ARMY OF THE THIEVES, AKSI PERAMPOK ULUNG DENGAN ROMANTIKA YANG MENYERTAINYA

Ada keasyikan sendiri saat menonton film Army of The Thieves yang baru saja tayang di platform streaming film Netflix. Prequel dari film Army of The Death ini benar-benar menawarkan tontonan yang menawan dan seru.

Film bergenre action ini membawa penonton larut dalam kisah petualangan para pencuri nekad, cerdas dan profesional membongkar rangkaian brankas yang super sulit dibuka buatan ahli kunci jenius legendaris.

Sutradara beken, Zack Snyder mengarahkan film aksi ini dengan menggandeng aktor asal Jerman Matthias Schweighöfer. Sebelumnya, Schweighöfer berperan sebagai Ludwig Dieter dalam film Army of the Dead. Mathias beradu akting dengan bintang Fast & Furious, Nathalie Emmanuel dan Guz Khan dari Man Like Mobeen.

Kisah ini dimulai dengan latar belakang 6 tahun sebelum kejadian serangan zombie yang mengerikan dalam film Army of The Death. Sebastian Schlencht-Wöhnert atau Ludwig Dieter (Matthias Schweighöfer) spesialis pembobol brankas yang kerap mengunggah video-videonya di Youtube, mendadak dihubungi oleh seorang wanita bernama Gwendoline (Nathalie Emmanuel).

Pencuri profesional itu mengajaknya melakukan aksi perampokan brankas, buatan ahli kunci terkemuka dan legendaris Hans Wagner, bersama teman-temannya yang lain.

Membobol tiga brankas di Prancis, Republik Ceko, dan Swiss yang dibuat sangat presisi dan susah dibuka itu menjadi sebuah kebanggaan dan gengsi tersendiri bagi Sebastian. Ajakan itupun dipenuhinya dengan antusias.

Wagner merupakan idola Sebastian. Pasca kematian istri dan anaknya secara tragis, ahli kunci itu kehilangan semangat hidup. Sebelum ajalnya dia memutuskan untuk membuat empat brankas yang akan sulit dibuka, yaitu Das Rheingold, Die Walküre, Siegfried, dan Götterdämmerung.

Aksi-aksi seru dan heboh mewarnai sepanjang film, tidak hanya konflik internal dan cinta dalam tim Gwendoline namun juga ambisi sang polisi interpol untuk menangkap para pembobol brankas yang cerdik dan tangkas itu.

Dengan tangan dingin Zack Snyder yang sukses mengarahkan film Wonder Woman, Justice League, Batman vs Superman dan Man of Steel, film Army of The Thieves menjadi sangat legit untuk ditonton. Mulai dari pemilihan artis hingga rangkaian adegan spektakuler diramu secara cermat, natural dan memukau.

Secara sinematis, film ini menampilkan gambar-gambar cantik nan artistik khususnya gedung-gedung tempat brankas legendaris berada sebelum dirampok juga pemandangan menawan pada beberapa lokasi eksotis di Eropa.

Koneksi dengan film selanjutnya (Army of the Dead) diperlihatkan di akhir film saat Scott Ward (Dave Bautista) dan Maria (Ana de la Reguera) menemui Sebastian untuk membuka brankas terakhir karya Wagner Götterdämmerung di Las Vegas, tempat para zombie merajalela*** 

Related Posts
FILM TANAH SURGA, KATANYA : IRONI KEBANGSAAN DALAM KEMELARATAN DI PERBATASAN
ari Minggu (26/8) kemarin, kami sekeluarga menyempatkan diri menonton film "Tanah Surga, Katanya" di Studio 4 XXI Mal Lippo Cikarang. Kedua anak saya sangat antusias ingin menonton film ini setelah ...
Posting Terkait
FILM 3 SRIKANDI : TENTANG MEREKA YANG MENYALAKAN NYALI
epat pada peringatan hari Kemerdekaan Indonesia ke-71,  saya mengajak isteri dan kedua anak saya menonton film "3 Srikandi" arahan sutradara dan juga rekan sesama blogger Iman Brotoseno. Seusai ananda Alya ...
Posting Terkait
“UNSTOPPABLE” : MENJINAKKAN “ULAR BESI” YANG TAK TERHENTIKAN
da begitu banyak ekspektasi besar berada di benak saya untuk penasaran menonton film”Unstopable” ini. Selain nama besar sang sutradara Tony Scott (Top Gun, Beverly Hills Cop II, Days of Thunder,Crimson ...
Posting Terkait
FILM “AMBILKAN BULAN”: MENGABADIKAN KENANGAN LAGU MASA KECIL
ejak pertama kali iklan film "Ambilkan Bulan" tayang di televisi, kedua anak saya, Rizky dan Alya sudah mematok tanggal kapan waktu menontonnya (film ini ditayangkan perdana di bioskop Indonesia, tanggal ...
Posting Terkait
FILM JENDRAL KANCIL : REFLEKSI CERIA ANAK MASA KINI
Hari Sabtu (7/7) lalu, kembali saya, istri dan kedua buah hati tercinta menonton film. Saya bersyukur pada masa liburan panjang anak-anak sekarang ada begitu banyak pilihan tontonan untuk mereka di ...
Posting Terkait
FILM DON’T LOOK UP: KISAH SATIRE JELANG KIAMAT KOMET
Jaringan TV streaming berbayar, Netflix, baru saja meluncurkan film anyarnya bertajuk "Don't Look Up". Film bertabur bintang ini dirilis di Indonesia, 24 Desember 2021 dan mendapatkan beragam pendapat. Disutradarai oleh Adam McKay ...
Posting Terkait
FILM INSIDE OUT : MENCERMATI “TINGKAH” LIMA TIPE PERASAAN
ari Sabtu (29/8) bersama si sulung Rizky, saya menonton film "Inside Out" di Studio 2 Cinemaxx Orange County Cikarang. Kebetulan disaat yang sama, istri dan putri bungsu saya Alya mengikuti ...
Posting Terkait
FILM BRANDAL-BRANDAL CILIWUNG : PATRIOTISME DALAM NUANSA KEBHINEKAAN
ejak iklan dan poster film ini ditayangkan bulan lalu, kedua anak saya, Rizky dan Alya sudah penasaran dan meminta saya untuk menyiapkan waktu bersama untuk menontonnya. Alhamdulillah, saat itu tiba ...
Posting Terkait
REVIEW FILM KETIKA MAS GAGAH PERGI : TENTANG KOMITMEN & KEPEDULIAN YANG TAK TERLERAI
ari Minggu siang, 31 Januari 2016 akhirnya niat saya untuk menonton film "Ketika Mas Gagah Pergi" (KMGP) kesampaian juga. Bersama keluarga tercinta saya menyaksikan film yang diangkat dari karya cerpen legendaris ...
Posting Terkait
FILM LOOPER : DILEMA KELAM MASA KINI DAN MASA DEPAN
aya selalu memiliki ekspektasi tinggi untuk menonton film-film yang dibintangi oleh aktor gaek Bruce Willis. Sejak terpukau menonton film-film aksinya dalam serial 'Die Hard", kehadiran lelaki yang selalu berkepala plontos ...
Posting Terkait
FILM TANAH SURGA, KATANYA : IRONI KEBANGSAAN DALAM
FILM 3 SRIKANDI : TENTANG MEREKA YANG MENYALAKAN
“UNSTOPPABLE” : MENJINAKKAN “ULAR BESI” YANG TAK TERHENTIKAN
FILM “AMBILKAN BULAN”: MENGABADIKAN KENANGAN LAGU MASA KECIL
FILM JENDRAL KANCIL : REFLEKSI CERIA ANAK MASA
FILM DON’T LOOK UP: KISAH SATIRE JELANG KIAMAT
FILM INSIDE OUT : MENCERMATI “TINGKAH” LIMA TIPE
FILM BRANDAL-BRANDAL CILIWUNG : PATRIOTISME DALAM NUANSA KEBHINEKAAN
REVIEW FILM KETIKA MAS GAGAH PERGI : TENTANG
FILM LOOPER : DILEMA KELAM MASA KINI DAN

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fourteen − 13 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.