FILM MONSTER UNIVERSITY : TENTANG KEPERCAYAAN DIRI, KEJUJURAN & SIKAP PANTANG MENYERAH

monsu9 Minggu sore (23/6) setelah check-out dari Hotel Ibis Tamarin, kami sekeluarga menikmati film Monster University di Plaza Semanggi. Film ini memang sudah lama “diincar” oleh kedua anak saya, Rizky dan Alya. Film yang merupakan Prequel dari film animasi laris Monster Inc (2001) ternyata memiliki daya tarik luar biasa. Kami terpaksa menunggu di pertunjukan berikutnya (pukul 17.00) karena pertunjukan di studio 2 pukul 14.45 sudah nyaris penuh, hanya tinggal menyisakan kursi didepan layar yang tentu membuat kenyamanan menonton terganggu.

Atas kesepakatan bersama, kami akhirnya menonton di jam 17.00 dan mendapatkan tempat duduk yang cukup strategis. Sambil menanti jam pertunjukan tiba, kami jalan-jalan belanja buku dulu di Gramedia. Sebelum film utama dimulai kami menyaksikan film animasi pendek berjudul “Blue Umbrella” karya sutradara Saschka Unseld yang apik dan inspiratif.

monsu7Adegan dimulai ketika si mata satu, Mike Wazowski (suaranya diisi oleh Billy Crystal) dengan antusias memasuki Monster University tempatnya belajar. Ini menjadi impiannya sejak lama, terlebih ketika salah satu monster fenomenal pernah memberikannya topi baseball khas Universitas tersebut sebagai penghargaan atas keberaniannya dimasa kecil dulu. Impiannya untuk masuk ke jurusan “Menakut-Nakuti” ternyata tak mudah, apalagi tampangnya dianggap tak cukup seram, imut menggemaskan dan cenderung lucu. Tapi semua kendala itu tak membuat semangatnya patah.

monsu1

Mike lalu berkenalan dengan James “Sully”Sullivan (John Goodman) monster beruang ungu yang bertingkah ugal-ugalan, ceroboh, usil tapi penuh percaya diri karena merasa menjadi keturunan salah satu monster fenomenal dan terkenal pada zamannya. Interaksi keduanya tak berjalan mulus sampai akhirnya pertikaian mereka berujung dramatis pada sanksi dari dekan Hardscrabble (Helen Mirren) yang galak : mereka harus keluar dari kelas “Menakut-Nakuti” karena aksi konyol mereka.

monsuKedua seteru ini akhirnya berkolaborasi untuk membentuk team Oozma Kappa (OK) guna memenangkan kompetisi “Scare Games” yang mempertaruhkan harga diri serta kehormatan mereka. Persoalannya adalah tim mereka terdiri dari monster pecundang dan payah yang memiliki kemungkinan sangat kecil memenangkan perlombaan. Mike berusaha meyakinkan kawan-kawannya bahwa tak ada yang tak mungkin sepanjang mereka terus berlatih, menjaga kepercayaan diri dengan baik dan pantang menyerah pada hambatan sebesar apapun.

monsu3

Berkat ketekunan serta konsistensi mereka, akhirnya mereka berhasil meraih prestasi tertinggi dalam kompetisi tersebut. Tetapi belakangan hal tak terduga terjadi dan menyebabkan semuanya menjadi runyam. Mike dan Sully harus menghadapi cobaan berat dalam hubungan persahabatan mereka. Sesuatu yang kemudian menjadi hikmah terbaik yang bisa mereka peroleh dalam romantika perjalanan kehidupan.

Film yang diproduksi oleh Walt Disney Pictures, Pixar Animation Studio ini dengan memikat menyampaikan pesan moral betapa pentingnya untuk tetap menjaga semangat dan kepercayaan diri meski peluang yang dimiliki nyaris tanpa harapan. Kejujuran serta kemampuan untuk senantiasa menghargai perbedaan juga menjadi elemen penting bagaimana agar harmoni kehidupan tetap seimbang.

mu111

Billy Crystal dan John Goodman berhasil menghadirkan “chemistry” memikat antara Mike & Sully. Keduanya dengan piawai mengisi suara kedua tokoh utama film ini dan membangun komunikasi secara interaktif. Suara sang Dekan galak dan misterius yang diisi oleh Helen Mirren juga berhasil menghidupkan suasana. Tidak hanya itu, pada film berdurasi 110 menit tersebut, sang sutradara Dan Scanlon juga mampu menghadirkan lanskap animasi yang indah dan kaya warna serta karakterisasi tokoh yang lebih beragam.

 

Related Posts
RIVER’S NOTE : CATATAN REFLEKTIF SEORANG AYAH
Judul Buku : River's Note  Penulis : Fauzan Mukrim Penerbit : Noura Books Tebal  :  xii + 255 halaman Cetakan : Pertama, April 2012 Saat pertama kali membaca buku ini, ingatan saya melayang 10 tahun ...
Posting Terkait
Gegap gempita Pesta Blogger 2008 yang bertajuk "Blogging for Society" baru saja usai. Pada Video Montage diatas yang saya ambil dari blog Mas Iman Brotoseno, sungguh menggetarkan digambarkan terdapat begitu banyak ...
Posting Terkait
FILM “AMBILKAN BULAN”: MENGABADIKAN KENANGAN LAGU MASA KECIL
ejak pertama kali iklan film "Ambilkan Bulan" tayang di televisi, kedua anak saya, Rizky dan Alya sudah mematok tanggal kapan waktu menontonnya (film ini ditayangkan perdana di bioskop Indonesia, tanggal ...
Posting Terkait
MARI BERSELANCAR MENELUSURI KATA DI KATEGIO !
Setelah sebelumnya saya membuat artikel tentang perkenalan Kamusitas atau Kamus Komunitas di Kompasiana, kali ini saya ingin memperkenalkan kepada anda dengan Kategio. Bingung dengan istilah ini?. Sama, saya juga pada awalnya. ...
Posting Terkait
1. Kolom Blog Wicaksono Blog ini memuat tulisan yang sama seperti yang ditayangkan di Kolom Khusus Blog di Koran Tempo yang terbit setiap Jum'at. Ditulis dengan renyah, reflektif dan menarik oleh salah ...
Posting Terkait
FILM “SURGA YANG TAK DIRINDUKAN” : KETIKA BERBAGI HATI MENGHALAU ILUSI
emarin siang, Minggu (9/8), saya dan istri menyempatkan diri menonton film "Surga yang Tak Dirindukan" di Studio 5 Cinemaxx Orange County Cikarang. Kami berdua memang penggemar karya-karya Asma Nadia, termasuk ...
Posting Terkait
MISSION IMPOSSIBLE 4 (GHOST PROTOCOL) : SPEKTAKULER & MENEGANGKAN !
inggu (18/12), bersama istri tercinta, saya berkesempatan menonton film Mission Impossible IV (Ghost Protocol) di Studio 1 Blitz Megaplex Pacific Place. Hari itu, kedua anak kami sedang mengikuti outing ...
Posting Terkait
LAKON FRAGMENTARIS : CATATAN KONTEMPLATIF SANG BUNDA BLOGGER
aya sangat gembira ketika mendapatkan email dari penulis buku ini, Mugniar Marakarma, untuk membuatkan testimoni atas sejumlah tulisan-tulisannya di blog yang kemudian diterbitkan menjadi buku dengan judul "Lakon Fragmentaris". Saya ...
Posting Terkait
PETUALANGAN SERU WARTAWAN PEMBURU MUMI
nilah aksi “Tomb Rider” ala Perancis di awal abad 20-an! Demikian kesan saya seusai menonton “The Extraordinary Adventures of Adèle Blanc-Sec” (selanjutnya disingkat menjadi “Adèle”) akhir pekan lalu. Film ini diadaptasi ...
Posting Terkait
RESENSI BUKU “ARUS DERAS” : SENARAI KISAH TENTANG MISTERI CINTA DAN HIDUP YANG TAK MUDAH
Judul Buku : Kumpulan Cerpen “Arus Deras” Karya : Agnes Majestika, Ana Mustamin, Kurnia Effendi, Kurniawan Junaedhie Jumlah halaman : 172 halaman Penerbit : Kosa Kata Kita, 2017 ISBN : 978-602-6447-16-6 KETIKA buku ini tiba ...
Posting Terkait
RIVER’S NOTE : CATATAN REFLEKTIF SEORANG AYAH
MEMAKNAI “BLOGGING FOR SOCIETY” : JUST DO IT,
FILM “AMBILKAN BULAN”: MENGABADIKAN KENANGAN LAGU MASA KECIL
MARI BERSELANCAR MENELUSURI KATA DI KATEGIO !
YANG “MELENGKING” DARI BLOGWALKING (4)
FILM “SURGA YANG TAK DIRINDUKAN” : KETIKA BERBAGI
MISSION IMPOSSIBLE 4 (GHOST PROTOCOL) : SPEKTAKULER &
LAKON FRAGMENTARIS : CATATAN KONTEMPLATIF SANG BUNDA BLOGGER
PETUALANGAN SERU WARTAWAN PEMBURU MUMI
RESENSI BUKU “ARUS DERAS” : SENARAI KISAH TENTANG

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *