FILM AMAZING SPIDERMAN-2 : PADUAN ROMANTISME REMAJA & AKSI SPEKTAKULER YANG MEMUKAU

tasm217

Tepat di hari libur dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional, Kamis (1/5) kemarin, saya dan keluarga berkesempatan untuk menonton film “Amazing Spiderman-2 – Rise of Electro” di XXI Mall Lippo Cikarang. Film bertema superhero memang merupakan film favorit kedua anak saya, Rizky dan Alya. Dan saat tahu bahwa film anyar ini diputar di mal yang letaknya tak jauh dari rumah kami, mereka lalu meminta untuk bisa diberi kesempatan untuk menonton.

Adegan diawali dengan kejar-kejaran di jalan antara si Manusia Laba-Laba alias Peter Parker (Andrew Garfield) dan penjahat bernama Aleksei Sytsevich (diperankan oleh Paul Giamatti ) yang berniat mencuri cairan radioaktif bernilai tinggi dari sebuah mobil. Spiderman berhasil meringkus penjahat tadi dan menjebloskannya ke penjara meski ia terpaksa terlambat datang ke acara wisudanya.

amazing-Spiderman-2_01

Adegan kemudian berpindah pada sosok seorang pekerja listrik Oscorp, Max Dillon (Jamie Foxx) secara tragis mengalami kecelakaan di tempat kerja dan akhirnya kemudian menjelma sebagai sang “Manusia Listrik” alias Electro. Meski pada awalnya kagum pada sosok Spiderman yang pernah menyelamatkan dirinya, Electro bertransformasi menjadi sosok manusia super dengan kekuatan pengendalian listrik yang luar biasa. Dalam sebuah pertarungan yang seru, Electro akhirnya dilumpuhkan oleh Spiderman dan dijebloskan ke penjara serta dijadikan obyek experimen.

tasm212

Kisah percintaan romantis antara Spiderman/Peter Parker dan sang kekasih, Gwen Stacy (Emma Stone) berlangsung hangat disela-sela rasa penasaran Peter berusaha mengungkap rahasia hilangnya ayah dan ibu kandungnya dalam sebuah kecelakaan pesawat. Kehadiran Harry Osborne (Dane DeHaan) pewaris perusahaan Osborne Corporation yang juga sahabat dekat Peter kian menambah rumit konflik yang terjadi. Harry mengalami penyakit genetis misterius–sama seperti yang diderita sang ayah, Norman Osborne–dan menganggap bahwa satu-satunya solusi penyembuhannya melalui transfusi darah Spiderman.

2014-05-02 16_03_03-'The Amazing Spider-Man 2' Photos - IMDb

tasm23 (1)

Kondisi dilematis ini dihadapi Peter dengan rasa cemas. Ia mengkhawatirkan transfusi darah yang dilakukan justru akan membuat kondisi Harry–sahabat kesayangannya itu semakin parah. Dilain pihak, keputusan sang kekasih, Gwen yang akan melanjutkan studi ke Inggris membuat Peter kian galau. Harry yang kecewa atas penolakan Spiderman kemudian memutuskan langkah dramatis, tak hanya membebaskan Electro dari penjara namun juga menyuntikkkan serum laba-laba yang justru membuatnya menjelma menjadi sosok menyeramkan dan siap meneror siapa saja, termasuk Spiderman. Pertarungan hebat pun kembali terjadi, bahkan akhirnya ikut melibatkan Gwen didalamnya!

tasm215

Secara umum, film ini menyajikan aksi spektakuler dan efek visual yang begitu memukau. “Chemistry” yang terjalin antara Peter dan Gwen terlihat natural. Baik Emma maupun Andrew menampilkan kualitas akting memikat termasuk pada bagian akhir yang begitu tragis, juga melankolis. Dilain pihak, sutradara Marc Webb memberikan sentuhan berbeda dibandingkan sutradara Sam Raimy pada trilogi Spiderman dengan bintang utama Tobey McGuire terdahulu. Nuansa remajanya lebih kental dan unsur humor yang ditonjolkan menjadi daya tarik film yang berdurasi cukup panjang ini (142 menit).

2014-05-02 15_33_32-'The Amazing Spider-Man 2' Photos - IMDb

Perasaan cinta serta rasa pedih yang mendalam begitu ekspresif disampaikan oleh Andrew yang menjadikan sosok superhero ini nampak lebih humanis. Pemeran pendukung lainnya seperti Jamie Foxx dan Dane DeHaan, sebagai tokoh antagonis, juga memberikan kontribusi akting yang bagus dalam film yang diproduksi oleh Columbia Pictures & Marvel Entertainment ini.

Saya memberikan catatan khusus pada Dane DeHaan yang memainkan perannya dengan gemilang sebagai sosok Harry yang rapuh namun menyimpan dendam serta amarah yang begitu besar. Juga pada aktris Sally Field (Bibi May) yang menyajikan kualitas akting mumpuni saat berinteraksi dengan sang keponakan, Peter Parker. Dari sisi sinematografi film ini tak hanya menghadirkan plot cerita yang hidup dengan konflik yang tajam namun juga gambar-gambar efek visual yang menakjubkan. Lihatlah bagaimana si manusia laba-laba begitu lincah “terbang” dan melayang indah dari gedung ke gedung pencakar langit di New York.

Go ! Go ! Spidey ! 🙂
 

Related Posts
SURAT UNTUK SAHABATKU, BLOGGER LAWAS YANG LUPA PASSWORD
Selamat pagi Sahabatku Blogger Lawas Lupa Password, Apa kabarmu hari ini? Sehat? Semoga memang demikianlah adanya.. Sejak pagi tadi, dunia maya Indonesia riuh rendah oleh ucapan selamat peringatan "Hari Blogger Nasional Kesembilan". ...
Posting Terkait
AMPROKAN BLOGGER 2010 (5) : MENCINTAI POHON, MENGHARGAI KEHIDUPAN
Semangat para peserta Amprokan Blogger 2010 tak jua sirna saat Panitia mengumumkan perjalanan berikutnya adalah Kota Jababeka Cikarang yang berjarak lebih kurang 30 km dari Bantar Gebang. Waktu sudah menunjukkan ...
Posting Terkait
MUDIK LEBARAN KE YOGYA (2) : DARI MUSEUM BENTENG VREDEBURG HINGGA KE KOMPLEKS MAKAM RAJA IMOGIRI
agi yang cerah menyambut kehadiran kami saat keluar dari Malioboro Palace Hotel, Rabu (30/7). Perut kami terasa kenyang setelah menyantap hidangan sarapan yang disiapkan di lantai 5. Dengan penuh semangat, ...
Posting Terkait
PEDULI LINGKUNGAN DAN EMPATI SOSIAL KORPORASI
Kisah-kisah seputar pohon yang sudah saya utarakan disini dan disitu, ternyata sejalan dengan sebuah program menarik yang digagas dan dilaksanakan oleh PT Djarum : Trees for Life. Sebuah program yang ...
Posting Terkait
DINNER@ CAFE PINANG HOTEL KRISTAL
SELASA Malam (15/4) bertempat di Kafe Pinang Hotel Kristal Jakarta Selatan, kami, keluarga besar Andergauge Drilling System Asia Pacific dijamu makan malam spesial oleh Pak Malcolm Greener, Managing Director Andergauge ...
Posting Terkait
Ronda Malam yang saya laksanakan kemarin malam (21/3) sungguh menyisakan kesan tersendiri dalam batin. Setiap malam minggu, 2 bulan sekali, saya mendapat jatah giliran ronda di wilayah RT tempat saya ...
Posting Terkait
FILM JENDRAL KANCIL : REFLEKSI CERIA ANAK MASA KINI
Hari Sabtu (7/7) lalu, kembali saya, istri dan kedua buah hati tercinta menonton film. Saya bersyukur pada masa liburan panjang anak-anak sekarang ada begitu banyak pilihan tontonan untuk mereka di ...
Posting Terkait
DARI TALKSHOW DI PERPUSTAKAAN BANK INDONESIA ; MENULIS ITU MENYENANGKAN !
"unia Menulis sesungguhnya Dunia Orang Biasa!," demikian ujar mas Junanto Herdiawan, penulis buku "Shocking Japan", "Shocking Korea" dan "Japan After Shock" ini dalam acara Talkshow "Menulis Itu Menyenangkan" yang diselenggarakan ...
Posting Terkait
VOTING UNTUK DAENG BATTALA DI AJANG KOMPETISI BLOGGER INTERNASIONAL
Kawan-kawan yang baik, sebagai tindak lanjut posting saya sebelumnya, blog ini akhirnya terdaftar sebagai salah satu dari peserta kompetisi blog bertaraf Internasional, The Best Of Blogs yang diselenggarakan oleh ...
Posting Terkait
NONTON BARENG SEPAKBOLA KORSEL Vs INDONESIA DIATAS BIS
BERBEDA seperti hari-hari biasanya, sepulang dari kantor hari Rabu (18/7), saya begitu memendam harapan dapat bertemu dan akhirnya ikut dengan “shuttle bus” Nomor 121 A jurusan Blok M-Kota Jababeka Cikarang. ...
Posting Terkait
SURAT UNTUK SAHABATKU, BLOGGER LAWAS YANG LUPA PASSWORD
AMPROKAN BLOGGER 2010 (5) : MENCINTAI POHON, MENGHARGAI
MUDIK LEBARAN KE YOGYA (2) : DARI MUSEUM
PEDULI LINGKUNGAN DAN EMPATI SOSIAL KORPORASI
DINNER@ CAFE PINANG HOTEL KRISTAL
SEBUAH “ROMANSA” BERHARGA DARI RONDA
FILM JENDRAL KANCIL : REFLEKSI CERIA ANAK MASA
DARI TALKSHOW DI PERPUSTAKAAN BANK INDONESIA ; MENULIS
VOTING UNTUK DAENG BATTALA DI AJANG KOMPETISI BLOGGER
NONTON BARENG SEPAKBOLA KORSEL Vs INDONESIA DIATAS BIS

One comment

  1. dibandingkan edisi lamanya dengan sutradara yang berbeda, entah mengapa ane lebih terhibur dengan yg edisi marvel ini…
    1. Dari sisi pemerannya ane lebih suka yang baru, si peter parker nya bener2 seorang yang sangat remaja, akting nya dapet ketika joke, romantis, ataupun pas sedih…ketika kehilangan pamannya, ketika kehilangan gwen…sumpah pas adegan ini agak bikin shock, terlepas apakah sesuai dengan komik aslinya gmana…cuma sedikit anti-mainstream film hollywood aja…
    2. dari alur cerita entah mengapa gak membosankan…jujur ane lihatnya gak terlalu mudah ditebak…pas yang pertama sosok spidy yang sangat childish namun harus dituntut jadi superhero yang sangat kharismatik…joke na dapet di pertama, sekuel kedua ternyata lebih cerdas joke nya…pasti sebagian besar ketawa pas adegan dia jadi pemadam kebakaran, di toko obat…dan satu hal yang bikin ane salut adalah alurnya mengalir lebih terlihat natural dibandingkan dengan edisi pertama dari toby M.
    3. efek ya jangan ditanya lah…sekelas marvel dkk…udah pasti ok..cuma yang bikin ane salut adalah porsinya..pas, dan kadang membuat emosi kita sebagai penonton bener-bener dibawa situasi di film itu…adegan gwen jatuh, sampe dibawah…dalam pikiran ane memang sudah nyangka secara logika dengan kondisi jatuh kaya gitu, walaupun ketangkep, setidaknya ada masalah di kondisi tulang…ujungna mati…tapi sebagai film hollywood rasanya sulit itu kejadian…dan berharap tiba-tiba gwen buka mata..and say “i’m ok honey”
    tapi ternyata emang anti-mainstream banget…malah mati..and moment kehilangan na tuh kerasa..sumpah hampir bikin nangis..hampir ya..hehe

    salam kenal ya gan..
    sorry kepanjangan…terlalu excited

    http://info-condotel.blogspot.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *