MENYONGSONG (DENGAN SEDIH) PENUTUPAN LAYANAN BLOG MULTIPLY

Terus terang saya sangat kaget saat membaca berita ini. 

Per 1 Desember 2012, Multiply akan menutup layanan blog dan jejaring sosialnya . Dalam suratnya, Stefan Magdalinski, sang CEO menulis disini :

Seperti Anda ketahui, misi Multiply telah berubah dalam setahun setengah belakangan ini untuk menjadi pasar e-commerce terbesar dan favorit di dua pasar yang sangat besar, yaitu Indonesia dan Filipina.  Dengan perubahan fokus tersebut, selama beberapa bulan belakangan, kami telah menelaah semua kegiatan operasional kami dan akan membuat beberapa keputusan yang berdampak bagi para pengguna Multiply.

  • Mulai 1 Desember, dengan sangat menyesal, kami tidak akan dapat lagi mendukung aktivitas Multiply dalam bentuk penyediaan layanan jejaring sosial dan berbagi konten (foto, video, blog, dan lainnya).  Kami yakin bahwa situs Internet lainnya yang berkomitmen untuk menyediakan layanan jejaring sosial akan dapat melayani Anda dengan lebih baik.

  • Bagi pengguna fitur jejaring sosial Multiply, kami akan mempersiapkan cara mudah untuk Anda mengunduh konten Anda (baik itu foto, blog dan konten lainnya) atau memigrasikan ke situs lainnya.  Kami akan umumkan detil pastinya dalam waktu dekat dimana akan menjadi pilihan Anda untuk memilih mengunduh, memindahkan atau membiarkan konten Anda terhapus dengan sendirinya.

Kami sadar bahwa berita ini mungkin kurang berkenan bagi Anda. Pada akhirnya, ini adalah keputusan bisnis yang harus diambil demi pengembangan Multiply di masa depan.  Kami sangat bersemangat untuk mewujudkan misi kami untuk memberikan 350 juta  konsumen di Indonesia dan Filipina cara hebat untuk jual beli secara online.  Fokus utama kami adalah untuk menjadikan Multiply sebagai tujuan e-commerce yang utama di Asia Tengara di masa mendatang.

Pastinya, sebagian besar dari Anda tidak akan menyukai berita ini, dan maaf jika  berita ini harus tetap kami sampaikan.  Kami harap Anda akan bisa memahami alasan ditetapkannya keputusan ini.  Terima kasih telah menjadi bagian dari komunitas Multiply selama 8 tahun belakangan.

Terus terang saya sedih membacanya. Sedih sekali. Layanan Blog Multiply adalah platform blog kedua yang saya kenal, setelah blogspot.. Tulisan pertama saya tayang disana 30 Agustus 2005.. Dan setelah itu, hingga kini, saya aktif mengisi di blog Multiply saya dimana mayoritas merupakan cross-posting dari blog ini. Interaksi di sana begitu intens, menyenangkan dan hangat. Saya mendapat banyak kawan-kawan baru yang memiliki hobi yang sama dan berkomunikasi dengan baik melalui kolom-kolom komentar atau buku tamu. Pengalaman kawan-kawan yang lain tak kalah menariknya. Tidak hanya mendapat jodoh lewat jejaring ini, namun berbagai kegiatan-kegiatan sosial juga dilaksanakan secara intens oleh kawan-kawan komunitas Multiply Indonesia.

Meski memang terkesan “eksklusif” karena posting komentar/tanggapan hanya bisa dilakukan oleh seseorang yang juga sudah memiliki akun multiply, namun tidak mengurangi intensitas interaksi sesama penggunanya. Salah satu fitur yang membuat saya terkesan adalah, saya bisa memantau siapa saja blogger Multiply yang sudah “mengintip” postingan saya meski tanpa meninggalkan jejak komentar. Cukup melihat ikon kecil disisi kanan bawah.

Kelebihan lainnya adalah ada fitur untuk upload video, musik dan foto. Saya menyimpan sejumlah koleksi musik dan video kesayangan saya disana serta tentu saja sejumlah foto favorit. Apa boleh buat, semuanya akan menjadi nostalgia belaka, tepat tanggal 1 Desember 2012 nanti saat layanan blog ini ditutup. Sangat disayangkan.

Harus diakui, blog Multiply memang tidak se-progressif perkembangannya dibanding platform blog lainnya meski memang sejumlah fiturnya memiliki kelebihan seperti yang saya sebutkan diatas. Sepertinya aksentuasi perhatian pengelola memang lebih tertuju pada keinginan menjadikan platform Multiply lebih berbasis pada e-commerce sehingga pengembangan layanan blog sepertinya diabaikan. Dan puncaknya adalah pengumuman Multiply pada tanggal 7 Agustus tadi tentang penutupan layanan jejaring sosial.

Saya pribadi sangat menyesalkan keputusan ini. Salah satu hal yang membuat Multiply pertama kali dikenal di Indonesia adalah justru karena fitur blog yang dimilikinya. Berkat “viral marketing” dan ikatan kolegial yang kuat diantara sesama pengguna jejaring sosialnya, Multiply berkembang kuat dan besar, hingga kemudian mampu membangun jaringan e-commerce di Indonesia. Dan saya tidak sendiri “menanggulangi” kekecewaan ini. Lihat saja per hari ini sudah 1500 orang penandatangan petisi berjudul “Stefan Magdalinski CEO of Multiply : Jangan Hapus Jejaring Sosial dari Multiply” (termasuk saya tentu saja 🙂 )

Bagaimanapun keputusan untuk mengaktifkan atau menon-aktifkan layanan jejaring sosial Multiply ini berada ditangan para pemimpin dan pengelolanya. Namun alangkah bijak bila keputusan tersebut bisa melibatkan representasi pengguna jejaring sosial tersebut di Indonesia yang tentu jumlahnya tidak sedikit dan sangat signifikan, untuk berdiskusi dalam nuansa kekeluargaan. Keberhasilan Multiply membangun jaringan e-commerce di Indonesia tentu tak lepas dari peran para pengguna setia jejaring sosialnya selama ini.

Harapan saya sesungguhnya adalah, bagaimana agar jejaring sosial Multiply tetap hadir dengan segala interaksinya yang unik dan disaat yang sama Multiply tetap konsentrasi pada bisnis e-commerce-nya. Bukankah akan bisa dijalin sinergi yang saling menguntungkan antara keduanya. Jangan lupa, sadar atau tidak, blogger multiply juga merupakan pasar bahkan “pemasar” potensial lho. Tapi kalau memang tidak bisa dilakukan, apa boleh buat, “pindah rumah” adalah sebuah keniscayaan dan akan meninggalkan konsekuensi  “hiruk pikuk” interaksi yang selalu menyenangkan dan pernah serta sedang saya alami selama ini di Multiply.

Related Posts
KEMUDAHAN, STABILITAS DAN KECEPATAN DALAM GENGGAMAN
Rizky dan Tablet Samsung Galaxy Tab 10.1 yang ditenagai oleh Telkomsel Flash ebutuhan akan hadirnya koneksi internet yang cepat, stabil dan mudah selalu menjadi dambaan semua orang di era cyber saat ...
Posting Terkait
MUDIK CERIA BERSAMA IDOLA CILIK, PETER PAN DAN DIAN PIESESHA
Pagi belum sempurna benar melingkupi hari ketika kami sekeluarga bersiap mudik keYogya pada hari Senin (29/9). Kedua anak saya, Alya dan Rizky sudah siap dan sangat antusias menjajal pengalaman baru ...
Posting Terkait
MENGENANG KH.ZAINUDDIN MZ : DA’I YANG DEKAT DI HATI
anpa terasa pelupuk mata saya basah membaca berita di media online tadi pagi. Kabar soal wafatnya Da'i sejuta umat KH.Zainuddin MZ di Rumah Sakit Pusat Pertamina Selasa (5/7) pukul 09.15 ...
Posting Terkait
HUT KOMPASIANA KEDUA : DARI ADU PIPI SBY KE OBAT AWET MUDA
Suasana MU (Manchester United) Cafe yang terletak tepat diatas Pusat Perbelanjaan Sarinah Jl.MH Thamrin, Sabtu (27/11) terlihat begitu semarak oleh hadirnya para penggiat Kompasiana atau Kompasianers yang memenuhi ruang masuk ...
Posting Terkait
WORKSHOP CARA CEPAT MEMBANGUN TOKO ONLINE
Tiga Komunitas Online Cikarang yaitu Komunitas Blogger Cikarang, Cikarang Online dan Komunitas Bisnis Cimart, kembali berkolaborasi dengan menggelar workshop Cara Cepat Membangun Toko Online yang akan diselenggarakan pada hari Sabtu, ...
Posting Terkait
“FOREST TALK WITH BLOGGERS” BERSAMA YAYASAN DOKTOR SJAHRIR DAN CLIMATE REALITY PROJECT INDONESIA
ayasan Doktor Sjahrir (YDS) dan The Climate Reality Project (TCRP)-Indonesia, menggelar acara yang bertajuk “ForestTalk with Bloggers”di Almond Zucchini, Sabtu pagi (9/2) mulai pukul 09.00-13.30. Acara ini dikemas apik tidak ...
Posting Terkait
BUKU SHOCKING SERIES & “KELINCAHAN” MENANGKAP FENOMENA
Sabtu kemarin (31/3) seusai berenang bersama anak-anak di Snowbay Taman Mini Indonesia Indah, kami sekeluarga mampir di Gramedia Matraman untuk menghadiri peluncuran buku "Shocking Series" ("Shocking Japan", 'Shocking Korea", "Shocking ...
Posting Terkait
DAYA PUKAU PERUMAHAN GRAHA RAYA DALAM ONE DAY BLOGGER GATHERING
ari Sabtu (27/9) saya memenuhi undangan untuk menghadiri Blogger Gathering #LiveInGrahaRaya bersama sejumlah teman-teman blogger dari berbagai komunitas. Sama seperti yang pernah saya ikuti tahun lalu dalam one day blogger ...
Posting Terkait
PENGALAMAN MENCONTRENG DI PILPRES 2009: ASTAGA, MASIH JADI BRONDONG LAGI !
Hari Kamis pagi (8/7), bersama"pasukan" rumah, saya bersiap menuju Tempat Pemungutan Suara yang terletak dibelakang rumah kami. Lapangan bulutangkis yang berada tepat didepan Mushalla Al-Ishlah RT 02 "disulap" menjadi arena ...
Posting Terkait
CERPEN : BADAI DALAM KARUNG
atatan: Cerpen saya ini pernah dimuat di Harian Suara Pembaruan, Minggu, 22 November 1998 dengan judul "Badai". Saya tayangkan kembali diblog ini untuk mendokumentasikannya secara virtual dan agar dinikmati oleh para ...
Posting Terkait
KEMUDAHAN, STABILITAS DAN KECEPATAN DALAM GENGGAMAN
MUDIK CERIA BERSAMA IDOLA CILIK, PETER PAN DAN
MENGENANG KH.ZAINUDDIN MZ : DA’I YANG DEKAT DI
HUT KOMPASIANA KEDUA : DARI ADU PIPI SBY
WORKSHOP CARA CEPAT MEMBANGUN TOKO ONLINE
“FOREST TALK WITH BLOGGERS” BERSAMA YAYASAN DOKTOR SJAHRIR
BUKU SHOCKING SERIES & “KELINCAHAN” MENANGKAP FENOMENA
DAYA PUKAU PERUMAHAN GRAHA RAYA DALAM ONE DAY
PENGALAMAN MENCONTRENG DI PILPRES 2009: ASTAGA, MASIH JADI
CERPEN : BADAI DALAM KARUNG

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *