Igelanca-5


Semuanya terjadi begitu saja. Spontan. Tak terduga. Tak terencana.

Malam itu, Selasa (3/4) saya sedang asyik menyantap makanan di Bakmi Malang Karapitan (BMK) di depan Bandung Indah Plaza Jl.Merdeka Bandung, ketika 2 sosok yang saya kenal sebagai sesama peserta Workshop Tender Management Pengadaan Barang dan Jasa PTK 007 Revisi II Batch VII di Grand Royal Panghegar Hotel, Arman Rangkuti dan Tirmizi Mahfud datang menghampiri saya. “Wah, mas Amril makan disini rupanya, kami gabung ya,” kata Arman sambil tersenyum.

“Yuk, gabung aja sekalian makan disini,” sahut saya antusias. Dan demikianlah, kami bertiga makan malam sambil bercakap apa saja, termasuk materi training hari kedua yang baru saja kami lalui. Pada kesempatan tersebut perbincangan juga menjurus ke soal aktifitas pekerjaan kami sehari-hari. Arman yang bekerja di PT Viking Airtech yang bergerak dibidang Air Conditioner khusus untuk keperluan industri minyak dan gas utamanya di offshore dan Tirmizi yang bekerja di PT Gunanusa Utama Fabricatior, sebuah perusahaan yang bergerak dibidang Fabrikasi dan Konstruksi bidang Oil & Gas bercakap dengan lancar bersama saya yang saat ini bekerja dibidang yang sama. Komunikasi menjadi “nyambung”.

Setelah itu Amran dan Tirmizi menemani saya ke BEC (Bandung Electronic Center) yang terletak dibelakang warung BMK.untuk memperbaiki Samsung Galaxy Tab 10.1 saya yang sedang bermasalah pada koneksi Wi-Fi-nya. Pukul 21.00 semuanya selesai. Hujan gerimis mengguyur kota Bandung. Kami berlari-lari kecil ke Bandung Indah Plaza, tempat dimana mobil Arman diparkir.

“Kemana kita setelah ini?” tanya saya sambil melirik jam.

“Pertandingan Bola antara Barcelona dan AC Milan baru dimulai jam 02.00 dinihari besok pagi, yuk kita jalan-jalan ke Dago atas,” ajak Arman yang juga alumni Politeknik ITB Bandung yang benar-benar menguasai area kota kembang ini.

“Yuuk,” kata saya serempak bersama Tirmizi.

Mobil yang kami tumpangi dan dikendarai Arman melaju pelan menembus rinai gerimis menuju Dago Atas. Walau di tahun 1993 saya pernah lama tinggal di Bandung (sekitar 2 bulan untuk Praktek Kuliah Lapangan di PT Inti) ini baru pertama kalinya saya ke Dago Atas. Pemandangan Bandung di waktu malam begitu memukau di ketinggian. Kerlap-kerlip lampu terlihat sangat cantik saat kami turun di depan Cafe Igelanca. Rintik gerimis tak menghalangi kami menyaksikan dengan takjub suasana eksotis Bandung diwaktu malam.

Memasuki kawasan Cafe kami bagai menemukan “nuansa rumah” yang hangat disana. Terdapat dua tingkat bangunan cafe ini yang semuanya menghadap ke pesona kota Bandung.dari atas bukit. Kami memilih duduk di tingkat pertama karena tingkat atas sudah penuh oleh pengunjung.

Saya sangat kagum pada tata letak Cafe ini yang mempertahankan bentuk aslinya yang memang laksana rumah lengkap dengan sofa, televisi, lemari-lemari dengan nuansa klasik. Kursi dan mejanya pun menampilkan unsur artistik kayunya yang indah. Di dinding terpampang beberapa foto atau gambar kartun bernuansa retro. Saya langsung merasa betah saat pertama kali menjejakkan kaki di cafe ini yang beralamat lengkap di Bukit Pakar Timur 2 Dago. Suasana terasa begitu melankolis ketika terdengar sayup-sayup sampai musik klasik mengalun syahdu. Kontras sekali dengan suasana gerimis saat itu.

Dingin udara malam membuat kami memutuskan memesan kopi sambil ngobrol asyik di cafe tersebut. Saya memesan Kopi Cappuccino, Arman memesan Kopi Jahe, sedangkan Tirmizi memesan kopi Moccachino.

Kami lalu berbincang panjang tentang latar belakang keluarga masing-masing. Menarik sekali rasanya. Saya seakan bertemu kawan lama yang bertahun-tahun tak bertemu, padahal sejatinya kami baru saja kenalan 2 hari pada masa pelatihan.

Arman bercerita tentang bagaimana aktifitasnya selama menjadi mahasiswa di Bandung. Ternyata ia adalah seorang aktifis Mahasiswa Politeknik ITB bahkan pernah menjabat jadi ketua Senat. Matanya menerawang saat mengenang saat-saat menjadi pentolan Mahasiswa di tahun 1998. Sementara itu Tirmizi yang Betawi asli menceritakan pengalamannya saat menjadi mahasiswa di Universitas Udayana Bali. Dengan antusias kisah-kisahnya menjadi mahasiswa di Pulau Dewata terutama pengalaman unik ketika menjalani hari raya Nyepi disana.

Kami begitu asyik bercerita sambil ngopi di cafe tersebut hingga waktu sudah menunjukkan pukul 22.30 malam. Lampu-lampu Cafe sudah dimatikan dan seorang pelayan dengan sopan datang mengangsurkan tagihan biaya ngopi kami.

“Perasaan tadi kita belum minta tagihannya deh,” gurau Tirmizi

“Itu tandanya Cafe ini sudah mau tutup, Mas,” sahut Arman sambil tertawa.

Setelah membayar biaya yang tertagih, kamipun bergegas berangkat turun kembali ke kota. Kami memutuskan untuk tidak langsung pulang ke hotel dan menyusuri serta menikmati suasana malam kota kembang yang indah sambil menanti pertandingan sepakbola. Kami tiba kembali di hotel pukul 01.30 dinihari setelah singgah sejenak ngopi lagi di sebuah gerai minimarket 24 jam di kawasan Braga.

Sungguh sebuah petualangan yang mengesankan mengalami “sleepless in Bandung”. 

Related Posts
“MENEMUKAN KEMBALI” SPIRIT WARISAN BUDAYA DALAM MENEGUHKAN PILAR KOMUNITAS ASEAN
ari Senin (25/2) kemarin saya memenuhi undangan dari Kementerian Luar Negeri untuk menghadiri Focus Group Discussion (FGD) yang membahas tema "Reinventing the Spirit the cultural heritage of south east asian people; ...
Posting Terkait
REKREASI WARGA ANTILOP 5 H-3 & I-1 YANG MENGESANKAN
ni adalah sebuah event yang ditunggu-tunggu warga sekitar kami di perumahan Cikarang Baru tepatnya di jalan Antilop V Blok H3 & I1. Setelah sebelumnya hanya bersifat wacana belaka di lingkungan ...
Posting Terkait
CATATAN DARI LAUNCHING CITI PRIORITY : LAYANAN PERBANKAN UNGGULAN DENGAN TIGA PILAR UTAMA
ari Rabu, 7 September 2016, saya menyempatkan diri hadir dan memenuhi undangan untuk mengikuti peluncuran layanan perbankan Citi Priority dari Citibank bertempat di Hotel Kempinski, Jl.MH.Thamrin, Jakarta. Saya hadir agak ...
Posting Terkait
SPIRIT KEPAHLAWANAN ALM.THAYEB MOHAMMAD GOBEL
aat berkunjung ke Gorontalo bulan lalu, saya menyempatkan diri untuk berziarah ke makam keluarga Gobel (Hubulo) di Kabupaten Tapa Gorontalo. Di kompleks Makam keluarga yang terletak diatas bukit dengan pepohonan ...
Posting Terkait
PUISI : SEMESTINYA, ENGKAULAH SEMESTAKU
Semburat cahaya senja merah jingga menerpa sendu wajahmu ketika jemari lentikmu lemah menuding langit Pada sebuah titik yang engkau namakan "ujung penantian" dan tak pernah bisa kumaknai secara jelas apakah itu akan menjadi akhir ...
Posting Terkait
CATATAN DARI PELUNCURAN NOKIA N97
Selasa Malam (9/6), bertempat di Café Poste East Building Kawasan Lingkar Mega Kuningan Jakarta Selatan, saya diundang atas nama salah satu Blogger di Asia Blogging Network (ABN) ,untuk menghadiri Exclusive ...
Posting Terkait
PESAN KEBANGSAAN MEGAWATI DALAM KAMPANYE AKBAR DI BALI
esawat berlogo "Indonesia Hebat!" yang membawa saya bersama rombongan jurnalis serta fungsionaris Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mendarat mulus di Bandara Ngurah Rai Denpasar Bali, Sabtu pagi (22/3), setelah menempuh ...
Posting Terkait
“DUSUN VIRTUAL” BAGI PENGGIAT KOMPASIANA
Sekitar dua minggu silam, saya berinisiatif membangun portal komunitas penggiat (Penulis, Komentator, dan Pembaca) Kompasiana di www.kompasiana.ning.com yang bertagline "Rumah Sehat untuk Semua". Saya memanfaatkan situs gratisan di www.ning.com untuk ...
Posting Terkait
ROMANTIKA PILPRES 2014 : MERAYAKAN DEMOKRASI & MENJALIN SILATURRAHMI
pa hubungannya antara kopdar mailing list & pemilu presiden 2014? Semuanya terjawab pada hari Rabu,9 Juli 2014. Pada hari yang bersejarah tersebut, segenap rakyat Indonesia menunaikan hak konstitusionalnya memilih calon ...
Posting Terkait
CINTA POHON DAN UPAYA MENUMBUHKAN KECERDASAN EKOLOGIS
Happy Birthday Pohon Happy Brthday Pohon Happy Birthday, Happy Birthday, Happy Birthday, Pohoooon.. Lucu? Aneh? Tapi inilah sebuah kenyataan yang terjadi,  justru secara mengharukan, dalam perayaan Ulang Tahun Kedua Botanical Garden Kota Jababeka terkait ...
Posting Terkait
“MENEMUKAN KEMBALI” SPIRIT WARISAN BUDAYA DALAM MENEGUHKAN PILAR
REKREASI WARGA ANTILOP 5 H-3 & I-1 YANG
CATATAN DARI LAUNCHING CITI PRIORITY : LAYANAN PERBANKAN
SPIRIT KEPAHLAWANAN ALM.THAYEB MOHAMMAD GOBEL
PUISI : SEMESTINYA, ENGKAULAH SEMESTAKU
CATATAN DARI PELUNCURAN NOKIA N97
PESAN KEBANGSAAN MEGAWATI DALAM KAMPANYE AKBAR DI BALI
“DUSUN VIRTUAL” BAGI PENGGIAT KOMPASIANA
ROMANTIKA PILPRES 2014 : MERAYAKAN DEMOKRASI & MENJALIN
CINTA POHON DAN UPAYA MENUMBUHKAN KECERDASAN EKOLOGIS

One comment on “SLEEPLESS IN BANDUNG : NGOPI ASYIK DI CAFE IGELANCA DAGO

Avatar image
outbound ttaining di malang on April 22, 2012 11:21 am

kunjungan gan.,.
bagi” motivasi.,.
fikiran yang positif bisa menghasilkan keuntungan yang positif pula.,..
di tunggu kunjungan balik.na gan.,.,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

April 2012
M T W T F S S
« Mar   May »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Profil di LinkedIn

Arsip

My Karaoke @ SoundCloud

Kicauanku di Twitter

Iklan

Creative Commons License

Lisensi Creative Commons
ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 3.0 Tanpa Adaptasi. Silakan anda mengambil atau mengutip sebagian maupun seluruh isi blog ini asalkan jangan lupa mencantumkan sumber asli tulisannya. Terimakasih atas pengertian anda

My Instagram

Good Reads Book Shelf

Amril's books

Nge-blog Dengan Hati
3 of 5 stars
Blogisme ala Ndoro Kakung Judul Buku : Ngeblog Dengan Hati Penulis : Wicaksono “Ndoro Kakung” Editor : Windy Ariestanty Penerbit : Gagas Media, Terbitan : Cetakan pertama, 2009 Jumlah Halaman : 142 Di ranah blog Indonesia, nama N...

goodreads.com

Page Rank Checker

Free Page Rank Tool Pagerankchecker.com — Check your Pagerank Website reputation
Alexa rank,Pagerank and website worth
Powered by WebStatsDomain
Blog

Live Traffic Feed

badge