KISAH EMPLOYEE GATHERING (2) : OUTBOUND YANG SERU DAN MENYENANGKAN

Posted 29 Feb 2012 — by
Category Kisahku
Foto Bersama didepan Hotel sebelum berangkat ke Bali Zoo

Pagi di Bali sungguh menyegarkan. Hari Sabtu (25/2) saya menyaksikan kilau mentari bersinar terang dan cahayanya menyelusup dari sela-sela dedaunan rindang pohon tepat didepan kamar 120 tempat saya menginap di Melasti Beach Bungalow. Saya bergegas menuju lokasi sarapan pagi yang terletak disamping lobi hotel. Waktu menunjukkan pukul 06.30 WITA.

Di ruang makan, sudah banyak kawan-kawan yang sarapan bersama dan siap untuk melakukan Outbound dan Team Building di Bali Zoo Park. Kami semua memakai kaos seragam khusus dengan gambar Barong di bagian depan. Setelah kenyang sarapan kami menanti kedatangan bis yang akan membawa kami ke Bali Zoo Park. Rupanya bis telat datang. Setelah menunggu kurang lebih 45 menit bis yang kami nanti tiba. Bergegas kami naik ke atas bis dan berangkat dengan penuh semangat.

Perjalanan ke Bali Zoo menempuh waktu 1 jam 15 menit dari hotel tempat kami menginap. Sepanjang jalan saya menikmati pemandangan khas wilayah Bali : menyaksikan gapura-gapura dengan ukiran tradisional menarik juga jejeran pohon dan sawah berpadu dengan bangunan-bangunan moderen. Pukul 09.00 kami tiba di lokasi. Kebun binatang Bali yang memiliki luas 12 hektar dan terletak di desa Singapadu, Gianyar ini dihuni oleh lebih dari 100 jenis species binatang langka yang dibagi menjadi 3 kategori yaitu reptil, mamalia dan burung. Suasana teduh dan sejuk begitu terasa saat kami memasuki area yang didominasi oleh pepohonan besar ini.

Kumpul Bersama di Bali Zoo Yel-yel kelompok yang seru dan gaya

Acara pembukaan dimulai dimana ada prosesi serah terima dari saya sebagai Ketua Panitia kepada tim Event Organizer PT Gondewa untuk melaksanakan kegiatan outbound hari itu. Dilanjutkan dengan acara pemanasan sebelum memulai kegiatan fisik. Kurang lebih 10 menit pemanasan dilanjutkan dengan berbagai permainan lucu dan melibatkan semua peserta mulai dari “people to people”, “soldier formation”, “army break” hingga “kerang dan mutiara”. Pada permainan terakhir akhirnya berhasil dibentuk empat kelompok yaitu, Biru, Hijau, Merah dan Kuning. Saya sendiri tergabung dalam kelompok Hijau dengan ketua gerombolannya adalah Pak Yohanis.

Permainan Ball Train Permainan Saving The Partner

Kami lalu diminta untuk membuat yel-yel khas kelompok. Seru sekali adu yel-yel antar kelompok dengan lagu-lagu penyemangat yang kocak dan heboh. 2 kelompok (Merah dan Biru) mengikuti permainan Tree Walk Adventure dan Treasure Hunt sementara 2 kelompok sisanya (Hijau dan Kuning) mengikuti rangkaian permainan di lapangan yaitu permainan “Ball Train”, Magic Fiber, Leg Train dan Saving the Partner. Dibutuhkan kekompakan dan kesigapan seluruh anggota team agar bisa mendapatkan target yang ditetapkan.

Yang paling seru adalah permainan Saving The Partner dimana kami mesti “menyelematkan” seorang kawan dengan berusaha membuatnya bisa lancar melewati rintangan didepan. Kelompok kami memilih kawan yang memiliki berat badan ringan dan kami kemudian menyusun strategi bagaimana agar ia bisa melewati rintangan tanpa harus menyentuh tanah.

Permainan lainnya adalah Magic Fiber dimana kami mesti mengisi tabung PVC dengan air agar bola plastik yang ada didasarnya bisa keluar. Terdapat beberapa lubang di “badan”-nya dan mesti ditutup oleh jari masing-masing anggota. Kami harus dengan kompak menjaga agar tabung ini tetap tegak, menutup kebocoran semaksimal mungkin hingga akhirnya bolanya benar-benar keluar. Dibutuhkan kerja keras dan kesigapan seluruh anggota team termasuk resiko basah terkena air. Kami sangat menikmati permainan-permainan ini karena selain lucu dan kocak juga mengandung makna luas tentang pentingnya saling menghargai, saling bekerjasama dengan semangat kekeluargaan dan kompak dalam menyelesaikan masalah.

Makan Siang di Bali Zoo Restorant

Siang harinya kami makan siang di Bali Zoo Restourant.Suasana terbuka dengan disisi samping jalur “jalan-jalan bersama Gajah” lewat, sungguh merupakan paduan bagus bagi kami semua untuk santap siang. Hidangan yang disajikan juga sangat menggugah selera.  Kami beristirahat hingga pukul 13.15.

Seusai santap siang, permainan dilanjutkan lagi. Kali ini kelompok saya yang terdiri dari Pak Irham, Pak Yohanis, Pak Ferdi Sandiego, Pak Darma, Pak Lili Maria, Bu Hotma, Pak Wishnu Manggala mengikuti Tree Walk Adventure. Kami mesti memanjat pohon dan melalui satu demi satu rintangan yang dihadapi dan berakhir dengan Flying Fox. Kami dipasangi alat-alat pengaman sebelum berjalan menyusuri pohon demi pohon oleh sang instruktur.

Tree Walk Adventure yang menegangkan !!

Sayangnya, saya tidak mampu mengikuti hingga babak terakhir Tree Walk yaitu Flying Fox. Kaki saya keram dan terpaksa turun dari pohon untuk beristirahat. Saya hanya menyaksikan kawan-kawan berteriak lepas saat meluncur dari ketinggian diatas tali. Kami lalu mengikuti rangkaian permainan terakhir yaitu “Treasure Hunt”. Tim kami diminta untuk mencari jejak barang dengan sejumlah petunjuk-petunjuk yang tersedia. Ada juga teka-teki yang mesti dipecahkan secara bersama-sama oleh anggota tim.

Mencari Jejak di Treasure Hunt Menyusun Buah di wadah persembahan

Petualangan mencari jejak ini selain membutuhkan ketangguhan fisik namun juga kejelian memecahkan petunjuk. Kami berjalan menyusuri hingga bagian belakang Bali Zoo, bahkan sempat melihat-lihat kandang-kandang binatang Harimau, Orang Utan, dan beraneka macam burung. “Harta Karun” yang kami buru itu ternyata adalah sekantung tas berisi buah-buahan yang kemudian kami susun rapi bersama-sama dalam sebuah wadah persembahan. Menjelang sampai finish, salah seorang anggota kami, Pak Lili, mendadak tumbang. Kakinya keram dan susah berjalan. Ia terduduk kesakitan diatas tangga. Untunglah dari tim Bali Zoo bergerak sigap dan membantu Pak Lili. Salah satu diantara tim mereka ternyata adalah tukang urut yang handal. Syukurlah, Pak Lili bisa pulih kembali.

Sang Penari Saya dan Penari Bali

Video saya menari bisa lihat di:

Sebuah kejutan menjelang akhir acara kami yakni Pagelaran Tari Bali. Seorang penari dengan kostum tradisional muncul ditengah-tengah kami, menari dengan lincah dan mempesona. Saya diminta pertama kali untuk memamerkan kemampuan saya menari bersama sang penari. Dengan gerakan “ala kadar”-nya saya pun mencoba menirukan gerakan-gerakan luwes si penari. Menyusul kemudian, Country Manager kami Pak Irham Nusaly yang juga mencoba bergerak lincah menirukan gaya si gadis penari.  Yang menarik adalah gaya Pak Paul Bowker, expatriat yang menjabat sebagai Engineering Manager dikantor kami begitu memukau gerakannya dalam menari. Lihat saja gaya beliau di video ini:

Saya menyampaikan kata penutup menjelang berakhirnya Outbound di Bali Zoo

Beberapa kawan-kawan lain ikut menyusul menjadi “teman” sang penari. Rangkaian acara outbound di Bali Zoo akhirnya berakhir pukul 16.00, saya sebagai Ketua Panitia menutup acara sore itu dengan harapan ada banyak pelajaran dan hikmah yang bisa diambil dalam aktifitas ini, selain kerjasama antar tim, juga solidaritas dan semangat untuk bekerja lebih baik. Mengakhiri seluruh rangkaian acara, kami berfoto bersama:

(Bersambung)

 

1 Comments

  1. wow seru banget acaranya

    salam
    Omjay

    Reply


Add Your Comment