KE KAMPUS, MENGUNJUNGI KENANGAN…

Nostalgia masa lalu ketika menjadi jurnalis kampus “Identitas” Universitas Hasanuddin Makassar kembali berkelebat tatkala saya menjejakkan kaki kembali di “kampus merah” tersebut. Tahun 1990-1994 adalah masa-masa dimana saya banyak meluangkan waktu untuk berbagai aktifitas ekstrakurikuler kemahasiswaan termasuk ketika menjadi reporter Penerbitan Kampus tertua di Indonesia Timur”Identitas” (tahun ini akan merayakan ulang tahun ke 38) sampai menjabat redaktur pelaksana pada tahun 1993 (pengalaman saya di “Identitas” pernah saya ceritakan disini).

Kesempatan mengunjungi kenangan itu tak saya sia-siakan ketika diundang sebagai narasumber dalam Blogshop yang diadakan oleh “Identitas” akhir pekan silam. Adik-adik pengelola surat kabar kampus ini dengan hangat menyambut kehadiran saya di markas barunya yang luas dan keren. Ruang editing, ruang rapat, ruang lay-out dan dapur melengkapi fasilitas yang tersedia disana. Terbersit rasa iri atas keberuntungan mereka karena saat zaman saya dulu, ruang redaksi tempat kami berkumpul tidak sebesar itu. Saya bersyukur dan salut atas apresiasi pihak Rektorat UNHAS yang sudah menyiapkan ruangan spesial untuk “Identitas”.

Seusai acara Blogshop Identitas, dengan diantar oleh Abdul Rahman, salah satu jajaran redaksi Identitas yang juga aktif di unit kegiatan Channel 9 Senat Mahasiswa Fakultas Teknik UNHAS (SMFT-UH), saya diantar mengunjungi sekretariat Senat Mahasiswa Fakultas Teknik. Disana, saya disambut hangat oleh Ketua Senat Regif Asri Ibrahim yang baru saja dilantik bulan Agustus silam. Dengan ditemani pisang goreng dan bakwan serta soft drink kami berbincang akrab tentang banyak hal terutama menghidupkan kembali Surat Kabar Mahasiswa “Channel 9” yang pernah saya rintis dan terbit pertama kali tahun 1991 (baca disini kisahnya).

Kendala klasik berupa dana memang senantiasa menjadi hambatan. Saya menawarkan solusi untuk menyiapkan edisi online yang relatif lebih murah serta mudah namun memiliki daya jangkau yang lebih luas. Saya menyatakan siap membantu untuk membangun edisi online “Channel 9” berbasis blog dengan syarat pihak unit kerja Channel 9 SMFT-UH juga menyediakan waktu untuk mengelolanya secara serius. Blog Channel 9 yang sudah lebih dulu ada disini dijadikan tempat “latihan” awal untuk kemudian meningkat ke jenjang domain dan hosting sendiri. Adik-adik pengelola unit kerja Channel 9 menyatakan siap “Go Online” dan dalam 2 minggu ke depan, platform-nya akan disiapkan.

Setelah foto bersama dengan jajaran pengurus Senat Mahasiswa Fak.Teknik UNHAS , saya kembali ke markas Identitas. Disana sudah menunggu 2 “rekan seperjuangan” saya saat menjadi jurnalis kampus 20 tahun silam : Mukhlis Amans Hady dan Ahmad Bahar. Betapa senangnya saya. Kedua sahabat tersebut saya peluk erat-erat melepaskan kangen. Lama sekali kami baru jumpa lagi, setidaknya sudah 15 tahun baru bersua.

Mukhlis yang kini menjadi wartawan senior di sebuah harian terkenal di Makassar masih tetap seperti dulu: Lucu, ceria dan heboh. Sementara Ahmad Bahar yang kini menjadi dosen di UNHAS berpenampilan kalem dan murah senyum, juga tak jauh berbeda seperti 20 tahun silam (hanya terlihat beberapa helai uban di rambutnya). Kedua sosok ini begitu kontras dan saling melengkapi. Kami lalu bertukar cerita dan berdiskusi tentang banyak hal disaksikan adik-adik kami pengelola penerbitan kampus “Identitas”. Materi kisahnya lebih banyak membahas tentang nostalgia dan romantika indah kami ketika masih menjadi jurnalis kampus.

Ditemani oleh kue Jalangkote’ dan puding, cerita-cerita lama mengalir seperti bagaimana ketika kami masih melakukan lay-out surat kabar kampus “Identitas” secara manual di percetakan “Sulawesi”, Mukhlis yang sempat diancam parang oleh oknum yang merasa dirugikan karena beritanya di Identitas dianggap merugikan dirinya hingga romantika cinta yang tercetus antar sesama redaksi. Gelak tawa mengiringi perbincangan kami, apalagi Mukhlis menceritakan dengan gestur tubuh yang lucu dan menggelikan. Di sela-sela percakapan kami sempat menelepon beberapa kawan seperti Fajar Djuanda (yang kini menjabat Ketua Penerbitan “Identitas” dan berhalangan hadir karena tengah hamil besar), Sudirman Odding (yang kini berada di Sidrap) serta Erny Kusumawati (yang berdomisili di Malang).

Pukul 18.00 WITA reuni itu pun berakhir. Saya bersyukur bisa kembali “mengunjungi kenangan” dan berjumpa kembali dengan kawan-kawan lama.Terimakasih daeng Mukhlis Amans Hady dan Ahmad Bahar yang meluangkan waktu untuk melepas kangen bersama saya. Semoga kapan-kapan bisa berjumpa lagi… 

Related Posts
KOPDAR DI WARUNG HAJI MAMINK DAENG TATA
Dari kiri kekanan: saya, Nawir Gani, Bisot, Sultra, ocha, Rara dan Munawir (foto by Daeng Rusle) KAMIS sore, 13 Maret 2008 selepas mengikuti training pengantar untuk kick-off sistem managemen supply chain ...
Posting Terkait
BINDHE BILUHUTA, SAJIAN KULINER DENGAN SENSASI RASA MENDUNIA
ejak kecil saya sudah menyukai Bindhe Biluhuta, nama makanan khas Gorontalo ini. Kedua orang tua saya yang lahir dan besar di wilayah yang kerap disebut sebagai "Serambi Madinah" itu senantiasa ...
Posting Terkait
MERAYAKAN ULANG TAHUN KE-44 BERSAMA PESTA DEMOKRASI INDONESIA
epat tanggal 9 April 2014, saya merayakan ulangtahun ke empat puluh empat. Sebuah perayaan yang mengesankan karena tepat di hari yang sama merupakan hari Pemilu Legislatif dan juga ditetapkan pemerintah ...
Posting Terkait
KISAH MUDIK 2010 (6) : GEMPA, KE KIDS FUN LAGI DAN NAIK ANDONG
Malam baru saja melewati pucuknya, Minggu (12/9) ketika guncangan itu tiba-tiba terjadi. "Gempa !! Gempa !!", seru adik ipar saya, Ahmad, yang "sense of awareness"-nya sudah sangat tinggi karena lama tinggal ...
Posting Terkait
NONTON FILM LASKAR PELANGI DI “TV TANCAP”
Suasana lingkungan kediaman kami di Jalan Antilop V Blok H3 dan I1 Kota Jababeka Perumahan Cikarang Baru begitu semarak tadi malam Sabtu (15/8) yang melaksanakan acara Syukuran Kemerdekaan RI ke ...
Posting Terkait
PENGALAMAN MENCONTRENG : DARI BRONDONG KADALUARSA SAMPAI DPT “COPY PASTE”
Tepat pukul 10.00 pagi pada Hari Kamis(9/4), kami sekeluarga berangkat ke TPS (Tempat Pemungutan Suara) 23 yang berlokasi di Sekretariat RW 10 Jl.Tarum Barat Raya Perumahan Cikarang Baru (kira-kira ...
Posting Terkait
Penyerahan Door Prize Voucher Belanja  Carrefour Rp 200.000 kepada saya oleh mbak Rika
enin pagi (23/1) tepat disaat perayaan imlek, saya beserta istri dan kedua anak saya berangkat menuju gedung TIFA yang terletak di kawasan Jl.Gatot Subroto Jakarta Selatan untuk menghadiri peresmian dan ...
Posting Terkait
FILM HABIBIE AINUN : ROMANTISME DALAM BINGKAI CINTA SEJATI
udah lama sebenarnya niat untuk menonton film ini bersama istri tercinta terpendam dalam hati. Akhirnya, pada hari libur Maulid Nabi Muhammad SAW, Kamis (24/1), kami sekeluarga akhirnya menonton film ...
Posting Terkait
1. Membeli Masa Depan ala Adhitya MulyaArtikel menarik dari penulis novel laris Jomblo ini tentang strategi berinvestasi. Disajikan dengan gaya bahasa khas Adhitya yang renyah dan enak dibaca.2. Baca Buku ...
Posting Terkait
TANAMERA COFFEE : CITARASA “MEGAH” & NIKMAT KOPI INDONESIA
ERIMIS siang melanda kawasan Jakarta dan sekitarnya ketika saya tiba di Tanamera Coffee , sebuah kedai kopi yang terletak di Thamrin City Office Park Blok AA 07, tak jauh dari pusat ...
Posting Terkait
KOPDAR DI WARUNG HAJI MAMINK DAENG TATA
BINDHE BILUHUTA, SAJIAN KULINER DENGAN SENSASI RASA MENDUNIA
MERAYAKAN ULANG TAHUN KE-44 BERSAMA PESTA DEMOKRASI INDONESIA
KISAH MUDIK 2010 (6) : GEMPA, KE KIDS
NONTON FILM LASKAR PELANGI DI “TV TANCAP”
PENGALAMAN MENCONTRENG : DARI BRONDONG KADALUARSA SAMPAI DPT
MENGHADIRI SYUKURAN PERESMIAN KANTOR BARU IDBLOGNETWORK
FILM HABIBIE AINUN : ROMANTISME DALAM BINGKAI CINTA
YANG “MELENGKING” DARI BLOGWALKING (9)
TANAMERA COFFEE : CITARASA “MEGAH” & NIKMAT KOPI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *