ICE AGE, WAHANA BARU DUFAN ANCOL & SENSASI YANG MENYERTAINYA

ancol-2Hari Kamis, 10 April 2014 yang kebetulan juga bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Perkawinan saya ke-15, saya menghadiri undangan peresmian wahana baru”Ice Age” di Dunia Fantasy Ancol. Bersama sejumlah rekan blogger, saya tiba di lokasi pukul 10.00. Cuaca terlihat begitu bersahabat pada hari itu. Matahari bersinar cerah menyambut kehadiran kami didepan gerbang Dunia Fantasi.

Bersama rekan-rekan jurnalis dari berbagai media dan blogger saya ikut bergabung menikmati hidangan makanan ringan yang telah disiapkan. Kami mengikuti pelaksanaan Jumpa Pers terlebih dahulu sebelum prosesi peresmian wahana baru “Ice Age” tersebut.

IMG_8185

Acara Jumpa Pers dibuka secara atraktif oleh dua presenter terkenal Fitri Tropika yang kian terkenal berkat aksi hebohnya dalam acara “Indonesia Lawak Club” dan Dery penyiar Trax FM. Keduanya mampu mencairkan suasana dengan joke serta candaan mereka yang menggelitik urat tawa. “Wahana baru Ice Age di Ancol dibangun berkat kerjasama konstrukltif antara Dunia Fantasi dan 20th Century Fox Consumer Product. Wahana ini menghadirkan sejumlah karakter tokoh yang familiar dari film “Ice Age” seperti Scrat, Sid, Diego, dan Manny dan menyajikan kehidupan pada jaman es, mencairnya gunung-gunung es sehingga mereka harus bermigrasi ke tempat yang lebih aman, sampai dimana mereka harus menghadapi kawanan dinosaurus dan Manny harus terpisah dari putrinya, Peaches, karena terjadinya pergeseran benua,” kata Pak Winarto Direktur Pemasaran PT Pembangunan Jaya Ancol.

ancol

Beliau kemudian melanjutkan bahwa Pada wahana Ice Age Dunia Fantasi Ancol yang merupakan wahana pertama di Asia  ini, para pengunjung melakukan Sid’s Arctic Tour, yakni sebuah petualangan berbentuk dark ride yang berdurasi 8 menit dengan panjang lintasan 365 m. Wahana yang dibangun dengan biaya Rp 200 milyar ini dimulai pada Desember 2013. serta memiliki kapasitas 750-1000 pengunjung dalam satu jam.

“Pengunjung akan merasakan sensasi berpetualang ditemani oleh karakter dalam film Ice Age dalam kemasan animasi yang memikat seperti melintasi hutan belantara, letusan gunung berapi, dan sensasi eksotis merasakan bagaimana gunung es mencair seperti dalam film Ice Age,”imbuhnya lagi.

Ditemani oleh Mr.Harley Bostock Vice President White Water Branson, konseptor wahana ini serta Ibu Catherina Suryoiwati, Komisaris PT Pembangunan Jaya Ancol serta Kisti seorang pengunjung fanatik Dufan yang mengupload videonya di Youtube, Pak Winarto mengungkapkan bahwa wahana ini merupakan pengejawantahan atas konsep kawasan baru yang dibangun di Dunia Fantasi Ancol untuk permainan indoor, sebagai pilihan bagi pengunjung untuk menikmati permainan didalam ruangan. “Ini juga,”tambahnya lagi,”merupakan wujud komitmen PT Pembangunan Jaya Ancol dalam upaya kepedulian pada perubahan iklim dalam spirit sosialisasi edutainment yang senantiasa dikedepankan pada tiap unit permainan di Dufan.

IMG_8201Seusai makan siang, kami lalu mengikuti prosesi pembukaan wahana “Ice Age”kedua di dunia setelah wahana serupa di Movie Park Jerman ini.

Dalam kata sambutannya, Pak Gatot Setyowaluyo, Direktur PT. Pembangunan Jaya Ancol, Tbk.mengungkapkan bahwa tema “Ice Age” dipilih untuk arena ini tidak hanya sekedar karena film ini sudah dikenal baik oleh publik Indonesia dan masuk sebagai kategori film Box Office namun juga, “Ice Age” juga sarat dengan pesan moral tentang persahabatan, keluarga dan kepedulian lingkungan”. Beliau berharap agar dengan hadirnya wahana ini akan menjadi sarana hiburan alternatif bagi masyarakat Indonesia, apalagi ada promosi menarik berupa tiket tahunan murah masuk Dufan hanya sebesar Rp 260.000.

IMG_8207

IMG_8242

Prosesi pembukaan dimulai dengan parade Drum Band Ancol dan dilanjutkan kemudian dengan Flash Mob yang memukau dari pengelola Dufan. Hadirin kemudian diperkenankan untuk masuk bersama-sama mencoba wahana ini untuk pertama kali. Kami menyusuri jalanan menanjak memutar memasuki arena. Sebelumnya, kami menikmati film singkat yang menceritakan apa yang akan kelak kami alami dalam petualangan di dunia prasejarah itu bersama Sid.

Suasana gelap dan hembusan angin dingin terasa saat kami menyusuri jalan menuju perahu kecil yang akan membawa kami bertualang. Setelah antri sebentar, saya pun menaiki perahu berkapasitas 12 orang ini. Perlahan perahu kami bergerak menyusuri “sungai” kecil. Di kiri kanan kami menikmati sajian boneka karakter Ice Age serta televisi digital besar yang memberikan visualisasi petualangan di dunia es. Meski hanya 8 menit perjalanan namun ada kejutan-kejutan fantastis yang sempat disajikan menjelang akhir perjalanan. Setelah menikmati wahana petualangan Ice Age, pengunjung bisa menikmati perahu Kontiki yang membuat kita berayun-ayun merasakan sensasi gelombang laut besar. Selain itu para pengunjung juga dimanjakan dengan sajian food court dengan beragam pilihan menu makanan sembari menikmati film “Ice Age” disebuah layar raksasa.

Sungguh sebuah perjalanan yang menyenangkan menikmati wahana ini. Selamat atas diresmikannya “Ice Age” Dunia Fantasi Ancol.

 

Related Posts
MENGENANG 2 TAHUN GEMPA DI YOGYA
  Sudah dua tahun berlalu. Saya masih ingat betul saat menulis posting di blog tentang gempa di Yogya 27 Mei 2006 silam, jemari tangan saya gemetar saat mengetik diatas keyboard komputer. Terbayang kengerian ...
Posting Terkait
AMPROKAN BLOGGER 2010 (7) : EDUKASI DAN PENGALAMAN KUNCI PENERAPAN CYBERCITY
Di Hari terakhir Amprokan Blogger 2010, Minggu (7/3) para peserta terlihat tetap segar dan bersemangat. Rombongan peserta dari komunitas blogger daerah yang menginap di Asrama Haji Bekasi diangkut dengan satu ...
Posting Terkait
KABAR AWAL TAHUN YANG MEMBAHAGIAKAN
Sebuah kabar bahagia tiba di akhir minggu ketiga bulan Januari. Kabar yang membuat saya sempat terpana tak percaya. Ya, saya bersama 3 orang blogger lainnya berkesempatan jalan-jalan gratis ke Hongkong ...
Posting Terkait
IKUT MEJENG DI MAJALAH SWA
  etelah sebelumnya pernah mejeng di Harian Kompas (jadi model iklan Kompasiana), Majalah Tempo dan Majalah Internal Asuransi Bumiputera 1912, maka kali ini di Majalah SWA dalam edisi No.08/XXVII/14-27 April ...
Posting Terkait
CATATAN DARI HALAL BI HALAL KOMUNITAS TDA & BLOGGER BEKASI
Sabtu pagi (31/8), sekitar pukul 10.15, saya tiba di Nic's Cafe Bekasi bersama-sama dengan juragan Netcomm Computer Pak Darmawan Syaefullah alias Pak Wawan. Kami memang janjian berangkat bareng dari Cikarang, ...
Posting Terkait
Kejadian 7 tahun silam kembali membayang hari ini, saat menulis entry blog memperingati kelahiran putra pertama saya Muhammad Rizky Aulia Gobel, 25 November 2009. Saya masih ingat betul momentum-momentum indah ...
Posting Terkait
LAUNCHING BUKU “CELOTEHAN LINDA” : REFLEKSI NARATIF SANG WARTAWATI HANDAL
ari Sabtu (30/6) kami sekeluarga berkesempatan menghadiri acara peluncuran buku mbak Linda Djalil berjudul "Celotehan Linda" pada ajang Jakarta Book Fair di Istora Senayan Jakarta. Rencana untuk datang ke acara ...
Posting Terkait
PROSESI UPACARA”MOMEATI” ANANDA ALYA DWI ASTARI GOBEL DI MAKASSAR
khir tahun silam, tepatnya tanggal 25-26 Desember 2016, kami sekeluarga melaksanakan liburan ke Makassar sekaligus menyelanggarakan prosesi adat Gorontalo "Momeati" atau baeat untuk putri bungsu saya Alya yang baru saja ...
Posting Terkait
MENIKMATI SEKEPING SURGA DIRUMAH
SAYA selalu menikmati "ritual" harian itu.  Setiap malam di hari kerja, usai pulang kantor, saat membuka pintu pagar rumah, kedua anak saya, Rizky dan Alya datang menyambut kedatangan saya dengan kegembiraan ...
Posting Terkait
BUKU FLYING TRAVELER: “JURUS ANTI MAINSTREAM” ALA JUNANTO HERDIAWAN
Judul Buku : Flying Traveler (Berburu Momen Anti Mainstream) Penulis : Junanto Herdiawan Penerbit : B First (PT Bentang Pustaka) Penyunting : Sian Hwa dan Qha Tebal : 150 halaman ISBN : 978-602-8864-97-8 elalu menyenangkan membaca ...
Posting Terkait
MENGENANG 2 TAHUN GEMPA DI YOGYA
AMPROKAN BLOGGER 2010 (7) : EDUKASI DAN PENGALAMAN
KABAR AWAL TAHUN YANG MEMBAHAGIAKAN
IKUT MEJENG DI MAJALAH SWA
CATATAN DARI HALAL BI HALAL KOMUNITAS TDA &
SELAMAT ULANG TAHUN KETUJUH, JAGOANKU!
LAUNCHING BUKU “CELOTEHAN LINDA” : REFLEKSI NARATIF SANG
PROSESI UPACARA”MOMEATI” ANANDA ALYA DWI ASTARI GOBEL DI
MENIKMATI SEKEPING SURGA DIRUMAH
BUKU FLYING TRAVELER: “JURUS ANTI MAINSTREAM” ALA JUNANTO

4 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *