BELAJAR ILMU SABAR DARI ABA ADI

aba-adiKabar duka itu saya terima tadi pagi, Sabtu (28/11), sesaat sebelum saya mengantar anak saya Rizky mengikuti bimbingan test di sekolahnya. Paman tercinta, adik ibu saya, Aba Adi meninggal dunia karena serangan jantung sekitar pukul 07.00 WITA  setelah sebelumnya sempat dirawat di rumah sakit. Di ujung telepon, adik saya Yayu menyatakan bahwa almarhum Aba Adi (nama asli beliau Sumardi Igirisa) akan dimakamkan seusai sholat Ashar di Pemakaman Keluarga Gorontalo di Makassar RMD (Rumah Masa Depan) Antang.

Airmata saya menetes perlahan. Berlinang melalui tebing pipi. Terkenang kenangan indah bersama beliau yang saya kenal sebagai sosok yang berpembawaan tenang, sabar dan baik hati. Aba Adi

34 tahun silam, saya bertindak sebagai passappi (bahasa bugis/makassar yang berarti anak-anak yang duduk menemani pengantin di Pelaminan, biasanya berada di sisi kiri atau kanan kedua mempelai) saat pernikahan Aba Adi dan Tante Ros di Bone, Sulawesi Selatan. Di usia saya yang masih 10 tahun itu saya sempat ngambek dan tidak mau dipakaikan baju adat. Setelah dibujuk-bujuk dibelikan majalah anak-anak, saya akhirnya mau juga mendampingi Aba Adi dan Tante Ros di Pelaminan.

Pasangan Aba Adi dan Tante Ros dikaruniai 2 orang anak yaitu Dedi Rosadi dan Alm.Rika Rosanti. Sekitar tahun 1997 (saya agak lupa tepatnya), si bungsu Rika berpulang ke Rahmatullah karena sakit. Saya bisa merasakan betapa beratnya pasangan Aba Adi dan Tante Ros melewati cobaan ini. Pada sebuah kesempatan saat mudik ke Makassar setahun setelah wafatnya Rika, saya masih melihat duka tersirat di mata Aba Adi, namun beliau tetap terlihat tegar saat menceritakan detik-detik ketika sang buah hati tercinta meninggalkan dunia fana. “Aba Adi memang tak bisa memungkiri rasa kehilangan Rika, nak. Sedih sekali, tapi Aba merelakan kepergiannya dengan ikhlas sebagai takdir yang sudah digariskan oleh Allah SWT dan selalu mendoakannya setiap waktu,” kata Aba Adi lirih saat kami berdua berbincang di teras rumahnya.

triolibels

Aba Adi (tengah) bersama kedua saudara lelaki beliau, Aba Musa (kiri) dan Aba Miki (kanan)

Saat masih kuliah, ketika mengikuti kegiatan kampus hingga malam, saya menginap di rumah beliau di Jl.Tamalate Perumnas Antang. Waktu itu keluarga kami masih tinggal di Maros (sekitar 35 km dari Makassar) dan bila angkutan umum pete-pete (mikrolet) ke Maros sudah tidak tersedia, saya mengambil pete-pete ke arah rumah beliau yang selalu tersedia hingga tengah malam.

Pintu rumah beliau senantiasa terbuka buat saya dan saat pulang keesokan harinya beliau selalu tak lupa menyelipkan ongkos pete-pete kembali ke Maros. Biasanya, Aba Adi sendiri yang menyongsong di depan pintu ketika saya tiba karena tante Ros dan anak-anak sudah beranjak ke peraduan. Saya masih ingat kata pertama yang selalu ditanyakan kepada saya di depan pintu adalah,”Sudah Sholat Isya belum kamu nak?”. Aba Adi memang sosok yang religius, saat masih sehat beliau nyaris tak pernah absen beribadah di Masjid yang terletak tak jauh dari rumahnya.

Kami biasanya tak langsung tidur. Berdua kami berbincang tentang banyak hal di beranda rumah maupun di ruang keluarga depan televisi, umumnya terkait aktifitas saya di kampus. Disinilah saya banyak belajar “ilmu sabar” dari beliau. “Jangan hadapi persoalanmu dengan amarah. Itu tak akan bisa menyelesaikan masalah, bahkan justru menambah masalah baru. Tenangkan hatimu, pikirkan dengan jernih, jika memungkinkan berwudhulah dan sholat memohon petunjukNya, nak. Allah SWT akan selalu membantu memberikan jalan keluar terbaik bagi hambaNya yang mengalami kesusahan. Jangan putus asa,”kata Aba Adi lembut saat saya mengadukan masalah yang tengah saya hadapi di kampus. Rasanya sejuk hati ini mendengarkan nasehatnya.

Saya mengenang terakhir pertemuan kami secara fisik terjadi pada tahun silam saat merayakan lebaran di Makassar. Beliau masih terlihat sehat waktu itu dan kami sempat bercanda bersama kedua anak saya Rizky dan Alya. Alhamdulillah, pada tahun 2007 seusai Aba Adi menyelesaikan masa baktinya sebagai Pegawai Negeri Sipil di Dinas Perkebunan Sulawesi Selatan, beliau bersama Tante Ros sempat datang mengunjungi kami sekeluarga di Cikarang. Kami sempat berjalan-jalan dan berwisata ke Tajur, Bogor. Saya mengingat saat itu Aba Adi terlihat terduduk letih karena tergopoh-gopoh membantu saya mengejar Alya dan Rizky yang lincah berlari kesana-kemari di Tajur.

Saya tiba-tiba merindukan sosok Aba Adi, Pada senyum tulusnya, pada untaian kalimatnya yang lembut menyentuh kalbu, pada kebaikan hatinya untuk senantiasa mengingatkan saya dan keluarga untuk tak pernah lupa menunaikan ibadah kepada sang Maha Pencipta khususnya ketika saya menelepon beliau atau bertemu langsung saat berkunjung ke Makassar.

Semoga Allah SWT menerima segala amal baik dan memberikan tempat terbaik buat arwah Aba Adi disisiNya dan segenap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta keikhlasan. Saya membayangkan Aba Adi dan sang putri tercinta Rika tengah berdiri di kejauhan, tersenyum dan melambaikan tangan tanda salam perpisahan.

Selamat jalan Aba Adi…

Related Posts
LAMPU JALAN FUNKY BEYBEH!
Semalam, saya berhasil membuat sebuah terobosan baru dalam bidang teknologi per-lampu-jalanan. Jangan melotot takjub dulu. Ini bukanlah suatu inovasi teknologi yang melibatkan piranti-piranti canggih masa kini. Dibutuhkan bekal sedikit kegilaan ...
Posting Terkait
‘BEHIND THE SCENE” HONGKONG DISNEYLAND BLOGGER TOUR (Bagian Pertama)
Sudah lewat 2 pekan berlalu sejak kepulangan saya dari Hongkong Disneyland yang di-inisiasi oleh IDBlognetwork. Ada berjuta kenangan yang tak terlupakan seumur hidup selama perjalanan kami, 6 orang blogger Indonesia ...
Posting Terkait
KOPDAR DI WARUNG HAJI MAMINK DAENG TATA
Dari kiri kekanan: saya, Nawir Gani, Bisot, Sultra, ocha, Rara dan Munawir (foto by Daeng Rusle) KAMIS sore, 13 Maret 2008 selepas mengikuti training pengantar untuk kick-off sistem managemen supply chain ...
Posting Terkait
BLOGGER MAKASSAR AKAN GELAR KAMPANYE ANTI KELAPARAN DAN GIZI BURUK TAHAP 2
Dalam rangka melanjutkan rangkaian kampanye Gerakan Anti Kelaparan dan Gizi Buruk yang sudah dilaksanakan (untuk tahap pertama) di perkampungan nelayan miskin di Mariso pada Hari Sabtu, tanggal 30 Maret 2008 ...
Posting Terkait
BERBAGI PENGALAMAN DALAM PELATIHAN JURNALISTIK HIMPUNAN MAHASISWA SIPIL UNHAS 2016
Hari Sabtu (24/9), cuaca terlihat begitu bersahabat saat saya tiba di Kampus baru Fakultas Teknik UNHAS di Gowa. Ini adalah kali kedua saya menginjakkan kaki di kampus tersebut, setelah sebelumnya ...
Posting Terkait
KEHANDALAN STRATEGIS KONTEN LOKAL DALAM MENDUKUNG INDUSTRI MIGAS NASIONAL
  enin pagi (7/10), cuaca Bandung terlihat begitu cerah. Matahari bersinar terang dan berkas cahayanya memantul lembut pada kaca vertikal dinding koridor yang berbatasan langsung dengan ruang Zamrud lantai 2 Hotel ...
Posting Terkait
PENTAS “I LA GALIGO, ASEKKU!” : MANIFESTASI KEARIFAN LOKAL DALAM KARYA TEATRIKAL YANG MEMUKAU
etelah mengarungi kemacetan panjang akhir pekan, saya akhirnya tiba juga di Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jum'at malam (13/5). Di tempat ini saya akan menyaksikan pentas "I La ...
Posting Terkait
MEMPERKENALKAN : BLOG KUMPULAN PUISI CINTA
Kawan-kawan, Hari ini saya baru saja meluncurkan blog khusus kumpulan Puisi Cinta saya di www.puisicinta.dagdigdug.com. Blog ini akan menampilkan sejumlah puisi-puisi bertema cinta yang telah saya buat dan tayangkan diblog ini. Niat saya adalah ...
Posting Terkait
FOOD REVOLUTION DAY 2014 : MENGANGKAT CITRA HANDAL KULINER NUSANTARA
ari Minggu (18/5) kemarin, saya bersama keluarga diundang oleh Yayasan Omar Niode untuk menghadiri acara Food Revolution Day 2014: Local Culinary Delicacy Kuliner Gorontalo, yg diadakan di Cook Shop Jl.Hang ...
Posting Terkait
ALYA, SELAMAT ULANG TAHUN KEEMPAT!
Bahagia rasanya menyaksikan si bungsu yang centil dan ceria ini tumbuh besar, sejak ia lahir melalui operasi Caesar dari rahim ibunya, 4 tahun silam.  Saat mengumandangkan azan di telinganya waktu itu, tak ...
Posting Terkait
LAMPU JALAN FUNKY BEYBEH!
‘BEHIND THE SCENE” HONGKONG DISNEYLAND BLOGGER TOUR (Bagian
KOPDAR DI WARUNG HAJI MAMINK DAENG TATA
BLOGGER MAKASSAR AKAN GELAR KAMPANYE ANTI KELAPARAN DAN
BERBAGI PENGALAMAN DALAM PELATIHAN JURNALISTIK HIMPUNAN MAHASISWA SIPIL
KEHANDALAN STRATEGIS KONTEN LOKAL DALAM MENDUKUNG INDUSTRI MIGAS
PENTAS “I LA GALIGO, ASEKKU!” : MANIFESTASI KEARIFAN
MEMPERKENALKAN : BLOG KUMPULAN PUISI CINTA
FOOD REVOLUTION DAY 2014 : MENGANGKAT CITRA HANDAL
ALYA, SELAMAT ULANG TAHUN KEEMPAT!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *