BERPACULAH ! MENGGAPAI KEMENANGAN !

gigitbuntut

Keterangan foto: Menggigit Buntut, karya Andy Surya Laksana, Dji Sam Soe Potret Mahakarya Indonesia

Lelaki itu menatap nanar dua sapi yang berada di hadapannya.

Matahari siang menjelang petang terik membakar arena pertandingan. Kedua sapi itu mengibas-ngibaskan ekornya dan mendengus lirih, seakan tak peduli. Telinganya bergerak-gerak pelan, seakan mencoba menangkap lebih dalam dan waspada sorak-sorai riuh penonton di pinggir arena. Sembari menggigit bibir bawahnya, Irfan, nama lelaki itu, menengadahkan wajah, mengepalkan tangan, meneguhkan tekad, memantapkan hati dan merapal doa-doa. Jantungnya berdegup kencang.

“Tak ada yang bisa menghentikanku kali ini,” desisnya geram. Dielusnya punggung salah satu sapinya seakan mengalirkan semangat yang bergelora penuh didadanya. “Kita akan menang…kita akan menang,”bisiknya berulang-ulang, serupa mantera.

“Minum dulu uda, coba tetap tenang dan biarkan jawi-jawimu ini bekerja dengan baik,” kata sahabatnya Malik sembari mengangsurkan sebotol air mineral.

Irfan menggeleng. Keringat terlihat mengucur di kening, tepat dibawah topi hitamnya.

“Aku belum haus Malik, nanti saja, aku tidak mau minum dulu,” tukasnya sambil merapikan tali leher salah satu sapinya yang agak longgar. Malik hanya angkat bahu dan berlalu menjauhi Irfan.

“Doakan saja aku, ya Malik. Aku yakin akan menang!” serunya lantang. Malik membalikkan badan lalu tersenyum.

“Pasti uda, pastiii !” sahut Malik sambil mengacungkan jempol.

pacu jawi (1)

160411182627_pacu_jawi (1)

Pacu Jawi yang seru (sumber foto : ANTARA Sumbar)

Gemuruh suara penonton Pacu Jawi (pacu sapi) di Nagari Parambahan, Kecamatan Limo Kaum, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat semakin membahana, ketika para peserta lomba mulai memasuki sawah berlumpur yang “disulap” menjadi gelanggang tempat pertandingan Pacu Jawi yang dilaksanakan setiap menjelang memasuki musim tanam. Lomba ini diselenggarakan setiap tahun secara bergiliran selama empat minggu di empat kecamatan di kabupaten Tanah Datar, yaitu kecamatan Pariangan, kecamatan Rambatan, kecamatan Limo Kaum, dan kecamatan Sungai Tarab.

Irfan memasuki arena sembari menggiring kedua sapinya. Baginya ini sebuah pertarungan yang mempertaruhkan harga diri serta kehormatan, sebagai seorang joki handal pacu Jawi. Pada pertandingan sebelumnya, ia dikalahkan oleh saingannya, Hasan, yang juga menjadi musuh bebuyutannya selama ini. Sekarang, mereka bertemu kembali dalam duel yang paling menentukan. Di barisan penonton paling depan ia melihat sang istri, Halimah, yang menggandeng Ilham, si buah hati (5 tahun) didampingi ibu mertuanya yang menggunakan saluak melilit kepala . Ada tatapan bangga sekaligus khawatir tersirat di mata perempuan yang dicintainya itu. Irfan tersenyum samar seraya melambaikan tangan. Pacu Jawi segera dimulai.

joki-mengendalikan-jawi-sapi-ketika-berlangsungnya-pacu-jawi-_130217015053-344

Joki mengendalikan Sapi dalam lomba Pacu Jawi (sumber foto Republika Online)

Irfan mengambil tempat persis disamping musuh bebuyutannya, Hasan. Keduanya saling menatap penuh kebencian. Hasan tersenyum sinis lalu tertawa lepas, mencerminkan keyakinan atas kemenangan sempurna yang kelak diraihnya didepan mata. Irfan menghela nafas panjang. Menebalkan kesabarannya. Hasan akan tahu bagaimana rasanya jadi pecundang, gumamnya dalam hati. Ditepuk-tepuknya kembali bokong kedua sapinya, sambil menyiapkan kakinya berdiri kokoh pada tangkai bajak kayu tempatnya berpijak. Lumpur di sawah itu begitu lengket. Kedua sapinya beberapa kali menghentakkan kaki tak sabar.

Seorang pejabat pemerintah daerah tampil didepan bersiap memandu pertandingan. Suasana terlihat tegang saat aba-aba lomba dimulai. Irfan segera memacu sapinya dengan mencambuk bokong dengan semangat membara. Hasan tak mau kalah, kedua sapinya melaju deras disamping Irfan. Teriakan dan sorakan para penonton semakin keras, memberikan semangat. Tatkala menyaksikan sapinya tertinggal di belakang, Irfan segera meraih ekor salah satu sapi lalu menggigitnya kencang. Efeknya luar biasa. Sapi melonjak dan berlari penuh tenaga seketika. Lumpur basah memercik ketika kaki-kaki sapinya menapak cepat dan pasti. Hasan dan sapinya tertinggal. Ia lalu mencoba melakukan hal yang sama dengan menggigit buntut salah satu sapinya. Sayang, hasilnya tak seperti yang diharapkan. Irfan menoleh dan melihat kedua sapi Hasan mendadak bergerak liar, tak lagi bergerak lurus. Hasan terlihat panik ketika sapinya tiba-tiba belok dan merangsek ke arah kerumunan penonton yang kemudian terkejut dan lari tunggang langgang menyelamatkan diri.

Irfan mengendalikan sapinya dengan mantap menuju garis finish. Dengan baju dan badan penuh lumpur, Irfan merayakan kemenangannya penuh keharuan. Dari jauh ia menyaksikan istri, anak dan ibu mertuanya melambai-lambai memberikan semangat. Malik, datang menghambur kepadanya sambil berlari menembus arena yang penuh lumpur dan memeluknya kencang. “Doaku terkabul…Uda menang !”, ujarnya dengan mata berbinar. Irfan tersenyum puas.

Ya, ini kemenangan yang sempurna, laksana ‘Dji Sam Soe Potret Mahakarya Indonesia’ yang menghadirkan dan mengabadikan pesona negeri ini dengan daya pukau spektakuler.

Catatan:

Tulisan diatas merupakan hasil interpretasi fiktif dan bila sekiranya nama atau peristiwa yang sama, hanyalah kebetulan belaka

 

Related Posts
PENGALAMAN MENCONTRENG : DARI BRONDONG KADALUARSA SAMPAI DPT “COPY PASTE”
Tepat pukul 10.00 pagi pada Hari Kamis(9/4), kami sekeluarga berangkat ke TPS (Tempat Pemungutan Suara) 23 yang berlokasi di Sekretariat RW 10 Jl.Tarum Barat Raya Perumahan Cikarang Baru (kira-kira ...
Posting Terkait
JADI KHATIB KULTUM TARAWIH LAGI..
inggu malam (14/7) lalu saya kembali mendapat kehormatan sebagai khatib kultum (kuliah tujuh menit) sesaat sebelum Jamaah Mushalla Al-Ishlah yang letaknya berada dibelakang rumah saya menunaikan sholat Tarawih. Ini memang ...
Posting Terkait
DUET BLOGGER DAENG DALAM BLOGSHOP IDENTITAS UNHAS MAKASSAR
esawat Lion Air JT 784 mendarat mulus di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Jum'at (30/11) pukul 22.00 WITA. Perjalanan menuju Makassar yang ditempuh "penuh perjuangan" dalam cuaca buruk sejak berangkat dari ...
Posting Terkait
SUKSES, PENYELENGGARAAN IDBLOGILICIOUS PERTAMA DI SURABAYA
Hujan mengguyur Kota Surabaya saat saya turun dari pesawat Lion Air JT 748, Sabtu (14/5) pagi bersama salah satu pembicara , Alderina Gracia. Inilah kedatangan saya kembali ke kota Pahlawan ...
Posting Terkait
APLIKASI ANAK CERDAS & GELIAT RIUH GENERASI PLATINUM
nam tahun silam, saya pernah menulis mengenai fenomena generasi platinum. Sebuah generasi yang oleh, Alzena Masykouri psikolog asal Universitas Paramadina memiliki kemampuan tinggi dalam mengakses dan mengakomodir informasi sehingga mereka memiliki kesempatan ...
Posting Terkait
PEDULI LINGKUNGAN DAN EMPATI SOSIAL KORPORASI
Kisah-kisah seputar pohon yang sudah saya utarakan disini dan disitu, ternyata sejalan dengan sebuah program menarik yang digagas dan dilaksanakan oleh PT Djarum : Trees for Life. Sebuah program yang ...
Posting Terkait
CATATAN RINGAN DARI NOV FAMILY GATHERING@ANCOL
Hari Sabtu, 14 Februari 2009, kami sekeluarga menghadiri acara Family Gathering kantor saya PT National Oilwell Varco-Downhole Tool Division di Putri Duyung Resort Ancol. Kami tiba di Lokasi acara Pukul 15.30. Keluarga ...
Posting Terkait
WISUDA RIZKY YANG MENGHARUKAN
arangkali, seperti inilah perasaan yang dialami ayah saya dulu, saat mengikuti prosesi wisuda saya 21 tahun lalu. Ya, hari itu, Minggu (14/6), bertempat di aula President University Cikarang lantai 5 ...
Posting Terkait
MERIAH, PELAKSANAAN REUNI NASIONAL IKA UNHAS 2015 DI ISTANA CIPANAS
agi baru saja merekah, Sabtu (22/8) ketika saya dan Yusnawir, tetangga rumah di Cikarang yang juga adik angkatan di Teknik Mesin Unhas tiba di area halaman parkir Kementerian Perindustrian Jl.Jend.Gatot ...
Posting Terkait
PUISI :  PADA TETES PERTAMA EMBUN PAGI RAMADHAN
Pada tetes pertama embun pagi bulan Ramadhan tahun ini Kita menyaksikan pantulan cinta tak bertepi dariNya yang memancar kemilau dari kebeningan permukaan di rerumputan menyongsong fajar yang muncul malu-malu seusai Subuh dengan getar pesona ...
Posting Terkait
PENGALAMAN MENCONTRENG : DARI BRONDONG KADALUARSA SAMPAI DPT
JADI KHATIB KULTUM TARAWIH LAGI..
DUET BLOGGER DAENG DALAM BLOGSHOP IDENTITAS UNHAS MAKASSAR
SUKSES, PENYELENGGARAAN IDBLOGILICIOUS PERTAMA DI SURABAYA
APLIKASI ANAK CERDAS & GELIAT RIUH GENERASI PLATINUM
PEDULI LINGKUNGAN DAN EMPATI SOSIAL KORPORASI
CATATAN RINGAN DARI NOV FAMILY GATHERING@ANCOL
WISUDA RIZKY YANG MENGHARUKAN
MERIAH, PELAKSANAAN REUNI NASIONAL IKA UNHAS 2015 DI
PUISI : PADA TETES PERTAMA EMBUN PAGI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *