SELAMAT ULANG TAHUN KE-9 PUTRIKU SAYANG !

644340_10151970019348486_362566239_nUsai sholat Maghrib berjamaah malam tadi, putri bungsu saya, Alya Dwi Astari, memanjatkan doa lebih panjang dari biasanya. Saya begitu terharu saat menyaksikannya berdoa sangat khusyuk dan takzim. Saya dan istri segera memeluknya erat-erat dan ikut mengaminkan doa-doanya. Tanpa terasa, waktu berlalu begitu cepat. Tepat tanggal 10 November 2013, usia Alya beranjak ke angka-9.

Rasanya baru kemarin melantunkan adzan di telinganya sesaat setelah keluar melalui persalinan secara bedah caesar, hanya beberapa hari sebelum perayaan hari raya Idul Fitri (27 Ramadhan 1425 H) . Alya tumbuh besar dengan postur tubuh yang kini hampir sama tingginya dibandingkan sang kakak, Rizky, yang hadir kedunia dua tahun lebih dulu. Perawakannya pun lebih berisi dibandingkan Rizky. Kehadiran Alya, sungguh melengkapi kebahagiaan keluarga kecil kami.

FotoALYA-1

Seperti yang saya ceritakan melalui “Rizky” di blognya, Alya lahir di Rumah Sakit Yadika Pondok Bambu Jakarta, pukul 01.15 pagi tepat di hari Pahlawan, 10 November 2004 dengan berat 3,550 kg dan panjang 49 cm. Pipinya yang tembem kemerah-merahan dan matanya yang tajam menatap, membuat saya sangat bahagia ketika suster Rumah Sakit membawanya kehadapan saya.

“Ini anak bapak, lahir dalam kondisi sehat, sepertinya kalau sudah besar nanti bakal jadi anak yang cantik deh, pak,” kata suster sambil memperlihatkan sosok anak kedua saya itu. Terbayang beberapa bulan sebelumnya ketika dr.Nining Haniyanti, SpOG ketika konsultasi kandungan bersama istri yang memberikan estimasi rentang waktu kelahiran Alya berada di kisaran 9-11 November 2004. Karena ini menjadi operasi caesar kedua oleh istri saya, maka kami dibebaskan untuk memilih tanggal yang tepat untuk melahirkan Alya. Tekad kami bulat, memilih hari pahlawan 10 November 2013 sebagai hari dimana operasi dilakukan. “Kita akan selalu mengenang ulang tahun Alya, karena kelahirannya tepat tanggal 10 November selalu dirayakan secara Nasional” kata saya berbisik kepada istri tercinta. Juga ada asa disana, yakni kelak Alya bisa menjadi pahlawan yang membawa harapan indah, setidaknya bagi orang-orang tercinta dan disekelilingnya.

Tanpa terasa air mata saya menetes. Saya sangat senang dan terharu, akhirnya Allah SWT mendengarkan do’a kami, tidak hanya menghadirkan Rizky (lahir 25 November 2002) setelah kami menunggu 3 tahun seusai menikah tahun 1999, namun buah kesabaran kami kian dilengkapi dengan hadirnya Alya, putri kecil kami yang cantik ini. Sungguh sebuah berkah dan anugerah yang luar biasa dan kami patut mensyukurinya.

Alya yang bercita-cita menjadi dokter ini, meminta tak perlu ada pesta ulang tahun yang meriah, cukup dirayakan secara sedehana saja di rumah bersama keluarga.

Selamat Ulang Tahun ke-9 putriku sayang, Alya Dwi Astari Gobel, semoga panjang umur, bahagia dan sehat selalu.

 

Related Posts
GITA WIRJAWAN DAN OBSESI LUHUR UNTUK INDONESIA LEBIH BAIK
ejak melihat penampilan Pak Gita Wirjawan secara langsung untuk pertama kalinya dalam pembukaan acara ASEAN Trade Processing Conference tanggal 27 Juni 2013 lalu di Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, terbit kesan ...
Posting Terkait
LELAKI YANG SELALU MENCATAT KENANGAN
“Jangan lupa kirimkan Papa buku diary kosong yang baru untuk tahun depan ya, Nak” Kalimat itu kerap diucapkan oleh ayahanda tercinta saya, Karim Van Gobel, setiap akhir tahun menjelang. Hanya sebuah ...
Posting Terkait
BARISAN KENANGAN BERSAMA SKM “CHANNEL 9”
undel Surat Kabar Mahasiswa "Channel 9" saya terima dengan penuh haru dari sahabat saya, Nasrun.A.Samaun yang saat ini bekerja di Dinas Pertambangan dan Energi Propinsi Maluku Utara dan kebetulan sedang ...
Posting Terkait
MENIKMATI SENSASI CERITA ESTAFET
Akhirnya, Cerita Estafet (Cerfet) "SELEBRITKU PULANGLAH!" (selanjutnya disebut SP) yang pernah ditayangkan di komunitas Blogger Blogfam telah terbit dan mengorbit di situs Evolitera, menyusul e-book Kumpulan Cerpen dan Puisi saya ...
Posting Terkait
“DUSUN VIRTUAL” BAGI PENGGIAT KOMPASIANA
Sekitar dua minggu silam, saya berinisiatif membangun portal komunitas penggiat (Penulis, Komentator, dan Pembaca) Kompasiana di www.kompasiana.ning.com yang bertagline "Rumah Sehat untuk Semua". Saya memanfaatkan situs gratisan di www.ning.com untuk ...
Posting Terkait
IBUNDA DAN PERAN LUHURNYA UNTUK MENYIAPKAN GENERASI GEMILANG MASA DEPAN
"AMU lahir di sana, Nak. Di Rumah Sakit Bersalin Siti Khadijah, tepat didepan lapangan Karebosi,” demikian ungkap ibu saya, disebuah petang yang senyap sekitar dua puluh lima tahun silam saat saya ...
Posting Terkait
KELEZATAN DASHYAT GUDEG YU JUM
aat melakukan kunjungan dalam rangka Blogilicious ke Yogyakarta bulan lalu, saya berkesempatan menjajal hidangan khas kota tersebut yaitu Gudeg Yu Jum. Gudeg Yu Jum terletak di belokan Selokan Mataram, sebelah ...
Posting Terkait
42
sia saya bertambah tepat ketika jarum jam berdentang duabelaskali di puncak malam. Empatpuluh Dua. Dan saya kembali merenungi berbagai kenangan dan kiprah yang sudah saya lewati sepanjang menjalani kehidupan hingga ...
Posting Terkait
BELAJAR ILMU SABAR DARI ABA ADI
abar duka itu saya terima tadi pagi, Sabtu (28/11), sesaat sebelum saya mengantar anak saya Rizky mengikuti bimbingan test di sekolahnya. Paman tercinta, adik ibu saya, Aba Adi meninggal dunia ...
Posting Terkait
Alm.Papa Gode' (paling kanan) dan Mama Kuni' (paling kiri) mengapit saya dan istri dalam acara pernikahan saya, April 1999
Hari ini, tepat sepuluh tahun silam, Paman saya tercinta dan juga adalah adik kedua dari ayah saya, Ridwan Gobel berpulang ke Rahmatullah. Beliau meninggal dunia pukul 01.30 di Balikpapan karena ...
Posting Terkait
GITA WIRJAWAN DAN OBSESI LUHUR UNTUK INDONESIA LEBIH
LELAKI YANG SELALU MENCATAT KENANGAN
BARISAN KENANGAN BERSAMA SKM “CHANNEL 9”
MENIKMATI SENSASI CERITA ESTAFET
“DUSUN VIRTUAL” BAGI PENGGIAT KOMPASIANA
IBUNDA DAN PERAN LUHURNYA UNTUK MENYIAPKAN GENERASI GEMILANG
KELEZATAN DASHYAT GUDEG YU JUM
42
BELAJAR ILMU SABAR DARI ABA ADI
“UNFORGETABLE” PAPA GODE’

3 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *