FILM “NIGHT AT THE MUSEUM-SECRET OF THE TOMB” : MENYINGKAP MISTERI TABLET EMAS

Night-at-the-Museum-Secret-of-the-TombHari Sabtu (27/12) saya mengajak istri dan kedua anak saya, Rizky & Alya menonton film “Night At The Museum-Secret of The Tomb” di Studio-4 Blitz Megaplex Bekasi Cyber Park. Ada satu hal yang cukup “sentimentil” yang membuat saya bersemangat menonton film ini yaitu ingin menyaksikan penampilan terakhir komedian handal Hollywood Robin Williams yang tewas bunuh diri di rumahnya di California, 11 Agustus 2014.

Sosok Robin yang dalam film ini memerankan patung lilin Presiden ke-26 Amerika Serikat, Theodore Roosevelt memang fenomenal dan menjadi sosok ikonik dari film yang pertama kali dirilis pada tahun 2006 tersebut. Sebagai penggemar setia film-film komedi sejak “Mork & Mindy”, Mrs. Doubfire, Jumannji, dan lain-lain, menyaksikan penampilan pamungkas Robin Williams pada film ini kembali membangkitkan nostalgia pada kemampuan aktingnya yang cemerlang dan kocak.

Pada serial ketiga ini, kisahnya kembali menitikberatkan pada sosok Larry Daley (Ben Stiller), seorang satpam di Museum of Natural History di kota New York, AS, yang sangat menikmati pekerjaannya terutama ketika ia mampu berinteraksi dengan patung lilin maupun sejumlah pajangan didalam museum yang mendadak hidup di malam hari.

movies-night-at-the-museum

Adegan dimulai dengan gambaran ekspedisi pencarian makam keluarga Ahkmenrah di Mesir pada tahun 1938. Cecil Fredericks (Percy Hynes-White), seorang anak yang ikut dalam ekspedisi tersebut secara tidak sengaja menemukan makam keramat itu dan salah satu isinya berisi tablet emas. Salah satu warga lokal yang ikut dalam ekspedisi itu melarang untuk membawa isi makam karena akan berakibat fatal dan ditafsirkan sebagai”akhir akan tiba”. Oleh pemimpin ekspedisi yang juga ayah Cecil diputuskan bahwa isi makam itu tetap diambil dan makam Ahkmenrah ditempatkan di Museum of Natural History New York, sedangkan makam kedua orang tuanya ditempatkan di British Museum of Natural History di London.

night_at_the_museum_3_best_hd_photo-800x440

Adegan lalu berpindah ke masa kini pada suasana kesibukan Larry mempersiapkan pameran di museum yang dijaganya dengan menampilkan”special effect” yang melibatkan patung-patung lilin dan karakter dalam museum yang mendadak hidup di waktu malam. Kekacauan mendadak terjadi karena tokoh-tokoh yang ditampilkannya bertingkah aneh dan tidak seperti biasanya bahkan menganggu tamu-tamu yang datang.

ntam

Larry kemudian menemukan pangkal penyebabnya karena Tablet Emas yang disimpan dalam museum tersebut yang ternyata jadi semacam “pemberi nyawa di malam hari” bagi patung lilin dan karakter disana, tiba-tiba cahayanya meredup serta menunjukkan perubahan dengan munculnya karat laksana lumut hijau yang mulai menutupi tablet ajaib tersebut. Larry kemudian berdiskusi bersama Firaun Ahkmenrah (Rami Malek) dan diputuskan untuk menanyakan bagaimana cara memulihkan tablet emas itu kembali ke kondisi semula kepada kedua orangtuanya di London.

natm-1

Bersama sang anak Nick (Skyler Gisondo), Larry didampingi oleh Ahkmenrah, juga Teddy Roosevelt (Robin Williams), Attila the Hun (Patrick Gallagher), Jedediah (Owen Wilson), Octavius (Steve Coogan), Sacajawea (Mizua Peck), dan manusia purba Laaa (yang juga diperankan dengan apik oleh Ben Stiller) serta si monyet lincah Dexter, menuju ke London dan menemui Merenkahre (Ben Kingsley) ayah Ahkmenrah untuk memecahkan misteri Tablet Emas. Perjuangan mereka tak mudah, selain menghadapi satpam museum London yang centil Tilly (Rebel Wilson) juga kehadiran Sir Lancelot (Dan Steven) yang perkasa dan sok tahu.

Secara umum film ini sangat menghibur dan bisa ditonton semua usia. Adegan-adegan lucu terlihat sepanjang film. Harus diakui ramuan komedi yang diracik, sama dengan film sebelumnya Night at the Museum (2006) dan Night at the Museum 2: Battle of the Smithsonian (2009I akan tetapi film ini memiliki citarasa berbeda. Selain menyajikan eksotisme museum di London, interaksi para tokohnya jauh lebih cair dan juga kehadiran karakter serta tokoh baru seperti Camelot, Laaa dan Tilly kian “memperkaya” alur cerita.

laa

Yang paling mencuri perhatian menurut saya adalah sosok Laaa yang lugu, lucu dan spontan serta Tilly yang gampang panik serta centil. Di film ini muncul pula Hugh Jackman  (terkenal dengan perannya sebagai Wolverine di film X-Men) yang memerankan dirinya sendirinya saat berperan sebagai Raja Arthur di panggung Teater. Kemampuan Ben Stiller yang memerankan tokoh Larry dan Laaa sekaligus juga patut diapresiasi, ia mampu menghayati perannya dengan baik dalam dua karakter yang berbeda.

Adegan yang cukup membuat saya trenyuh adalah saat perpisahan terakhir Larry bersama Ted Roosevelt. “Tersenyumlah, Matahari Telah Terbit,”kata Ted yang diperankan oleh Robin Williams sebelum akhirnya “membeku”kembali menjadi patung lilin di museum. Sebuah kata perpisahan yang manis dari komedian handal ini kepada para penggemarnya di seluruh dunia.

 

Related Posts
ME @ MAJALAH TEMPO
Minggu lalu, saya menerima email dari Wartawati Tempo Andari Karina Anom. Bukan lewat email reguler yang saya miliki, namun melalui fasilitas email di Facebook saya. Rupanya, ini ada hubungannya dengan ...
Posting Terkait
MERIAH DAN SUKSES, PELAKSANAAN PESTA BLOGGER 2010 (1)
Tepat pukul 08.30 pagi, Sabtu (30/10), kami, rombongan komunitas Blogger Cikarang, yang dipimpin oleh Presidennya Pak Ceppi Prihadi, tiba  di lokasi Rasuna Episentrum Walk tempat pelaksanaan Pesta Blogger 2010. Rombongan ...
Posting Terkait
ALYA, BERSAMAMU, DUNIA IKUT TERTAWA
Bagi kami sekeluarga, Alya, si bungsu yang centil dan manis ini adalah "matahari" yang selalu menghangatkan rumah dengan tawa serta candanya yang menggemaskan. Dan tentu aksi-aksi eksperimennya yang kadang tak ...
Posting Terkait
GCC 2012 BERAKHIR, KOMITMEN SEHAT DAN BUGAR TERUS BERLANJUT..
khirnya, selesai sudah ajang GCC (Global Corporate Challenge) 2012 yang sudah saya ikuti selama 16 minggu berturut-turut mulai 24 Mei 2012 dan berakhir tanggal 12 September 2012. Seperti yang sudah saya ...
Posting Terkait
BERPACULAH ! MENGGAPAI KEMENANGAN !
Keterangan foto: Menggigit Buntut, karya Andy Surya Laksana, Dji Sam Soe Potret Mahakarya Indonesia elaki itu menatap nanar dua sapi yang berada di hadapannya. Matahari siang menjelang petang terik membakar arena pertandingan. ...
Posting Terkait
PENGALAMAN BERKURBAN: ANTARA SAPI, PARTISIPASI DAN MUTILASI
Usai sholat Idul Adha bersama seluruh keluarga di lapangan Mesjid Al-Madani Perumahan Cikarang Baru, Senin (8/12) saya bergegas menuju area tempat penyembelihan hewan kurban dibelakang rumah yang dilaksanakan oleh pengurus ...
Posting Terkait
STRATEGI JITU MELAMPIASKAN NGIDAM
Sejak Istri saya dinyatakan hamil oleh dokter--setelah penantian kami yang cukup panjang selama 3 tahun--maka sebagai suami yang berbahagia (karena perkasa) telah berhasil "membuahi" istri tercinta, saya begitu bersemangat memanjakan ...
Posting Terkait
PETUALANGAN SERU WARTAWAN PEMBURU MUMI
nilah aksi “Tomb Rider” ala Perancis di awal abad 20-an! Demikian kesan saya seusai menonton “The Extraordinary Adventures of Adèle Blanc-Sec” (selanjutnya disingkat menjadi “Adèle”) akhir pekan lalu. Film ini diadaptasi ...
Posting Terkait
KABAR TAK BIASA, TAPI LUAR BIASA, ALA ORANG BIASA
Judul Buku : Makassar Di Panyingkul (Pilihan Kabar Orang Biasa 2006-2007) Pengantar : Nirwan Ahmad Arsuka Penerbit : Panyingkul, Cetakan Pertama, Juli 2007 Penyunting : Lily Yulianti Farid dan Farid Ma'ruf Ibrahim Halaman : ...
Posting Terkait
LAGI, NOSTALGIA AGUSTUSAN
Entah kenapa, Agustus tahun ini saya didera rasa patriotisme dan romantisme membuncah hebat untuk mengenang peristiwa peringatan 17 Agustusan yang pernah saya lakoni 20 tahun silam. Saat pulang ke Makassar ...
Posting Terkait
ME @ MAJALAH TEMPO
MERIAH DAN SUKSES, PELAKSANAAN PESTA BLOGGER 2010 (1)
ALYA, BERSAMAMU, DUNIA IKUT TERTAWA
GCC 2012 BERAKHIR, KOMITMEN SEHAT DAN BUGAR TERUS
BERPACULAH ! MENGGAPAI KEMENANGAN !
PENGALAMAN BERKURBAN: ANTARA SAPI, PARTISIPASI DAN MUTILASI
STRATEGI JITU MELAMPIASKAN NGIDAM
PETUALANGAN SERU WARTAWAN PEMBURU MUMI
KABAR TAK BIASA, TAPI LUAR BIASA, ALA ORANG
LAGI, NOSTALGIA AGUSTUSAN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *