SELAMAT DATANG MAKASSAR INTERNATIONAL WRITER FESTIVAL 2012 !

Akhirnya, pertemuan internasional penulis di Makassar (Makassar International Writer Festival) akan digelar juga untuk kedua kalinya mulai tanggal 13-17 Juni 2012 bertempat di Benteng Rotterdam. Seperti yang sudah ditulis pada tautan ini:   Makassar International Writers Festival (MIWF) adalah festival sastra internasional pertama yang ada di Indonesia Timur, yang bertujuan untuk mempromosikan kota Makassar, sebagai pusat budaya dan sastra di Asia dan Dunia. Festival ini pertama kali ini diselenggarakan  pada bulan Juni 2011, bertujuan untuk mempromosikan pertukaran penulis dan untuk memperluas jaringan serta untuk merayakan prestasi sastra dan literasi bersama masyarakat lokal Makassar.

MIWF diselenggarakan oleh Rumata’ Artspace, pusat budaya independen pertama yang memfasilitasi berbagai program budaya di kota Makassar. Rumata’  bercita-cita mendorong kerjasama antara seniman lokal dengan seniman lain / komunitas budaya / organisasi di dunia. MIWF dirancang sebagai festival lima hari dengan enam kegiatan utama: pembacaan karya, program pertukaran penulis, acara komunitas, diskusi, lokakarya dan peluncuran buku. Tema tahun ini adalah “Mengunjungi Kenangan” yang membahas persimpangan sastra, sejarah dan arsitektur kota.

Agenda acara kegiatan bisa dilihat di sini  yang menampilkan ragam kegiatan inspiratif yang terkait dengan dunia kepenulisan dan tema MIWF 2012. Ada salah satu program yang memikat dan baru diadakan pertama kali tahun ini yaitu “Sibilangang Persen” atau Seratus Persen. Dijelaskan pada tautan ini:

Sejak pertama digagas, Makassar International Writers Festival (MIWF) bercita-cita menjadi titik temu, tidak hanya bagi penulis dari berbagai negara dengan penulis dan peminat sastra/literasi di kota ini, tapi dirancang sebagai pertemuan penulis dengan masyarakat yang lebih luas, dengan semangat mengapresiasi dinamika sastra dan literasi berbasis kota. Tahun lalu, MIWF mencoba mewujudkan cita-cita ini melalui pembacaan karya sastra di tengah masyarakat pesisir di Galesong, Takalar dan Pulau Barrang Lompo, Makassar.

Kini, upaya tersebut mendapat perluasan melalui Sibilangngang Parseng! forum yang secara khusus akan menghadirkan penulis, penerbit, komunitas sastra dan literasi Makassar yang telah memberi denyut kreatif bagi kota melalui penerbitan buku. Sibilangngang Parseng! -bahasa Makassar yang artinya 100 %-  kelak menjadi sebuah penegasan bahwa kreativitas berbasis kota yang seratus persen mengandalkan sumber daya lokal, telah dan akan terus menjadi kebanggaan bersama. Sibilangngang Parseng!  akan menjadi salah satu kegiatan komunitas andalan selama berlangsungnya MIWF2012.

Nah, dari hasil seleksi ketat akhirnya terpilih sejumlah penulis lokal yang berhasil menerbitkan buku dengan sumber daya lokal yang dimiliki.

Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini dan meski tidak dapat hadir karena kesibukan di pekerjaan, saya tetap mendoakan agar acara ini berjalan lancar dan berhasil.

Yuk, sukseskan Makassar International Writer Festival 2012 !

Related Posts
FILM “PLANES” : SEMANGAT KEBANGKITAN SANG PESAWAT “PECUNDANG”
ari Minggu (8/9) silam, saya bersama istri dan anak-anak menonton film "Planes" di XXI Mal Lippo Cikarang. Rizky dan Alya, kedua anak saya memang "mengincar" film ini sejak melihat Trailer-nya ...
Posting Terkait
FILM JENDRAL KANCIL : REFLEKSI CERIA ANAK MASA KINI
Hari Sabtu (7/7) lalu, kembali saya, istri dan kedua buah hati tercinta menonton film. Saya bersyukur pada masa liburan panjang anak-anak sekarang ada begitu banyak pilihan tontonan untuk mereka di ...
Posting Terkait
MENERANGI KOTA, MEMPERSEMBAHKAN SEMANGAT DAN SUKACITA
aat mengunjungi Bali untuk pertama kalinya pada bulan Februari tahun lalu dalam acara Employee Gathering kantor, saya senantiasa terpikat pada pemandangan malam kota ini. Saya masih ingat betul ketika itu, ...
Posting Terkait
1. Blog Ryana Mustamin Blog cantik ini diasuh oleh Kakak Senior saya di Penerbitan Kampus "Identitas" UNHAS sekaligus cerpenis handal idola saya pada era tahun 1990-an, Ryana Mustamin. Sebelumnya Kak Ana--begitu ...
Posting Terkait
PANTAI BIRA : SEPOTONG SURGA DI BULUKUMBA
enangan itu rasanya masih lengket di benak saya. Ketika itu, pada 1993, saya bersama kawan-kawan satu angkatan di Jurusan Teknik Mesin Unhas Makassar berwisata ke pantai eksotis yang terletak di ...
Posting Terkait
MAJU TERUS BLOGGER NUSANTARA !
anggal 9-11 November 2012 mendatang sebuah momen penting akan digelar di Kota Daeng, Makassar. Kopdar Blogger Nusantara yang untuk kali kedua diadakan setelah sebelumnya dilaksanakan di Sidoarjo, menjadi momentum penting ...
Posting Terkait
1. Kolom Blog Wicaksono Blog ini memuat tulisan yang sama seperti yang ditayangkan di Kolom Khusus Blog di Koran Tempo yang terbit setiap Jum'at. Ditulis dengan renyah, reflektif dan menarik oleh salah ...
Posting Terkait
JOKOWI DAN RAHASIA YANG MENYERTAINYA
Judul Buku : The Jokowi Secrets (Bagaimana Kepemimpinan Sederhana Menyelesaikan Masalah-Masalah Tak Sederhana) Penulis : Agus Santosa Penerbit : Gradien Mediatama, 2014 Editor : Ang Tek Khun Jumlah Halaman: 246 ISBN : 978-602-208-127-2 uku yang dipajang ...
Posting Terkait
FILM COBOY JUNIOR : TENTANG JADI YANG TERBAIK DAN DEMAM UNYU-UNYU
eusai mengikuti hari terakhir ujian kenaikan kelas, Sabtu (8/6) saya menunaikan "janji" kepada kedua anak saya, Rizky dan Alya, untuk menonton film Coboy Junior di XXI Mall Lippo Cikarang. Yang ...
Posting Terkait
BUKU “CELOTEHAN LINDA” : SENTILAN HUMANIS & MEMORI KEHIDUPAN DALAM CATATAN
Judul Buku : Celotehan Linda (Jurnalis, Penulis, Humanis) Penerbit : Kaki Langit Kencana, 2012 Penulis : Linda Djalil Kata Pengantar : Bondan Winarno Halaman : xvii + 426 Halaman Cetakan ...
Posting Terkait
FILM “PLANES” : SEMANGAT KEBANGKITAN SANG PESAWAT “PECUNDANG”
FILM JENDRAL KANCIL : REFLEKSI CERIA ANAK MASA
MENERANGI KOTA, MEMPERSEMBAHKAN SEMANGAT DAN SUKACITA
YANG “MELENGKING” DARI BLOGWALKING (2)
PANTAI BIRA : SEPOTONG SURGA DI BULUKUMBA
MAJU TERUS BLOGGER NUSANTARA !
YANG “MELENGKING” DARI BLOGWALKING (4)
JOKOWI DAN RAHASIA YANG MENYERTAINYA
FILM COBOY JUNIOR : TENTANG JADI YANG TERBAIK
BUKU “CELOTEHAN LINDA” : SENTILAN HUMANIS & MEMORI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *