FILM KARBON DALAM RANSEL DAN PESAN PERUBAHAN IKLIM

photo 4

Dewan Nasional Perubahan Iklim (DNPI) baru saja meluncurkan film “Karbon Dalam Ransel” (KDR) pekan lalu (19/12)  di Jakarta Theater XXI. Film ini diluncurkan secara serentak di tiga kota yakni Jakarta, Denpasar dan Bengkulu. Soft Launching & Roadshow Film KDR telah dilakukan lebih awal tanggal 9 Desember 2014 silam di Universitas Diponegoro Semarang.Sebelum film ini diluncurkan, DNPI telah merilis enam film : tiga film dokumenter yaitu “Setelah Hujan Datang”, “Lakukan Sekarang Juga” dan “Perubahan Iklim di Halaman Kita”, film anak berjudul “Bumiku” dan film remaja berjudul “Senandung Bumi” yang dibintangi oleh Mikha Tambayong.

Peluncuran film ini memiliki makna penting dalam upaya sosialisasi dan edukasi tentang dampak perubahan iklim khususnya kepada anak muda. Apalagi pada Konferensi Perubahan Iklim PBB, COP20, yang telah berlangsung di Lima beberapa waktu silam, perhatian dan peran anak muda di seluruh dunia terhadap isu perubahan iklim sangat tinggi. Mereka bahkan telah membuat sebuah Deklarasi Global Anak Muda /Youth Global Declaration yang salah satunya berfokus pada pendidikan perubahan iklim. “Melalui film Karbon dalam Ransel, saya berharap anak muda Indonesia menangkap pesan pendidikan perubahan iklim yang tertuang dalam cerita film tersebut,” kata Rachmat Witoelar  Ketua Harian DNPI pada momen peluncuran film tersebut.

Film Karbon Dalam Ransel menceritakan kisah perjalanan travel blogger Mario (Fauzan Nasrul) dan Ence (Bobby Samuel), yang bertekad mengumpulkan sedikitnya 10000 viewer untuk edisi terbaru video blog mereka. Perjalanan mereka makin seru karena secara tak terduga, Ence ternyata mengajak saudaranya yang cantik, Chelsea (Sheila Dara Aisha). Kehadiran Chelsea diharapkan mampu mengangkat kepopuleran sajian video blog mereka. Konflik kerapkali terjadi antara Mario dan Chelsea. Oleh Ence, Chelsea dijuluki sebagai “Climate Warrior Princess” ini begitu peduli pada perubahan iklim dan secara lugas mengkritik perilaku Mario yang berantakan dan terkesan menganggap isu pemanasan global hanyalah sebatas wacana palsu belaka serta tak perlu dirisaukan.

Film KDR yang disutradarai oleh Ray Nayoan memang memiliki durasi lumayan panjang (sekitar 2 jam) dan dipilah menjadi 7 (tujuh) bagian. Episode pertama berjudul “Climate Warrior Princess” dapat dinikmati di Blog Film DNPI  mulai hari ini, Kamis (25/12), episode kedua hingga ketujuh dapat dilihat berturut-turut masing-masing satu episode setiap hari mulai besok sampai Rabu (30/12) minggu depan.

Yuuk mari kita nonton filmnya !

 

Related Posts
SELAMAT DATANG I-TEVE
  Ini adalah sebuah terobosan baru dan sensasional dari dunia jurnalisme warga di negeri kita. Tadi pagi, saya mendapat email japri dari Mas Budi Putra, profesional blogger pertama di Indonesia dan ...
Posting Terkait
BRIPTU NORMAN, PIYO-PIYOHU NGANA UTI ?
Tune, Piyo-Piyohu Ngana Uti ? emikian ucapan yang kerap saya dengar dari ayah saya di Makassar pada ujung telepon saat menanyakan kabar saya bersama keluarga di Cikarang. Ucapan dalam bahasa ...
Posting Terkait
BATIK DAY, SEMOGA BUKAN EUFORIA SESAAT
Saya berbaju batik hari ini. Terlepas apakah ini adalah ekspresi sesaat merayakan sebuah euforia pencanangan batik sebagai bagian dari budaya bangsa dan diakui secara internasional serta tidak sekedar dipakai dalam acara-acara ...
Posting Terkait
SOLIDARITAS DUNIA MAYA UNTUK PRITA MULYASARI
Kasus ditahannya ibu Prita Mulyasari di penjara akibat Surat Pembacanya tentang perlakuan yang kurang nyaman di Rumah Sakit Omni Internasional Alam Sutera, Tangerang pada sebuah media yang kemudian berujung gugatan ...
Posting Terkait
BEKASI CYBER CITY, MUNGKINKAH ?
Bekasi kian tumbuh pesat sebagai “kota satelit” Jakarta dengan tingkat penetrasi jaringan internet yang cukup luas dan terus berkembang dari waktu ke waktu. Transformasi Bekasi menuju sebuah “Cyber City” bukanlah ...
Posting Terkait
SYARIKAT ISLAM, KEMANDIRIAN UMAT DAN KENISCAYAAN EKONOMI PERADABAN
angit Jakarta terlihat "bersahabat" saat saya memasuki area kantor Syarikat Islam, Jl.Diponegoro No.43 Jakarta, Sabtu (12/8) pagi. Keteduhan pepohonan di kawasan tersebut terasa menyejukkan suasana terik saat saya menapakkan kaki ...
Posting Terkait
MERAYAKAN KEBERSAMAAN BERSAMA IKA TEKNIK UNHAS (Bagian Pertama)
  Satukan Langkah.. Rentangkan Cita.. Kita Membangun Nusa dan Bangsa.. Dibawah Panji Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin.. emikian penggalan lagu mars Teknik Unhas yang dinyanyikan penuh semangat sembari mengepalkan tangan ke atas oleh sekitar 1000 orang ...
Posting Terkait
Hari ini, Senin 25 Januari 2010, wajah saya yang imut, montok, menggemaskan dan bersahaja itu nongol di iklan Kompasiana di Harian Kompas. Ini adalah kali pertama saya bergaya -- dengan ...
Posting Terkait
CINTA POHON DAN UPAYA MENUMBUHKAN KECERDASAN EKOLOGIS
Happy Birthday Pohon Happy Brthday Pohon Happy Birthday, Happy Birthday, Happy Birthday, Pohoooon.. Lucu? Aneh? Tapi inilah sebuah kenyataan yang terjadi,  justru secara mengharukan, dalam perayaan Ulang Tahun Kedua Botanical Garden Kota Jababeka terkait ...
Posting Terkait
MENGASAH NYALI DAN KREASI DI POKI.COM
alah satu website game online interaktif yang disukai anak saya, Rizky dan Alya,  beberapa waktu terakhir ini adalah Games Keren. Mereka kerap menjajal sajian beragam permainan didalamnya dengan antusias baik ...
Posting Terkait
SELAMAT DATANG I-TEVE
BRIPTU NORMAN, PIYO-PIYOHU NGANA UTI ?
BATIK DAY, SEMOGA BUKAN EUFORIA SESAAT
SOLIDARITAS DUNIA MAYA UNTUK PRITA MULYASARI
BEKASI CYBER CITY, MUNGKINKAH ?
SYARIKAT ISLAM, KEMANDIRIAN UMAT DAN KENISCAYAAN EKONOMI PERADABAN
MERAYAKAN KEBERSAMAAN BERSAMA IKA TEKNIK UNHAS (Bagian Pertama)
TAMPIL SEBAGAI MODEL IKLAN KOMPASIANA
CINTA POHON DAN UPAYA MENUMBUHKAN KECERDASAN EKOLOGIS
MENGASAH NYALI DAN KREASI DI POKI.COM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *