Category Archives: Wawancara

linda-idaarimurti

Pada awalnya sempat terbersit rasa “deg-deg-an” dan minder dihati saya untuk mewawancarai mbak Linda Djalil, mantan wartawati senior Majalah TEMPO dan GATRA yang sering mewawancarai sejumlah tokoh nasional (bahkan pernah menjadi wartawan khusus Istana Presiden selama 9 tahun) dan kini aktif mengisi blognya sendiri di www.lindadjalil.com itu. Dalam hati, saya sempat mengkhawatirkan kalau-kalau pertanyaan yang saya ajukan  “kurang mengesankan” diri beliau yang sudah malang melintang di dunia jurnalistik. Syukurlah, keresahan saya itu tak beralasan karena ternyata mbak Linda dengan ramah dan hangat menyambut baik permohonan wawancara saya via email.

Mengenal pertama kali Mbak Linda Djalil dalam kesempatan kopdar Kompasiana tahun 2009 merupakan berkah luar biasa buat saya yang sudah lama membaca tulisan-tulisan beliau di majalah TEMPO yang jadi bacaan langganan ayah.Sikap kritis dan lugas, mbak Linda yang sudah menghasilkan 2 buku dari catatan-catatannya di blog yakni kumpulan puisi “Cintaku Lewat Kripik Balado” dan “Celotehan Linda” ini, menjadi ciri khasnya yang paling kental. “Kalau saya menulis di majalah atau koran seperti ini, bisa-bisa malah tidak dimuat,”katanya berseloroh pada kesempatan peluncuran bukunya bulan Juli lalu. 

Berikut petikan wawancara dengan beliau

Read More…

dbu-us-voa

Pengantar:

Tulisan dibawah ini adalah hasil wawancara saya bersama mas Donny BU dan dimuat di majalah online bz! Blogfam  edisi Maret 2012 (silahkan download majalahnya disini )

Sosok Donny Budi Utoyo atau lebih dikenal sebagai Donny BU dikenal baik di dunia online di Indonesia. Sebagai Direktur Eksekutif ICT Watch Information and Communication Technology, aktifitas Donny BU memang tak jauh-jauh dari interaksi virtual melalui dunia maya. Lelaki murah senyum yang berprofesi sebagai dosen materi e-business & Digital Media di sejumlah perguruan tinggi seperti UPH, LSPR, Binus, Universitas Paramadina ini merupakan salah satu penggagas gerakan “Internet Sehat” yang kini berkembang pesat sejak dicanangkan 10 tahun silam.

Berikut petikan wawancara redaksi bz! Amril Taufik Gobel bersama Donny BU melalui email.

Bisa mas Donny ceritakan bagaimana awalnya merintis gerakan Internet Sehat melalui ICT Watch dan apa sesungguhnya “sosok” atau profil Internet Sehat itu?

“Internet Sehat sebenarnya adalah semacam gagasan inisiatif untuk gerakan yang saya gulirkan pertama kali pada 27 Februari 2002 (baca: http://www.mail-archive.com/komunitas@sekolah2000.org/msg00476.html). Inti gerakan ini adalah para pengguna internet bisa mendapatkan semacam guidance dan pilihan untuk mengoptimalkan dampak positif internet dan menekan dampak negatifnya.”

Apa latar belakang mas Donny dan kawan-kawan menggagas gerakan Internet Sehat dan bagaimana perkembangannya sejauh ini?

“Latar belakangnya adalah pada concern kami atas maraknya penetrasi teknologi telekomunikasi (dan internet) di Indonesia yang sudah masuk jauh ke ranah institusi pendidikan dan keluarga, hingga ke level individu seperti anak dan murid. Sebenarnya internet itu seperti vitamin saja. Digunakan secukupnya dan seperlunya. Jika berlebihan atau tidak tepat penggunaannya, sebagaimana vitamin, internet justru bisa berakibat tidak baik. Jadi perlu ada yang membantu memberikan arahan/panduan tersebut kepada masyarakat, khususnya pengguna internet. Daripada saling menunggu, lebih baik masyarakat lah yang memulai dan membangun gerakan Internet Sehat tersebut.”

Setelah 10 tahun Internet Sehat ada di Indonesia, gerakan ini sekarang sudah cukup dikenal dan diadopsi sebagai gerakan bersama oleh teman-teman dan masyarakat luas. Bahkan Kementerian Kominfo pun mengadopsi program Internet Sehat kami tersebut dengan meluncurkan program nasional yang diberi nama Gerakan Internet Sehat dan Aman. Kini antara masyarakat umum, akademisi, dan pemerintah telah terbukti dapat bekerja sama menggunakan semangat Internet Sehat agar potensi positif dari internet dapat kita gali semaksimal mungkin. Tentu saja kerjasama yang sinergis antara para pemangku kepentingan tetap perlu ditingkatkan. Hal ini karena akan mustahil kita bisa melakukan edukasi Internet Sehat kepada pengguna internet di Indonesia yang pertumbuhannya sangat signifikan bila program edukasi ini masih parsial.”

Read More…

luigi-7

Sosok blogger satu ini mungkin tak asing bagi kita semua. Luigi Pralangga yang kini bertugas sebagai Procurement Officer, United Nations Assistance Mission for Iraq (UNAMI), Iraq sejak Agustus 2010, merupakan salah satu blogger yang cukup populer di Indonesia dengan sajian tulisannya yang renyah, lucu dan bersahaja tentang pengalaman-pengalaman penugasannya di luar negeri sebagai salah satu bagian dari jajaran “Indonesian Peacekeepers” di United Nations melalui blognya. Kemampuan handalnya mengolah kata-kata membuat blog alumni Teknik Sipil ISTN ini menuai banyak kunjungan dan komentar dari banyak pembaca. Tak heran bila bulan Februari 2010 silam, Luigi pernah diundang dalam acara talkshow populer di Metro TV “Kick Andy” pada episode “Kasih untuk Dunia”.

Saat ini bertugas di Kuwait dan sudah memboyong istri tercinta bersama ketiga buah hatinya kesana, Pria kelahiran Jakarta 29 April 1974 baru saja meluncurkan buku perdananya berjudul “Ondel-Ondel Nekat Keliling Dunia” yang diangkat dari blognya. Disela-sela kesibukannya Kang Luigi, berkesempatan menjawab sejumlah pertanyaan saya via email. Berikut petikannya:

Read More…

256043_10150243299048304_522343303_7316269_849161_o

Kehadiran IDBlognetwork (selanjutnya saya singkat menjadi IBN) di jagad blog Indonesia, sungguh fenomenal. Gebrakannya yang tampil menjadi “jembatan” antara blogger dan publisher dengan beragam fitur yang unik serta tawaran kompensasi yang menggiurkan membuat kehadiran IBN bagaikan oase yang menyegarkan dalam hiruk pikuk dunia blog Indonesia yang jumlahnya terus meningkat dari tahun ke tahun (data terakhir menyebutkan sudah mencapai lebih dari 5 juta blog).

Sebagai sebuah start-up lokal yang baru merintis bisnis publikasi online dengan mengandalkan jaringan blogger Indonesia, langkah IDBlognetwork setelah setahun lebih kelahirannya sangat spektakuler. Dengan cerdik IBN memasuki “ceruk pasar” yang potensial tapi nyaris tak terlirik yakni memberdayakan blog-blog Indonesia sebagai media publikasi. Para pengiklan besar pada umumnya memang lebih memilih portal atau media online untuk beriklan. IBN merangkul blogger Indonesia sebagai mitra strategis mereka memasarkan iklan produk klien mereka lewat  blog dengan kompensasi yang “lumayan”.  Melalui kemampuan kolegial serta referal para blogger pesan advertorial yang disampaikan mampu menjangkau sasaran target yang diharapkan sang pemasang iklan.

Tidak hanya sudah merangkum 5201 blog (data terakhir saat posting ini dibuat) dalam komunitasnya namun perusahaan ini sudah mampu menjalin kerjasama dengan klien-klien besar dan potensil yang mempercayakan iklan produk mereka lewat publikasi blogger melalui IDBlognetwork. Tercatat Telkomsel, XL. Kemenbudpar (Promosi Pariwisata), Nokia, Berniaga, Mazda, Indosat, OSK188 dan Unilever Indonesia masuk dalam jejaring klien IBN. Berkat IBN, saya bahkan mendapatkan kesempatan emas jalan-jalan ke Hongkong Disneyland sebagai salah satu dari 6 Blogger Indonesia yang terpilih berwisata ke Taman Disney kedua di Asia itu. Pada Rabu 21 September 2011, Idblognetwork mengumumkan mendapatkan partner dalam pendanaan dari investor terkemuka yang senantiasa memberikan perhatian pada Start Up Indonesia yang potensil yakni, East Ventures. Ini sebuah momentum besar bagi IBN untuk mempercepat akselerasi mereka untuk bertumbuh.

Read More…

257938_2123777890099_1115400333_2559540_5230872_o

Sepak terjang” Risa Amrikasari, perempuan kelahiran Bogor 22 Oktober 1969 khususnya dalam dunia blogging dan penulisan yang cukup fenomenal, sangat menarik minat saya untuk mewawancarai serta mengetahui lebih banyak pokok-pokok pikirannya. Pertama kali mengenal sosok Konsultan Hak Kekayaan Intelektual , Intellectual Property Advisory Services (IPAS) Institute ini pada acara Sarasehan Amprokan Blogger 2010 lalu.

Saya sungguh terkesan bagaimana penulis 6 buku — yang ketika itu datang ke acara sarasehan amprokan Blogger 2010 bersama sang sahabat yang juga aktris, Jane Shalimar — ini berbagi dan mengungkapkan sejumlah pengalamannya dalam menulis dan berinteraksi lewat dunia blog. Untuk kedua kalinya, saya berjumpa sebagai sesama pembicara pada acara Blogilicious Jakarta. Dikenal juga dengan nama pena “Rose Heart”, Risa sangat produktif dalam menulis dan menyuarakan perlunya perempuan Indonesia berfikir terbuka dan kritis lewat blognya bertajuk “Perempuan Indonesia Bicara”.

Tidak hanya itu, Magister Hukum Bisnis dan sebelumnya pernah bekerja di Law Offices, Prihartono & Partners ini juga menggagas kehadiran komunitas “Rose Heart Writers” yakni kumpulan blogger yang memiliki komitmen untuk meningkatkan kemampuan menulis mereka. Komunitas ini sudah menghasilkan buku kompilasi “Good Lawyer 1 (2009) dan Good Lawyer 2 (2010).

Berikut petikan wawancara bersama Risa Amrikasari yang baru-baru ini meluncurkanRead More…

hazpohan maingitar

Saya mengenal pertama kali Pak Hazairin Pohan saat bertindak sebagai moderator dalam sosialisasi Komunitas ASEAN 2015 di Makassar bulan Desember 2010 lalu dimana saat itu beliau menjadi salah satu narasumbernya bersama mantan Rektor UNHAS dan Duta Besar Indonesia untuk Iran Prof.DR.Basri Hasanuddin MA.

Percakapan saya dan beliau berlangsung hangat, terlebih saat mengetahui Pak Pohan–demikian saya memanggil beliau–juga adalah seorang blogger dan aktif menulis di Kompasiana, Senang sekali bisa bertukar fikiran dengan Pak Pohan yang cerdas, rendah hati dan ramah ini serta turut aktif berbagi informasi tidak hanya melalui blog juga melalui akun sosial medianya di Twitter (@hazpohan) maupun Facebook.

Perhatian mantan Duta Besar RI untuk Polandia (2006-2011) serta saat ini menjabat sebagai dalam Duta Besar Fungsional, Kementerian Luar Negeri sangat besar terhadap dunia blog, bahkan ikut menjadi salah satu tokoh yang menggagas lahirnya Komunitas Blogger ASEAN chapter Indonesia bulan Mei lalu.

Pada kesempatan Sarasehan dan Pameran Foto ASEAN akhir pekan silam, saya mengajukan permohonan kepada beliau untuk wawancara tertulis seputar soal blog dan perkembangan ASEAN, sama seperti yang pernah saya lakukan pada Om Jay dan Pak Prayitno Ramelan. Alhamdulillah, Pak Pohan menyambut baik dan berkenan menjawab pertanyaan-pertanyaan saya via email, berikut petikannya.

Read More…

Penganugerahan Bapak Blogger Kompasiana kepada Prayitno Ramelah oleh Direktur Kompas.com Taufik H Mihardja, 22 Oktober 2009

Saya dan Pak Pray dalam sebuah kesempatan kopdar Kompasiana, 2009

Nama Prayitno Ramelan belakangan ini sangat terkenal menjadi sosok yang identik dengan ikon Pengulas soal-soal intelijen dan terorisme di Indonesia. Beberapa kali lelaki yang sejak 2002 menjadi purnawirawan, dengan jabatan terakhir sebagai Penasihat Menteri Pertahanan Bidang Intelijen (Era Bpk.Matori Abdul Djalil, Alm), serta pangkat terakhir Marsekal Muda TNI Angkatan Udara ini, muncul di layar berbagai stasiun televisi terkemuka nasional sebagai narasumber dibidang tersebut dengan ulasan yang kritis, tajam dan bernas.

Saya sendiri mengenal beliau sejak menjadi blogger di Kompasiana. Setelah beberapa kali “berjumpa” lewat dunia maya dengan mengomentari tulisan beliau, saya akhirnya bisa lebih dekat dengan sosok yang rendah hati, ramah, bijaksana dan humoris ini melalui beberapa kali kesempatan kopdar bersama Kompasiana. Pak Pray–demikian panggilan akrabnya– yang menggagas pertama kali, perlunya Kompasiana dibuka lebih luas ke area publik dan tidak terbatas pada jurnalis Kompas saja pada tahun 2008.

Read More…

Saya dan Om Jay (berkopiah) dalam Blogilicious Jakarta, Juni 2011

Saya mengenal sosok Wijayakusumah atau akrab dipanggil Om Jay yang berbodi montok, ramah, bersahaja dan selalu tersenyum ini pada kopdar perdana Kompasiana 2 tahun silam. Rasanya betah ngobrol bersama blogger dan guru TIK SMP Labschool Rawamangun Jakarta tersebut dengan bahan pembicaraan yang tak kunjung habis serta selera humornya yang tinggi. Sosok yang juga pernah menjadi nominasi Blogger Kompasiana teraktif tahun 2010 serta memenangkan banyak penghargaan ini memiliki pembawaan yang supel dan gaul. Tak heran, Om Jay tak hanya dikenal sebagai guru dan blogger namun juga menjadi pembicara serta motivator handal dalam berbagai kesempatan.

Bersama Om Jay, saya lalu “didaulat” menjadi penasehat Komunitas Blogger Bekasi pada tahun 2009. Maka, interaksi saya dan ayah dari dua orang puteri yang cantik-cantik ini, kian intens dalam berkomunikasi mengembangkan komunitas dengan slogan “Menembus Tapal Batas” tersebut. Saya tertarik mewawancarai sosok guru inspiratif ini terutama terkait aktifitasnya dalam dunia blogging. Berikut petikannya:

Read More…

May 2017
M T W T F S S
« Apr    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Profil di LinkedIn

Arsip

My Karaoke @ SoundCloud

Kicauanku di Twitter

Creative Commons License

Lisensi Creative Commons
ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 3.0 Tanpa Adaptasi. Silakan anda mengambil atau mengutip sebagian maupun seluruh isi blog ini asalkan jangan lupa mencantumkan sumber asli tulisannya. Terimakasih atas pengertian anda

Recent Comments

    My Instagram

    Good Reads Book Shelf

    Amril's books

    Nge-blog Dengan Hati
    3 of 5 stars
    Blogisme ala Ndoro Kakung Judul Buku : Ngeblog Dengan Hati Penulis : Wicaksono “Ndoro Kakung” Editor : Windy Ariestanty Penerbit : Gagas Media, Terbitan : Cetakan pertama, 2009 Jumlah Halaman : 142 Di ranah blog Indonesia, nama N...

    goodreads.com

    Page Rank Checker

    Free Page Rank Tool Pagerankchecker.com — Check your Pagerank Website reputation
    Alexa rank,Pagerank and website worth
    Powered by WebStatsDomain
    Blog

    Live Traffic Feed