DARI TALKSHOW DI PERPUSTAKAAN BANK INDONESIA ; MENULIS ITU MENYENANGKAN !

resize-IMG_1275

Dunia Menulis sesungguhnya Dunia Orang Biasa!,” demikian ujar mas Junanto Herdiawan, penulis buku “Shocking Japan”, “Shocking Korea” dan “Japan After Shock” ini dalam acara Talkshow “Menulis Itu Menyenangkan” yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Bank Indonesia, Lantai 2 Menara Sjafruddin Prawiranegara, Rabu (24/3). Menurut mas Iwan–nama akrab Junanto Herdiawan–Menulis sesungguhnya bisa dilatih oleh semua orang dan tidak harus mesti merupakan “warisan” genetis. “Semakin kita sering berlatih, maka kita akan mendapatkan kualitas tulisan yang kian bagus. Kita boleh saja meniru gaya seorang penulis idola kita, namun tetaplah “be yourself”. Jangan jadi plagiat. Kita kelak akan menemukan gaya menulis kita sendiri yang khas dan unik,” kata mas Iwan yang juga adalah seorang ekonom Bank Indonesia ini.

71444_10151549836172348_314833135_n

Pendapat mas Iwan tersebut diamini oleh mas Ignatius Haryanto yang juga hadir bersama saya sebagai narasumber dalam talkshow kali ini. “Banyak membaca akan semakin memperkaya khasanah pemikiran dan wawasan kita┬ádalam menulis. Dengan membaca kita bisa mengeksplorasi lebih banyak referensi yang kemudian dijadikan “amunisi” untuk membuat tulisan. Semua orang–kalau bisa membaca–pasti bisa menulis, olehnya itu, jangan pernah merasa minder tidak bisa membuat tulisan. Sepanjang ada kemauan, pasti ada jalannya,” ujar Direktur Eksekutif LSPP (Lembaga Studi Pers dan Pembangunan) ini sambil tersenyum.

386834_10151549836462348_403415363_n

Di kesempatan itu, sebagai seorang blogger, saya juga ikut berbagi tentang pengalaman saya menulis di blog yang saya lakoni sejak tahun 2002. “Keunggulan menulis di blog adalah karena ada unsur interaksinya, melalui percakapan di kolom komentar maupun back-link. Diskusi antar pembaca dan penulis berlangsung secara intens sesuai dengan tema yang ditulis pada posting di blog. Interaksi kolegial yang terjalin lewat komunikasi di blog ini kemudian “mendekatkan” penulis dan komentatornya secara personal dan emosional. Inilah salah satu faktor yang membuat saya betah jadi blogger,” kata saya dihadapan sekitar 150 peserta yang mayoritas berasal dari karyawan Bank Indonesia dalam talkshow ini.

Suasana talkshow juga begitu santai dan penuh canda. “Menulis itu bagaikan mengobati sembelit,” kata mas Iwan yang kini bertugas di Bank Indonesia Surabaya, Jawa Timur setelah menunaikan tugasnya di Tokyo ini. “Coba bayangkan,” lanjutnya lagi,” kita terlalu banyak membaca sampai-sampai otak kita penuh oleh berbagai referensi. Itu bagaikan kita kebanyakan makan dan membuat sembelit serta mulas di perut. Nah, untuk obati itu, menulis adalah salah satu terapinya. Pengetahuan atau Pengalaman yang kita dapatkan baik dari membaca maupun dalam interaksi sosial di kehidupan nyata, segera “disalurkan” melalui tulisan!. Hindari “sembelit” di otak kita”. Pernyataan mas Iwan ini segera disambut tawa hadirin.

164608_10151549834257348_634776966_n

Mas Ignatius juga menuturkan pengalamannya saat mengajar menulis disebuah sekolah terpencil di Kalimantan. Beliau sangat trenyuh menyaksikan murid-murid yang diajarnya begitu antusias untuk belajar menulis disela-sela keterbatasan buku referensi. “Saya terharu menyaksikan semangat mereka dan terinspirasi untuk membantu penyediaan buku-buku sebagai bahan bacaan mereka,” kata mas Ignatius yang juga adalah penulis sejumlah buku serta artikel di sejumlah media ini.

Pada babak tanya jawab, sejumlah peserta begitu antusias menanyakan berbagai hal yang kami bahas. Ketika salah seorang peserta bertanya bagaimana mengatasi kebuntuan dalam menulis, khususnya di blog, saya menjawab : Lakukan prinsip 3-M, yaitu : Mulai dari hal-hal kecil, Mulai dari Diri sendiri dan Mulai dari Sekarang!. Saya menyatakan bahwa dengan menerapkan prinsip ini, maka kita bisa lebih leluasa untuk menentukan tema, dari yang paling sederhana dan dari diri sendiri. Yang lebih penting lagi adalah tekad kuat untuk mewujudkannya segera menjadi bentuk tulisan. Saya kemudian berpesan: “Jadikanlah aktifitas menulis sebagai sesuatu yang menyenangkan, dan bukan jadi beban. Tidak hanya menjadi bagian dari aktualisasi diri tetapi juga upaya berbagi ilmu dan pengalaman”.

Rangkaian acara yang dimulai pukul 11.00 ini berakhir pukul 13.15 siang. Saya merasa sangat bersyukur diundang menjadi salah satu narasumber dalam event luar biasa ini dan berbagi seputar pengalaman menulis dan ngeblog. Terimakasih Perpustakaan Bank Indonesia atas kesempatan yang diberikan, mudah-mudahan diberi kesempatan untuk berbagi lagi disana dengan tema yang berbeda ­čÖé

 

Related Posts
WISATA BUDAYA MADURA (5) : EKSOTISME ASTA TINGGI & SENTRA PERAJIN KERIS SUMENEP YANG MENGESANKAN
eusai menunaikan Sholat Dhuhur di Masjid Jami' Sumenep, rombongan kami kemudian bergerak ke kompleks Pemakaman Raja-Raja Sumenep dan kerabatnya, Asta Tinggi, yang ditempuh kurang lebih 10 menit dengan bis. Asta ...
Posting Terkait
Pemotongan Tumpeng HUT Pertama Politikana oleh Enda Nasution, salah satu pengelola situs politik web 2.0
Tadi malam (27/4)--disela-sela kesibukan pindahan gedung kantor-- saya hadir dan menjadi saksi sebuah sejarah peringatan ulang tahun pertama Politikana, sebuah situs politik Web 2.0 yang pertama dan satu-satunya di Indonesia dan ...
Posting Terkait
IDBLOGNETWORK, SETELAH 2 TAHUN
ari ini, 1 Agustus 2012, IDBlognetwork (selanjutnya saya singkat IBN) berulang tahun yang kedua.  Perusahaan Startup lokal yang masih berusia belia ini telah menunjukkan prestasi luar biasa. Tidak hanya karena ...
Posting Terkait
BELAJAR FOTOGRAFI DAN MEMOTRET DENGAN HATI DI CITOGRAPHY
Komunitas Fotografi Cikarang akhirnya terbentuk juga. Berawal dari obrolan soal fotografi di mailing List Cikarang Baru disertai diskusi soal foto-foto yang ditayangkan disana, terbit keinginan untuk menggalang potensi para pecinta ...
Posting Terkait
KISAH PERJALANAN KE PERTH (3) : KINGS PARK BOTANICAL GARDEN, TAMAN KOTA YANG MEMUKAU !
amis pagi (29/8), rombongan kami sudah siap berkemas-kemas untuk check-out dari hotel. Hari ini adalah hari terakhir kami di Perth. Rencananya, sore harinya, kami akan terbang kembali ke Jakarta dengan ...
Posting Terkait
DARI PELUNCURAN BUKU PAK CHAPPY HAKIM & KOPDAR KETIGA KOMPASIANA : WHAT A WONDERFUL WORLD !
I see trees of green........ red roses too I see em bloom..... for me and for you And I think to myself.... what a wonderful world. I see skies of blue..... clouds ...
Posting Terkait
"Tradisi" yang sudah lama saya tinggalkan yakni menulis posting-posting singkat terkait dengan link website atau blog yang menarik perhatian serta bermanfaat akan saya aktifkan lagi. Saya terakhir menulis "Yang Melengking ...
Posting Terkait
DARI WORKSHOP PENGADAAN BARANG & JASA PTK 007 DI INDUSTRI MIGAS: TKDN, SALAH SATU KEBERPIHAKAN NYATA PADA PRODUK DALAM NEGERI
khirnya saat itu tiba. Sudah lama saya berharap bisa mengikuti training tentang Tender Management Pengadaan Barang dan Jasa sesuai PTK 007 Revisi II yang diselenggarakan atas kerjasama Koperani Bina Petro ...
Posting Terkait
MENYONGSONG (DENGAN SEDIH) PENUTUPAN LAYANAN BLOG MULTIPLY
erus terang saya sangat kaget saat membaca berita ini.  Per 1 Desember 2012, Multiply akan menutup layanan blog dan jejaring sosialnya . Dalam suratnya, Stefan Magdalinski, sang CEO menulis disini : Seperti Anda ...
Posting Terkait
Hujan baru saja reda membasahi sekujur jalan Orchard, pada Senin malam, 29 Juni 2009. Pantulan lampu-lampu pusat perbelanjaan terkemuka di Singapura itu berkelip melalui genangan-genangan air di aspal. Juga ...
Posting Terkait
WISATA BUDAYA MADURA (5) : EKSOTISME ASTA TINGGI
DARI ULTAH PERTAMA POLITIKANA : MERIAH, HEBOH DAN
IDBLOGNETWORK, SETELAH 2 TAHUN
BELAJAR FOTOGRAFI DAN MEMOTRET DENGAN HATI DI CITOGRAPHY
KISAH PERJALANAN KE PERTH (3) : KINGS PARK
DARI PELUNCURAN BUKU PAK CHAPPY HAKIM & KOPDAR
YANG “MELENGKING” DARI BLOGWALKING (32)
DARI WORKSHOP PENGADAAN BARANG & JASA PTK 007
MENYONGSONG (DENGAN SEDIH) PENUTUPAN LAYANAN BLOG MULTIPLY
SURAT DARI ORCHARD (1)

3 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *