P3I PII : MERETAS JALAN MENUJU INSINYUR PROFESIONAL

p31-1

Hari Rabu (9/3) saat rona gerhana mewarnai langit pagi Jakarta, saya bersama rekan kantor saya, Ishak Lambang Karunia serta adik angkatan saya di Teknik Mesin UNHAS yang juga tetangga di Perumahan Cikarang Baru, Yusnawir Yusuf, tiba di Gedung BPPT Jln.MH.Thamrin, Jakarta.  Kami bergegas menuju lantai 2, lokasi pelaksanaan Program Pembinaan Profesi Insinyur (P3I) yang diselenggarakan oleh PII (Persatuan Insinyur Indonesia) bekerjasama dengan IKA Teknik UNHAS dan Ikatan Sarjana Perkapalan (ISP) UNHAS.

Setelah melakukan proses registrasi ulang, saya memasuki ruangan dan menyapa beberapa rekan alumni Teknik UNHAS, baik yang menjadi peserta maupun sebagai narasumber kegiatan ini (Ir.Habibie Razak, MM, IPM, ASEAN Eng & Ir.Muh.Sapri Pamulu, M.Eng, PhD). Ada 37 peserta yang hadir mengikuti kegiatan ini dan berasal dari berbagai perusahaan yang terkait dengan bidang keteknikan.

Sejak menjadi moderator dalam seminar setengah hari bersama PII, IKA Teknik UNHAS wilayah Sulawesi dan Fak.Teknik UNHAS Kampus Gowa, pada tanggal 5 Desember 2015 tahun lalu,  minat saya untuk segera bergabung dengan PII kian menggebu. Akhirnya niat saya untuk bergabung bersama wadah Insinyur Indonesia dan bersiap meretas jalan menuju Insinyur Profesional kian terbuka lebar dengan mengikuti Program ini.


p3i-3
Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PII. Selanjutnya Ketua IKA Teknik Unhas, Haedar.A,.Karim menyampaikan kata sambutan dengan wajah sumringah. “Sejak MoU antara IKA Teknik UNHAS dan PII ditandatangani tahun lalu, sinergi strategis antara kedua lembaga ini berlangsung intens termasuk dengan menyelenggarakan Program Pembinaan Profesi Insinyur yang juga memang merupakan salah satu Kegiatan unggulan IKA Teknik UNHAS,”ujarnya antusias. “Kami berharap, melalui Program ini akan dapat menghasilkan lebih banyak lagi Insinyur profesional khususnya dari Unhas untuk membangun bangsa ini ke arah lebih baik,”tambah Haedar yang juga adalah Direktur Pemasaran & Pengembangan PT Nindya Karya (Persero) penuh semangat.

Seusai membuka secara resmi pelaksanaan P3I, Direktur Eksekutif PII Ir.Rudianto Handojo, IPM menyajikan materi mengenai Sosialisasi UU No.11/2014 tentang Keinsinyuran. Menurutnya, dengan telah diimplementasikannya kesepakatan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) sejak 31 Desember 2015 yang, salah satunya, adalah liberalisasi jasa keinsinyuran membuat PII menghadapi tantangan yang kian berat.  Dengan diberlakukannya UU No. 11/2014 tentang Keinsinyuran,  tentu akan meningkatkan peran PII dalam kemitraan dengan perguruan tinggi, industri, pemerintah dan hadir di masyarakat dengan mengupayakan solusi atas berbagai masalah, serta terus mengembangkan profesionalisme insinyur Indonesia, melakukan tatakelola organisasi yang akuntabel, Tantangan yang dihadapi tentulah haruslah disiasati secara tegas, lugas dan cerdas terlebih menghadapi persaingan lebih ketat dengan Insinyur-Insinyur dari luar negeri yang sangat berambisi untuk masuk dan berkiprah di Indonesia.

p3i-4

PII-5

“Jangan sampai dengan jumlah insinyur/satu juta jiwa yang lebih rendah dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya, kita kelak hanya jadi “penonton” ketika insinyur asing datang “menyerbu” negara kita. Untuk itu PII akan terus berusaha mengupayakan penumbuhan jumlah insinyur seiring kualitas kompetensi yang dimiliki dan disaat yang sama mendorong penambahan kebutuhan insinyur. Persatuan Insinyur Indonesia (PII), sebagai organisasi profesi insinyur berkewajiban untuk mempersiapkan tenaga-tenaga insinyur Indonesia agar lebih siap terjun ke dunia kerja secara professional mengikuti standar kompetensi yang dipersyaratkan,” tambahnya lagi.

sapri

Seusai Coffee break, kami lalu menerima materi mengenai Pengenalan Organisasi PII oleh Ir.Habibie Razak, MM,IPM, ASEAN Eng serta materi Kode Etik & Advokasi Profesi oleh Ir.Muh.Sapri Pamulu, M.Eng, PhD. Dalam presentasinya, M.Sapri Pamulu menjelaskan bahwa  Catur Karsa dan Sapta Dharma adalah Kode Etik yang menjadi prinsip landasan dan pedoman tuntunan bersikap dan ber perilaku bagi setiap Insinyur dalam melaksanakan Praktik Keinsinyuran dan PII sebagai organisasi profesi keinsinyuran bertugas memberi perlindungan dan advokasi bagi Anggota PII yang diduga terlibat pelanggaran kode etik dan standar praktik keinsinyuran.

“Sistem perlindungan Insinyur melalui Advokasi dan Asuransi Indemnitas Profesi (Professional Indemnity Insurance) berskala nasional dan internasional adalah salah satu agenda PII untuk segera direalisasikan dan diimplementasikan,”kata penyandang gelar Master in Engineering Project Management (VU Melbourne) serta Ph.D di bidang Manajemen Strategi di QUT Brisbane dan kini menjabat sebagai Management Strategist PT Wiratman Jakarta ini dengan mata berbinar.

01-05-15b-743x548 01-05-15a-730x567
Seusai makan siang materi selanjutnya dibawakan oleh Ir.Tjipto Kusumo, IPM dengan tema “Pengenalan Sistem Sertifikasi Insinyur Profesional dan Penjelasan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB)”. Pak Tjipto memaparkan Sertifikasi Insinyur Profesional PII melalui tiga jenjang yaitu: Insinyur Profesional Pratama (IPP) lalu Insinyur Profesional Madya (IPM)  dan Insinyur Profesional Utama (IPU).

pei-2

Program tersebut dilakukan lewat mekanisme rekognisi pembelajaran lampau yang mengidentifikasi rekam jejak pengalaman dan kompetensi Insinyur yang akan disertifikasi melalui Badan Kejuruan masing-masing. Sertifikasi dari PII ini sudah mendapat pengakuan internasional dari Australia & Selandia Baru, ASEAN Engineer dan APEC Engineer, serta pengakuan dalam negeri melalui UU No. 18 Tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi dan juga UU No. 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran.

pii ikrar

Pada kesempatan berikutnya tampil Ir.Rudy Purwondho,Msc, MBA, IPM yang juga merupakan Sekjen Badan Kejuruan Mesin (BKM) PII serta salah satu Majelis Penilai di BKM POO. Beliau menyajikan materi “Penjelasan Bakuan Kompetensi Insinyur Profesional”. Menurutnya, Bakuan kompetensi merupakan alat ukur Insinyur Profesional dimana bakuan ini dibagi menjadi dua bagian besar yakni unit kompetensi Wajib dan Pilihan. Bagi mereka yang ingin mengajukan sertifikasi harus mengisi FAIP (Form Aplikasi Insinyur Profesional) dengan menguraikan secara rinci urutan pengalaman berdasarkan rekognisi pembelajaran lampau.

Berdasarkan isian tersebut Majelis Penilai akan melakukan evaluasi dengan bobot yang telah ditentukan. Apabila score diatas 300 maka berhak atas sertifikasi IPP, jika diatas 3000 mendapatkan sertifikasi IPM dan untuk score diatas 6000 berhak mendapatkan sertikasi IPU. Khusus untuk pengajuan sertifikasi IPM dan IPU, Majelis Penilai akan melakukan wawancara verifikasi kepada kandidat berdasarkan FAIP yang diajukan. Diharapkan mulai pertengahan 2016, seluruh sarjana teknik diwajibkan untuk mengikuti sekolah kompetensi profesi untuk mendapatkan gelar Insinyur selama 6 bulan atau setara 24 SKS, setelah menjadi Sarjana Teknik. Dengan adanya pendidikan profesi ini diharapkan lulusan-lulusan program studi teknik memiliki daya saing yang tinggi, terutama dengan para lulusan luar negeri. Diharapkan, dengan adanya peningkatan kompetensi, peran insinyur pun dapat lebih ditingkatkan di industri nasional.

Ir.Ngadiyanto,SE.IPM yang juga adalah Wakil Direktur Eksekutif PII memberikan materi terakhir berupa penjelasan tatacara dan prakter pengisian FAIP. Kami diberikan contoh termasuk kiat-kiat mengisi form FAIP yang praktis namun memiliki “nilai jual” serta mampu “menggugah” Majelis Penilai. Rangkaian acara P3I berakhir pukul 17.00 sore dengan ditandai pembacaan ikrar Kode Etik Insinyur Indonesia yakni Catur Karsa (Prinsip-Prinsip Dasar) dan Sapta Dharma (Tujuh Tuntunan Sikap) oleh DR.Ir.Muhammad Rusman, Ketua PII Cabang Makassar dan diikuti oleh seluruh peserta. 

Related Posts
MAS JONRU, TERIMAKASIH…
Pagi ini, saat membuka halaman profil Facebook saya, pandangan mata mendadak terpaku pada dua buah foto yang men-"tag" nama saya. Dari sahabat blogger dan juga penulis hebat yang saya kagumi, ...
Posting Terkait
AMPROKAN BLOGGER 2011 (4): KECERDASAN EKOLOGIS DALAM PERSPEKTIF KEARIFAN LOKAL
"ari kita berkaca pada diri masing-masing, apakah kita semua sudah memiliki kecerdasan ekologis?" Sebuah pertanyaan menohok datang dari Emmy Hafild seorang "pendekar" wanita di bidang pelestarian lingkungan hidup saat membawakan presentasi ...
Posting Terkait
MY BLOGGING KALEIDOSKOP 2010
Januari 2010 Hari ini, Senin 25 Januari 2010, wajah saya yang imut, montok, menggemaskan dan bersahaja itu nongol di iklan Kompasiana di Harian Kompas. Ini adalah kali pertama saya bergaya — dengan ...
Posting Terkait
AMPROKAN BLOGGER 2010 (7) : EDUKASI DAN PENGALAMAN KUNCI PENERAPAN CYBERCITY
Di Hari terakhir Amprokan Blogger 2010, Minggu (7/3) para peserta terlihat tetap segar dan bersemangat. Rombongan peserta dari komunitas blogger daerah yang menginap di Asrama Haji Bekasi diangkut dengan satu ...
Posting Terkait
KOTA DELTAMAS, MENGEMAS HARMONI KAWASAN HUNIAN DAN INDUSTRI DENGAN CITARASA BERKELAS
 Kehijauan rerumputan pada gerbang masuk Kota Deltamas (sumber) ak jauh dari tempat saya bermukim di Cikarang, Kota Deltamas hadir dengan daya pikat tersendiri yang memukau. Tidak hanya karena kawasan kota mandiri ...
Posting Terkait
KECERIAAN RUMAH DENGAN WARNA WARNI CAT DULUX
ebuah “tradisi” yang selalu saya kenang dan pelihara hingga kini, sejak masih kecil hingga memiliki keluarga sendiri seperti sekarang adalah, mengecat rumah menjelang berakhirnya bulan Ramadhan. Saya masih ingat betul, ...
Posting Terkait
MEMPERKENALKAN : BLOG RIZKY DAN ALYA
Setelah membaca uraian di blog Ndoro Kakung dan Paman Tyo, saya akhirnya berhasil membuat blog buat kedua anak saya, Rizky dan Alya di Dagdigdug hosting gratisan ala Indonesia berbasis wordpress ...
Posting Terkait
BLOG DAENGBATTALA TERPILIH JADI NOMINASI BLOG TERBAIK KATEGORI BAHASA INDONESIA DI AJANG THE BOBS
Alhamdulillah, tadi malam, saat membuka email, saya menerima pemberitahuan dari panitia The Bobs (Best of Blogs)--sebuah ajang kompetisi blog bertaraf Internasional yang diselenggarakan oleh Deutsche Welle, radio internasional yang disiarkan ...
Posting Terkait
KETIKA RIZKY DAN ALYA NAIK PENTAS SENI GALAKSI
ebyar Aktifitas Lakon dan Kreatifitas Siswa (Galaksi) kembali digelar di SDIT An Nur Cikarang, Sabtu (29/3). Kedua anak saya Rizky (kelas 5) dan Alya (kelas 3) dengan antusias mengikuti kegiatan ...
Posting Terkait
Ustadz Syuhada Memimpin Pengajian
abtu malam, 9 April 2011, bertepatan dengan perayaan ulang tahun saya ke 41, kami sekeluarga berinisiatif melaksanakan pengajian/pembacaan surat Yaasin di rumah sebagai wujud rasa syukur, selain atas bertambahnya usia ...
Posting Terkait
MAS JONRU, TERIMAKASIH…
AMPROKAN BLOGGER 2011 (4): KECERDASAN EKOLOGIS DALAM PERSPEKTIF
MY BLOGGING KALEIDOSKOP 2010
AMPROKAN BLOGGER 2010 (7) : EDUKASI DAN PENGALAMAN
KOTA DELTAMAS, MENGEMAS HARMONI KAWASAN HUNIAN DAN INDUSTRI
KECERIAAN RUMAH DENGAN WARNA WARNI CAT DULUX
MEMPERKENALKAN : BLOG RIZKY DAN ALYA
BLOG DAENGBATTALA TERPILIH JADI NOMINASI BLOG TERBAIK KATEGORI
KETIKA RIZKY DAN ALYA NAIK PENTAS SENI GALAKSI
KEJUJURAN KUNCI KEBAHAGIAAN RUMAH TANGGA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *