BERSEPEDA DENGAN (SEPENUH) HATI

Bagi saya, aktifitas bersepeda bukan hanya merupakan sebuah kegiatan yang tidak hanya memiliki keuntungan bagi kesehatan namun lebih dari itu : sebuah romansa kenangan senantiasa menyertainya. Waktu masih bersekolah di Sekolah Dasar di Bone-Bone Kab.Luwu Sul-Sel 30 tahun silam, saya senantiasa ditugaskan ibu saya untuk mengambil atau mengantar jahitan baju ke pelanggannya dengan menggunakan sepeda. Saya masih ingat betul sepeda oranye saya hadiah ulang tahun kesembilan dari ayah saya senantiasa menemani dalam menunaikan tugas nan mulia sebagai “kurir mama” itu. Saya sungguh sangat menikmatinya. Saat angin berdesir menerpa wajah saat sepeda saya kayuh dengan kencang, sungguh menjadi sebuah sensasi tersendiri yang melenakan.

Pengalaman saya bersepeda yang selalu “nyangkut” dihati saat mengalami cinta pertama di SMP dulu (Saya pernah menceritakannya disini). Ketika itu saya menggunakan sepeda saya untuk mengajari matematika sang pujaan hati. Menunggangi sepeda jengki tersebut seakan-akan menaiki kuda sembrani bersayap cemerlang bagai seorang pangeran menjemput sang putri di istananya.

Berlanjut kemudian ketika saya membeli sepeda onthel yang membuat saya bergairah untuk menaiki sepeda kiriman adik saya di Yogya itu sembari membayangkan menjadi bangsawan Belanda ningrat melakukan inspeksi di perkebunan teh. Dengan nuansa retro yang dimiliki sepeda antik itu saya merasakan sensasi serta pengalaman bersepeda yang menyenangkan dan unik..

Setelah membeli sepeda Mountain Bike keinginan saya bersepeda kian menggebu-gebu. Terlebih saya bisa menakar kinerja saya bersepeda (misalnya memantau kalori yang terbakar serta rekam jejak perjalanan via GPS Handphone kemudian mengedarkannya lewat jejaring sosial media) melalui aplikasi Endomondo di Blackberry saya serta motivasi dari teman-teman penggiat Cikarang Baru Cycling .(Grup Sepeda yang digagas melalui mailing list Cikarang Baru) membuat gairah bersepeda saya kian terpacu cepat.

Alhamdulillah, anak-anak saya juga menyukai aktifitas bersepeda, apalagi istri saya memang gemar naik sepeda saat masih bersekolah di Yogya dulu. Maka “ritual” kami di pagi hari libur adalah bersepeda ramai-ramai bersama keluarga. Rizky menunggang sepeda “Thunderbird”-nya, Alya dengan sepeda ala “Barbie” sedangkan istri saya sepeda Phoenix dengan keranjang belanja didepan serta saya dengan “Thrill” kesayangan mendampingi orang-orang yang saya cintai itu dengan penuh semangat. Kebersamaan dan kebahagiaan keluarga saya rasakan. Betapa saya selalu tersenyum melihat kedua buah hati saya memacu sepeda mereka tanpa berhenti beristirahat dan rasa letih sedikitpun (sedangkan saya sudah mulai ngos-ngosan tertinggal dibelakang).

Tadi pagi kami berhasil menempuh jarak 4 km memutar melalui kawasan industri Jababeka II dan akhirnya “ditutup” dengan manis sarapan Lontong Cap Gomeh di Jalan Tarum Barat Raya. Dengan keringat yang menetes di dahi, saya melihat Alya (6,8 tahun) bercerita dengan mata berbinar dan giginya yang masih ompong pengalaman menyenangkannya naik sepeda bersama kami, kedua orang tuanya. Kadang-kadang saling menyela bersama sang kakak, Rizky (8,8 tahun) mengenai siapa yang paling unggul mengayuh sepeda di depan.

Inilah makna bersepeda dengan (sepenuh) hati. Dan saya tersenyum ketika handphone Android saya berdering kencang menyanyikan lagu fenomenal Queen “Bicycle Race”

Bicycle bicycle bicycle 
I want to ride my bicycle bicycle bicycle 
I want to ride my bicycle 
I want to ride my bike 
I want to ride my bicycle 
I want to ride my 
Bicycle races are coming your way 
So forget all your duties oh yeah! 
Fat bottomed girls they’ll be riding today 
So look out for those beauties oh yeah 
On your marks get set go 
Bicycle race bicycle race bicycle race 
Bicycle bicycle bicyI want to ride my bicycle 
Bicycle bicycle bicycle 
Bicycle race 

Yuk kita gowes !!

.

Related Posts
‘BURIED’ : KETEGANGAN MENCEKAM DI DALAM PETI MATI
ak pernah sedikitpun terlintas di benak seorang Paul Conroy (diperankan oleh Ryan Reynolds) terjebak didalam peti mati dan terkubur hidup-hidup di kedalaman 2 meter dari permukaan tanah. Sebuah mimpi buruk ...
Posting Terkait
MENIKMATI GALAKSI
abtu (10/3) lalu menjadi hari yang paling sibuk di akhir pekan. Kedua anak saya, Rizky dan Alya sudah terjaga sejak pukul 04.00 pagi. Mereka berdua memang akan naik pentas dalam ...
Posting Terkait
CATATAN KECIL PERINGATAN 9 TAHUN USIA PERNIKAHAN
"Jika kamu sudah yakin, jalanilah. Segera lamar calon pendamping hidupmu itu di Yogya. Jangan kamu tunda-tunda lagi. Insya Allah, kami, orangtuamu akan merestui keinginanmu, nak. Tetapkan niat, jangan ragu-ragu. Soal ...
Posting Terkait
MEMPERTANYAKAN TANGGUNG JAWAB DAN NURANI SANG PELAKU TABRAK LARI
aya terhenyak saat membaca berita yang tertera di mailing list Cikarang Baru setelah kami sekeluarga baru keluar menonton film "Brandal-Brandal Ciliwung"  Jum'at (17/8) sore. Saya memang baru menyalakan Blackberry dan ...
Posting Terkait
LOVE AT THE FIRST VOICE
DALAM sejarah percintaan saya dari masa remaja di SMA hingga menyelesaikan kuliah, saya termasuk orang yang gagal melakoni indahnya romantisme itu. Saat masih SMA, seorang kawan yang memiliki reputasi sebagai playboy ...
Posting Terkait
KISAH EMPLOYEE GATHERING (2) : OUTBOUND YANG SERU DAN MENYENANGKAN
agi di Bali sungguh menyegarkan. Hari Sabtu (25/2) saya menyaksikan kilau mentari bersinar terang dan cahayanya menyelusup dari sela-sela dedaunan rindang pohon tepat didepan kamar 120 tempat saya menginap di ...
Posting Terkait
Saya memandu Seminar Sosialisasi Pengembangan ASEAN di Makassar, 10 Desember 2010
Hari Kamis, 9 Desember 2010, pukul 14.30, saya tiba di terminal 2 F Bandara Soekarno Hatta. Pada hari ini, saya akan berangkat ke Makassar bersama rombongan Kementerian Luar Negeri RI ...
Posting Terkait
MELANCONG KE HONGKONG (3): KERAMAHAN ORIENTAL YANG MENYENANGKAN
Keramahan para karyawan kawasan Hongkong Disneyland mulai dari petugas hotel, pemandu wisata kami  sampai penjaga toko souvenir sungguh sangat mengesankan. Saat kami sarapan secara prasmanan di Enchanted Garden Hotel Disneyland pada ...
Posting Terkait
KANSAI PAINT DAN IKHTIAR MEWARNAI KEHIDUPAN
uaca di Sabtu pagi (26/4) begitu bersahabat. Sinar mentari menyapa hangat, memantulkan cahaya yang begitu menyilaukan pada barisan kaca gedung megah Plaza Bapindo, Jl.Jenderal Sudirman, Jakarta. Bergegas saya masuk menuju ...
Posting Terkait
ROMANTIKA MUDIK KE MAKASSAR (2) : MENIKMATI SENJA TERAKHIR RAMADHAN DI PANTAI LOSARI
i penghujung Ramadhan 1434 H, Rabu (7/8), saya menikmati sajian sahur yang dibuat oleh isteri dan ibu saya dengan penuh rasa syukur. Betapa damai rasanya hati ini menyaksikan kedua orang ...
Posting Terkait
‘BURIED’ : KETEGANGAN MENCEKAM DI DALAM PETI MATI
MENIKMATI GALAKSI
CATATAN KECIL PERINGATAN 9 TAHUN USIA PERNIKAHAN
MEMPERTANYAKAN TANGGUNG JAWAB DAN NURANI SANG PELAKU TABRAK
LOVE AT THE FIRST VOICE
KISAH EMPLOYEE GATHERING (2) : OUTBOUND YANG SERU
OLEH-OLEH PERJALANAN DARI MAKASSAR (1)
MELANCONG KE HONGKONG (3): KERAMAHAN ORIENTAL YANG MENYENANGKAN
KANSAI PAINT DAN IKHTIAR MEWARNAI KEHIDUPAN
ROMANTIKA MUDIK KE MAKASSAR (2) : MENIKMATI SENJA

2 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *