyaan menohok datang dari Emmy Hafild seorang "pendekar" wanita di bidang pelestarian lingkungan hidup saat membawakan presentasi ...
Posting Terkait
AMPROKAN BLOGGER 2011 (7) : JELAJAH SITU BEKASI & TAMAN BUAYA CIBARUSAH
atahari seakan "membakar" Cikarang dengan teriknya yang menyengat saat Rombongan peserta Amprokan Blogger 2011 bergerak menuju lokasi kunjungan berikutnya dari Jababeka Cikarang menuju Situ Bekasi yang berada di Kec.Serang Kabupaten ...
Posting Terkait
AMPROKAN BLOGGER 2011 (3) : SOSIALISASI KEGIATAN BLOGGER DAN ACUAN KONSEP ETIKA ONLINE
eusai makan siang sembari dihiburan 'Angklung Orchestra" dari SMK Banisaleh, para peserta Amprokan Blogger 2011 kembali mengikuti sesi berikutnya yang kali ini diisi oleh sosialisasi kegiatan acara blogger antara lain ...
Posting Terkait
AMPROKAN BLOGGER 2011 (1) : MENGASAH KECERDASAN INTERNET DAN EKOLOGIS ITU”SESUATU BANGET”!
abtu pagi (17/9) matahari menyapa penuh kehangatan saat saya tiba di aula Asrama Haji Bekasi, tempat pelaksanaan kegiatan Amprokan Blogger 2011 yang kedua. Sejumlah rekan panitia tampak sibuk menyambut kedatangan ...
Posting Terkait
AMPROKAN BLOGGER 2011 (2) : TENTANG MATAHARI KECIL YANG MENGHANGATKAN & ATRAKSI ANGKLUNG YANG MEMUKAU
rosesi acara pembukaan Amprokan Blogger 2011 yang dibuka oleh Menkominfo Tifatul Sembiring (baca artikelnya disini) kemudian dilanjutkan diskusi tematik tentang Kebebasan Berekspresi di Internet. Dipandu oleh Presiden Blogger ASEAN chapter ...
Posting Terkait
AMPROKAN BLOGGER 2011 (6) : JABABEKA MOVIELAND & HARAPAN BLOGGER SEBAGAI HATI NURANI MASYARAKAT INDUSTRI
uaca begitu cerah menyongsong kedatangan rombongan peserta Amprokan Blogger 2011 yang terdiri atas 3 bis di Movieland Kota Jababeka, Minggu (18/9). Rombongan disambut dengan ramah oleh tim Marketing Kota Jababeka ...
Posting Terkait
AMPROKAN BLOGGER 2011 (4): KECERDASAN EKOLOGIS DALAM PERSPEKTIF
AMPROKAN BLOGGER 2011 (7) : JELAJAH SITU BEKASI
AMPROKAN BLOGGER 2011 (3) : SOSIALISASI KEGIATAN BLOGGER
AMPROKAN BLOGGER 2011 (1) : MENGASAH KECERDASAN INTERNET
AMPROKAN BLOGGER 2011 (2) : TENTANG MATAHARI KECIL
AMPROKAN BLOGGER 2011 (6) : JABABEKA MOVIELAND &

2 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *