KEMERIAHAN PERAYAAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW IKA UNHAS JABODETABEK

10943036_10153031118063486_1406925442714507733_nGuyuran hujan sepanjang jalan Cikarang ke Jakarta menemani saya kemarin, Minggu (1/2), bersama-sama rekan sesama alumni Teknik Mesin, Yusnawir Yusuf– yang juga kebetulan tetangga saya –saat berangkat menuju Gedung Serbaguna Senayan untuk menghadiri Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh IKA UNHAS Jabodetabek. Alhamdulillah, menjelang tiba di tempat pelaksanaan, hujan telah berhenti, meski mendung masih tetap betah “menggelayut” di langit ibukota.

Memasuki lokasi acara, seusai mengisi buku tamu, saya menyaksikan wajah-wajah ceria para alumni Unhas yang sudah tiba lebih dulu. Sebagian besar saya kenal dan kami pun saling menyapa dengan hangat, melepas rindu setelah sekian lama tak berjumpa. Senang sekali bisa ketemu dengan kawan-kawan sesama pengelola Penerbitan Kampus Identitas Unhas 23 tahun silam seperti Nasru Alam Aziz, Tanra Alam, Tomi Lebang, Azhariah Rachman, Kak Hasymi Ibrahim, dan Kak Syahrir Rasyid. Saya bahkan terakhir jumpa dengan Nasru Alam Aziz dan sang istri tercinta Tanra Alam 20 tahun silam, saat menjelang saya berangkat merantau ke Jakarta.

1920457_10153038966883486_3720507976741273922_n

10426800_10153038966848486_4843515904547330437_n 10410241_10153038966678486_6965498885243702253_n

Lokasi pelaksanaan acara di Gedung Serbaguna Senayan sendiri sangat representatif. Selain lokasinya mudah terjangkau karena terletak di pusat kota, tak jauh dari Gelora Bung Karno, juga ruangan tempat pelaksanaan tersaji begitu lapang dan ditata apik. Pada sisi “sayap” kanan dan kiri disiapkan hidangan kue-kue khas Sulawesi Selatan/Sulawesi Barat serta sajian kopi dan teh untuk hadirin yang datang. Di panggung yang luas, nampak di paling ujung ada “Passinrilik” mendendangkan lagu-lagu khas Bugis Makassar yang akrab ditelinga. Hadirin terus berdatangan dan diperkirakan ada 250 peserta yang hadir dalam event yang mengusung tema “Bersatu dalam Keberagaman, Beragam dalam Persatuan” ini.

10953440_10153038966668486_2842376152269759274_n

Pukul 14.30 acara dimulai dengan pembukaan oleh “Passinrilik” yang ternyata sekaligus juga menjadi “Master of Ceremony”. Celoteh-celoteh kocak dan lucu dengan dialek Makassar terlontar dari mereka mendahului rangkaian acara.

Ketua IKA Unhas Jabodetabek, Abd Razak Wawo menyampaikan kata sambutannya. Beliau menyatakan kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1436 H ini dimaksudkan untuk merevitalisasi kembali teladan akhlak mulia Nabi Muhammad SAW untuk di-implementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Khusus untuk Alumni Unhas sendiri,” lanjutnya lagi, “tentunya memiliki makna sangat penting dalam upaya menjalin silaturrahmi dan persaudaraan terlebih kepada keluarga alumni Unhas di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya. Ajang ini juga menjadi wahana untuk bertukar informasi dan pikiran bagaimana menjadikan IKA Unhas khususnya di wilayah Jabodetabek menegaskan peran strategisnya dengan memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa.

“Dalam event ini Kita berencana mengadakan Festival Kaddo’ Minnya’ dan kue tradisional Sul-Sel/Sulbar antar IKA Fakultas. Kue-kue itu diantarkan pada hari pelaksanaan dan akan kami sediakan hadiah-hadiah yang menarik,” tambah lelaki yang akrab dipanggil Kak Aca ini dengan mata berbinar. “Tentunya selain itu kita akan mendengarkan ceramah agama serta pentas seni religi yang ditampilkan oleh teman-teman IKA UNHAS,” imbuhnya lagi.

10952399_10153038966333486_3562837819926845534_n

Pada kesempatan berikutnya tampil Sekjen IKA Unhas Prof.M.Darwis yang mewakili Ketua Umum IKA Unhas yang juga Wapres RI, HM Jusuf Kalla. Setelah menyampaikan salam dan permohonan maaf Ketua Umum IKA Unhas tak dapat hadir dalam perhelatan ini, beliau mengungkapkan rasa bangga dan apresiasi tinggi atas inisiatif IKA Unhas Jabodetabek yang menggagas acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini dengan membawa tradisi lokal khas Sulawesi Selatan/Sulawesi Barat serta kembali mengumpulkan alumni Unhas di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya.

1501698_10206146557485207_3375810124121577519_n“Harus diakui, IKA Unhas Jabodetabek paling aktif melaksanakan kegiatan, mulai dari Seminar Maritim, Lokakarya Energi hingga perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW saat ini, semoga ini menjadi inspirasi bagus bagi IKA Unhas wilayah lainnya untuk lebih aktif melaksanakan kegiatan,” ujar Prof. Darwis yang kemudian membuka secara resmi Festival Kaddo’ Minnya’ antar IKA Fakultas dengan menabuh gendang rebana.

Selanjutnya tampil salah seorang alumni UNHAS, Khairul Usman, melantunkan ayat-ayat suci Al Qur’an dengan suaranya yang merdu. Suasana begitu hening saat beliau membacakan ayat-ayat suci Al Qur’an begitu lantang dan khidmat.

Setelah itu, jajaran kaddo’ minnya’ dari 8 IKA Fakultas yang berpartisipasi dalam festival kaddo’ minnya’ tampil ke atas panggung.

Hidangan kaddo’ minynya‘ yang berarti nasi minyak adalah sajian khas tradisi Maulid Nabi Muhammad SAW di wilayah Sulawesi-Selatan/Sulawesi Barat.  Berbeda dengan nasi kuning pada umumnya, nasi minyak yang kerap disajikan dalam tradisi maulid ini tidak menggunakan banyak santan. Lauk pauk yang “menemaninya” diantaranya yang cukup unik adalah ayam gagape (olahan ayam bersantan ditambah sangrai bubuk yang gurih) serta tumpi-tumpi atau perkedel ikan berbentuk segitiga.

10604063_10206146533404605_8811431495062067664_o

Yang paling unik dari kaddo’ minnya‘ adalah hiasannya yang heboh yaitu telur rebus berwarna-warna serta kertas bercorak meriah. Biasanya diletakkan dalam satu wadah tertentu (ember kecil atau loyang) dimana telur rebus warna-warni ditancapkan atau diselipkan diatasnya dengan menggunakan bilah bambu diiris kecil dihiasi kertas krep aneka warna cemerlang. IKA Fakultas di UNHAS begitu antusias menampilkan sajian Kaddo’ Minnya’ dengan hiasan-hiasan terindah dan ornamen-ornamen heboh lainnya. Ikatan Wanita Sulawesi Selatan KKSS bertindak sebagai dewan juri yang menilai hasil Kaddo’ Minnya kreasi 8 IKA Fakultas di Unhas ini.

10939339_10204830509955808_1857711744_o

Setelah parade Kaddo’ Minnya’, dilanjutkan dengan Hikmah Maulid yang dibawakan oleh Ustadz Muhammadiyah Yunus. Dalam ceramahnya, Alumni Unhas yang kini melanjutkan pendidikan di Universiti Kebangsaan Malaysia ini, menyampaikan pesan yang sesuai dengan tema yang diangkat yakni “Bersatu dalam Keberagaman, Beragam dalam Persatuan”. Beliau menyampaikan sejumlah teladan terbaik yang diberikan Nabi Muhammad SAW kepada Ummatnya dengan tidak hanya memberikan pesan-pesan ketauhidan tetapi juga bagaimana membangun interaksi dan toleransi, termasuk mewujudkan persatuan dari sejumlah keberagaman yang ada. “Revitalisasi nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh Nabi Muhammad SAW ini menjadi sangat penting untuk membangun akhlak bangsa dan generasi masa depan.” katanya bersemangat.

934750_10203531078267317_2454827032158827722_n 1466199_10203531083107438_4167401326316594968_n

1422522_10153038967003486_7698522888852861482_n

10801701_10153040277708486_3982541310258268664_n

1978677_10206146420561784_7982387468847095870_n

Sambil menunggu hasil penilaian dewan juri Kaddo’ Minnya’, hadirin dipersilahkan mencicipi hidangan kue-kue khas Sulsel/Sulbar serta berfoto di Photobooth secara gratis. Saya menggunakan kesempatan tersebut untuk kembali bersilaturrahmi dengan kawan-kawan yang sudah lama tak bertemu, termasuk berfoto bersama. Rasanya nikmat sekali menyantap hidangan Pisang Ijo, Barongko’ dan kue-kue khas Makassar lainnya sambil ngobrol dan bercanda dengan teman-teman alumni se almamater.

10917880_10153038904708486_3305617308590568620_nRangkaian acara ditutup dengan penyerahan hadiah Festival Kaddo’ Minnya’ dengan Juara pertama dari IKA Fakultas Ekonomi, Juara kedua IKA Fakultas Kedokteran Gigi dan Juara Ketiga dari IKA Fakultas Sastra. Hadiah diserahkan langsung oleh Ketua IKA Unhas Jabodetabek Abd.Razak Wawo.

Sungguh sebuah acara yang mencerahkan dan menyenangkan. Tema acara “Bersatu dalam Keberagaman, Beragam dalam Persatuan” ini benar-benar menjadi inspirasi dan spirit berharga bagi segenap alumni Unhas dimana saja berada untuk mempersembahkan kontribusi terbaik bagi Bangsa dan Negara dengan semangat persatuan. Maju terus IKA Teknik UNHAS !

Related Posts
“RUMAH TANPA JENDELA” : TENTANG IMPIAN BERSAHAJA DAN KETULUSAN PERSAHABATAN (RE-POST)
Catatan: Tulisan dibawah ini sebelumnya pernah ditayangkan di Yahoo OMG Indonesia pada tanggal 28 Februari 2011 (sayang link-nya sudah tak bisa dibuka lagi  🙁 ). Saya tayangkan ulang kembali disini menyongsong pemutaran ...
Posting Terkait
WISUDA RIZKY YANG MENGHARUKAN
arangkali, seperti inilah perasaan yang dialami ayah saya dulu, saat mengikuti prosesi wisuda saya 21 tahun lalu. Ya, hari itu, Minggu (14/6), bertempat di aula President University Cikarang lantai 5 ...
Posting Terkait
Penjelasan Produk Biofir oleh Pak Ahmad Rivai
esehatan adalah harta paling berharga bagi manusia. Tidak peduli berapapun banyaknya harta yang kita miliki, tapi jika tubuh tak pernah sehat rasanya harta itu jadi tidak berguna. Sejak jaman dahulu ...
Posting Terkait
KEBERSAMAAN YANG MENGHARUKAN DALAM BUKBER KOMUNITAS MILIS CIKARANG BARU
emuanya terjadi begitu spontan. Namun menghentak. Adalah Pak Darmawan Syaefullah, yang akrab dipanggil Pak Wawan, melontarkan ide untuk melakukan kopdar, sekalian buka puasa bersama dirangkaikan dengan santunan untuk anak-anak yatim lewat ...
Posting Terkait
MERINDUKANMU, IBU…
"Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu bapaknya ; ibunya yang telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah dan menyapihnya dalam dua tahun.." (QS Lukman 31:14) Dalam ...
Posting Terkait
SURAT PANJANG UNTUK ANAKKU
nakku Sayang, Rizky & Alya Saat mencium kening kalian di pembaringan menjelang tidur tadi malam--sebuah "ritual" rutin yang kerap ayah dan ibumu lakukan, mendadak keharuan menyentak dada. Bukan apa-apa, kalian masih ...
Posting Terkait
MY BLOGGING KALEIDOSKOP 2014
Seperti layaknya tahun-tahun sebelumnya, setiap awal tahun saya senantiasa membuat Kaleidoskop yang merangkum segala aktifitas terkait dunia blog yang saya ikuti sepanjang tahun 2014. Tidak terlalu banyak memang dibanding tahun-tahun ...
Posting Terkait
CATATAN KECIL JEJAK LANGKAH DI SINGAPURA
"Hoii...update dong blogmu. Udah banyak tuh sarang laba-labanya!", demikian pesan SMS seorang kawan yang saya terima di handphone kemarin. Sebuah "sindiran" yang sangat menggelitik dan membuat saya tersentak dari kesadaran. ...
Posting Terkait
#BATIKINDONESIA : MELESTARIKAN KEARIFAN LOKAL DENGAN KAMPANYE KOLABORATIF DIGITAL MULTI ARAH
aya masih selalu terkenang-kenang perjalanan wisata budaya "Mahakarya Indonesia" ke Madura 3 tahun silam. Salah satunya adalah ketika mengunjungi pengrajin batik gentongan Zulfah Batik di Tanjung Bumi, Bangkalan. Waktu itu, ...
Posting Terkait
SOLO, KEINDAHAN DAN KENANGAN MENGESANKAN YANG MENYERTAINYA
ota Solo telah meninggalkan kesan mendalam dalam diri saya. Seusai perhelatan ASEAN Blogger Festival (ABFI) 2013 yang diadakan tanggal 9-12 Mei 2013 disana, saya senantiasa didera keinginan untuk datang kembali ke ...
Posting Terkait
“RUMAH TANPA JENDELA” : TENTANG IMPIAN BERSAHAJA DAN
WISUDA RIZKY YANG MENGHARUKAN
JAGA KESEHATAN DAN KUALITAS HIDUP DENGAN BIOFIR
KEBERSAMAAN YANG MENGHARUKAN DALAM BUKBER KOMUNITAS MILIS CIKARANG
MERINDUKANMU, IBU…
SURAT PANJANG UNTUK ANAKKU
MY BLOGGING KALEIDOSKOP 2014
CATATAN KECIL JEJAK LANGKAH DI SINGAPURA
#BATIKINDONESIA : MELESTARIKAN KEARIFAN LOKAL DENGAN KAMPANYE KOLABORATIF
SOLO, KEINDAHAN DAN KENANGAN MENGESANKAN YANG MENYERTAINYA

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *