PATALI DAY 2013 : UNTUK KETAHANAN PANGAN & PELESTARIAN SENI KULINER INDONESIA LEBIH BAIK

Logo Patali Day_2_516x0

Kata “Patali” selalu merupakan “keyword” klasik untuk mengidentifikasi bahwa tak lama lagi ibu saya akan menyajikan hidangan masakannya yang lezat dan dashyat. Ya, “Patali” atau “Pasar” dalam bahasa Gorontalo senantiasa dipakai ibu, juga ayah saya yang memang berasal dari kota “Serambi Madinah” itu, dalam soal menjelaskan destinasi memperoleh bahan-bahan untuk meramu masakan yang nikmat. Dan ketika kata “Patali” itu dipakai sebagai ikon dalam penyelenggaraan acara yang digagas oleh Yayasan Omar Niode pada Hari Sabtu (24/2) bertempat di ruang Nusantara Hotel Dharmawangsa, saya dengan antusias segera membalas undangannya mengkonfirmasi kehadiran.

patali2

Setelah mengisi pendaftaran ulang, saya lalu memasuki ruangan yang dipenuhi sekitar 300-an yang menghadiri ajang pertemuan berbagai komunitas dari hulu ke hilir yang meliputi perwakilan produsen, konsumen, usaha penunjang, chef, blogger, penggemar fotografi, pelajar, mahasiswa tataboga dan perhotelan, media massa serta siapapun yang peduli akan pertanian, pangan dan seni kuliner yang dihasilkan dari bumi Indonesia. Acara dibuka dengan tarian khas asal Gorontalo yang memukau diiringi lagu kegemaran ibu saya “Hulondhalo Lipu’u”

patali3

Selanjutnya, tampil Terzi Niode , Sekretaris Omar Niode Foundation memberikan kata sambutan.”Sebagai penyelenggara, kami berharap pengunjung yang hadir di acara ini khususnya para mahasiswa dan pelajar,akan lebih memahami  ragam hasil pertanian, pangan dan seni kuliner Indonesia. Kami juga mengadakan sesi cara menulis dan kiat fotografi makanan agar para blogger, mahasiswa dan pelajar meningkatkan keterampilan mereka dan dapat membantu melestarikan serta meningkatkan popularitas produk dan jasa kuliner baik di negara sendiri maupun tingkat dunia,” kata Terzi. Dikesempatan itu pula Terzi mengungkapkan mini survey yang dilakukan oleh Omar Niode Foundation dimana terdapat hal menarik yakni Gado-Gado ternyata menjadi makanan favorit serta Martabak menjadi cemilan kegemaran terbesar pilihan responden.

Setelah itu tampil Yusni Emilia Harahap, staf ahli Menteri Bidang Lingkungan, Kementerian Pertanian yang antara lain mengulas upaya-upaya yang dilakukan dalam hal diversifikasi pangan serta pemberdayaan industri pertanian di Indonesia melalui solusi holistik dan profesional. “Indonesia memiliki sumber daya pertanian yang memadai dan untuk itu adalah penting agar diversifikasi pangan melalui seni kuliner tradisional Indonesia kian ditingkatkan penetrasinya guna meningkatkan wawasan dan kesadaran masyarakat kita untuk mencintai ragam olahan masakan asli Indonesia,”katanya.

patali-4

Dikesempatan berikutnya tampil Firmansyah Rahim, Dirjen Destinasi Wisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang memaparkan 30 ikon kuliner tradisional Indonesia. “Kuliner Indonesia itu bisa berfungsi sebagai “food diplomacy”, sehingga keunikan serta kelezatan yang dimiliki akan membangkitkan impresi yang bagus khususnya orang-orang dari luar negeri yang belum pernah mencicipi kehebatan makanan Indonesia,” katanya antusias.

Setelah itu dilakukan peluncuran 3 buku terbaru Yayasan Omar Niode masing-masing berjudul Pertanian dan Pangan berbasis Pangan & Lingkungan, Food Science and Technology serta Appetizing Snipplets, Agriculture Food and Culinary Muse disamping itu dilakukan pula peluncuran situs Pangan, Agrikultur dan Kuliner www.omarniode.org. Sangat menarik, karena peluncuran ini dilakukan oleh penari-penari khas Gorontalo dari  Sanggar De Tila Bataila dibawah pimpinan Indrawati Tahir Gobel.

patali-5

Saya kemudian mengikuti jalannya Konferensi Pers yang dilaksanakan di ruangan yang tak jauh dari tempat semula. Hadir sejumlah awak media dan jurnalis yang menanti pemaparan narasumber dari masing-masing Omar Niode Foundation, Kementerian Pertanian dan Kementerian Pariwisata/Ekonomi Kreatif. Saya sempat menanyakan strategi sosial media Omar Niode Foundation khususnya bagi kontribusi konten melalui blogger. Pada kesempatan itu, Terzi Niode menjawab bahwa pihaknya sangat terbuka untuk menerima tulisan-tulisan dari blogger untuk dimuat di www.omarniode.org dan berharap bahwa kontribusi konten tersebut akan menambah wawasan dan eksposure promosi kuliner nusantara melalui dunia maya.

cara-isipatali

Seusai Konferensi Pers, saya lalu berkeliling ke Bazar Mini yang dilakukan oleh mitra Omar Niode Foundation. Saya langsung mencari stand ibu Mona Melani Jamal yang terkenal dengan bisnis rumahan kue-kue khas Gorontalo di Jakarta. Disana saya menemukan kue-kue tradisional kegemaran yang kerapkali dibuat oleh ibu saya tercinta, mulai dari Wapili, Kue Perahu dan Cara Isi. Saya pun ikut antri bersama beberapa orang yang lain mencicipi dan melampiaskan rindu saya pada masakan tradisional tersebut. Selain ibu Mona, di bazaar mini tersebut, ada juga stand dari pelaku UKM kuliner, perusahaan makanan, penjual alat-alat masak, lembaga swadaya masyarakat dan elektronik yang ikut berpartisipasi.

patali-7

Saya kemudian melaporkan sejumlah kesan-kesan saya mengenai acara ini lewat jaringan twitter saya dan Facebook bertagar #pataliday. Sebelum makan siang, saya mengikuti sesi sharing dari Chichi Bernardus, wartawan senior dan editor yang memberikan kiat-kiat menulis artikel kuliner terutama makanan sehat. Saya sangat tertarik mengikuti sesi ini. “Menulis kuliner mesti dibuat secara menarik dengan menyertakan “personal touch”, sejarah, “local wisdom” dan termasuk bila ada kandungan nutrisinya untuk menambah kekuatan artikel tersebut,” kata Chichi serius.

Saat makan siang, kami mencicipi hidangan yang sangat istimewa yang sebagian besar merupakan ikon kuliner di Indonesia seperti Gado-Gado Jakarta, Tahu Telur Surabaya, Soto ayam Lamongan, Rendang Padang, Pindang Patin Palembang dan Orak-Orik Buncis Solo. Rasanya sungguh lezat. Hal menarik lainnya adalah, saya sempat mencicipi Ice Cream Jamu yang merupakan sebuah inovasi keren kuliner Indonesia. Selain itu Patali (Market) Day juga tidak melupakan anak dan remaja dengan mengadakan permainan tebak buah dan biji bersama Slow Food Jakarta Kemang dan pelajaran memasak makanan Indonesia bersama Young Chefs Academy.

me-with-vindextengker

Saya berkesempatan juga berjumpa dan berfoto bersama Chef International Vindex Tengker yang pernah menjadi juri dalam Master Chef Indonesia sebelum beliau tampil mempertunjukkan keterampilan memasak sambil fotografer profesional Anny Valentina memberikan kiat-kiat terbaik mengambil foto saat demo masak tersebut. Kami sekeluarga sangat terhibur dan banyak mendapatkan manfaat melalui acara ini. Bagi saya Patali Day diharapkan bisa dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan untuk ketahanan pangan dan pelestarian kuliner Indonesia lebih baik. Terimakasih untuk Omar Niode Foundation yang sudah menggagas acara ini begitu menarik dan memikat, mudah-mudahan saya bisa hadir kembali dikesempatan mendatang

Foto-foto lain acara ini bisa lihat disini 

Related Posts
KERETA SRIBILAH DAN MENIKMATI SENSASI BERKERETA DI SUMATERA
aya selalu menyukai perjalanan dengan menggunakan kereta api. Selain karena relatif aman dan nyaman, juga perjalanan berkereta senantiasa menyajikan sensasi perjalanan yang berbeda dengan moda transportasi lain seperti pesawat terbang, ...
Posting Terkait
KREATIFITAS MENGESANKAN ANAK BANGSA LEWAT DJARUM BLACK APPS COMPETITON 2013
elalu menyenangkan berada bersama-sama sosok-sosok yang kreatif, muda, inspiratif dan bersemangat. Demikian "aura" yang saya rasakan ketika Sabtu (29/6) kemarin saya bersama keluarga menghadiri acara puncak penganugerahan Djarum Black Apps ...
Posting Terkait
DARI PESTA BLOGGER 2008 KE ACARA DI MAKASSAR (4)
Spanduk besar acara Blog:Field of Money yang diselenggarakan Komunitas Blogger Anging Mammiri pada Hari Minggu (23/11) bertempat di SPM MTC Karebosi (foto by Syaifullah "Daeng Gassing") Malam makin tua. Saya menyesap ...
Posting Terkait
BETAPA SYAHDU SUARA MESIN KETIK ITU..
Saya sedang mengetik tulisan di ruang redaksi "Identitas" UNHAS tahun 1992 DALAM sebuah perbincangan santai saya bersama Budi Putra (Proffesional Blogger pertama di Indonesia dan CEO Asia Blogging Network), Syaifullah Daeng ...
Posting Terkait
AMPROKAN BLOGGER 2011 (3) : SOSIALISASI KEGIATAN BLOGGER DAN ACUAN KONSEP ETIKA ONLINE
eusai makan siang sembari dihiburan 'Angklung Orchestra" dari SMK Banisaleh, para peserta Amprokan Blogger 2011 kembali mengikuti sesi berikutnya yang kali ini diisi oleh sosialisasi kegiatan acara blogger antara lain ...
Posting Terkait
DARI KOPDAR PERDANA KOMPASIANA: DI DUNIA NYATA MAUPUN MAYA, GAUL ITU NISCAYA
  Blogger Kompasiana (tua dan muda) ngobrol santai sebelum acara dimulai Bersama rekan se-hidup se-"Cikarang", Pak Eko"Eshape", saya berangkat bareng menuju Bentara Budaya Jakarta untuk menghadiri Kopdar alias kopi darat pertama blogger ...
Posting Terkait
TENDANGAN DARI LANGIT : TENTANG SEPAKBOLA, CINTA DAN JIWA PANTANG MENYERAH
utra sulung saya, Rizky, yang memiliki hobi sepakbola dan fans berat pada Irfan Bachdim sejak awal liburan lebaran lalu sudah meminta kepada saya untuk nonton film "Tendangan Dari Langit" yang ...
Posting Terkait
BERSEPEDA DENGAN (SEPENUH) HATI
agi saya, aktifitas bersepeda bukan hanya merupakan sebuah kegiatan yang tidak hanya memiliki keuntungan bagi kesehatan namun lebih dari itu : sebuah romansa kenangan senantiasa menyertainya. Waktu masih bersekolah di ...
Posting Terkait
NGEBLOG ADALAH SALAH SATU CARA SAYA MENSYUKURI KEHIDUPAN
alam acara Blogilicious Jakarta yang diselenggarakan akhir Juni silam, saya sempat terhenyak pada pertanyaan seorang peserta kepada saya yang ketika itu membawakan materi mengenai "Tips Blogging". Peserta tersebut menanyakan, "Apakah ...
Posting Terkait
MENAPAK USIA 45, HARI INI…
"amu lahir di sana, Nak. Di Rumah Sakit Bersalin Siti Khadijah, tepat didepan lapangan Karebosi,” demikian ungkap ibu saya, disebuah petang yang senyap sekitar tiga puluh tahun silam saat saya ...
Posting Terkait
KERETA SRIBILAH DAN MENIKMATI SENSASI BERKERETA DI SUMATERA
KREATIFITAS MENGESANKAN ANAK BANGSA LEWAT DJARUM BLACK APPS
DARI PESTA BLOGGER 2008 KE ACARA DI MAKASSAR
BETAPA SYAHDU SUARA MESIN KETIK ITU..
AMPROKAN BLOGGER 2011 (3) : SOSIALISASI KEGIATAN BLOGGER
DARI KOPDAR PERDANA KOMPASIANA: DI DUNIA NYATA MAUPUN
TENDANGAN DARI LANGIT : TENTANG SEPAKBOLA, CINTA DAN
BERSEPEDA DENGAN (SEPENUH) HATI
NGEBLOG ADALAH SALAH SATU CARA SAYA MENSYUKURI KEHIDUPAN
MENAPAK USIA 45, HARI INI…

10 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 × one =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.