INISIATIF KORPORASI UNTUK PEMBANGUNAN PENDIDIKAN INDONESIA

Ketika ditunjuk langsung untuk pertama kali sebagai Ketua Komite CSR (Corporate Social Responsibility) di kantor (PT Cameron Service International), saya sungguh terkejut. Setelah sebelumnya mengemban jabatan jadi Ketua Panitia Employee Gathering ke Bali bulan Februari 2012 lalu, saya merasa amanah ini terasa jauh lebih berat karena selain untuk pertama kalinya menangani soal CSR setelah bekerja lebih dari 17 tahun, saya juga mesti secara kritis mengidentifikasi kebutuhan penyaluran dana yang disiapkan kantor untuk program CSR agar tepat guna dan sasaran.

“Beban” amanah ini kian bertambah karena ini adalah pertama kalinya divisi V & M (Valve & Measurement) dari Cameron Group–sebuah perusahaan multinasional terkemuka di bidang Minyak dan Gas Bumi Amerika Serikat–yang mendapatkan kesempatan mengelola dana CSR sehingga tentu saja membuat kami, jajaran komite CSR kantor harus menjaga dengan baik agar kepercayaan yang diberikan tersebut dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Terlebih apa yang kami lakukan kelak akan menjadi “model” bagi pelaksanaan kegiatan CSR di grup kami pada negara yang lain. Mengikuti aturan dari kantor pusat, maka kami diminta menjadi obyek sasaran yang terletak tak jauh dari kantor kami, maksimal pada radius 5 km. Alhasil saya bersama tim komite CSR kantor mesti mencari obyek yang tepat untuk dijadikan sasaran program ini. Kami memutuskan untuk memberikan aksentuasi fokus pada sektor pendidikan karena kami anggap sebagai bagian yang perlu mendapatkan perhatian lebih karena menyangkut pembangunan karakter, akhlak dan kecerdasan calon-calon pemimpin bangsa di masa depan.

Kami akhirnya mendapatkan sekolah sasaran yakni di SD Negeri Karang Baru 06 yang berlokasi Jl.Keramik Tanah Baru Desa Karangbaru, Kec.Cikarang Utara yang jaraknya hanya 1 km dari kantor kami. Sekolah ini didirikan tahun 1989 dan berada persis dibelakang SDN Karang Baru 01. Yang memprihatinkan adalah ruang kelas sekolah ini cuma ada tiga dengan total siswa 320 orang untuk jenjang kelas I sampai VI. Sekolah ini memiliki tenaga guru 15 orang dan 12 diantaranya adalah tenaga honorer. Dari 3 ruangan kelas yang dimiliki satu ruang kelas adalah milik SDN Karangbaru 01 yang tepat berada didepannya.

Terpaksa sejumlah murid mesti mengatur waktu belajar mereka dengan ada yang masuk pagi dan sisanya masuk siang. Sebagaimana diungkapkan bapak Kepala Sekolah SDN Karangbaru 06, pak Ahmad Sartono ketika kami undang untuk menghadiri buka puasa bersama 9 Agustus silam , “Hal yang cukup mendesak dan menjadi prioritas utama sekarang adalah pembangunan ruang kelas baru karena sejauh ini hanya ada 3 ruang kelas dengan kapasitas murid 320 orang sehingga kurang memadai dalam menyelenggarakan proses belajar mengajar. Diharapkan lewat bantuan PT Cameron Service International ini akan kian meningkatkan kualitas SDN Karang Baru 06,” katanya.

Saat melakukan survey ke sekolah tersebut sebulan yang lalu, kami menemukan fakta yang cukup memprihatinkan. Karena ruang kelas SDN Karangbaru 01 yang biasa dipakai, sedang direnovasi, para siswa terpaksa belajar di ruang guru yang sempit.

Kondisi miris tersebut ditambah lagi dengan pada beberapa tempat terdapat bagian ruangan kelas yang rusak. Sebagian besar siswa sekolah tersebut merupakan anak-anak dari pedagang sayur dan oncom serta buruh pabrik disekitar wilayah tersebut.

“Semangat belajar mereka sangat tinggi pak, meski dengan fasilitas seadanya mereka tekun sekali mengikuti pelajaran disekolah. Bantuan pemerintah memang ada namun belum cukup memadai untuk menyelesaikan masalah yang kami hadapi,” demikian ujar Pak Ahmad saat menemani kami melakukan survey.

Kami lalu memutuskan untuk menyalurkan dana CSR perusahaan kepada sekolah tersebut yakni dengan renovasi dan pembangunan ruang kelas baru, donasi buku dan komputer serta beasiswa kepada anak-anak yang berprestasi namun kurang mampu.

Kebetulan dibelakang sekolah dan berbatasan langsung dengan sungai, terdapat tanah kosong seluas 17 x 8 meter persegi yang bisa dimanfaatkan apalagi tanah tersebut juga sudah menjadi milik sekolah. Dalam minggu depan, kami akan segera merealisasikan pembangunan fisik sekolah dengan berkoordinasi bersama panitia yang telah dibentuk. Transparansi penggunaan anggaran akan diterapkan secara ketat dengan mekanisme pelaporan yang rutin termasuk kepada induk perusahaan kami di Amerika. Prosesi serah terima donasi buku dan komputer serta beasiswa akan dilakukan pada saat peresmian gedung kelas baru.

Secara internal kami melakukan koordinasi agar tidak hanya program ini hanya sebatas berakhir setelah prosesi serah terima usai, namun terus berlanjut melalui program konstruktif lainnya yang sejalan dengan spirit pembangunan sumber daya manusia lewat sektor pendidikan. Untuk donasi buku kami akan berkoordinasi dengan cabang perusahaan di Batam dan Jakarta dimana selama sebulan kami akan mengumpulkan buku-buku pelajaran/pengetahuan umum yang masih layak pakai untuk disumbangkan.

Sementara itu, untuk program beasiswa akan kami teruskan dengan mengumpulkan donasi dari karyawan sebulan sekali kemudian menyerahkan kepada pihak sekolah setiap semester untuk diteruskan kepada siswa yang memenuhi kriteria. Program Bapak Asuh bagi karyawan yang bersedia, juga akan dilaksanakan sebagai wujud kepedulian kepada anak-anak yang kurang mampu.

Apa yang perusahaan kami lakukan memang tidaklah sebesar yang dilakukan perusahaan-perusahaan terkemuka lainnya, yang paling penting adalah sekecil apapun kontribusi yang diberikan, menjadi sebuah langkah besar bagi kemajuan dunia pendidikan di negeri ini.

Saya meyakini bahwa anak-anak Indonesia yang bersekolah di SDN Karangbaru 06 kelak bisa memeluk mimpi-mimpinya menjadi nyata dimasa depan dengan adanya infrastruktur proses belajar mengajar yang memadai dan kepedulian kita semua.

Tentu semua ini sejalan dengan gerakan Indonesia Berkibar yaitu sebuah gerakan pendidikan yang secara terus-menerus menyokong program pemerintah. Gerakan ini dirancang untuk perbaikan kualitas mengajar dan belajar melalui pelatihan dan pendampingan lanjutan kepada para pendidik.

Mohon doanya agar program ini bisa kami laksanakan dengan lancar dan sukses. 

Related Posts
KOPDAR II KOMPASIANA : KEHANGATAN SEBUAH “RUMAH SEHAT”
Edi Taslim (General Manager Kompas Cybermedia) didampingi Pepih Nugraha memberikan penjelasan soal Kompas Phone dan QR Code Kompas dalam kesempatan Kopdar kedua Kompasiana bertempat di JHCC, Minggu,14 Juni 2009 Hari Minggu ...
Posting Terkait
NONTON BARENG SEPAKBOLA KORSEL Vs INDONESIA DIATAS BIS
BERBEDA seperti hari-hari biasanya, sepulang dari kantor hari Rabu (18/7), saya begitu memendam harapan dapat bertemu dan akhirnya ikut dengan “shuttle bus” Nomor 121 A jurusan Blok M-Kota Jababeka Cikarang. ...
Posting Terkait
LINTAS.ME BANGUN SINERGI KONSTRUKTIF BERSAMA BLOGGER
ari Sabtu pagi (16/3), saya bersama "pasukan" (istri dan anak-anak) menghadiri acara kopdar (kopi darat) yang diadakan oleh Lintas.Me bersama Komunitas Blogger Bekasi di Rumah Makan Wulansari 3 Bekasi Barat. ...
Posting Terkait
KISAH EMPLOYEE GATHERING (3) : SENSASI MALAM HIBURAN & PESONA GARUDA WISHNU KENCANA
etelah melalui kegiatan fisik yang melelahkan (tapi menyenangkan) dalam aktivitas outbound serta team building di Bali Zoo, pagi hingga sore, Sabtu (25/2), kami, rombongan Employee Gathering PT Geographe Energy Indonesia ...
Posting Terkait
BLOGILICIOUS GORONTALO YANG SENSASIONAL !
elalu ada hal-hal menarik dibalik setiap penyelenggaraan Blogilicious. Termasuk ketika saya menjadi narasumber dalam acara seminar dan workshop blog yang dilaksanakan di aula Universitas Negeri Gorontalo pekan lalu tanggal 15-16 ...
Posting Terkait
DARI BLOGGER GATHERING POTRET MAHA KARYA INDONESIA : MEMBERDAYAKAN NILAI “RASA” DALAM TRAVEL BLOGGING
ujan deras yang mengguyur Jakarta, sore itu, Jum'at (1/11) membuat saya tiba terlambat di lokasi pelaksanaan Blogger Gathering Potret Mahakarya Indonesia yang dilaksanakan di Assembly Hall Plaza Bapindo Lt.10 Jl.Jenderal ...
Posting Terkait
NONTON MADAGASCAR 2 DI HARI PERTAMA 2009
Tepat di Hari pertama tahun 2009, saya bersama istri dan anak-anak, menonton film Madagascar 2 : Escape to Africa di Studio 1 Metropolitan Mall Bekasi. Beberapa hari sebelumnya, Rizky dan ...
Posting Terkait
ABFI 2013 (4) : KESAN INDAH DI KERATON SURAKARTA MENUTUP RANGKAIAN PERHELATAN
atahari bersinar cerah ketika saya membuka jendela kamar 211 Hotel Kusuma Sahid Prince tempat saya menginap selama acara ASEAN Blogger Festival 2013, Minggu (12/5). Saya memang agak telat bangun setelah ...
Posting Terkait
MENYONGSONG (DENGAN SEDIH) PENUTUPAN LAYANAN BLOG MULTIPLY
erus terang saya sangat kaget saat membaca berita ini.  Per 1 Desember 2012, Multiply akan menutup layanan blog dan jejaring sosialnya . Dalam suratnya, Stefan Magdalinski, sang CEO menulis disini : Seperti Anda ...
Posting Terkait
IDBLOGILICIOUS MAKASSAR : SERU, MERIAH DAN INSPIRATIF (Bagian Kedua)
Malam minggu (21/5) terasa begitu berkesan dilewatkan bersama rekan-rekan panitia dari Komunitas Blogger Anging Mammiri Makassar serta tim IDBlognetwork dan para narasumber acara IDBlogilicious. Bertempat di lantai 2 Restorant Apong ...
Posting Terkait
KOPDAR II KOMPASIANA : KEHANGATAN SEBUAH “RUMAH SEHAT”
NONTON BARENG SEPAKBOLA KORSEL Vs INDONESIA DIATAS BIS
LINTAS.ME BANGUN SINERGI KONSTRUKTIF BERSAMA BLOGGER
KISAH EMPLOYEE GATHERING (3) : SENSASI MALAM HIBURAN
BLOGILICIOUS GORONTALO YANG SENSASIONAL !
DARI BLOGGER GATHERING POTRET MAHA KARYA INDONESIA :
NONTON MADAGASCAR 2 DI HARI PERTAMA 2009
ABFI 2013 (4) : KESAN INDAH DI KERATON
MENYONGSONG (DENGAN SEDIH) PENUTUPAN LAYANAN BLOG MULTIPLY
IDBLOGILICIOUS MAKASSAR : SERU, MERIAH DAN INSPIRATIF (Bagian

Related Posts

3 thoughts on “INISIATIF KORPORASI UNTUK PEMBANGUNAN PENDIDIKAN INDONESIA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

15 − two =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.