PUISI : HUJAN, KENANGAN DAN TEPIAN ANGAN-ANGAN

Rintik hujan pagi ini membasuh luka yang terlihat samar dibalik halimun Dan entah, janji yang sejatinya akan kutunaikan, terpuruk lunglai di rerumputan Tak berdaya, bersama senarai kisah kita yang terbang melayang bersama angin Lenyap, menyisakan jelaga di tepian angan-angan “Adalah tak tepat,” katamu selalu,”memaknai perjalanan dengan senyum, sementara relief keheningan […]

Read more

PUISI : KITA TELAH MENOREH MALAM DENGAN ANGAN-ANGAN (Sajak Cinta Untuk Istriku)

Kerapkali kita menyempatkan diri duduk diberanda bercakap tentang hal-hal tak penting dan upaya-upaya menanggulangi kegetiran seraya menatap gelap yang luruh perlahan dipelupuk mata dan kunang-kunang melintas anggun membawa kerlip harapan sementara rindu memantul-mantul gemas lewat debar lirih di jantung kita Bintang tersipu dipelukan awan saat kisah-kisah manis kuceritakan terbang bersama […]

Read more

PUISI : SEBUAH RUANG TANPA RATAP

Seperti mendengarkan dongeng cinta yang absurd Kita selalu terbuai dalam pesona yang kerap kita sendiri tak bisa menafsirkannya Dan pada malam, ketika bintang berkelip genit di rangka langit serta rembulan perlahan meredup dibalik awan Aku akan menyimak segala kisahmu tentang cinta, harapan, impian, kehilangan, juga ketakutan dan kesunyian yang kadang […]

Read more

PUISI : RESIDU RINDU

Ketika harapan tak terjelmakan dan ilusi tentangmu hanyalah bagian dari noktah kecil yang bersinar redup di langit malam, maka segala impian yang telah kita bangun mendadak sirna diterpa angin sementara kerlip kunang-kunang tetap tak kuasa mempertahankan cahaya dan lenyap perlahan dalam senyap, dalam gulita yang menyesakkan Kita menyaksikan kerinduan yang dulunya […]

Read more

PUISI TAHUN BARU UNTUK ANAKKU

Tidurlah yang pulas anakku Saat kuganti kalender penanda waktu pada pagi pertama ditahun baru ditingkah gerimis yang tak jua usai dan kerlip kembang api dilangit malam serta gemuruh petir menggetarkan sukma Seperti degup jantungku yang mencoba memadamkan gusar menghadapi hari-hari yang bakal tersingkap satu-satu dari kalender baru   Mimpilah yang […]

Read more

PUISI : PADA SEPOI ANGIN DI BERANDA (Selamat Ulang Tahun Ananda Alya Dwi Astari Gobel)

Putriku sayang, apa yang sedang kau lamunkan di serambi depan menjelang senja? sepoi angin menggoyang-goyangkan beberapa helai rambut di keningmu dan kau tersenyum sekilas menyaksikan mentari tenggelam menyisakan cahaya redup keemasan dibalik tembok kusam rumah kita membias di kelam pucuk-pucuk daun jambu Tak ada kecemasan dimata indahmu, seperti harapan yang […]

Read more

PUISI : TENTANG SENJA, DETIK YANG BERGUGURAN DAN ALUNAN MUSIM

Langit dan senja, katamu, adalah paduan cerita tentang harapan dan rindu yang terserak antara tepian cakrawala hingga batas dimana mentari meredupkan cahayanya Kita menyaksikan detik-detik berguguran bersama alunan musim yang berlalu dengan perih Seperti sayatan biola kidung melankolis seorang violis, menyanyikan bait demi bait sajak tentang asmara yang mengapung pada […]

Read more
1 2 3 4 5