Category Archives: Intermezzo

1 2 3 5

inside-out61

Hari Sabtu (29/8) bersama si sulung Rizky, saya menonton film “Inside Out” di Studio 2 Cinemaxx Orange County Cikarang. Kebetulan disaat yang sama, istri dan putri bungsu saya Alya mengikuti study tour SDIT An Nur ke Bandung, keduanya pun menyatakan tidak tertarik menonton film ini. Berbeda dengan Rizky, sejak menonton tayangan iklan film yang mulai ditayangkan di Indonesia tanggal 19 Agustus tersebut di televisi, ia sudah “mengincar”-nya dan penasaran untuk nonton. Pukul 14.30 siang, kami berdua sudah duduk manis di bangku bioskop nomor B 9 dan B10 yang sudah saya pesan lebih dulu lewat layanan order tiket online Cinemaxx.
Read More…

pilrt-4Sebagai sebuah “jabatan bernuansa sosial dan pengabdian” menjadi Ketua RT adalah sebuah dedikasi yang layak diapresiasi. Terlebih bila jabatan tersebut tidak memperoleh honor dan kerap kali jadi “sasaran tembak” omelan bagi para warga (khususnya ibu-ibu saat lomba 17-an). Tak heran bila saat suksesi pemilihan RT terutama dilingkungan saya bermukim (RT 02/RW 10 Perumahan Cikarang Baru Kota Jababeka), berlangsung nyaris tanpa banyak gejolak politis berarti. Aman, tenang dan terkendali.

Seharusnya pemilihan ketua RT periode baru berlangsung bulan April 2009, namun karena disaat yang sama RT kami menjadi tuan rumah Lomba 17-an tingkat RW, akhirnya ditunda hingga bulan November. Minggu lalu, seharusnya prosesi pemilihan bisa dilangsungkan, namun mengingat warga yang datang tidak mencapai target (50% + 1) akhirnya disepakati hanya sampai membentuk Panitia Pemilihan RT saja. Patut diprihatinkan memang kepedulian warga relatif kecil sehingga dari total warga RT 02 sebanyak 140 KK (hmm..ini sebenarnya sudah bisa buat satu RW 🙂 ) ketika itu yang hadir hanya 32 orang.

Ketua Komisi Pemilihan Ketua RT (KPKRT), sesepuh RT 02, Pak Ismail didampingi 4 anggotanya yang terdiri atas mantan RT 02 memutuskan untuk menunda proses pemilihan RT ke tanggal 7 November 2009 dengan meminta pengurus RT mengedarkan undangan plus meminta tanda tangan warga di buku ekspedisi sebagai refleksi kesediaan mereka menerima hasil keputusan rapat tanggal 7 November 2009, meski tidak hadir.

Read More…

Suasana lingkungan kediaman kami di Jalan Antilop V Blok H3 dan I1 Kota Jababeka Perumahan Cikarang Baru begitu semarak tadi malam Sabtu (15/8) yang melaksanakan acara Syukuran Kemerdekaan RI ke 64 sekaligus ramah tamah menjelang Ramadhan. Kegiatan yang dilaksanakan di tengah jalan selebar 5 meter dimana 2 blok rumah berhadapan itu berada, sejak pukul 19.30 sudah dipenuhi oleh anak-anak Balita bermain-main. Jalan di Lingkungan rumah kami–untungnya–bukanlah jalan umum, karena berada dalam satu Cluster khusus sehingga relatif aman dan tidak akan mengganggu arus lalu lintas kendaraan.

Saya bersama beberapa orang bapak-bapak tetangga lain menyiapkan tambahan lampu penerang jalan, menggelar tikar,memasang TV 29″ dan sound system. Istri saya beserta ibu-ibu lain bergotong royong menyiapkan hidangan makan malam bersama. Yang istimewa adalah hidangan makan malam ini disiapkan secara “potluck” atau masing-masing rumah tangga membawa sumbangan makanan khas masing-masing dan digabungkan dalam satu meja besar di garasi Pak Ivan yang sekaligus akan menjadi tempat mengambil hidangan makan malam.

Di hamparan tikar disediakan kue-kue dan gorengan buat warga yang hadir dalam acara tersebut.

Read More…

Kreativitas bisa muncul dari mana saja.

Setidaknya begitulah salah satu fenomena yang mencuat dari diskusi intens di mailing list blogger Makassar Anging Mammiri yang membahas soal penayangan poster-poster caleg (calon legislatif) yang begitu marak terpasang di berbagai ruang publik. Ada yang lucu menggelikan, unik, menggemaskan bahkan memprihatinkan. Semuanya dilakukan dalam rangka menarik minat dan perhatian para konstituen agar mencontreng caleg yang bersangkutan.

Cobalah anda tengok iklan poster caleg di situs Facebook Jangan Bikin Malu 2009 yang sangat ekspresif  dan kerapkali mengundang gelak tawa. Kreatifitas para caleg menampilkan pose diri dengan berbagai gaya narsis bahkan jika perlu menyandingkan diri dengan tokoh beken seperti David Beckham atau Obama demi menarik perhatian para pemilih,  malah menjadi inspirasi bagi beberapa rekan blogger Makassar untuk memodifikasi foto yang mereka miliki menjadi sebentuk iklan poster caleg yang membetot perhatian. Mari kita simak satu-satu:

Read More…

alya-gayaHari libur di Sabtu dan Minggu merupakan waktu terbaik bagi saya untuk mendekatkan diri bersama keluarga, orang-orang yang saya cintai. Rasanya ini adalah saat yang tepat untuk “membayar utang” waktu meninggalkan mereka selama 5 hari kerja, karena, tiap hari, saya mesti berangkat pagi dari rumah sekitar pukul 06.30 dan tiba kembali pukul 20.00 WIB.

Di kedua hari spesial itu kami sengaja meminta Bibi pembantu untuk libur saja (biasanya ia datang jam 06.00 pagi, pulang jam 15.00 sore) dan membiarkan saya serta istri bahu membahu mengerjakan tugas-tugas rumah tangga. Seperti Sabtu lalu (24/1), dimana saya mesti melakoni tugas sebagai “Papi Sitter” karena kebetulan dihari yang sama, istri saya akan menghadiri Pengajian bersama Majelis Taklim yang diikutinya. Sepanjang itu kegiatan yang positif dan mencerahkan saya sangat mendukung segala aktifitas istri saya.

Pagi itu, setelah mengantar si bungsu Alya ke sekolah dengan motor, istri saya pamit untuk mengikuti acara.
“Jangan khawatir, hidangan makan siang sudah saya siapkan. Paling cuma nyuci baju dikit, menyapu rumah dan ngepel. Hati-hati ya jaga anak-anak,” kata istri saya pamitan seraya mencium tangan saya.

“Beres deh, percayakan saja semuanya pada Papi Sitter yang ganteng ini!,” sahut saya berseloroh. Istri saya tersenyum dan tak lama kemudian ia berlalu menuju gerbang rumah.

Read More…

Pada Hari kedua acara Wordcamp Indonesia di Erasmus Huis Hari Minggu tanggal 18 Januari 2009, usai makan siang, secara spesial ditampilkan Zarro & Friend’s yang menyanyikan lagu-lagu beraliran Brazilian Jazz selama 30 menit. Sang penggagas WordPress Matt Mullenbeg yang juga sangat menyukai musik Jazz bersama-sama para peserta Wordcamp menikmati penampilan memukau Zarro pada gitar dan kawannya pada Organ.

Lagu-lagu berirama Brazillian Jazz yang lembut dan mengelus batin betul-betul mempesona kami semua para peserta Wordcamp.

Pada video diatas ditampilkan Zarro and Friends menyanyikan lagu legendaris alm.Chrisye berjudul Juwita. Mohon maaf sebelumnya bila proses perekamannya tidak maksimal karena hanya menggunakan kamera digital biasa, penerangan apa adanya (karena memang lampu dimatikan) serta hmmm..jangan kaget bila ada interferensi suara cempreng fals ditengah-tengah ikut nimbrung (itu memang adalah suara saya dan beberapa kawan peserta Wordcamp yang ikut nyanyi bareng )

Moga-moga “oleh-oleh” sederhana ini bisa memuaskan anda.

Nah..Mau Nyanyi Bareng?

Ini saya sertakan teks-nya:

Juwita

By Chrisye

Selembut kurasakan tatapan rembulan

Kau dewiku bintang kejora

Tiada lagi cahaya kudamba

Mengusik kalbu dalam pesona

Seindah panorama bak lembayung senja

Kala hati dimabuk cinta

Kudibuat asmaradahana

Bagai legenda Rama dan Shinta

Reff:

Engkau juwita bagai bunga

Mahligai rama-rama

Pelita hati, penyuluh hidupku

Kehangatan menyatu

Tiada kata semanis madu

Kan hasrat menuju cita bahagia

Ini foto saya berdua dengan Matt Mullenweg sang perintis layanan blog engine WordPress, yang masih muda, cerdas, kaya dan rendah hati yang diambil kemarin sore (Minggu,18/1) pada sesi terakhir acara Wordcamp Indonesia di Erasmus Huis Kuningan Jakarta.

Beda-beda tipis kan’ guantengnya?…hehehe

Saya sudah memiliki reputasi tersendiri sebagai seorang tukang jahil.

Waktu masih sekolah dulu, beberapa kali saya melakukan aksi-aksi usil yang menyebabkan seseorang jadi korban. Tapi kadang-kadang juga justru malah saya yang kena batunya. Seperti ketika saya dengan jahilnya mengikat rambut kawan saya di SMP dulu tapi malah akhirnya jidat saya kena lemparan kapur tulis dari Ibu Guru.

Untunglah belakangan ini, setelah berkeluarga dan punya anak, saya sudah mulai (sedikit) insyaf. Saya katakan “sedikit” karena sebenarnya masih ada juga sih beberapa kelakuan usil yang pernah saya lakukan. Antara lain seperti yang pernah saya ceritakan disini dan yang paling akhir sewaktu kejadian dengan lelaki gemulai di salon bulan lalu.

Memang, seiring umur kian bertambah, seharusnya kita memang makin insyaf dan tidak berbuat usil serta menzalimi orang lain. Kalaupun keusilan itu dilakukan mesti yang membawa manfaat dan hikmah bagi yang bersangkutan (hehehe..emangnya ada usil yang bermanfaat ya? )

Entah sudah beberapa kali saya menerima SMS-SMS yang menyatakan saya telah menjadi pemenang dari sebuah undian. Hadiahnya bisa berupa mobil atau uang tunai. Saya tahu itu SMS tipu-tipu. Beberapa kali saya tidak pernah menggubrisnya. Malah langsung menghapusnya dari “incoming SMS” di handphone.

Beberapa kali pula saya iseng membalas SMS itu antara lain menyatakan , misalnya : “Anda juga beruntung karena anda baru saja mengirim SMS kepada saya Direktur Excelcomindo, saya akan lacak nomor anda dan melaporkannya ke Polisi” atau “Maaf, Sesama Tukang Tipu Jangan Coba Main Tipu”. Biasanya tak akan ada tanggapan balik dari mereka.

Saya pun ikut cuek dan hidup pun terus mengalir. Seperti biasa.

Setelah membaca di media bahwa ternyata banyak juga yang jadi korban dari SMS-SMS tipu-tipu itu, sayapun jadi gregetan. Pengen juga rasanya memberikan “pelajaran” pada para penipu itu. Alhasil, sekitar 3 tahun silam, sayapun melakukannya. Saat sedang makan siang dikantor, sebuah SMS masuk ke handphone saya dengan huruf kapital semua. “SELAMAT, ANDA BERHASIL MEMENANGKAN HADIAH UNDIAN 1 UNIT MOBIL KIJANG INNOVA TERBARU PADA ACARA GEBYAR PRO-XL 2004. SILAKAN HUBUNGI NOMOR 021-XXXXXX UNTUK KONFIRMASI”.

Seketika, penyakit usil saya kumat.

Read More…

SAYA tidak tahu, apakah anak saya telah mengalami sebuah indoktrinasi sistematis dari Mr.T tokoh bertubuh kekar yang–ironisnya– takut naik pesawat, sampai-sampai sang rekan Murdock mesti membiusnya dulu sebelum dibawa terbang (tokoh ini diperankan oleh B.A.Baracus dalam serial televisi terkenal The A-Team).

Awalnya ketika kami sekeluarga berencana pulang ke kampung halaman istri saya di Yogya. Untuk alasan efisiensi waktu, saya sudah menetapkan agar kami sekeluarga mudik kesana dengan menggunakan pesawat terbang. Saya bahkan sudah mengontak travel agent langganan kantor saya untuk memesan tiket. Namun saat rencana itu saya ungkapkan, anak tertua saya, Rizky, ia tiba-tiba berseru kencang : “Aku tidak mau naik pesaawaaat! Takut Jatuh! Pokoknya tidak mauuu!!”.

Saya terperangah.

Dan saya makin tersentak kaget, ketika si bungsu putri kecil saya, Alya ikut-ikutan nyeletuk dengan suara cadelnya, “Aku juga gak mauu naik pecawat ! Takut Jatuh!”.

Saya menepuk jidat. Istri saya menelan ludah. Kami tercekam dalam kesunyian.

Peristiwa kecelakaan beruntun yang menimpa beberapa penerbangan di Indonesia, rupanya menjadi pangkal semua itu. Ada tragedi jatuhnya pesawat ADAM AIR di Perairan Majene dan peristiwa terbakarnya pesawat Garuda Indonesia saat mendarat di Bandara Adisucupto yang menjadi referensi seram bagi kedua anak saya untuk anti naik pesawat terbang.

Tayangan televisi yang memberitakan peristiwa tersebut dan kerap memberikan pemandangan dramatis menambah ketakutan kedua anak saya.

Menurut istri saya, ketika menonton tayangan peristiwa terbakarnya pesawat Garuda di Bandara Adisucipto dan ada adegan seseorang memapah korban berlumur darah dari pesawat naas itu, kedua anak saya spontan menutup mata dengan kedua tangannya. Saya sempat menegur istri saya agar tidak mengarahkan kedua anak saya menonton tayangan “horor” di televisi. Tapi apa daya, hampir semua stasiun TV menayangkan kejadian itu dan meskipun televisi kami matikan, media non televisi lainnya seperti suratkabar (dimana saya berlangganan 2 suratkabar harian) ikut memberitakan peristiwa tragis tersebut.

Read More…

1 2 3 5
July 2017
M T W T F S S
« Jun    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Profil di LinkedIn

Arsip

My Karaoke @ SoundCloud

Kicauanku di Twitter

Creative Commons License

Lisensi Creative Commons
ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 3.0 Tanpa Adaptasi. Silakan anda mengambil atau mengutip sebagian maupun seluruh isi blog ini asalkan jangan lupa mencantumkan sumber asli tulisannya. Terimakasih atas pengertian anda

Recent Comments

    My Instagram

    Good Reads Book Shelf

    Amril's books

    Nge-blog Dengan Hati
    3 of 5 stars
    Blogisme ala Ndoro Kakung Judul Buku : Ngeblog Dengan Hati Penulis : Wicaksono “Ndoro Kakung” Editor : Windy Ariestanty Penerbit : Gagas Media, Terbitan : Cetakan pertama, 2009 Jumlah Halaman : 142 Di ranah blog Indonesia, nama N...

    goodreads.com

    Page Rank Checker

    Free Page Rank Tool Pagerankchecker.com — Check your Pagerank Website reputation
    Alexa rank,Pagerank and website worth
    Powered by WebStatsDomain
    Blog

    Live Traffic Feed