Category Archives: Artikel

1 2 3 17

Online shopping

Perilaku belanja konsumen beberapa waktu terakhir ini kian bergeser menuju “online shopping” seiring kemudahan serta kecepatan akses internet yang semakin luas daya jangkaunya.  Maraknya promosi di media sosial membuat trend berbelanja online semakin populer dan digemari.Ada banyak pertimbangan seseorang memutuskan berbelanja secara online. Salah satunya adalah Praktis.

Dengan berbelanja secara online, lebih banyak waktu dan uang yang bisa dihemat . Tak perlu menghabiskan banyak waktu di jalan yang terkadang macet atau mesti mengeluarkan uang bensin dan parkir ketika membawa kendaraan pribadi. Namun berbeda dengan berbelanja online, cukup duduk manis, order di komputer atau mobile phone dan pesanan akan tiba. Bahkan, ada toko online yang memberikan jasa pelayanan antar barang secara gratis.

Read More…

app-si-jari-1Sebuah gebrakan anyar baru saja ditampilkan oleh iCar Asia Limited (ASX: ICQ), pemilik jaringan portal otomotif nomor 1 di ASEAN, dengan memperkenalkan fitur komunikasi life chat pada platform aplikasi salah satu jaringannya di Indonesia, Mobil 123. Lihat saja, hanya dalam seminggu sejak diluncurkan, platform tersebut telah mendapatkan tingkat adopsi yang kuat dari penjual dan pembeli, untuk saling berkomunikasi satu sama lain dengan teknologi chat. Disaat yang sama dengan rilis fitur chat ini, iCar Asia jugameluncurkan Dealer App baru, yakni aplikasi yang khusus dibuat untuk dealer mobil, yang memudahkan mereka untuk mengelola bisnis jual-beli mobil dari perangkat mobile mereka.
Read More…

fotoemas2Setelah mengikuti Road Blog Makassar tanggal 30 April 2016 silam yang diadakan oleh Excite Indonesia dimana saya bertindak sebagai moderator dan salah satu pembicaranya adalah Pak Nuril Islamiyah Kepala Pegadaian Kanwil XI Makassar, membuat saya terinspirasi untuk “beraksi”. Ya, “aksi” saya adalah segera membuka tabungan emas di wilayah tempat saya bermukim.

Di keluarga kami sebenarnya, “tradisi” menyimpan emas sudah merupakan sesuatu yang lazim. Istri saya sendiri telah melakoni aktifitas tersebut sejak 5 tahun silam dengan menyisihkan pendapatan yang kami peroleh setiap bulan lalu dibelikan emas di Pegadaian, baik dengan mekanisme cicilan maupun pembayaran tunai kemudian disimpan sebagai investasi emas kami . Namun dari penjelasan pak Nuril, saya mendapat pencerahan baru bahwa ternyata aktifitas menabung emas bisa dilakukan layaknya cara menabung di bank konvensional. Nasabah bisa membuka rekening tabungan dengan uang tunai minimal Rp.5.000 untuk investasi emas seberat emas 0,01 gram atau sesuai harga emas saat kali pertama buka tabungan. Mudah dan ringan sekali!

Read More…

2
Cuaca Jakarta terlihat begitu bersahabat saat saya tiba di Ranch Market Pondok Indah, Senin siang (21/11). Setelah beberapa hari sebelumnya kerap diguyur hujan menjelang petang, dalam acara peluncuran portal kesupermarket.com ini, langit Jakarta seakan ikut menyambut gembira. Setelah melakukan registrasi saya masuk ke salah satu ruangan di gerai supermarket ternama tersebut yang biasanya dipakai untuk acara-acara gathering komunitas dan cooking class. Saya bertemu dengan beberapa kawan-kawan blogger seperti mbak Ani Berta, mbak Dona, mbak Dewi dan mas Bowo. Kamipun saling bertukar kabar satu sama lain.

Read More…

14915238_10154662113178486_8377869643160940829_n
Adalah merupakan sebuah kebanggaan dan kehormatan tersendiri buat saya menjadi salah satu dari tiga juri yang menilai karya-karya rekan-rekan blogger yang mengikuti kegiatan Lomba Blog dalam rangka Indonesia Pearl Festival 2016. Selain senang karena mendampingi 2 juri yang cukup populer, mas Indra Jaya Piliang dan mbak Riyani Djangkaru, juga karena Lomba Blog ini baru pertama kali dilaksanakan setelah lima kali event serupa sebelumnya digelar .

Setidaknya dengan diadakannya lomba blog ini menunjukkan apresiasi serta perhatian Kementerian Kelautan dan Perikanan pada dunia blog dengan merangkum tanggapan, opini, saran, kritik dan harapan warga khususnya para blogger pada penyelenggaraan Indonesia Pearl Festival 2016.

14947893_10154677225843486_8306959103500459425_n

Saat ini, blog merupakan salah satu wahana untuk berbagi informasi dan ekspresi yang ditampilkan di internet secara kolegial dan cenderung menggunakan pendekatan personal dalam penyajiannya. Berbeda dengan media “mainstream”, blog memiliki keunggulan dengan fasilitas komentar dan telusur balik dan melalui keunggulan itu, penulis maupun pembaca bisa saling berdiskusi dan berdialog secara interaktif. Di Indonesia, peningkatan penggunaan blog sudah sangat signifikan bahkan sejumlah blogger menggagas kehadiran komunitas sendiri berbasis daerah maupun minat masing-masing.

Dari 111 karya yang saya nilai, hampir semuanya menyajikan ulasan memikat terkait tema “Menyibak Tabir Mutiara Laut Selatan Indonesia”. Beberapa diantaranya menyampaikan data dan fakta yang impresif serta faktual terkait eksistensi Mutiara Laut Selatan Indonesia yang telah dikenal luas oleh dunia. Yang menarik adalah, para blogger menulis dengan perspektif pendapat mereka sendiri termasuk bahkan memasukkan unsur-unsur cerita kenangan yang pernah mereka alami dengan Mutiara. Para blogger meracik materi yang mereka miliki tersebut dan diperkaya dengan foto serta infografis yang menawan.

Saya dan para juri yang lain tentu memiliki subyektifitas masing-masing dalam menilai karya blogger yang masuk. Apapun hasil yang dicapai dari lomba blog ini, buat saya merupakan sebuah langkah maju bagi penyelenggaraan tahunan Indonesia Pearl Festival yang melibatkan blogger untuk melakukan sosialisasi dengan segmentasi lebih luas. Masyarakat akan lebih banyak tahu mengenai potensi mutiara Indonesia serta prospek pengembangannya di masa datang.

Saya berharap pada event Indonesia Pearl Festival selanjutnya—juga kegiatan Kementerian Kelautan dan Perikanan Indonesia lainnya—“tradisi” Lomba Blog tetap diadakan dan “dilestarikan”. Kita perlu banyak mendengar opini dan pendapat masyarakat yang disebarluaskan melalui media internet lewat tulisan-tulisan para blogger.

Sukses untuk Indonesia Pearls Festival 2016!

ulasfilmTepat tanggal 1 November 2016, saya meluncurkan blog baru di alamat http://ulasfilm.id. Ini adalah blog perdana saya berdomain .id, sebagai salah satu komitmen untuk menggunakan domain website Indonesia untuk menyebarkan konten-konten positif sekaligus mendokumentasikan tulisan-tulisan resensi film saya secara spesifik yang semula saya posting di blog ini dengan kategori “Resensi”.

Semoga kehadiran blog ini kian memeriahkan kancah dunia blog di Indonesia. Yuuk, mampir yaa..  🙂

madura28Saya masih selalu terkenang-kenang perjalanan wisata budaya “Mahakarya Indonesia” ke Madura 3 tahun silam. Salah satunya adalah ketika mengunjungi pengrajin batik gentongan Zulfah Batik di Tanjung Bumi, Bangkalan. Waktu itu, rombongan kami diterima dengan ramah langsung oleh sang pemilik Zulfah Batik, Pak Alim ditemani sang isteri tercinta, di sebuah paviliun yang menjadi semacam ruang pamer batik, tak jauh dari rumah induk yang lumayan megah. Beliau kemudian menjelaskan bahwa budaya membatik merupakan warisan leluhur yang diturunkan secara turun temurun, dari generasi ke generasi. Tanjung Bumi terletak di pesisir pantai, mempunyai sejarah yang lekat dengan perkembangan batik itu sendiri. Dahulu, sambil menunggu sang suami pulang berlayar ke negeri yang jauh, para perempuan Tanjung Bumi menghabiskan waktu luangnya dengan membatik.

Read More…

I dream big words on blackboard with colorful alphabets.Merencanakan sesuatu secara matang di awal, senantiasa menjadi pertimbangan saya sebelum melaksanakan sesuatu pekerjaan. Tidak sekedar sebagai sebuah upaya antisipasi, tetapi buat saya ini menjadi langkah preventif agar tak terjadi kesalahan fatal akibat kekeliruan perhitungan utamanya kesalahan dalam memilih prioritas. Termasuk dalam soal menabung.

Saya mempercayakan BNI Taplus sebagai Bank tempat saya untuk menabung dan menyimpan investasi saya sejak 2 tahun silam karena Profesionalitas para pengelolanya yang sangat mengesankan. Melalui kreativitas, diversifikasi dan inovasi produk Perbankan yang ditawarkan kepada nasabah benar-benar telah menyentuh dalam pada aspek kebutuhan masyarakat sesungguhnya. Implikasinya adalah, menabung sekaligus mendapatkan nilai tambah yang atraktif dari setiap transaksi yang dilakukan.

Read More…

1620559skkhess-unjungpangkah-jatim-1204-46-780x390780x390-57dd2f264df9fd554a5c8a7c

“Investasi Hulu Migas kita sudah diambang kehancuran,” demikian keluh kawan saya, seorang praktisi migas dalam sebuah diskusi di sebuah gerai kopi di Cilandak. Tatap matanya terlihat suram, sembari menyeruput kopi cappuccinonya yang hampir tandas, ia mengangkut bahu dan menunjukkan raut muka kecewa.

“Harus ada langkah-langkah yang drastis, progresif dan berani dari para pemangku kepentingan di negeri ini agar industri hulu migas kita kembali bergairah. Kalau tidak, maka tunggu saja, ketidakpastian berusaha pasca harga minyak dunia turun drastis kian mendorong industri hulu migas kita makin tak berdaya ,”tukasnya lantang dan bersemangat.

Saya mencermati perbincangan tersebut dan mencoba melihat lebih jernih situasi aktual sesungguhnya investasi di sektor industri hulu migas nasional. Jika iklim investasi industri hulu migas tidak dijaga secara kondusif, maka negeri ini akan mengalami derita darurat energi yang makin parah.

Antisipasi Darurat Energi

Saya tiba-tiba teringat pernyataan mantan wakil ketua BP Migas DR Abdul Muin pada kesempatan acara Focus Group Discussion bidang energi yang diadakan oleh IKA Unhas Jabodetabek 2 tahun silam di ruang Agung Business Center Hotel Sultan .  Dengan lugas beliau menyajikan sejumlah fakta krisis energi yang telah menghadang dunia dan Indonesia didepan mata.

“Darurat energi sudah dekat. Ketersediaan Migas kita kian menipis, Dengan Kondisi Produksi Minyak yang terus menurun secara permanen, sementara Konsumsi Minyak terus meningkat, maka Defisit Pasokan Minyak akan semakin melebar sehingga kontribusi Defisit Anggaran dari Impor Minyak akan semakin membengkak dari sekitar 29 Milyar US Dollars (2015) menjadi sekitar 68,7 Milyar US Dollars (2025),”kata beliau dengan nada prihatin.

“Kondisi Krisis Minyak ini akan semakin diperparah oleh beban Subsidi BBM dan Listrik yang juga terus meningkat. Apakah Kebijakan SubsidiI ini akan dipertahankan? Ketahanan Energi kita sudah terancam! Menimbulkan “multiplier effect” terhadap Kondisi Ekonomi, Sosial Politik dan Ketahanan Nasional secara menyeluruh kedepan”, tambah praktisi migas yang memiliki pengalaman birokrasi dan Internasional, serta pernah bertugas di OPEC ini.

“Situasi tersebut”, imbuh pria yang sebagian besar rambutnya sudah memutih ini,”tidak berlangsung seketika. Faktor fundamental sebagai penyebab dari situasi tersebut antara lain, yang pertama, selama beberapa dekade ini Indonesia tidak memiliki Kebijakan Pengelolaan Energi Strategis yang komprehensif dan terpadu. Yang kedua, tidak adanya suatu Perencanaan Jangka Panjang yang memadai, workable, konsisten berkelanjutan dan berimbang dengan kepentingan publik lainnya dan yang ketiga Kebijakan dari berbagai Departemen masih bersifat sektoral, terlalu berorientasi kepada target jangka pendek, tumpang tindih dan lemah koordinasinya”.

Setelah menghela nafas panjang, DR.Abdul Muin menyatakan, “Upaya untuk mengatasi Subsidi dan Krisis BBM saja akan semakin berat kedepan (dan akan dihadapi oleh Kabinet siapapun) sementara opsi solusi tentunya akan sangat membebani rakyat banyak, dan akan menjadi kebijakan yang tidak “Populer”.

Dalam Situasi “Krisis”, Keberanian untuk mengambil keputusan yang tegas (sekalipun tidak populer) akan dapat dimaklumi rakyat banyak apabila dibarengi dengan sikap Keprihatinan (Penghematan Anggaran, Efisiensi Konsumsi dll) serta tekad dan contoh keteladanan dari para Elite Pemerintah & Politisi untuk memberantas Korupsi dan Tekad berbenah”.

Investasi Hulu Migas kian terasa urgensinya pada situasi menghadapi krisis energi saat ini.  Namun sayangnya, sebagaimana diungkap oleh Kepala Humas SKK Migas, Taslim Z. Yunus dari tautan Kompas.com, iklim investasi yang tidak ramah di sektor hulu migas terlihat dari kurangnya penemuan cadangan baru yang signifikan. Padahal, tanpa adanya penemuan cadangan baru dalam skala besar, Indonesia dibayangi gangguan kemandirian energi.

1110460skk-migas-780x390780x390-57dd2aaf969373316d2c783e

Iklim investasi yang kurang kondusif juga terlihat dari rendahnya minat investor mengikuti lelang wilayah kerja (WK) migas yang dilakukan pemerintah setiap tahun. Penawaran 8 WK migas di 2015 tidak berhasil menetapkan pemenang. Lelang yang tidak laku menunjukkan Indonesia kurang atraktif bagi investor. Indikator lain terlihat dari lamanya jeda waktu antara penemuan cadangan sampai dengan produksi. Dari tahun ke tahun, jeda waktu antara penemuan cadangan dengan produksi semakin lama, yakni antara 8-26 tahun.

“Sebagai contoh, Blok Cepu ditemukan pada 2001, namun puncak produksi baru pada 2016,” kata Taslim.

Solusi Progresif

Menyikapi kondisi aktual yang ada, berbagai solusi progresif ditawarkan. Memperbaiki  iklim usaha eksplorasi migas seperti dengan meninjau dan menghapuskan izin, pengawasan, serta pajak bumi dan bangunan yang tidak masuk akal misalnya merupakan solusi dari sisi regulasi. Pemerintah sepatutnya memberi ruang yang lebih leluasa bagi perusahaan-perusahaan lokal Indonesia untuk berkontribusi secara aktif mendukung sektor migas nasional melalui kemudahan dan simplifikasi  regulasi birokrasi yang lebih ringkas serta praktis. Simplifikasi perizinan menjadi hal yang sangat penting diperhatikan untuk menjamin kelancaran proses eksplorasi.

Guna mewujudkan rencana tersebut, tentunya diharapkan koordinasi dan sinergi yang strategis antar semua pemangku kepentingan dibidang migas Melakukan review terhadap kegiatan penginderaan (seismik) yang telah ada menjadi solusi teknis yang bisa dilakukan. Penginderaan tambahan di lokasi-lokasi baru maupun reinpretasi hasil-hasil penginderaan sebelumnya dilakukan secara masif dan terukur. Keduanya mensyaratkan penggunaan teknologi terkini untuk memperbesar kemungkinan keberhasilan pada masa eksplorasi/produksi. Hasil kegiatan ini harus senantiasa divalidasi secara cermat khususnya untuk memprediksi potensinya di masa depan. Selain itu rela mengandalkan modal asing dengan skema sharing risk dan sharing benefit bisa menjadi pilihan strategis. Persepsi nasionalisme yang sempit justru akan tidak banyak menolong ketika industri hulu migas dibangun dengan kekuatan modal besar.

Sementara itu, disaat yang sama investasi Pertamina didalam wilayah kerjanya harus diintensifkan dengan dana dari Pertamina sendiri baik internal maupun obligasi. Dana dengan memanfaatkan penundaan pembagian deviden juga layak dipertimbangkan. Pengambil alihan WKP yang dikelola oleh PSC (Production Sharing Contractor) asing dilakukan secara bertahap dan taktis sejak 3-5 tahun sebelum masa pengelolaan berakhir.

Hal ini untuk menghindari resiko biaya dan penguasaan teknologi utamanya untuk perawatan dan pemahaman operasi. Pertamina harus segera menggunakan teknologi EOR secara masif dan memastikan bahwa  Peralatan produksinya harus selalu prima, dilain pihak Kemampuan analisis G&G Pertamina harus ditingkatkan serta Sisipan SDM professional dari pasar untuk mempercepat peningkatan mutu SDM Pertamina.

1112260skkmigas-infografis1-780x390780x390-57dd2ea9d69373f84a995f37Mendukung kegiatan eksplorasi untuk menambah cadangan dengan cara memberikan insentif dan perbaikan tata kelola migas, terutama yang mendorong kegiatan-kegiatan eksplorasi di daerah frontier dan berisiko tinggi perlu dilakukan. Keberpihakan pemerintah dalam penyediaan teknologi terkini serta permodalan dalam manufacturing lokal dan lahan untuk berdirinya sentra-sentra fabrikasi yang bisa menyaingi kemampuan fabrikasi di Korea maupun Singapore harus disokong bersama dari seluruh stake holder di bidang investasi hulu migas.

Disarankan pula agar Pertamina membentuk unit keahlian khusus untuk management proyek yang beraksentuasi pada aktivitas perancangan dan pelaksanaan proyek yang lebih baik/cepat dan berakuntibilitas tinggi. Tenaga ahli untuk ini harus dari tenaga ahli nasional mengingat kemampuan merancang/melaksanakan proyek migas nasional dari skala kecil hingga skala besar dan lebih kompleks melibatkan tenaga ahli nasional. Standar acuan pelaksanaan proyek yang khas Pertamina harus dihasilkan pada tahap pertama pembentukan unit khusus tersebut.Dengan pembentukan unit/divisi khusus ini diharapkan Pertamina dapat menghasilkan proyek-proyek yang berkualitas, tepat waktu, tepat sasaran dan efiesien dalam pembiayaan.

Penerapan e-commerce untuk produk-produk barang/jasa yang sudah teruji akan mempercepat proses pengadaan di bidang migas dan mereduksi potensi kolusi dalam proyek pengadaan. Di saat yang sama tentunya ini akan membantu produk-produk lokal.  Selain itu upaya transparansi tata kelola migas baik regulator maupun operator harus dilaksanakan untuk menghindari kerugian yang lebih besar. Meretas Harapan Saya melihat masih ada kesempatan buat kita untuk meretas harapan dalam investasi hulu migas nasional dengan merujuk uraian yang sudah saya sampaikan sebelumnya.  Bahkan, berdasarkan informasi yang dipaparkan disini , Tahun ini pemerintah kembali menawarkan wilayah kerja minyak dan gas bumi  (WK migas). Sebanyak 15 WK migas ditawarkan melalui lelang yang diumumkan akhir Mei lalu. Di tengah krisis harga minyak, konsep baru ini diharapkan dapat menarik investor melakukan eksplorasi di Indonesia.

Pada saat mengumumkan lelang, Direktur Pembinaan Usaha Hulu Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Djoko Siswanto mengatakan konsep baru memungkinkan investor mengajukan penawaran bagi hasil migas (split) dan nilai minimal bonus tanda tangan (signature bonus). Sebelumnya, pemerintah menetapkan split dan nilai minimal signature bonus yang sudah pasti. Sedangkan pada konsep baru, pemerintah terlebih dahulu menyusun perkiraan tingkat keekonomian (owner estimate) yang diinginkan.

Selanjutnya, investor yang berminat dapat mengajukan penawaran split dan signature bonus yang terbaik menurut mereka. Pemerintah akan memilih penawaran terbaik dengan mengacu pada batasan owner estimate yang telah ditetapkan. Model investasi hulu migas dengan konsep anyar ini setidaknya menerbitkan harapan baru karena Skema ini mengoptimalkan penerimaan negara sekaligus melindungi negara dari risiko bisnis hulu migas. Pada situasi penuh ketidakpastian sekarang, memang dibutuhkan strategi yang lebih cerdas dan tepat dalam hal investasi di bidang hulu migas.

Tak salah apa yang diungkapkan oleh Lou Gerstner, orang yang berhasil melakukan corporate turnaround pada IBM ketika perusahaan itu mengalami krisis. Ia mengatakan “Transformation of an enterprise begins with a sense of crisis or urgency” . Perubahan lanskap bisnis yang tidak menentu seyogyanya mendorong kita untuk lebih kreatif mengidentifikasi persoalan dan mencari solusi yang cerdas, terukur serta menguntungkan agar tidak jatuh terpuruk lebih dalam. Ini jauh lebih berarti ketimbang terus mengeluh seakan tak ada jalan keluar dari setiap masalah yang dihadapi.

 

13606708_10154303853488486_2772341003600163124_nSatukan Langkah..

Rentangkan Cita..

Kita Membangun Nusa dan Bangsa..

Dibawah Panji Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin..

Demikian penggalan lagu mars Teknik Unhas yang dinyanyikan penuh semangat sembari mengepalkan tangan ke atas oleh sekitar 1000 orang alumni Fakultas Teknik Unhas yang berasal dari berbagai Angkatan dan Jurusan yang hadir dalam acara “Rindu Kampuz” di tepi danau kampus Unhas Tamalanrea, Minggu (10/7). Saya yang berada di tengah-tengah euforia itu mendadak terharu dan ikut menyanyikan lagu yang pertama kali saya kenal saat mengikuti OPSPEk 1989 tersebut dengan gegap gempita.

Read More…

1 2 3 17
February 2017
M T W T F S S
« Dec    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728  

Profil di LinkedIn

Arsip

My Karaoke @ SoundCloud

Kicauanku di Twitter

Iklan

Creative Commons License

Lisensi Creative Commons
ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 3.0 Tanpa Adaptasi. Silakan anda mengambil atau mengutip sebagian maupun seluruh isi blog ini asalkan jangan lupa mencantumkan sumber asli tulisannya. Terimakasih atas pengertian anda

My Instagram

Good Reads Book Shelf

Amril's books

Nge-blog Dengan Hati
3 of 5 stars
Blogisme ala Ndoro Kakung Judul Buku : Ngeblog Dengan Hati Penulis : Wicaksono “Ndoro Kakung” Editor : Windy Ariestanty Penerbit : Gagas Media, Terbitan : Cetakan pertama, 2009 Jumlah Halaman : 142 Di ranah blog Indonesia, nama N...

goodreads.com

Page Rank Checker

Free Page Rank Tool Pagerankchecker.com — Check your Pagerank Website reputation
Alexa rank,Pagerank and website worth
Powered by WebStatsDomain
Blog

Live Traffic Feed

badge