SENSASI 43 : MERAYAKAN ULANG TAHUN DI ERA SOSIAL MEDIA

537145_10151526575473486_1200848514_nPagi ini, kebahagiaan terasa menyelimuti seluruh tubuh. Ya, tepat tanggal 9 April 2013, usia saya bertambah menjadi 43 tahun. Istri tercinta membangunkan saya subuh tadi dengan kecup mesra dipipi bersama tatapannya yang fenomenal dan mampu memporakporandakan hati dalam hitungan detik itu ūüôā ¬†berucap lirih : Selamat Ulang Tahun, ya Pa !..

Istri saya kemudian menyodorkan secangkir teh hangat dan saya minum untuk menghangatkan tubuh sebelum akhirnya beranjak untuk sholat subuh berjamaah. Seusai sholat, putri bungsu saya, Alya menyodorkan gambar hasil buatannya sendiri (lihat disebelah) dengan karakter seorang gadis kecil berjilbab mengucapkan selamat ulang tahun. “Itu gambarnya Alya, dan yang itu disamping kue gambarnya Papa, Happy Birthday ya Papa!” katanya sambil menunjuk gambarnya. Saya tersenyum dan memeluknya dengan rasa senang. Alya mencium pipi saya dan disusul kemudian datang si sulung Rizky, menyerbu pipi saya dengan “brutal”. Kami lalu tertawa bersama di kesejukan pagi yang memanjakan.

Age is a high price to pay for maturity

Demikian tulis Yola, mantan staf administrasi kantor yang kini telah bekerja di salah satu perusahaan di Jakarta dalam ucapan selamatnya lewat email tadi pagi. Saya merasakan kalimat ini “mengirimkan” pesan yang begitu dalam bahwa kedewasaan seseorang “dibayar” begitu mahal seiring bertambahnya usia. Kematangan diri dalam menyikapi hidup ditebus dengan harga yang tidak murah, ditempuh dengan menghadapi berbagai tantangan kehidupan yang penuh gejolak yang kelak kemudian membawa kita menuju kedewasaan dan kebijaksanaan. Saya sedang berada ditengah gemuruhnya. Berusaha memaknai setiap tapak langkah dan berharap berkah serta manfaat dari setiap jejaknya.

Saya sungguh berbahagia dikelilingi sahabat-sahabat yang penuh cinta. Refleksi yang terlihat di jejaring sosial media yang saya ikuti, mulai dari mailing list, Facebook, Twitter hingga grup Blackberry Messenger begitu gencar menampilkan ucapan selamat ulang tahun kepada saya dengan beragam cara. Di Facebook telah ada sekitar 150 ucapan selamat yang tak bisa semuanya saya balas satu-satu, demikian pula di twitter saya mendapatkan begitu banyak “mention” (sekitar 50-an) serta di berbagai grup BBM dan mailing list yang saya ikuti. Saya sangat menghargai semuanya, apapun bentuk ucapan selamat yang diberikan. Bagi saya, ini sebuah anugerah yang luar biasa, merayakan ulangtahun ke-43 pada era Sosial Media.

Pada kesempatan ini, saya mengucapkan terimakasih atas ucapan selamat dan doa-doa yang disampaikan oleh para sahabat dan kerabat untuk saya. Sungguh saya terharu dan berharap segala harapan yang dititipkan lewat doa-doa, mimpi-mimpi termasuk keinginan sederhana kedua anak dan istri saya untuk menjadi suami dan ayah yang baik untuk mereka akan dapat saya wujudkan dengan baik.

Terimakasih ya Allah, atas segala karunia dan kebaikan yang telah tercurah tanpa henti kepada saya dan keluarga. Insya Allah, saya akan senantiasa menjadi hambaMU yang selalu bersyukur…

Related Posts
BLOG DAENGBATTALA TERPILIH JADI NOMINASI BLOG TERBAIK KATEGORI BAHASA INDONESIA DI AJANG THE BOBS
Alhamdulillah, tadi malam, saat membuka email, saya menerima pemberitahuan dari panitia The Bobs (Best of Blogs)--sebuah ajang kompetisi blog bertaraf Internasional yang diselenggarakan oleh Deutsche Welle, radio internasional yang disiarkan ...
Posting Terkait
1. Kabarkan Kotamu di CitybloggingIngin mengabarkan hal menarik tentang kotamu?. Jadilah seorang Citybloggers dengan mendaftar kesini. Cityblogging yang juga merupakan salah satu "domain" dari Asia Blogging Network membuka kesempatan ...
Posting Terkait
MAAFKANLAH, DAN HIDUP AKAN TERASA JAUH LEBIH INDAH
"Rela Memaafkan Adalah Jalan Terpendek Menuju Tuhan"(Gerard G.Jampolsky dalam bukunya "Forgiveness, The Greatest Healer of All") Saya mengelus pipi dengan rasa geram luar biasa. Bahkan oleh ayah sendiri sekalipun, saya tidak ...
Posting Terkait
MELANCONG KE HONGKONG (1) : PESONA FANTASI MERAYAKAN 5 TAHUN HONGKONG DISNEYLAND
Pesawat yang kami tumpangi mendarat mulus di Hongkong International Airport, Jum'at pagi (18/3). Dengan penuh semangat, saya bersama kawan-kawan blogger IDBlognetwork : Priyadi Iman Nurcahyo, Nuruddin Jauhari, Setyo Budianto, Isnuansa ...
Posting Terkait
MERANGKAI HARI DI PERUMTEKS
Saya dan adik-adik berpose di Perumteks tahun 1985 INILAH kisah saya tentang Perumteks alias Perumahan Tripleks. Disanalah saya, dirumah dinas berdinding tripleks itu, bersama ayah, ibu dan ketiga adik saya, Budi, Yayu ...
Posting Terkait
REMBULAN DI MATA IBU
Saya dan Ibu (disamping kiri) serta guru dan murid-murid TK Aisyah Makassar saat merayakan ulang tahun saya kelima, tahun 1975.   "KAMU tahu, nak, kenapa kami menyematkan "Taufik" pada namamu?", kata ayah pada saya, ...
Posting Terkait
PSF DAN OBSESI MENGGAGAS MASA DEPAN BANGSA BERKEUNGGULAN
emarin siang, Kamis (17/10), saya mendapatkan kehormatan diundang khusus oleh Putra Sampoerna Foundation (PSF) dalam kapasitas sebagai Blogger untuk bersilaturrahmi dan makan siang dalam acara "PSF Bloggers Luncheon" yang dilaksanakan ...
Posting Terkait
SURAT CINTA TERBUKA UNTUK ISTRIKU (Refleksi 13 Tahun Usia Pernikahan)
striku sayang, Sudah beberapa hari, peringatan tahun ketigabelas usia pernikahan kita berlalu. Kesibukan mempersiapkan perhelatan syukuran khitanan anak sulung kita, Rizky, telah begitu banyak menyita waktu dan kesempatan untuk sekedar menuliskan ...
Posting Terkait
Terkait dengan posting saya sebelumnya, bila anda penasaran bagaimana Alya bercerita, ini dia gayanya :
Posting Terkait
BUKU FLYING TRAVELER: “JURUS ANTI MAINSTREAM” ALA JUNANTO HERDIAWAN
Judul Buku : Flying Traveler (Berburu Momen Anti Mainstream) Penulis : Junanto Herdiawan Penerbit : B First (PT Bentang Pustaka) Penyunting : Sian Hwa dan Qha Tebal : 150 halaman ISBN : 978-602-8864-97-8 elalu menyenangkan membaca ...
Posting Terkait
BLOG DAENGBATTALA TERPILIH JADI NOMINASI BLOG TERBAIK KATEGORI
YANG “MELENGKING” DARI BLOGWALKING (10)
MAAFKANLAH, DAN HIDUP AKAN TERASA JAUH LEBIH INDAH
MELANCONG KE HONGKONG (1) : PESONA FANTASI MERAYAKAN
MERANGKAI HARI DI PERUMTEKS
REMBULAN DI MATA IBU
PSF DAN OBSESI MENGGAGAS MASA DEPAN BANGSA BERKEUNGGULAN
SURAT CINTA TERBUKA UNTUK ISTRIKU (Refleksi 13 Tahun
SAKSIKAN BAGAIMANA ALYA BERCERITA!
BUKU FLYING TRAVELER: “JURUS ANTI MAINSTREAM” ALA JUNANTO

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four × 1 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.