ANJANGSANA BLOGGER CIKARANG KE OMAH BURUH : MENGGAGAS SINERGI DASHYAT 2 KOMUNITAS

Kamis malam (5/7) minggu lalu, saya bersama Pak Ceppi Prihadi (Ketua Komunitas Blogger Cikarang) berkesempatan untuk melakukan anjangsana ke Omah Buruh, “markas besar” komunitas serikat pekerja di Cikarang yang berlokasi di jembatan penghubung antara kawasan EJIP (East Jakarta Industrial Park) dan MM2100-Cibitung. Pukul 19.40, dengan menggunakan mobil Pak Ceppi, kami berangkat dari Perumahan Cikarang Baru. Mas Bustomi, admin blogger Cikarang rupanya sudah tiba lebih dulu disana dan menjadi pemandu kami via telepon untuk mencapai lokasi.

Akses menuju “Omah Buruh” adalah melalui jalan utama kawasan EJIP, lurus, hingga akhirnya mencapai jembatan belum selesai yang menghubungkan antara dua kawasan industri besar di Cikarang. Omah Buruh ternyata terletak di jembatan belum selesai tersebut dan dibangun secara semi permanen. Kerangka besi jembatan terlihat kokoh dan berada di sisi kawasan EJIP. Saat kami tiba, sekitar 300-an sepeda motor parkir disana. Dua konstruksi jembatan yang belum selesai tersebut digunakan untuk aktititas kegiatan komunitas serikat pekerja Cikarang, sejak aksi demo kolosal yang dilaksanakan bulan Januari silam. Disebelah lokasi Omah Buruh terdapat sarana penyeberangan untuk sepeda motor menuju ke lokasi sebelahnya dikawasan MM2100.



Tiba di lokasi Omah Buruh, kami disambut hangat oleh Mas Herfin, salah satu pengurus di Omah Buruh dan pernah bertemu dengan kami sebelumnya di Cafe DeBangoor. Mas Herfinlah yang menjadi mediator untuk anjangsana ini. Saya melihat sekeliling dan pada bagian jembatan satunya terlihat sekitar 200-an orang buruh sedang menghadiri sebuah event. “Teman-teman disana sedang mengikuti sharing tentang ketenagakerjaan. Kami sering melakukan kegiatan-kegiatan yang meningkatkan wawasan pengetahuan dan tidak melulu menggerakkan aksi-aksi demonstrasi di jalan,” kata mas Herfin menjelaskan. Kami berjalan menyusuri jalan dimana pada sisi kiri dan kanannya terparkir sepeda motor milik para pekerja pabrik yang menghadiri event malam itu.

Kami disambut hangat oleh Bang Obon Tabroni, tokoh buruh terkemuka di Cikarang yang juga menjabat sebagai Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kabupaten Bekasi. Saya cukup tersanjung karena sosok Bang Obon ini cukup fenomenal sejak memimpin Buruh Bekasi Bergerak pada aksi demonstrasi buruh besar-besaran yang berlangsung awal tahun ini serta melibatkan ribuan orang dan mendapat sorotan tajam dari berbagai media. Sungguh beruntung saya bisa bertemu sekaligus berkenalan dengan beliau secara langsung dalam suasana santai dan penuh nuansa kekeluargaan.

“Selamat datang Pak Amril dan Pak Ceppi ditempat kami yang sederhana ini, mau minum apa nih?” sapa Bang Obon hangat seraya menjabat tangan saya.  Kami lalu duduk di pelataran dengan alas”tikar” bekas spanduk demonstrasi. Nuansa dan aura perjuangan buruh begitu terasa disini. Saya begitu terkesan dan sempat terkenang masa-masa saat masih jadi mahasiswa dulu 20 tahun silam dan kerapkali begadang bersama aktivis-aktivis kampus lainnya, bercengkrama, ngopi, ngobrol dan merancang aksi-aksi demonstrasi mahasiswa sat itu.

“Tempat ini selalu menjadi sarana berbagi informasi tentang banyak hal terkait seputar dinamika pekerja di Cikarang pada khususnya. Selalu ramai dari pagi hingga malam. Saat ini kami sedang berjuang untuk menolak mekanisme outsourcing di beberapa perusahaan dan berharap bisa dihapuskan sesegera mungkin karena justru banyak merugikan buruh,” kata Bang Obon bersemangat.

Bang Obon kemudian melanjutkan, “Sejak Demonstrasi Ribuan Buruh pada bulan Januari silam, ikatan silaturrahmi dan kekeluargaan lintas serikat pekerja khususnya di kabupaten Bekasi semakin kuat. Kami semua lebur dalam semangat kebersamaan dalam membangun kesejahteraan buruh menjadi lebih baik. Omah Buruh menjadi sarana interaksi yang positif untuk sosialisasi spirit tersebut secara terarah dan proporsional”.

Saya lalu mengungkapkan niat kami untuk mengajak teman-teman dari komunitas serikat pekerja di Omah Buruh untuk bersama-sama mengikuti pelatihan Blog yang rencananya akan diselenggarakan pada awal Oktober (saya juga berbagi informasi hasil diskusi sebelumnya). Saya kemudian mengungkapkan, bahwa kami juga akan membantu menyiapkan situs blog khusus www.rumahburuh.com berbasis blog yang akan menjadi media informasi dan komunikasi yang efektif untuk mewartakan banyak hal tentang perjuangan buruh, tidak hanya di Cikarang dan sekitarnya, bahkan diseluruh Indonesia. Konsep Jurnalisme warga akan diterapkan diblog ini dan kelak diharapkan menjadi salah satu media online terpercaya bagi segenap informasi soal perburuhan secara nasional. Nama “Rumah Buruh” dinilai sangat tepat karena mengandung unsur spirit kekeluargaan serta kebersamaan yang kental.

Bang Obon menyambut baik apa yang saya utarakan bahkan dengan antusias menyiapkan rencana peluncuran blog rumah buruh pada event rapat akbar komunitas serikat pekerja Cikarang yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Dukungan juga diberikan pada pelaksanaan Blogshop “Buruh Ngeblog” nanti. “Kami akan support dengan melibatkan perwakilan kawan-kawan dari serikat pekerja sebagai panitia penyelenggara kegiatan positif ini serta mengerahkan teman-teman buruh lainnya untuk menjadi peserta, mengembangkan wawasan dengan ngeblog,” kata Bang Obon.

Alhamdulillah, pertemuan kami selama 2 jam mencapai kesepakatan dan rumusan yang jelas. Paling tidak, sinergi dashyat antara dua komunitas yakni Komunitas Blogger Cikarang dan Komunitas Serikat Pekerja Cikarang sudah siap dan menunggu implementasinya yang akan terwujud segera , hingga ke masa depan.

Maju terus Blogger dan Buruh Indonesia !! 🙂

Related Posts
MERINDUKANMU, IBU…
"Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu bapaknya ; ibunya yang telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah dan menyapihnya dalam dua tahun.." (QS Lukman 31:14) Dalam ...
Posting Terkait
RESENSI BUKU KOMPASIANA, ETALASE WARGA BIASA: MELAJU PASTI DENGAN JURUS “ANTI MATI GAYA”
Judul Buku : KOMPASIANA, Etalase Warga Biasa Penulis : Pepih Nugraha Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama Cetakan : Pertama, Oktober 2013 Tebal : xi + 268 halaman ISBN : 978-979-22-9987-8 asih segar di ingatan saya ...
Posting Terkait
LAUNCHING BUKU “CELOTEHAN LINDA” : REFLEKSI NARATIF SANG WARTAWATI HANDAL
ari Sabtu (30/6) kami sekeluarga berkesempatan menghadiri acara peluncuran buku mbak Linda Djalil berjudul "Celotehan Linda" pada ajang Jakarta Book Fair di Istora Senayan Jakarta. Rencana untuk datang ke acara ...
Posting Terkait
DARI PESTA BLOGGER 2008 KE ACARA DI MAKASSAR (4)
Spanduk besar acara Blog:Field of Money yang diselenggarakan Komunitas Blogger Anging Mammiri pada Hari Minggu (23/11) bertempat di SPM MTC Karebosi (foto by Syaifullah "Daeng Gassing") Malam makin tua. Saya menyesap ...
Posting Terkait
MUDIK LEBARAN KE YOGYA (1) : DARI MUSEUM BENTENG VREDEBURG HINGGA KE KOMPLEKS MAKAM RAJA IMOGIRI
esawat Citilink QG 102 yang kami tumpangi mendarat mulus di bandara Adisucipto Yogyakarta pukul 20.50 malam, hari Minggu (27/7). Meski telat sekitar 15 menit karena menanti giliran mendarat, disebabkan meningkatnya ...
Posting Terkait
THE A TEAM (2010) : MEREKA BERAKSI LAGI!
"Murdock, ada paket film 3D untukmu, dari Annabele Smith!," kata seorang perawat rumah sakit jiwa di Jerman pada seorang pasien bertopi baseball yang bertampang lugu. Lelaki yang dipanggil itu mendadak terperangah, ...
Posting Terkait
KESUPERMARKET.COM : “SMART E-GROCERY” DAN SOLUSI PRAKTIS BELANJA DIGITAL
uaca Jakarta terlihat begitu bersahabat saat saya tiba di Ranch Market Pondok Indah, Senin siang (21/11). Setelah beberapa hari sebelumnya kerap diguyur hujan menjelang petang, dalam acara peluncuran portal kesupermarket.com ...
Posting Terkait
DENDANG NADA DERING YANG “MENENDANG”
Era teknologi komunikasi di Indonesia beberapa waktu belakangan ini kian memanjakan para pengguna sekaligus pemerhatinya. Satu hal yang menjadi sorotan saya adalah maraknya nada dering dan juga nada dering tunggu ...
Posting Terkait
DARI BLOGGER GATHERING POTRET MAHA KARYA INDONESIA : MEMBERDAYAKAN NILAI “RASA” DALAM TRAVEL BLOGGING
ujan deras yang mengguyur Jakarta, sore itu, Jum'at (1/11) membuat saya tiba terlambat di lokasi pelaksanaan Blogger Gathering Potret Mahakarya Indonesia yang dilaksanakan di Assembly Hall Plaza Bapindo Lt.10 Jl.Jenderal ...
Posting Terkait
BINDHE BILUHUTA, SAJIAN KULINER DENGAN SENSASI RASA MENDUNIA
ejak kecil saya sudah menyukai Bindhe Biluhuta, nama makanan khas Gorontalo ini. Kedua orang tua saya yang lahir dan besar di wilayah yang kerap disebut sebagai "Serambi Madinah" itu senantiasa ...
Posting Terkait
MERINDUKANMU, IBU…
RESENSI BUKU KOMPASIANA, ETALASE WARGA BIASA: MELAJU PASTI
LAUNCHING BUKU “CELOTEHAN LINDA” : REFLEKSI NARATIF SANG
DARI PESTA BLOGGER 2008 KE ACARA DI MAKASSAR
MUDIK LEBARAN KE YOGYA (1) : DARI MUSEUM
THE A TEAM (2010) : MEREKA BERAKSI LAGI!
KESUPERMARKET.COM : “SMART E-GROCERY” DAN SOLUSI PRAKTIS BELANJA
DENDANG NADA DERING YANG “MENENDANG”
DARI BLOGGER GATHERING POTRET MAHA KARYA INDONESIA :
BINDHE BILUHUTA, SAJIAN KULINER DENGAN SENSASI RASA MENDUNIA

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *