ABFI 2013 SOLO (2) : REFLEKSI WAJAH BUDAYA ASIA TENGGARA UNTUK KEBERSAMAAN MENUJU KOMUNITAS ASEAN 2015

abfi-day-1

Wajah-wajah penuh antusias dari para blogger terlihat pada Hari Jum’at pagi (10/5) di Ruang Tirtasari Hotel Kusuma Sahid Prince Hotel Solo tempat pelaksanaan seminar ASEAN Blogger Festival 2013. Meski pulang sedikit larut pada malam harinya seusai memenuhi undangan “Welcome Dinner” di kediaman Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo, kesegaran terlihat di paras sekitar 250 blogger Indonesia dan 20 blogger perwakilan 10 negara ASEAN. Mereka siap menyambut sensasi hari kedua ASEAN Blogger Festival ini.

katasambutansyABFI2013

Dua presenter heboh, Indah Nuria Safitri & Agus Lahinta–yang juga memandu acara semalam–tampil ke depan dan langsung menghentak dengan gaya mereka yang unik dan khas. Sebagai Vice President ASEAN Blogger chapter Indonesia, saya kemudian diundang untuk memberikan kata sambutan diatas podium. Di kesempatan tersebut saya mengungkapkan,”Kesadaran untuk melestarikan budaya adiluhung bangsa merupakan topik esensil sebagai bagian dari upaya strategis menghargai kekayaan kreatif yang dimiliki. Dan terus terang, hal tersebut tidaklah mudah. Upaya ini harus dilakukan secara holistik dan melibatkan masyarakat secara keseluruhan, salah satunya melalui pelaksanaan ASEAN Blogger Community Festival 2013 yang merupakan implementasinya atas partisipasi masyarakat tersebut terutama menyongsong Komunitas ASEAN 2015″.

Dibawah ini kata sambutan saya dalam bahasa Inggris:

Assalamu Alaikum Wr.Wbr.

Praise be to Allah SWT for His blessings and grace that we are all brought together today in this warm and memorable event as a big family, in the opening ceremony of the 2013 ASEAN Blogger Festival. I feel so excited to see our friends’ cheerful and excited face,  bloggers from Southeast Asia region who are present in this event which will last until Sunday, may 12 2013.

We realize that the establishment of ASEAN Community in 2015 which is based on 3 pillars: politics and security, economy, and social-culture has entered a crucial stage – transforming ASEAN into a people-oriented, people centered and people-driven community.  At this phase, it is considered important to formulate a common denominator, whose roots originated from the ancient period and has become the face of our Southeast Asian culture today. At later stage, the common cultural heritage can be used as the inspiration resources in tying up our “we-ness” as part of the Great Southeast Asian nations.

295342_10151578804538486_1129251399_n

Our approaches which are based on similarityproximity and familiarity are possible to apply in formulating the “common denominator” which will reflect the face of Southeast Asian people’s culture in the future. These factors that we must explore and develop by referring to our historical and cultural facts in the past.

Our awareness to conserve our ancestors’ great culture is considered an essential topic as part of the strategic efforts to appreciate our creative resources at hand.   This indeed is not an easy task to carry out. We need to do such efforts holistically by involving our community thoroughly, one of which is through hosting this 2013 ASEAN Blogger Community Festival, to ensure a thorough and active community participation.

Let me do the statistics of participants to this event. There are at least 50 Bloggers from 10 ASEAN countries (excluding the host) and 150 bloggers from Indonesia alone present in this great event. It is expected that through this ASEAN Blogger Festival 2013, our “we-ness” spirit in welcoming the 2015 ASEAN Community will be blossoming even greater and be at the frontline in disseminating information to welcome the ASEAN Community to public at large.

As the representative of the ASEAN Blogger Community Indonesia chapter, let me use this opportunity to thank various parties whose supports have made this event tonight possible. I would like to extend our gratitude to the Government of Indonesia, specifically to the Ministry of Foreign Affairs, the Ministry of Communications & Information Technology of Indonesia and the Ministry of Tourism / Creative Economy, Local Government of  Solo. I would also like to express our thankfulness to the sponsors and media partner including US Mission for ASEAN, PT Telkom Indonesia, MarkPlus Inc,  PT Garuda Indonesia, PT XL Axiata, the Association of Indonesian Internet Service Provider, CIMB Niaga Bank, Google Indonesia, PT Pembangunan Jaya Ancol, Indonesia in Your Hand/QualComm, USeeTV, Jakarta Post Digital, and Blogdetik. Last but not least, I would like to extend my honest gratitude and highest appreciation to the Bengawan Solo Blogger Community who are ready and fully prepared to be a great host in this grandiose event.

Finally, I would like to offer my sincerest apologies for the shortcomings that have been identified during the event.

Thank you very much.

Wassalamu Alaikum Wr.Wbr

Setelah itu tampil Pak Hazairin Pohan Pejabat Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (kini menjadi Kepala Pusdiklat Kemenlu) yang juga seorang blogger. Beliau menyatakan ASEAN Community 2015 membutuhkan sosialisasi ke masyarakat agar lebih siap menghadapinya. Untuk itu, peran blogger sangat dibutuhkan untuk memberikan edukasi dan pemahaman yang lebih cepat dan lebih luas. Festival Blogger ASEAN di Solo merupakan perwujudan dari niat tersebut dengan mengangkat warisan budaya sebagai refleksi untuk kebersamaan menuju ASEAN Community 2015.

potongtumpeng

Seusai kata sambutan dan pembukaan acara ASEAN Blogger Festival Indonesia (ABFI) yang dilakukan oleh Pak Hazairin Pohan, dilanjutkan dengan prosesi sederhana Ulang Tahun kedua ASEAN Blogger Community chapter Indonesia yang ditandai dengan pemotongan tumpeng. Ya, tepat 2 tahun silam, 10 Mei 2011, bertempat di Es Teler 77 Jl.Adityawarman Jakarta Selatan kehadiran komunitas Blogger ASEAN chapter Indonesia dideklarasikan keberadaannya (baca disini). Setelah itu saya kemudian menyerahkan potongan tumpeng kepada Pak Hazairin Pohan sebagai wakil pemerintah yang banyak mendukung kegiatan ASEAN Blogger selama ini.

Sebelum coffee break, tampil mas Amir dari Indonesia In Your Hand yang memperkenalkan layanan game berbasis android mereka. Pada event ABFI ini, selama 3 hari berturut-turut, mereka berpartisipasi menjadi mitra dengan menyiapkan game interaktif Augmented Reality (AR) yang menonjolkan situs-situs sejarah dan budaya terkenal di Solo yang bisa diikuti oleh peserta dengan hadiah-hadiah yang menarik.

seminarabfi

Pada kesempatan selanjutnya tampil dalam diskusi pleno US Mission for ASEAN (Thomas Bill), wakil dari Kementerian Komunikasi & Informasi RI (Suparwoto), wakil dari Kementerian Luar Negeri (Hazairin Pohan) dan KH Muhammad Dian Nafi’ (Budayawan dan Ulama) yang tampil membahas tema sentral acara ini Re-inventing the Spirit of Cultural Heritage in  Southeast Asia. Menarik disimak apa yang diungkapkan oleh Pak Suparwoto bahwa pemerataan informasi kepada masyarakat merupakan salah satu tugas berat yang diemban, untuk itu ada program ‘Indonesia Connected” yang menjadi salah satu program andalan guna membangun infrastruktur jaringan broadband yang handal dan mampu menjangkau daerah terpencil.

DSCN3858

“Begawan Marketing” Prof.Hermawan Kartajaya tampil dikesempatan selanjutnya. Dengan gaya retorikanya yang memikat beliau mengungkapkan bahwa blogger memiliki peranan penting dalam membangun pilar sosial budaya komunitas ASEAN 2015 dengan memperkuat basis “people-to-people”. Mengapa Blogger? Menurut beliau, karena blogger memiliki ciri khas berupa terbuka (open), tak terbatas (unlimited) dan Konten. Dengan kekuatan tersebut, blogger mampu memainkan peran strategisnya sebagai publisher, editor dan marketer sekaligus. Blogger merefleksikan hubungan antar netizen melalui interaksi horizontal, inklusif dan sosial. Materi presentasi pak Hermawan dalam ABFI2013 bisa diunduh disini dan cuplikan videonya bisa dilihat dibawah ini:

Setelah Sholat Jum’at, dilanjutkan dengan seminar yang bertema The Role of Social Media in the ASEAN Socio-Culture Community Building yang dibawakan oleh Budi Putra (CEO Jakarta Post Digital) dan Driana Handayani yang akrab dipanggil simbok Venus serta dipandu oleh mbak Indah Nuria Safitri. Dalam presentasinya (bisa diunduh materinya disini) Budi Putra menekankan peran blogger sebagai “Ambassador” untuk negaranya masing-masing melalui aktifitas blogging serta interaksi sosial media. “Untuk itu, ngeblog dengan bahasa Inggris sebagai bahasa Internasional menjadi hal yang esensil agar apa yang disampaikan lewat tulisan di blog bisa dimengerti secara luas dan tidak sebatas dilingkungan negara kita saja,” kata Blogger profesional pertama di Indonesia ini dengan nada serius.

bp

Setelah istirahat, materi seminar kemudian dilanjutkan dengan topik ASEAN tourism Potential yang masing-masing dibawakan oleh ibu Fransesca Nina Sumitro, Direktur Pengembangan Pasar, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Kepala Dinas Pariwisata Solo, Widhi Srihanto. Dalam presentasinya yang dipandu oleh moderator Aulia Halimatussaddiah atau Ollie,(materi bisa download disini) ibu Fransesca mengungkapkan Dunia Pariwisata ASEAN menunjukkan prospek yang bagus dengan peningkatan yang signifikan.

ollie)

Tercatat di wilayah Asia Pacific khususnya ASEAN peningkatannya mencapai 6,8% (tertinggi dibandingkan regional lain) pada tahun 2012, sementara tahun 2013 juga mencatat prestasi yang meningkat pesat dibanding wilayah lain yaitu 5-6%. Negara-negara ASEAN menjadi primadona target kunjungan wisatawan di wilayah Asia Pasific.  “Iklim ini sangat kondusif dalam upaya peningkatan perekonomian negara-negara ASEAN secara keseluruhan, dan tentunya peran blogger dengan kemampuan influence nya di sosial media akan sangat membantu sosialisasinya lebih baik dan luas lagi,”katanya antusias.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Solo, Pak Widhi Srihanto menguraikan strategi pariwisata yang dikembangkan untuk kota Solo. Dalam presentasinya (bisa lihat disini) beliau menguraikan apa yang dilakukan untuk menguatkan citra Solo sebagai kota budaya, dengan mengadakan event-event festival seperti rangkaian kegiatan berbasis Community Arts dan City Eco-Arts. 

batikfashshow.PG

Saat sore menjelang, suasana kian meriah dengan pagelaran Batik Fashion show yang dilakukan oleh teman-teman delegasi blogger negara-negara ASEAN. Mereka tampil dengan dandanan memukau sembari menggunakan busana batik, kemudian berlenggak-lenggok laksana peragawati dan peragawan profesional diatas catwalk. Riuh rendah dan sorak-sorai peserta menggema saat mereka melintas dengan gayanya masing-masing. Lihatlah tampilan cuplikan videonya dibawah ini:

soloblues

Kehebohan masih terus berlanjut dengan penampilan Live Music yang mempesona dari grup band yang akan berpartisipasi dalam Solo Blues Festival yang akan diselenggarakan tanggal 24 Mei 2013 nanti. Acara hari kedua selesai pukul 17.30 sore.

DSCN3974

Malam harinya, peserta berkunjung ke ajang Mangkunegaran Art Performance di lingkungan keraton Mangkunegara Solo.

Ternyata jaraknya tidak terlalu jauh dari hotel Kusuma Sahid Prince tempat saya menginap. Hanya berjalan kaki sekitar 200 meter, sampailah saya ke lokasi pelataran alun-alun keraton untuk menyaksikan perhelatan yang digelar setahun sekali itu. Saya melihat beberapa peserta ABFI 2013 ikut berbaur bersama masyarakat Solo mengikuti acara ini.

Saya ternyata tiba terlalu cepat. Pembukaan acara belum dimulai sehingga saya menyempatkan diri untuk makan malam disebuah warung angkringan terdekat. Setelah kembali ke lokasi ternyata saya sudah tidak mendapat tempat duduk. Antusiasme masyarakat begitu tinggi menonton pagelaran seni tradisional yang dibuka oleh Wakil Walikota Solo ini. Panitia menyediakan 2 layar tancap besar yang disiapkan untuk penonton yang tidak mendapat tempat. Pagelaran tari “Timun Emas & Buto Ijo” berlangsung dengan sangat memukau. Para penari dengan lincah dan gemulai menarikan lakon masing-masing dengan penuh penghayatan. Saya sangat terkesan. Pukul 21.00 acara berakhir, dan saya kembali ke hotel membawa kesan yang indah..

(bersambung)

 

Related Posts
ABFI 2013 SOLO (3) : LAHIRNYA ASEAN BLOGGER SOLO SPIRIT 2013 & SEMANGAT CINTA LINGKUNGAN DI URBAN FOREST
ari ketiga ASEAN Blogger Festival 2013, Sabtu (11/5), para peserta masih tetap memperlihatkan semangat yang luar biasa, setelah semalam menikmati pagelaran seni di Mangkunegara Art Festival. Pada sesi pagi, adalah ...
Posting Terkait
ABFI 2013 (4) : KESAN INDAH DI KERATON SURAKARTA MENUTUP RANGKAIAN PERHELATAN
atahari bersinar cerah ketika saya membuka jendela kamar 211 Hotel Kusuma Sahid Prince tempat saya menginap selama acara ASEAN Blogger Festival 2013, Minggu (12/5). Saya memang agak telat bangun setelah ...
Posting Terkait
ABFI 2013 SOLO (1) : LOJI GANDRUNG, SAMBUT KEHADIRAN PESERTA ASEAN BLOGGER FESTIVAL
uaca Solo begitu bersahabat saat Kamis malam (9/5), sekitar 250 blogger peserta ASEAN Blogger Festival datang ke Loji Gandrung, kediaman resmi Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo untuk menghadiri "Welcome Dinner". ...
Posting Terkait
ABFI 2013 SOLO (3) : LAHIRNYA ASEAN BLOGGER
ABFI 2013 (4) : KESAN INDAH DI KERATON
ABFI 2013 SOLO (1) : LOJI GANDRUNG, SAMBUT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *