JAKARTA NIGHT FESTIVAL 2013 YANG SENSASIONAL !!

jnf-1Seusai mengikuti One Day Blogger Tour di Bintaro Jaya, Sabtu (22/6) (baca reportasenya disini) saya bergegas menuju Hotel Ibis Tamarin, Jl.Wahid Hasyim dimana disana, istri dan kedua anak saya menanti di kamar 320. Kami memang sudah merencanakan sejak jauh hari untuk menginap satu malam di hotel tersebut agar bisa menikmati Jakarta Night Festival 2013 dalam rangka HUT 486 DKI Jakarta. Setelah mandi dan sholat Maghrib, kami lalu turun dan langsung menuju lokasi di sepanjang jalan Sudirman-Thamrin yang berjarak hanya 300 meter dari hotel tempat kami menginap.

jnf-2

Kedua anak saya, Rizky dan Alya terlihat sangat antusias, apalagi saat melihat orang-orang begitu banyak berduyun-duyun datang dari segala penjuru serta memenuhi badan jalan Sudirman-Thamrin yang biasanya selalu ramai dipadati kendaraan. Kami sempat berfoto sejenak di jalan depan Plaza Sarinah sebelum kemudian menuju ke Rumah Makan Dapur Indonesia di Jalan Sabang untuk makan malam. Beberapa restoran terdekat yang kami kunjungi (seperti Pizza Hut, McDonald’s dan Burger King) dipenuhi pelanggan.

Syukurlah Rumah Makan Dapur Indonesia tidak terlalu ramai. Disana kami menyantap hidangan khas Indonesia yang lezat seperti sate, gado-gado, rawon, soto ayam dan ayam kremes. Lumayanlah untuk sekedar mengisi perut sebelum memulai aktifitas menjelajahi jalan dan menikmati sensasi Jakarta Night Festival yang untuk kedua kalinya dilaksanakan di era Gubernur DKI Jakarta Jokowi (sebelumnya dilaksanakan pada malam pergantian tahun 2012-2013, dilokasi yang sama).

jnf-3

Saat tiba kembali di jalan depan Sarinah, para pengunjung Jakarta Night Festival semakin membludak. Massa terkonsentrasi di panggung yang berada persis didepan kantor PBB sambil berjoged riang mengikuti irama lagu dangdut “Terajana” yang didendangkan penyanyi berdandan seronok. Kegembiraan masyarakat Jakarta begitu terlihat nyata di jalan Sudirman-Thamrin yang biasanya ramai dipadati kendaraan bermotor. Ini betul-betul sebuah pesta rakyat yang sensasional. Beruntung, cuaca begitu bersahabat malam itu dan warga begitu bersemangat mengikuti jalannya Jakarta Night Festival. Saya melihat ada keluarga yang turut berjoged riang tanpa perduli siapapun disampingnya. Kegalauan akibat Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak yang diumumkan dua hari sebelumnya bagai terlupakan.

jnf-4Pedagang-pedagang asongan juga menangguk rezeki lumayan dari perhelatan akbar ini. Saya melihat ada penjual Mie Instan dan kopi/teh bahkan ada pula yang menjual nasi kotak khusus untuk warga yang kelaparan saat menikmati malam istimewa ini. Kami berjalan lagi ke arah bundaran Hotel Indonesia dan melihat panggung yang berada disisi kanan kami. Disana saya melihat ada Pak Budi Karya Sumadi, mantan Direktur Pembangunan Jaya Ancol dan kini menjabat sebagai Direktur Jakarta Propertindo berada di atas panggung. Beliau yang terakhir bertemu dengan saya di Ancol 2 bulan silam begitu bersemangat memimpin yel-yel.

Suasana jalan begitu padat oleh ramainya warga yang hadir serta kedua anak saya mulai terlihat kelelahan membuat saya dan istri memutuskan untuk membatalkan rencana kami menuju Bundaran Hotel Indonesia. Waktu sudah menunjukkan pukul 22.30 malam dan kemeriahan Jakarta Night Festival semakin membahana. Kami duduk di trotoar untuk sekedar meluruskan kaki dan setelah itu berjalan kaki kembali ke hotel untuk beristirahat. Sungguh ini sebuah pengalaman yang menyenangkan dan berkesan menikmati Jakarta Night Festival. Semoga kami sekeluarga bisa hadir kembali pada kesempatan mendatang. Salut atas inisiatif keren Pemkot DKI yang berhasil menggelar pesta rakyat yang monumental ini !

 

Related Posts
SELAMAT DATANG “ROBOT HIJAU”KU
ua hari lalu perangkat Handphone LG P350 yang "dipersenjatai" sistem operasi Android (dikenal sebagai "Robot Hijau") Froyo akhirnya tiba ke haribaan Handphone ini tidak tiba sendirian. Sesuai informasi yang dirilis oleh ...
Posting Terkait
HARI INI, 40 TAHUN..
Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, ...
Posting Terkait
Siap On Air !
Kemarin sore, Minggu (27/3) saya berkesempatan menghadiri wawancara bersama radio DFM 103,4 bertempat di ruang siaran studio mereka di Perumahan Buncit Indah, Jl.Mimosa 1 No.A 7 Pejaten. Berangkat dari Cikarang ...
Posting Terkait
Blogger Gathering bersama Yahoo Indonesia di Loewy Bar & Resto Oakwood Megakuningan
Tadi malam (08/11), saya secara khusus diundang oleh Yahoo Indonesia terkait peluncuran inovasi baru Yahoo Mail dan Yahoo Messenger bertempat di Loewy Bar & Restaurant Oakwood Mega Kuningan.  Dalam acara ...
Posting Terkait
XLNETRALLY (2) : TOKO OEN YANG LEGENDARIS DI SEMARANG
ujan deras membasahi bumi Semarang saat rombongan kami, peserta XLNetRally yang menggunakan kereta dari Jakarta tiba. Dua bis yang membawa kami semua melaju pelan menyusuri jalan-jalan kota yang baru pertama ...
Posting Terkait
NOSTALGIA AGUSTUSAN
Saya (ketiga dari kiri) saat bertugas bersama Pasukan-8 Paskibra mengibarkan bendera pada Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan RI pada tanggal 17 Agustus 1988 di Lapangan Kassi Kebo, Kab.Maros Setiap Peringatan Hari Kemerdekaan ...
Posting Terkait
ANDERGAUGE, DALAM SEBUAH RUANG KENANGAN TAK TERLUPAKAN
Keramahan khas Scotland tersirat diwajahnya saat menjabat tangan saya dengan hangat diruang kerjanya Gedung Aldevco Octagon Building lantai 2, suatu hari di bulan Juli 2001. "Welcome Amril, my name Peter Fraser, ...
Posting Terkait
JADI TUA ITU NISCAYA
"Kita sudah makin tua, kawan," kata rekan saya, Farid Ma'ruf Ibrahim (kini dosen Universitas Paramadina) seraya mengelus lembut rambut anaknya Fawwaz (9 tahun), saat kami bertemu di Galeri Cipta II ...
Posting Terkait
FILM “ANAK MUDA PALSU” : TENTANG KESETIAKAWANAN DAN IKHTIAR MERAIH IMPIAN
ari Kamis petang, 11 Juli 2019, seusai jam kantor, saya bergegas menuju ke Blok M Square, Jakarta Selatan. Disana, tepatnya di Studio XXI lantai 5, saya bergabung dengan teman-teman alumni ...
Posting Terkait
BERKARYA DI EMPAT WILAYAH BERBEDA
Foto keluarga kami yang diambil saat lebaran tahun 2005. Dari kiri ke kanan (berdiri), saya dan keluarga (istri, Rizky & Alya), Budi dan istrinya (Rika) dan Iwan (suami Yayu) sementara dalam ...
Posting Terkait
SELAMAT DATANG “ROBOT HIJAU”KU
HARI INI, 40 TAHUN..
WAWANCARA DI RADIO DFM 103,4
INOVASI BARU YAHOO MAIL DAN YAHOO MESSENGER
XLNETRALLY (2) : TOKO OEN YANG LEGENDARIS DI
NOSTALGIA AGUSTUSAN
ANDERGAUGE, DALAM SEBUAH RUANG KENANGAN TAK TERLUPAKAN
JADI TUA ITU NISCAYA
FILM “ANAK MUDA PALSU” : TENTANG KESETIAKAWANAN DAN
BERKARYA DI EMPAT WILAYAH BERBEDA

3 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *