NASI GORENG KEKAR MEMBAHANA TAMPIL DALAM LOMBA MASAK KOKITA

lombamasak-1

Minggu pagi (30/6) yang cerah tadi, saya menemani istri untuk mengikuti lomba masak nasi goreng yang dilaksanakan oleh Kokita di Pasar Bersih Cikarang. Awalnya, saya sama sekali tidak ada rencana untuk menjadi salah satu peserta lomba ini. Niatnya, sekedar memotret dan mendukung istri supaya bisa menang dalam lomba yang konon sudah kedua kalinya diadakan oleh Kokita di Pasar Bersih Cikarang ini.

998819_10151677498058486_1853903414_n

11478_10151677661498486_317717567_n

“Ayo Pa, daftar aja jadi peserta,supaya seru. Kebetulan pesertanya juga dikit kok,” kata istri saya yang sejak dari rumah sudah membawa perlengkapan dan bahan-bahan untuk lomba.

Saya menggeleng dan mengaku tidak cukup punya kepercayaan diri untuk mengikuti lomba masak ini.

“Banyak kok bapak-bapak yang ikut, tuh sana dan itu lagi,” kata istri memberi semangat seraya menunjuk 2 orang bapak-bapak yang ikut berpartisipasi dalam lomba ini.

“Wah boleh juga nih, ayo daftar deh,” kata saya antusias seraya melangkah menuju panitia lomba. Disana saya mendapatkan nomor 15 dan satu nomor setelah istri saya. Persoalan berikutnya adalah, saya tidak memiliki “amunisi” yang cukup untuk ikut lomba ini. Panitia hanya menyiapkan bumbu nasi goreng, minyak goreng, kompor gas, garam dan kecap. Kami mesti menyiapkan nasi sendiri serta pernik-perniknya.

lombamasak-2

“Papa beli aja nasi putih di warung sebelah sana, juga sosis dan telor. Kalau sayur-sayuran, bisa bagi dua dengan punya Mama nih,” kata istri saya. Dan begitulah, sayapun bergegas menuju salah satu warung terdekat membeli nasi putih serta telor dan sosis. Untunglah lombanya diadakan di pasar sehingga bahan-bahannya tersedia. Diam-diam, istri saya sudah membantu memotongkan wortel, bawang putih dan tomat sebagai bahan tambahan untuk saya.

Dan saatnya pun tiba. Dengan agak gugup saya memakai celemek dan topi koki yang sudah disiapkan. Istri saya yang tepat berada disamping saya tertawa geli melihat saya agak kaku menyiapkan wajan penggorengan.

“Sssttt…ingat, masak dulu bawang,sosis dan telornya. Jangan lupa bikin dulu telor ceploknya ya,” kata istri saya dengan suara pelan. Saya manggut-manggut. Enak juga nih lomba masak nasi goreng bisa berdampingan dengan istri.

lombamasak-3

Waktu yang diberikan panitia adalah 15 menit. Saya pun dengan sigap menyiapkan segala sesuatunya dan memasak nasi goreng kekar membahana menggunakan bumbu kokita yang sudah disediakan. Pokoknya saya merasa bagaikan peserta Master Chef Indonesia. Sejumlah pengunjung menyaksikan kami menggoreng nasi dan ikut bertepuk tangan memberikan semangat.

1010664_10151677765808486_964602497_n

Nah, inilah dia “penampakan” nasi goreng kekar membahana buatan saya. Setelah saya cicipi sih rasanya lumayan enak, entahlah bagaimana penilaian juri. Penampilannya memang tidak istimewa tapi yang penting rasanya dong 🙂 Saat pengumuman, saya dan istri gagal menjadi juara. Tidak apa-apalah, yang penting ikut meramaikan dan mendapat pengalaman baru ikut lomba masak nasi goreng.


 
 

Related Posts
SEPEDA GEMBIRA WARGA RW 10 PERUMAHAN CIKARANG BARU YANG MENYENANGKAN
uasana di perempatan jalan Tarum Barat dan Beruang Raya, Perumahan Cikarang Baru terlihat begitu semarak pada Hari Minggu (29/9) pagi. Kurang lebih 800 orang hadir secara serentak dengan sepeda masing-masing ...
Posting Terkait
GITA WIRJAWAN DAN OBSESI LUHUR UNTUK INDONESIA LEBIH BAIK
ejak melihat penampilan Pak Gita Wirjawan secara langsung untuk pertama kalinya dalam pembukaan acara ASEAN Trade Processing Conference tanggal 27 Juni 2013 lalu di Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, terbit kesan ...
Posting Terkait
JANGAN TIDUR BILA JADI KONDEKTUR
MODA Transportasi dari Cikarang--sebagai salah satu kota satelit di bagian timur ibukota negeri ini--ke Jakarta sudah semakin beragam. Tidak hanya bus-bus berkapasitas besar (misalnya Bis Mayasari Bhakti dari kota Jababeka ...
Posting Terkait
PERAMPOKAN BERSENJATA API DI CIKARANG
Jendela rumah Pak Hamam yang dirusak kawanan perampok Sebuah dering telepon mengejutkan saya pagi ini. Dari Guntur, kawan saya yang kerap bareng naik bis ke Jakarta. Ia menyatakan sedang berada di ...
Posting Terkait
KECERIAAN RUMAH DENGAN WARNA WARNI CAT DULUX
ebuah “tradisi” yang selalu saya kenang dan pelihara hingga kini, sejak masih kecil hingga memiliki keluarga sendiri seperti sekarang adalah, mengecat rumah menjelang berakhirnya bulan Ramadhan. Saya masih ingat betul, ...
Posting Terkait
CINTA MENGALUN DARI DOA MULUT-MULUT MUNGIL ITU
SAYA selalu merindukan sensasi nikmat itu. Saat mulut-mulut mungil anak saya, Rizky dan Alya, melantunkan do’a keselamatan buat kami, kedua orangtuanya, usai sholat berjamaah. Dengan posisi duduk bersila, Rizky dan ...
Posting Terkait
HOTEL SANTIKA CIKARANG DAN UPAYA MENANGKAP PELUANG DI KOTA MANDIRI
Sabtu (1/3) siang, saya bersama kawan-kawan Komunitas Blogger Bekasi dan Cikarang diundang untuk menghadiri peresmian hotel Santika Cikarang yang terletak di jalan Cibarusah No.11, tidak jauh dari pintu tol Cikarang ...
Posting Terkait
IBUNDA DAN PERAN LUHURNYA UNTUK MENYIAPKAN GENERASI GEMILANG MASA DEPAN
"AMU lahir di sana, Nak. Di Rumah Sakit Bersalin Siti Khadijah, tepat didepan lapangan Karebosi,” demikian ungkap ibu saya, disebuah petang yang senyap sekitar dua puluh lima tahun silam saat saya ...
Posting Terkait
LINTAS.ME BANGUN SINERGI KONSTRUKTIF BERSAMA BLOGGER
ari Sabtu pagi (16/3), saya bersama "pasukan" (istri dan anak-anak) menghadiri acara kopdar (kopi darat) yang diadakan oleh Lintas.Me bersama Komunitas Blogger Bekasi di Rumah Makan Wulansari 3 Bekasi Barat. ...
Posting Terkait
KISAH PERJALANAN KE PERTH (1) : NIKMATNYA KULINER NUSANTARA DI NEGERI ORANG
enangan indah terpatri di benak saat saya kembali dari perjalanan ke Perth tadi malam (29/8). Sejak keberangkatan untuk tugas kantor ke wilayah Barat Australia ini pada tanggal 25 Agustus 2013 ...
Posting Terkait
SEPEDA GEMBIRA WARGA RW 10 PERUMAHAN CIKARANG BARU
GITA WIRJAWAN DAN OBSESI LUHUR UNTUK INDONESIA LEBIH
JANGAN TIDUR BILA JADI KONDEKTUR
PERAMPOKAN BERSENJATA API DI CIKARANG
KECERIAAN RUMAH DENGAN WARNA WARNI CAT DULUX
CINTA MENGALUN DARI DOA MULUT-MULUT MUNGIL ITU
HOTEL SANTIKA CIKARANG DAN UPAYA MENANGKAP PELUANG DI
IBUNDA DAN PERAN LUHURNYA UNTUK MENYIAPKAN GENERASI GEMILANG
LINTAS.ME BANGUN SINERGI KONSTRUKTIF BERSAMA BLOGGER
KISAH PERJALANAN KE PERTH (1) : NIKMATNYA KULINER

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *