PUISI : PADA SENJA YANG TERMANGU

Pada senja yang termangu

Kita menyaksikan mentari rebah di pelupuk cakrawala yang redup mengatup hari

Dan camar terbang dengan sayap ringkih memekik pilu di langit merah

seakan mewakili setiap kehilangan yang terurai perlahan

bersama kilau kenangan yang melekat di ingatan kita

lalu luruh pada petang temaram

dimana harapan, cita-cita juga mimpi kita bersemayam gelisah

“Ini bukan soal niat yang diurungkan, tapi tentang bagaimana menanggulangi perih

yang datang berulang ketika hasrat tak jua terdampar di tempat seharusnya,” ujarmu murung

 

Pada senja yang termangu

Kita pernah terpaku memandangnya dengan senyum tersipu

Lalu membiarkan segenap rasa mengalir seiring debur ombak memecah karang

dan selaksa rindu larut bersama gelombang samudera

Kini, saat semuanya sudah tak sama lagi

Selalu ada cara untuk menjumpaimu kembali

menyapamu seraya membawa helai-helai kangen bersama deras angin

dan semburat merah jingga yang menyala lirih

sampai jauh..

Pada senja yang termangu….

Foto oleh : Yusnawir Yusuf

 

 

Related Posts
PUISI : TENTANG DIA, YANG BERJARAK DENGAN RINDU PADAMU
Barangkali, kepanikan yang melanda dirimu hanyalah serupa gerhana yang melintas sekilas lalu pergi meninggalkan sebaris jelaga di hatimu bersama tangis getir disepanjang jejaknya Sementara dia, yang berjarak dengan rindu padamu tersenyum sembari membawa cahaya musim semi meninggalkan ...
Posting Terkait
UNTUK SEPOTONG SENJA DI AKHIR TAHUN
Dalam Diam, kau termangu Sepotong senja dibatas cakrawala memaku pandangmu "Di akhir tahun, selalu ada rindu yang luluh disana, sejak dulu" katamu, pilu Terlampau cepat waktu berderak hingga setiap momen tak sempat kau bekukan dalam ...
Posting Terkait
PUISI : MENARI DI LINTASAN PELANGI
Sepagi ini kita bercakap tentang hujan yang jatuh dari langit laksana hunjaman jarum-jarum air Pada tanah basah tempat kita berpijak. dan rindang pepohonan dimana kita berdiri dibawahnya "Sebagaimana setiap kisah pilu dituturkan," katamu perih,"Seperti ...
Posting Terkait
PUISI : DALAM RINDU, MENGENANGMU, SELALU…
--Untuk Perempuan yang Menyimpan Lembut Cahaya Bulan di Matanya Mengenangmu, perempuanku.. Seperti berkelana jauh menjelajah bintang memetik setiap noktah-noktah cahayanya yang membentuk wajahmu dirangka langit lalu melukiskannya kembali di kanvas hati, dengan lembut cahaya bulan yang terbit ...
Posting Terkait
PUISI : SEBARIS BIANGLALA DI SELASAR JIWA
Kelam langit senja telah membawa kita Pada sebuah cerita tentang kenangan yang terdampar di sudut hati tentang cinta yang mengapung rendah antara harapan dan kenyataan serta  sebait kidung lirih bersenandung dengan syair rindu ...
Posting Terkait
PUISI : MENJEJAK LANGKAH DI JEMBATAN SEJARAH
Waktu yang telah kau untai dengan tekun  bersama jejak-jejak ceria dan lukaberbaris di sepanjang selasar kenangan adalah tapak-tapak kiprahmu yang telah kau torehkan pada tahun-tahun dimana  kelam kecewa dan bening harapan menghiasi sekujur jembatan sejarah hidupmu bersama ratap ...
Posting Terkait
PUISI : PERJALANAN SEPARUH KERINDUAN
Haruskah geliat rindu yang kau simpan pada getar dawai hati, bening kilau embun dan segaris cahaya pagi membuatmu mesti berhenti pada sebuah titik yang kau namakan tepian sebuah perjalanan panjang? Kegetiran ini, katamu, melelahkan dan ...
Posting Terkait
SAJAK SEORANG IBU UNTUK ALMARHUM ANAKNYA DI GAZA
Bermimpilah yang indah, anakku saat kucium keningmu dengan mata basah lalu kukalungkan selendang berkotak pada lehermu dimana serpih mortir Israel laknat itu menembusnya dan membuatmu meregang nyawa lalu menyebut nama ibu dan ayah berulang-ulang menahan rasa ...
Posting Terkait
Kaca-kaca bening di Wisma Atria  seperti memantulkan wajahmu perlahan luruh bersama cahaya senja  yang turun dengan enggan Pada kaki Mall Isetan dan Lucky Plaza sementara hiruk pikuk pejalan kaki yang berseliweran  pada pundak Orchard dari dua ...
Posting Terkait
Ya Allah, Pada Teduh MaghfirahMU Aku luluh terharu dalam sujud panjang Mengharap ampunan dan RidhaMU yang tak bertepi Pada bentang cakrawala, lengkung bianglala, bening kilau embun direrumputan bahkan pada jernih airmataku yang menitik pelan diujung sajadah di ...
Posting Terkait
PUISI : TENTANG DIA, YANG BERJARAK DENGAN RINDU
UNTUK SEPOTONG SENJA DI AKHIR TAHUN
PUISI : MENARI DI LINTASAN PELANGI
PUISI : DALAM RINDU, MENGENANGMU, SELALU…
PUISI : SEBARIS BIANGLALA DI SELASAR JIWA
PUISI : MENJEJAK LANGKAH DI JEMBATAN SEJARAH
PUISI : PERJALANAN SEPARUH KERINDUAN
SAJAK SEORANG IBU UNTUK ALMARHUM ANAKNYA DI GAZA
PUISI : TERMANGU DI PUNDAK ORCHARD
PUISI : LURUH DALAM TEDUH MAGHFIRAH-MU

3 comments

  1. Pada langit senja juga aku bersimpuh dan mendoa pada Tuhanku, smg memberi senja-senja yg lebih indah diesok hari.

    Lagu ini favoriteku mas, langit senja juga, dan tulisan mas amril jg 🙂

  2. pada siang terik aku berpeluh bak airsungai…. nuraniku berteriak untuk setetes air pelepas dahaga…. sang bayu tak kunjung berhembus….. tak ada awan berarak diangkasa raya…. betapa aku merindu-Mu ya Allah…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *