FILM HOTEL TRANSYLVANIA : INDAHNYA MENGHORMATI PERBEDAAN

Ciptakanlah Surgamu sendiri, anakku”, demikian kata Dracula (Adam Sandler) pada putri tercintanya Mavis (Selena Gomes) –yang menjadi sebuah kutipan manis dari film “Hotel Transylvania”. Film ini saya tonton tadi malam (25/11bersama istri dan anak-anak di XXI Metropolitan Mall Bekasi Barat, sekaligus memperingati ulangtahun ke 10 putra pertama saya, Rizky.

Adegan dibuka ketika sang Dracula merawat putri semata wayangnya Mavis sebagai single parents setelah istrinya wafat. Ia bercita-cita untuk membuat hotel khusus yang disiapkan untuk para monster-monster menakutkan seperti dirinya dan yang paling penting bebas dari keberadaan manusia.

Alhasil, kita akan menyaksikan beberapa diantaranya yang cukup familiar seperti : Zombie, Invisible Man, Frankenstein, Mummy, Serigala, dan lain-lain yang menjadi tamu di hotel Transylvania.

Pada peringatan ulangtahunnya yang ke 118, Mavis menyampaikan keinginannya yang “tak biasa” pada sang ayah, yaitu ingin mengunjungi dunia luar dan berkenalan lebih jauh dengan manusia. Sang ayah yang mengalami trauma berinteraksi dengan manusia sangat cemas bila sang putri kesayangannya itu mengalami nasib serupa dengan dirinya. Ia lalu membangun asumsi dalam fikiran Mavis tentang betapa jahatnya watak manusia dan Mavis mesti berhati-hati. Untuk membuktikan itu, Dracula merancang skenario tersendiri yang kian meyakinkan persepsi Mavis tersebut.


Keadaan menjadi runyam ketika seorang pendaki gunung yang tersesat, Jonathan (Andy Samberg) menemukan hotel Transylvania dan semula beranggapan bahwa ia menemukan tempat pesta kostum Halloween yang keren dengan dandanan natural. Menyadari kehadiran manusia di hotelnya, Dracula menjadi panik. Ia berusaha menyingkirkan Jonathan, namun semuanya terlambat ketika Mavis juga mengetahui kehadiran pemuda itu.

Dracula kemudian berkompromi dengan Jonathan dengan mendandaninya sedemikian rupa dan memperkenalkan sebagai Johnystein, sepupu jauh Frankeinstein. Kejadian-kejadian lucu dan konyol pun terjadi terutama ketika Jonathan mencoba merubah “pakem” acara bernuansa “kelam” ala monster menjadi lebih ceria dan bersemangat. Ini membangkitkan simpati mendalam pada Mavis yang diam-diam mulai menyukai Jonathan.

Ketakutan Dracula untuk melindungi sang anak dari pengaruh buruk manusia berhadapan dengan beragam konflik yang terjadi di seputar hotelnya dan tentu saja yang paling runyam adalah ketika Mavis dan Jonathan saling jatuh cinta. Kondisi ini membuat Dracula makin galau dan cemas. Ia mesti menyelesaikan masalah ini dengan bijak dan sesegera mungkin.

Film yang disutradarai oleh Genndy Tartakovsky ini memang menawarkan cita rasa unik dari sebuah film animasi. Menampilkan tokoh-tokoh menyeramkan dengan gaya jenaka dan kerap membuat kami tertawa lepas sungguh sebuah tantangan sendiri. Apalagi tokoh-tokoh ini begitu terkenal di film-film horror. Adegan-adegan kocak dibangun dengan baik dengan selipan kisah kasih antara Mavis dan Jonathan.

Lanskap animasi yang tersaji juga digarap apik dengan penataan musik yang baik dan impresif. Para pengisi suara yang didominasi oleh artis-artis terkenal Hollywood mampu menghadirkan karakter tokoh yang dialihsuarakan dengan baik. Murray the Mummy (Cee Lo Green), Frank-enstein (Kevin James), Wayne the Werewolf (Steve Buscemi) dan Griffin the Invisible Man (David Spade) juga. Quasimodo (Jon Lovtiz) tampil lebih “hidup” serta mengesankan melalui dialog maupun aksi yang lucu.

Pesan moral yang bisa diambil dari film berdurasi 91 menit ini adalah bagaimana kita menghormati perbedaan dan memaknainya sebagai bagian dari romantika kehidupan. Harmoni dan kedamaian akan timbul jika kita saling menghargainya. Tidak hanya itu film yang sepertinya lebih seru ditonton dalam format 3-D ini memberikan tuntunan untuk menjadi diri sendiri, sebagaimana pesan sang Dracula kepada sang anak yang saya kutip di awal tulisan.

 

Related Posts
BF : WADAH BUAT ANDA YANG TAK CUKUP HANYA MENONTON
Bila anda adalah seorang penggemar film yang punya keinginan besar untuk berdiskusi atau tukar pengalaman menonton serta romantika di dunia film, maka tak ada salahnya bila anda bergabung di situs ...
Posting Terkait
REVIEW FILM DILAN-1990 : KISAH CINTA REMAJA “JAMAN OLD” & ROMANTIKA YANG MENYERTAINYA
"Jangan Rindu. Berat. Biar Aku saja" Kutipan diatas yang begitu sederhana namun menggetarkan datang dari Dilan (Iqbaal Ramadhan) kepada sang kekasih Milea (Vanesha Prescilla) dalam film "Dilan-1990" yang baru saja dirilis ...
Posting Terkait
FILM 3 SRIKANDI : TENTANG MEREKA YANG MENYALAKAN NYALI
epat pada peringatan hari Kemerdekaan Indonesia ke-71,  saya mengajak isteri dan kedua anak saya menonton film "3 Srikandi" arahan sutradara dan juga rekan sesama blogger Iman Brotoseno. Seusai ananda Alya ...
Posting Terkait
“MEMBANTING” KEMURUNGAN DI BANTIMURUNG
edang murung atau sedih? Jangan risau. “Banting saja kemurunganmu di Bantimurung,” seloroh kawan saya saat kami bercakap mengenai obyek wisata andalan di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Jaraknya lebih kurang 45 km ...
Posting Terkait
1. Kumpul Blogger, Ad Sense ala Indonesia? Nah..ini dia situs spesial yang mengadaptasi sistem pemasangan iklan ala google-adsense. Silahkan daftar kesana. Saya sudah ikutan lho. Lihat saja disamping kanan blog ini dan ...
Posting Terkait
1. Situs Menulis Mudah Sangat menarik membaca tulisan-tulisan tentang kiat menulis di situs yang diasuh oleh Ersis W. Abbas di Banjarbaru, Kalsel, bersama Erwin D. Nugroho di Balikpapan, Kaltim ini. Patut ...
Posting Terkait
Mulai hari ini dan seterusnya, saya akan memberikan sejumlah link-link blog dan website menarik (saya berikan istilah "melengking") hasil "blogwalking" saya, untuk dijadikan referensi berharga untuk anda semua. 1. Situs My ...
Posting Terkait
FILM “NIGHT AT THE MUSEUM-SECRET OF THE TOMB” : MENYINGKAP MISTERI TABLET EMAS
ari Sabtu (27/12) saya mengajak istri dan kedua anak saya, Rizky & Alya menonton film "Night At The Museum-Secret of The Tomb" di Studio-4 Blitz Megaplex Bekasi Cyber Park. Ada ...
Posting Terkait
MARI BERSELANCAR MENELUSURI KATA DI KATEGIO !
Setelah sebelumnya saya membuat artikel tentang perkenalan Kamusitas atau Kamus Komunitas di Kompasiana, kali ini saya ingin memperkenalkan kepada anda dengan Kategio. Bingung dengan istilah ini?. Sama, saya juga pada awalnya. ...
Posting Terkait
MENGALIR MELINTASI ZAMAN : MEMOAR INSPIRATIF TENTANG CITA DAN CINTA
Judul Buku : Mengalir Melintasi Zaman (Menebar Ide dan Gagasan Tanpa Batas) Karya : Prof. DR. A.Arsunan Arsin Editor : Anis Kurniawan Penerbit : P3i Press Cetakan : Pertama, Januari 2018 Tebal : xvi + 282 ...
Posting Terkait
BF : WADAH BUAT ANDA YANG TAK CUKUP
REVIEW FILM DILAN-1990 : KISAH CINTA REMAJA “JAMAN
FILM 3 SRIKANDI : TENTANG MEREKA YANG MENYALAKAN
“MEMBANTING” KEMURUNGAN DI BANTIMURUNG
YANG “MELENGKING” DARI BLOGWALKING (6)
YANG “MELENGKING” DARI BLOGWALKING (7)
YANG “MELENGKING” DARI BLOGWALKING (1)
FILM “NIGHT AT THE MUSEUM-SECRET OF THE TOMB”
MARI BERSELANCAR MENELUSURI KATA DI KATEGIO !
MENGALIR MELINTASI ZAMAN : MEMOAR INSPIRATIF TENTANG CITA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *