PESTA WIRAUSAHA BEKASI 2015: MEMANTIK IDE, MERANGSANG MOTIVASI

PWB3

Hari Sabtu (26/9) saya berkesempatan hadir sebagai peserta dalam acara Pesta Wirausaha Bekasi 2015 (PWB2015) yang dilaksanakan di gedung UKM Center Cikarang Techno Park Kawasan Industri Hyundai Lippo Cikarang oleh Komunitas Tangan Diatas (TDA) wilayah Bekasi. Pagi terlihat begitu cerah dan bersahabat. Antuasiasme peserta yang hadir dalam PWB 2015 begitu terasa. Parkiran kendaraan penuh dan sesaat setelah registrasi ulang dan masuk ruangan saya melihat sekitar 300-400 orang hadir memenuhi ballroom gedung lantai 2 Cikarang Techno Park.

Saya tiba pukul 09.00 pagi, tepat ketika Presiden Komunitas Tangan Diatas Pusat Mustafa Ramdhoni menyampaikan kata sambutan. “Belajar itu,” katanya,” paling jago kalau tiga hal bisa dipenuhi yaitu, aspek kognitif (pengetahuan), afektif (perasaan) dan aspek motorik (tindakan). PWB 2015 ini telah menyediakan ketiga aspek tersebut tinggal para peserta , tak hanya mengikuti sharing dari para pebisnis handal yang sukses di bidangnya namun juga workshop yang menyediakan informasi aplikatif bagi peserta untuk segera beraksi membangun bisnis impian”.

tda2

“Komunitas Tangan Diatas (TDA) adalah rumah bersama kita untuk tumbuh dan berkembang. Melalui PWB2015 diharapkan tak sekedar sebagai ajang belajar namun juga sebagai sarana bersilaturahmi , memperluas jaringan, atau sekurang-kurangnya mengenalkan bisnis yang baru & sedang kita rintis ke khalayak,” ungkap beliau bersemangat. Prosesi pembukaan PWB 2015 kemudian ditandai dengan pemukulan gong oleh Presiden TDA.

pwb1

Event Pesta Wirausaha ini memang diselenggarakan secara rutin tahunan oleh Komunitas Tangan Di Atas (TDA), dan khusus wilayah Bekasi adalah untuk ketiga kalinya. Sepanjang tahun 2015 ada 24 kota yang menyelenggarakan kegiatan Pesta Wirausaha. Adapun Komunitas TDA yang telah memiliki cabang di lebih dari 50 wilayah mengemban visi “Membentuk pengusaha-pengusaha tangguh dan sukses yang memiliki kontribusi positif bagi peradaban”. Dan salah satu misinya adalah dengan menciptakan 10.000 pengusaha milyarder hingga tahun 2018.

Pada event Pesta Wirausaha Bekasi 2015 tampil sejumlah pembicara handal seperti Pestawirausaha TDA Bekasi, yang menghadirkan pembicara-pembicara yang pakar dalam bidang bisnis, seperti : Andrie Wongso (Motivator nomer 1 di Indonesia), Sally Giovany (Owner Trusmi Group), Rendy Saputra (CEO Keke Busana), Wahyu Liz (Pengusaha emperan penghasilan Milyaran), Valentino Dinsi (Pendiri Rumah Wirausaha), Hj. Rr. Ina Wiyandini (Owner Ina Cookies), Wasito (raja gerobak.com), Devi (Pengusaha Kharisma Susu) dan Illa (Pengusaha Baju Tidur Lumama : Rumah Azura).

Tidak hanya sekedar teori, di Pestawirausaha TDA Bekasi juga diadakan berbagai pelatihan, agar peserta semakin yakin dengan berbagai peluang yang bisa dilakukan untuk memulai sebuah bisnis. Pelatihan tersebut terdiri dari : Pelatihan wirausaha mie ayam hijau, Pelatihan wirausaha roti bolen/ molen, Pelatihan aksesoris akrilik, Pelatihan sablon juga ada Kelas Seminar yang diadakan secara pararel untuk kategori : How to Make People Say : “I want your product” , Kuliner, Fashion, Manajemen SDM, Properti, Perlindungan Pendiri dan Pemilik Usaha dalam Kerjasama dengan Investor dan Start Your Online Bussines

pwb5

Selanjutnya tampil Rendy Saputra, CEO Keke Busana membagikan pengalamannya kepada para peserta dengan mengusung tema”Upscalling Your Business : Digging Strong Why”. Pada pemaparannya, pria kelahiran 1 Juli 1986 ini menyatakan Bisnis itu banyak hambatannya, terkadang bukannya menghasilkan, malah berujung banyak masalah. Mereka yang sukses adalah mereka yang sanggup melewati itu semua.

“Maka”, tambah ayah tiga anak yang memimpin Keke Group (Keke Busana, Berdaya Tour, dan Yayasan Keke Berdaya) ini,”energi menjadi jawabannya. Siapapun yang memiliki energi bisnis yang besar, maka ia akan sanggup untuk melewati semuanya. Sehingga kuncinya ada pada energi bisnis yang kita miliki. Seberapa besar energi bisnis yang kita miliki, akan sangat mempengaruhi daya tahan kita dalam berbisnis. Ketika kita bertanya tentang energi, maka diri kita akan masuk dalam sebuah pemahaman berikutnya, bahwa seberapa besar energi yang kita hadirkan, adalah berkesesuaian dengan dalamnya alasan yang kita miliki”.

“Makin dalam alasan kita dalam menjalankan bisnis, makin besar energi yang kita miliki. Makin besar alasan kita dalam berbisnis, makin hebat bisnis yang dapat kita jalankan. Inilah konsep strong why dalam bisnis. Anda harus memiliki alasan yang kuat dalam menjalankan bisnis. Kendati demikian,berbisnus pun tak hanya sekedar berbisnis, namun carilah “nilai tambah” (added value) untuk mendukung apa yang sudah kita bangun itu untuk bisa beradaptasi pada perubahan-perubahan dimasa depan,”kata Rendy yang juga adalah trainer program UMKM  Binaan PT Telkom, serta berpengalaman sebagai narasumber dalam berbagai kegiatan kewirausahaan dan baru saja merilis buku “Dua Kodi Kartika” di Gramedia Pustaka Utama ini.

pwb6

Setelah itu tampil Sally Giovanny, miliader muda nan cantik yang juga pengusaha sekaligus owner batik Trusmi Cirebon. Sally yang menceritakan bagaimana perjuangannya merintis usaha mulai dari berjualan di pasar Tanah Abang, hingga punya kios kecil sampai kemudian mampu membangun toko grosir batik Trusmi di Cirebon dengan luas 1,5 hektar dan berhasil meraih Rekor MURI tahun 2013 sebagai toko batik terbesar di Indonesia. Dengan bersemangat Sally yang hanya tamat SMA ini meneguhkan niat dan keyakinannya meraih kesuksesan dengan kreativitas tinggi, ketulusan serta dukungan keluarga,

pwb7

Saat ini, di toko batiknya, Sally memperkerjakan 850 karyawan tetap dan 500an pengrajin batik dengan omset hingga Rp 100 juta setiap harinya. Saat ini toko Trusmi nya berkembang dan memiliki cabang di berbagai kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, Bandung dan tentunya Cirebon sendiri bahkan telah membuka gerai batik online di www.ebatiktrusmi.com.

Pada kesempatan tersebut Sally berbagi kiat suksesnya dengan 3 hal yaitu diawali dengan “Lakukan Apa yang Bisa Kita Lakukan” kemudian “Berani membayar prosesnya” dan “Keyakinan yang tidak memudar”. Dengan ketiga prinsip ini, Sally bertekad membangun “kerajaan” bisnisnya dimulai dari hal yang bisa dilakukan dan dikuasai terlebih dahulu. Sally bercerita bahwa ia memulai bisnis batiknya dari uang sebesar Rp 17 juta dari modal uang amplop dari para tamu saat pernikahan. “Bersama suami kami merintis usaha dengan berjualan batik Trusmi di pasar Tanah Abang dengan berangkat dini hari dari Cirebon,”kisahnya.

pwb9 Berani membayar proses dimaknai dengan siap berkorban fisik, mental maupun finansial untuk membangun bisnis. “Insya Allah, selama kita berdoa dan berikhtiar, semuanya akan dimudahkan. Mari belajar dari setiap proses, termasuk dari segala kegagalan yang kita hadapi,” ujar isteri dari Ibnu Riyanto ini bersemangat.

“Jangan pernah pudarkan keyakinan kita dalam membangun usaha. Ini sangat penting agar kita memiliki ideologi serta spirit untuk tetap berada pada jalur impian yang sudah kita tetapkan. Jangan menyerah, teruslah berjuang,”lanjut perempuan kelahiran 25 September 1988 ini dan seusai presentasinya dirayakan ulangtahunnya bersama-sama para peserta Pesta Wirausaha Bekasi 2015.

pwb12

Menjelang makan siang, saya berkesempatan membeli buku “Dua Kodi Kartika” karya Kang Rendy Saputra sekaligus meminta tanda tangan sekaligus foto bareng bersamanya. Sebelumnya melalui dunia maya Twitter, saya telah saling berkenalan, menyapa dan bersahut-sahutan. Senang sekali bisa bertemu langsung dengan pemuda visioner dan cerdas ini di akhir kegiatan. Pada event PWB 2015, saya banyak bertemu kawan-kawan pengurus TDA Bekasi yang juga menjadi penggiat komunitas Blogger Bekasi, seperti ketua Panitia kegiatan PWB 2015 uda Irfan ZJ, Mas Rawi Wahyudiono Direktur Pesta Wirausaha Bekasi 2015, mbak Mira Sahid, mas Jusuf Erlangga ketua TDA Bekasi dan juga mas Lanang, pengusaha multimedia dan properti yang murah senyum.

Meski tidak hadir secara penuh dalam kegiatan ini, saya banyak mendapat pencerahan luar biasa dari para pembicara muda yang umurnya jauh dibawah saya yang berhasil meraih kesuksesan dan kebebasan finansial berkat kerja keras dan kegigihannya. PWB 2015 berhasil memantik ide dan merangsang motivasi saya, dan para calon pengusaha lainnya untuk beraksi meraih impian dan kesuksesan dengan doa serta ikhtiar yang maksimal. Salut dan sukses untuk Pesta Wirausaha Bekasi 2015 !

Related Posts
MONTOK YA MAS?
Sebuah tulisan yang tertera dibagian atas sebelah kiri supir bis Mayasari AC 132 (Jurusan Bekasi Timur-Lebak Bulus) saat menempuh perjalanan menuju kantor tadi pagi cukup membuat saya tersenyum simpul. Tulisan "Montok ...
Posting Terkait
SURAT PANJANG UNTUK ANAKKU
nakku Sayang, Rizky & Alya Saat mencium kening kalian di pembaringan menjelang tidur tadi malam--sebuah "ritual" rutin yang kerap ayah dan ibumu lakukan, mendadak keharuan menyentak dada. Bukan apa-apa, kalian masih ...
Posting Terkait
Hutan Mangrove Tugurejo Semarang Barat (sumber: Opojal.com)
Jika pada tahun silam, oleh PBB ditetapkan menjadi tahun keanekaragaman hayati Internasional, maka pada tahun 2011 ini, dicanangkan sebagai tahun hutan Internasional.  Seperti dikutip dari situs National Geographic Indonesia, "2011 ...
Posting Terkait
‘BURIED’ : KETEGANGAN MENCEKAM DI DALAM PETI MATI
ak pernah sedikitpun terlintas di benak seorang Paul Conroy (diperankan oleh Ryan Reynolds) terjebak didalam peti mati dan terkubur hidup-hidup di kedalaman 2 meter dari permukaan tanah. Sebuah mimpi buruk ...
Posting Terkait
FTV “BADIK TITIPAN AYAH” : TENTANG MEMAKNAI KEHORMATAN DAN KEARIFAN BERSIKAP
Saya sudah menandai tanggal  2 Oktober 2010 saat penayangan perdana Film Televisi (FTV) "Badik Titipan Ayah" (BTA) di SCTV mulai jam 21.00. Sebuah alasan sentimental membuat saya menetapkan hati menonton film ...
Posting Terkait
Tadi siang (11/5), Bidadari kecil di keluarga kami yang riang dan penuh vitalitas, Alya Dwi Astari Gobel, terpaksa menjalani perawatan di Rumah Sakit Harapan International Cikarang karena sakit Typhus. Mohon ...
Posting Terkait
BUKU “CERITA DI BALIK NODA” : UNTAIAN HIKMAH BAHKAN DARI SEPERCIK NODA
Judul Buku : Cerita Di Balik Noda (42 Kisah Inspirasi Jiwa) Penulis : Fira Basuki Penerbit : Kepustakaan Populer Gramedia Halaman : xii + 235 Cetakan : Pertama, Januari 2013 ISBN :978-979-91-0525-7 aya membeli buku ini ...
Posting Terkait
DAYA PUKAU PERUMAHAN GRAHA RAYA DALAM ONE DAY BLOGGER GATHERING
ari Sabtu (27/9) saya memenuhi undangan untuk menghadiri Blogger Gathering #LiveInGrahaRaya bersama sejumlah teman-teman blogger dari berbagai komunitas. Sama seperti yang pernah saya ikuti tahun lalu dalam one day blogger ...
Posting Terkait
FOTO : NELAYAN PULANG DIBALIK KELAM SENJA
oto ini saya ambil dengan kamera saku jadul Canon Power Shoot A60 saya, hari Jum'at sore (24/02) saat rombongan kami Employee Gathering PT Geographe Energy Indonesia makan malam di Pantai ...
Posting Terkait
SOLUSI CANGGIH DAN ELEGAN BERSAMA SAMSUNG GALAXY NOTE 10.1
ejak membeli Samsung Galaxy Tab 10.1 tahun silam, saya sudah merasakan sensasi menjelajahi fitur demi fitur canggih dalam gadget tersebut untuk mendukung aktifitas online saya sehari-hari. Beragam aplikasi yang dimiliki ...
Posting Terkait
MONTOK YA MAS?
SURAT PANJANG UNTUK ANAKKU
TAHUN HUTAN INTERNASIONAL DAN NASIB HUTAN MANGROVE KITA
‘BURIED’ : KETEGANGAN MENCEKAM DI DALAM PETI MATI
FTV “BADIK TITIPAN AYAH” : TENTANG MEMAKNAI KEHORMATAN
ALYA SAKIT, MOHON DOANYA
BUKU “CERITA DI BALIK NODA” : UNTAIAN HIKMAH
DAYA PUKAU PERUMAHAN GRAHA RAYA DALAM ONE DAY
FOTO : NELAYAN PULANG DIBALIK KELAM SENJA
SOLUSI CANGGIH DAN ELEGAN BERSAMA SAMSUNG GALAXY NOTE

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *