PUISI : MENITI GARIS EDAR PESONAMU

Bagai harum hutan pinus di sisi bukit atau wangi melati di pekarangan Aroma cinta yang kau taburkan melayang lembut dengan konfigurasi warna-warni pada lanskap kesunyian yang terhampar sepanjang perjalanan pada atmosfir lara yang telah kita hirup dengan nafas tersengal juga di sepanjang selasar kenangan dimana luka itu kita tinggalkan disana […]

Read more

PUISI : TARIAN HUJAN

Kisah yang kau rajut pada rinai tarian hujan sore ini Adalah gemerlap mimpi dan getir kesedihan yang mengalun pelan menyusuri relung hati, selasar waktu dan derap putus asa yang luruh dalam hening Hujan, katamu, kerapkali telah memerangkapmu dalam pilihan-pilihan sulit Apakah akan memaksakan diri berlari menembusnya atau menunggu hingga reda […]

Read more

PUISI : SAAT INDAH MENGENANGMU

Kenangan itu selalu berjalan tertatih dalam benak meniti sebuah perjalanan panjang tentang sebuah rasa yang tertinggal pada relung hati dimana sunyi bersemayam bersama rindu “Kadangkala,” katamu,”pada lirih sajak yang kuterbangkan bersama angin senantiasa ada harap disana untuk menghampirimu di suatu ketika sembari bercerita tentang janji, obsesi memiliki juga cinta” Ah, […]

Read more

PUISI : ELEGI DINI HARI

Sepi Malam dan Kerik Jengkerik di Beranda Adalah dendang nyanyian rindu terlukis diam-diam pada rangka langit dan bintang yang mendelik cemburu sementara embun luruh perlahan menyentuh pucuk rerumputan, kaca jendela, helai daun, juga bening mataku yang nanar menatap setiap serpih kenangan menggigil dalam gelap Ketika desah nafas tertahan di desir […]

Read more

PUISI : SEBUAH CINTA YANG MENJAUH

Senja yang jatuh di pelupuk matamu, kekasih adalah sebait lagu melankolisyang mengalun pilu pada barisan waktu,  dan seketika luruh  lalu menjelma laksana pusara beku dari helai-helai rindu  yang terserak hambar sepanjang jalan “Kesendirian yang menyesakkan,” gumammu gusar. Dan setangkup asa yang telah kau simpan diam-diam dalam hati seperti berpendar lembut, […]

Read more
1 2 3 4 5